Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

"Sushi Zanmai Honten": Datanglah ke Sini Jika Bingung Memilih Restoran Sushi di Tsukiji

Tokyo 2017.01.17 Simpan

Anda pasti bingung ketika memilih restoran mana yang enak karena terdapat banyak restoran sushi yang ada di Pasar Ikan Tsukiji. Jika menghadapi masalah seperti itu, cobalah datang ke "Sushi Zanmai Honten".

Diterjemahkan oleh Nur Saidatul IM

Ditulis oleh Ai Yoneda

LINE

Jika berkunjung ke Tsukiji, hal yang harus dilakukan adalah mencicipi sushi dari bahan seafood segar. Terdapat banyak restoran sushi yang ada di area Pasar Ikan Tsukiji. Akan tetapi, kami akan memperkenalkan salah satu restoran rekomendasi yang memiliki menu berbahasa Inggris dan itamae-nya (koki yang memasak di restoran masakan Jepang) dapat berbicara bahasa Inggris. Restoran tersebut adalah “Sushi Zanmai Honten”, yaitu restoran pusat dari chain store Sushi Zanmai yang terkenal.

sushizanmai_20150907_g

Terdapat pajangan tuna plastik di atas pintu masuk restoran. Alasan mengapa mereka memajang tuna plastik tersebut adalah karena pada tahun-tahun awal Sushi Zanmai berdiri, mereka menawar tuna termahal dalam "acara pelelangan pertama" pada tahun itu. Sejak saat itu restoran ini menjadi terkenal. Tingginya harga tuna yang ditawar pada acara pelelangan pertama setiap tahunnya selalu mengejutkan sehingga penawar tertinggi menarik perhatian banyak orang.

※1...Harga tuna pada acara pelelangan pertama pada tahun 2015 adalah 4.510.000 yen.

sushizanmai_20150907_a

Ini adalah penampakan luar Sushi Zanmai Honten. Ciri khasnya adalah memiliki atap berwarna ungu.

Ada beberapa cabang Sushi Zanmai yang terletak di luar area Pasar Tsukiji. Cabang-cabang tersebut ada yang menggunakan gaya kaiten zushi (sushi berputar), ada juga yang menggunakan gaya sushi bar. Sedangkan Sushi Zanman Honten ini sendiri menggunakan gaya sushi bar.

Saat ini sudah banyak restoran sushi yang buka selama 24 jam, tetapi “Sushi Zanmai Honten” ini lah yang pertama kali buka selama 24 jam sepanjang tahun. Oleh karena itu, Anda bisa makan sushi kapan pun, meskipun itu pagi-pagi setelah acara pelelangan selesai atau pun tengah malam.

sushizanmai_20150907_e

Area dalam restoran didekorasi menggunakan penerangan dan shouji (※2) yang membuat Anda merasakan suasana tradisional Jepang. Dekorasi tersebut melahirkan suasana yang menunjukkan ciri khas restoran masakan Jepang.

※2...Shouji: pintu geser dari kayu dan kertas

Terdapat dua posisi tempat duduk, yaitu tempat duduk di counter dan tempat duduk dengan meja.

Apabila memilih tempat duduk di counter, yang ada di depan Anda adalah barisan ikan-ikan segar yang disusun di kotak pendingin. Anda bisa melihat dari dekat penampilan para itamae yang sedang menyiapkan ikan dan membuat sushi di sisi lain kotak pendingin tersebut.

Kali ini kami memesan satu set sushi “Pilihan Sushi Zanmai” (3.240 yen, sudah termasuk pajak). Set ini terdiri dari 13 buah sushi dan sup daimyo-wan, yaitu miso shiru (※4) yang dimasukkan aosanori (selada laut kering) di dalamnya. Ada set neta atau topping sushi (bahan yang dikepal bersama nasi dalam sushi) yang sudah ditetapkan oleh restoran, tetapi Anda bisa juga memesan sushi dengan neta kesukaan Anda satu persatu. Selain sushi, terdapat banyak hidangan sampingan seperti donburi (※4), sashimi, tempura, dan lain-lain.

※3...Donburi: masakan berisi nasi porsi besar yang di atasnya disusun bahan makanan lain dan dihidangkan dalam sebuah mangkuk besar.
※4...Miso shiru: sup yang dibuat dari kaldu katsuo (tuna asap) atau konbu (sejenis rumput laut) dan perasanya dibuat dari fermentasi miso (kedelai Jepang sejak zaman dulu).

sushizanmai_20150907_c

Hidangan miso shiru datang setelah menunggu beberapa saat. Terdapat aosanori di dalam miso shiru sehingga Anda bisa menikmati nori yang meleleh di mulut dan dapat mencium harum khas pantai. Sembari menyantap miso shiru, Anda bisa menunggu pesanan sambil melihat itamae yang sedang membuat sushi dengan tangan cekatan.

sushizanmai_20150907_d

Akhirnya sushi yang dipesan sudah datang. Apabila Anda duduk di tempat duduk di counter, itamae akan langsung menghidangkan pesanan di meja Anda. Neta yang mengkilap menunjukkan kesegarannya. Neta manapun rasanya sangat enak. Akan tetapi, di antara itu semua, neta yang paling populer adalah ootoro (pojok kiri bawah pada foto). Ketika Anda memakannya, akan terasa langsung meleleh di mulut. Rasa enak seperti ini hanya ada di restoran yang sangat yakin terhadap tuna buatannya.

Lalu, ikura (barisan tengah nomor 2 dari kiri pada foto) memiliki kesan seperti memecah balon kecil di mulut. Sushi dengan neta unagi atau belut (kanan atas pada foto) juga sangat enak. Daging unagi-nya besar melebihi shari (bagian nasi pada sushi) dan juga cocok dengan saus tare asam manis yang terbuat dari campuran shoyu, gula, sake, dan lain-lain.

sushizanmai_20150907_b

Anda pasti bingung restoran manakah yang enak dan sebaiknya dimasuki karena ada banyak sekali restoran sushi berderet di Tsukiji. Sushi Zanmai yang kali ini kami perkenalkan adalah restoran yang ramah bagi wisatawan asing. Selain itu, di sini Anda bisa mendapatkan sushi segar dan juga bisa melihat langsung penampilan itamae. Apabila Anda bingung memilih restoran di Tsukiji, bagaimana jika mencoba pergi ke Sushi Zanmai Honten?

Informasi

Sushi Zanmai Honten

Alamat: 4-chome-11-9 Tsukiji, Chuo-ku, Tokyo-to
Jam buka: Buka 24 jam
Hari libur: Tidak ada
Wi-Fi: -
Kartu kredit: Ada (VISA, JCB, DC, AMEX, MASTER)
Bahasa: Inggris
Bahasa dalam menu: Inggris
Stasiun terdekat: Stasiun Tsukiji (Tokyo Metro jalur Hibiya), Stasiun Tsukiji Shijo (Toei bawah tanah jalur Oedo)
Akses: 3 menit jalan kaki dari Stasiun Tsukiji, 3 menit jalan kaki dari Stasiun Tsukiji Shijo
Kisaran harga: 2.000 - 2.999 yen
Informasi keagamaan: -
Nomor telepon: 03-3541-1117

Website: Sushi Zanmai Honten

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE