Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

10 Tata Krama dalam Sentou (Pemandian Umum) di Jepang

10 Tata Krama dalam Sentou (Pemandian Umum) di Jepang

Diterjemahkan oleh Dipta Mahatiyanto

Ditulis oleh Kazuyuki Sato

2015.11.07 Simpan

inariyu

"Sentou" merupakan salah satu budaya Jepang yang sudah ada sejak dulu kala. Banyak Sentou yang sudah tercatat sebagai salah satu peninggalan budaya tradisional Jepang. Akan tetapi, meskipun dikenal sebagai budaya khas Jepang, Sentou mulai ditinggalkan oleh masyarakat Jepang karena adanya Ofuro yang sudah ada di setiap rumah pada umumnya.

Untuk melindungi budaya bersejarah seperti ini, penting sekali untuk menjaga tata krama agar sesama pengguna bisa menikmati Sentou dengan baik. Kali ini, dengan kerjasama dari Inari-yu (Tempat yang dianggap sakral bagi pelari di Istana Kerajaan Jepang), kami akan menjelaskan tentang tata krama untuk memasuki Sentou.

1. Jangan Masuk ke Sentou dengan Memakai Sepatu

Kita tidak boleh masuk ke Sentou dengan memakai sepatu. Masukkan sepatu ke lemari dekat pintu masuk, tutup lemarinya, lalu ambil papan nomor kayunya untuk mengunci lemari. Kunci seperti ini ada banyak panggilannya, tetapi sebagian besar disebut "Gembok Matsutake". Rasanya elegan ya.

Setelah memasukkan sepatu dan masuk ke dalam, kita akan sampai di meja resepsionis. Tempat ini merupakan tempat membayar tiket masuk, juga sebagai persimpangan yang memisahkan antara Sentou untuk laki-laki dan Sentou untuk perempuan. Fasilitas yang ditawarkan setiap Sentou berbeda, ada yang memberikan minuman soft drink, ada yang mempunyai fasilitas ruang istirahat, dan sebagainya.

Tiket masuk hanya bisa dibeli dengan uang tunai. Karena mejanya putih, uang akan lebih mudah dihitung jika diletakkan langsung di mejanya daripada diserahkan langsung ke petugas. Omong-omong, harganya juga bermacam-macam di setiap daerahnya, sedangkan harga di daerah Tokyo sekitar 450 yen untuk dewasa.

Bagi yang lupa membawa peralatan mandi atau memang datang dengan tangan kosong, banyak Sentou yang menyediakan peralatan mandi tersebut dengan biaya terpisah.

2. Jangan Memaksa untuk Memasukkan Barang Bawaan

Setelah dari tempat resepsionis, kita akan sampai ke ruang ganti. Di sini, kita akan melepas pakaian, lalu memasukkan pakaian dan barang bawaan kita ke dalam lemari.

Karena ruang di dalam lemari sangatlah terbatas, jangan paksakan barang bawaan besar yang kita bawa untuk dimasukkan ke dalam lemari. Hal tersebut bisa merusak lemari tersebut. Di saat seperti itu, kita bisa memasukkan barang berharga (dompet, Hp, kunci lemari sepatu) dan pakaian ke dalam lemari, lalu meletakkan barang lainnya di luar lemari.

3. Jangan Masuk dengan Mengenakan Pakaian

Di Jepang, sudah menjadi aturan bahwa ketika masuk ke dalam pemandian umum seperti Sentou, harus dalam keadaan tanpa pakaian atau telanjang. Hal tersebut sudah menjadi norma. Selain itu, karena di dalam Sentou tidak disediakan sabun ataupun sampo, marilah kita membawa handuk, sabun, dan sampo sendiri untuk dibawa ke dalam Sentou.

4. Jangan Masuk ke Kolam Air Hangat Sebelum Membasuh Badan

Inari-yu banyak dipakai oleh pelari untuk menghilangkan lelah setelah berolahraga. Langsung masuk ke dalam kolam air hangat tanpa membasuh badan terlebih dahulu bisa membuat pengunjung lain tidak nyaman. Oleh karena itu, agar sama-sama bisa menikmati Sentou dengan nyaman, marilah membasuh badan terlebih dahulu sebelum memasuki kolam air hangat.

Hal yang akan kita sadari ketika masuk ke Sentou pertama kali adalah tidak ada kursi dan ember di tempat untuk membasuh badan. Benda tersebut ada di dekat pintu masuk, jadi kita bisa meminjamnya saat akan membasuh badan. Ketika akan keluar, jangan lupa untuk mengembalikan kursi dan ember ke tempatnya semula.

5. Jangan Terus-menerus Membiarkan Air Keluar dari Keran

Di tempat untuk membasuh badan, tersedia keran, shower, dan cermin. Kerannya ada 2, dengan tutup warna merah dan warna biru. Yang merah mengeluarkan air panas, yang biru mengeluarkan air dingin. Karena biasanya air dari keran merah masih panas, kita bisa mencampurnya dengan air dingin dari keran biru agar hangatnya pas sesuai selera.

Akan tetapi, jangan membiarkan airnya terus keluar. Saat menggunakan shower di rumah, biasanya kita akan terus membiarkan air keluar terus agar udara tidak terasa dingin. Tetapi, jangan melakukan kebiasaan tersebut di pemandian umum seperti Sentou. Cipratan air shower tersebut bisa membuat pengunjung lain merasa tidak nyaman.

6. Jangan Mencuci Baju

Untuk masalah mencuci baju, biasanya sudah disediakan mesin cuci dan mesin pengering yang bisa digunakan dengan uang koin.

7. Jangan Membasahi Handuk di Kolam

Handuk tidak boleh dibasahi di kolam air. Alasannya ada bermacam-macam, tetapi masalah yang paling penting adalah masalah kebersihan dan kesehatan. Walaupun begitu, kita masih bisa menyampirkan handuk di kepala seperti yang biasa terlihat di Anime atau Drama Jepang.

8. Jangan Berlari di dalam Ruangan

Di dalam Sentou kita boleh memeras handuk, tetapi air perasan tersebut akan membuat lantainya licin. Ditambah lagi, karena di dalam Sentou terasa luas, terkadang ada anak-anak yang berlari-lari di dalam ruangan. Hal ini sangatlah berbahaya. Jika kita melihatnya, marilah mengingatkan anak-anak tersebut agar tidak berlari-lari.

9. Sebelum Kembali ke Ruang Ganti, Keringkan Badan Dahulu

Mari bayangkan seperti apa jika kita langsung pergi ke ruang ganti setelah masuk ke kolam air. Badan masih basah dengan air, sehingga lantai ruang ganti juga akan ikut basah dan becek. Jika begitu, pastilah pengguna lainnya akan merasa tidak nyaman. Jadi, sebelum kembali ke ruang ganti, marilah keringkan badan dengan handuk sebisa mungkin. Inilah alasan penting mengapa handuk biasanya dibawa masuk ke dalam ruang mandi.

10. Jangan Menggunakan Telepon atau PC di Ruang Ganti

Di dalam ruang ganti, banyak orang yang sedang berganti pakaian. Oleh sebab itu, marilah kita tidak menggunakan telepon, PC, atau peralatan elektronik lain yang ada kameranya agar tidak mengganggu orang lain. Meskipun sebenarnya kita tidak menggunakan kamera, orang lain akan merasa terganggu ketika melihatnya.

Seperti inilah "Tata cara menggunakan Sentou". Mungkin ada yang berpikir kalau hal ini cukup ketat. Mungkin ada juga yang berpikir bahwa hal ini memang sudah sepantasnya seperti ini. Setiap orang pasti mempunyai pandangan masing-masing. Hal itu dikarenakan Sentou adalah tempat yang secara sejarah memang digunakan oleh masyarakan dari berbagai kalangan. Sentou yang menerima orang dari berbagai kalangan seperti ini, sekarangpun masih tetap digunakan oleh banyak orang. Oleh karena itu, untuk melindungi budaya ini, perlu untuk saling menjaga tata krama antar penggunanya agar bisa merasa nyaman saat menggunakan Sentou.

Omong-omong, meskipun hal ini terbatas pada Daerah Tokyo saja, ada cara lain untuk menikmatinya selain "hanya masuk ke dalam kolam airnya" saja. Hal tersebut adalah "Buku Cap Perjalanan" yang disiapkan oleh Asosiasi Pemandian Daerah Tokyo. Dengan buku tersebut, kita bisa mengoleksi bermacam-macam cap yang berbeda dari Sentou yang berbeda-beda juga.

Selain itu, ada banyak Sentou unik seperti 「Furo Rock(Benten-yu)」, Sentou di Kichijouji yang ada Live House nya. Lalu ada juga 「Showa Sentou」, di mana kita bisa menikmati Sentou sambil melihat sulap dari pesulap profesional.  Setelah ada majalah yang mengulas tentang Sentou, mungkin itu tandanya bahwa Sentou sedang memasuki zaman baru.

Informasi

Inari-yu

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait