Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Panduan ke Kuil Kiyomizudera, Tempat Wajib Kunjung di Kyoto

Panduan ke Kuil Kiyomizudera, Tempat Wajib Kunjung di Kyoto

Kyoto 2016.06.14 Simpan

Kyoto adalah rumah bagi banyak kuil Shinto dan kuil Buddha. Selain itu, ada banyak toko tradisional dan pemandian umum tradisional yang bisa dikunjungi di Kyoto.

Diterjemahkan oleh kanon

Ditulis oleh Hiromasa Uematsu

LINE

Kyoto yang menjadi rumah bagi banyak kuil Shinto dan kuil Buddha menjadi salah satu dari beberapa kota pariwisata Jepang bersama dengan Tokyo. Selain tempat wisata dan kuil Buddha yang terkenal, di Kyoto juga terdapat banyak toko tradisional, bengkel kerja seniman, dan juga sento (*1) tradisional. Bagi Anda yang tertarik dengan kebudayaan atau tradisi kuno Jepang, Kyoto adalah daerah yang bisa membuat Anda merasakan perjalanan wisata memuaskan sekalipun Anda datang berkali-kali.

Meskipun begitu, jika Anda baru pertama kali mengunjungi Kyoto, cobalah untuk datang ke tempat-tempat wisata terkenal yang lazim dikunjungi semua orang.

Waktu beberapa hari akan terasa singkat sekalipun Anda hanya berkeliling ke tempat-tempat wisata yang umum didatangi wisatawan seperti "Fushimi Inari Taisha", "Kinkakuji", dan lain-lain.

Kali ini kami akan memperkenalkan salah satu tempat wisata yang umum didatangi wisatawan saat ke Kyoto, yaitu Kuil Otowa-san Kiyomizudera atau yang lebih dikenal sebagai "Kuil Kiyomizudera". Dengan menyusuri rute yang banyak dilewati wisatawan, kita akan melihat satu per satu tempat yang ada di Kiyomizudera.

*1 Sento: pemandian umum air panas.

Menyusuri Sando Menuju Pintu Masuk Kiyomizudera

kyoto_kiyomizudera_20151012aa3

Kiyomizudera berdiri di Otowa-san (Gunung Otowa) yang berada di timur kota Kyoto. Untuk mengunjungi Kiyomizudera pengunjung harus menaiki jalanan yang menanjak.

Menapaki jalan menanjak sando (jalan untuk menuju kuil Shinto dan kuil Buddha) seperti Sannenzaka atau Gojozaka memang berat, namun Anda tidak akan merasa bosan karena ada toko oleh-oleh dan restoran yang berjajar di sepanjang jalan.

Selesai menaiki sando Anda akan melihat gerbang merah besar "Niomon". Setelah melewati gerbang Niomon akan terlihat pagoda "Sanjunoto" yang menyuguhkan pemandangan khas Kyoto. Untuk alasan inilah akan banyak terlihat wisatawan yang mengambil foto kenang-kenangan di tempat ini.

kyoto_kiyomizudera_20151012b

Inilah pemandangan dari bawah pagoda Sanjunoto. Anda akan merasakan sensasi yang berbeda jika berdiri di bawahnya dibanding kalau melihatnya dari jauh.

Setelah melewati pagoda Sanjunoto dan menaiki tangga, Anda akan menemukan loket penjualan tiket. Dari sini kita akan menuju ke bagian yang menjadi pusat dari Kiyomizudera. Tarif masuk seharga 400 yen untuk SMA ke atas dan 200 yen untuk siswa SMP ke bawah.

Masuk Lewat Gerbang dan Berziarah!

kyoto_kiyomizudera_20151012d

Tunjukkan tiket yang sudah dibeli pada petugas, setelah itu Anda bisa masuk lewat pintu gerbang.

kyoto_kiyomizudera_20151012e

Sesudah melewati pintu masuk, yang pertama kali terlihat adalah tongkat logam yang sudah berkarat ini. Ini adalah "Tetsu Shakujo" atau tongkat Shakujo besi. Tongkat ini merupakan persembahan shugensha (pemeluk agama khas Jepang yang menjalani latihan dengan mengurung diri di gunung) dan beratnya mencapai lebih dari 90 kg.

Sulit untuk mengangkat tongkat ini seorang diri, tapi kabarnya kita akan mendapatkan kebahagiaan jika bisa mengangkat tongkat ini. Sekedar informasi, dua bongkahan kecil yang ada di depan tongkat adalah "takageta" atau bakiak tinggi yang merupakan sandal tradisional Jepang. Sama seperti Tongkat Shakujo, kita akan mendapatkan kebahagiaan jika bisa berjalan dengan menggunakan takageta ini.

kyoto_kiyomizudera_20151012f

Patung dengan ekspresi wajah humoris ini adalah "Shussedaikokutenzo". Meskipun wajahnya lucu, dia dewa yang mulia. Shussedaikokutenzo adalah dewa kemakmuran dan peruntungan dalam bisnis, jadi buat mereka yang tertarik bisa berziarah ke sini. Karena bentuknya yang unik, patung ini juga dijual sebagai jimat.

kyoto_kiyomizudera_20151012g

Selanjutnya, yang berada tidak jauh dari patung Shussedaikokutenzo adalah "Fureai Kannon". Kannon adalah Buddha yang dipercayai di berbagai tempat di Jepang. Kannon juga menjadi Honzon (Buddha utama dalam sebuah kuil) dari kuil Kiyomizudera ini. Jika Honzon tidak boleh disentuh, lain halnya dengan "Fureai Kannon" yang boleh disentuh langsung.

Bangunan yang ada di belakang Fureai Kannon adalah "Hondo", tempat di mana Honzon berada. Hondo merupakan bangunan pusat dari Kiyomizudera.

Pengunjung diperbolehkan masuk ke bagian dalam Hondo dengan terlebih dulu melepas alas kaki.

kyoto_kiyomizudera_20151012j

Seperti inilah bagian dalam Hondo. Suasana remang-remang di tempat ini sangat fantastis.

kyoto_kiyomidudera_20101013a

Yang ada di depan Hondo adalah "Kiyomizu no Butai" atau Panggung Kiyomizudera yang bisa dibilang merupakan simbol Kiyomizudera. Panggung ini adalah panggung bersejarah yang menjadi tempat diselenggarakannya pertunjukan kesenian seperti Kabuki, Noh, dan lain-lain lebih dari 1.000 tahun lalu. Kabarnya kadang kala pertandingan sumo juga diselenggarakan di tempat ini.

Panggung Kiyomizu dibangun tanpa menggunakan paku dan tinggi bangunan ini sama seperti gedung 4 lantai. Dari Panggung ini kita bisa menikmati pemandangan Kota Kyoto.

Ketika Panggung Kiyomizu selesai dibuat, di masa itu bangunan setinggi ini merupakan sesuatu yang sangat langka di Jepang. Pastinya bagi masyarakat Jepang di masa itu, pemandangan dari atas panggung merupakan sesuatu yang sangat menggetarkan. Masyarakat Jepang saat itu percaya kalau keinginan mereka akan tercapai jika mereka bisa selamat setelah terjun dari Panggung Kiyomizu.

Tentu saja sebagian besar dari mereka kehilangan nyawa, akan tetapi di Jepang ungkapan "terjun dari Kiyomizudera" hingga saat ini menjadi ungkapan untuk menyatakan "melakukan tindakan yang berani".

kyoto_kiyomizudera_20151012k2

Jika terus melangkah mengikuti rute, maka kita akan menemukan tangga di sebelah kiri. Ini adalah pintu masuk "Kuil Jishu" yang merupakan kuil Shinto. Mungkin orang asing akan merasa aneh melihat tempat keagamaan dari agama yang berbeda, yaitu kuil Buddha dan Kuil Shinto, ada dalam satu wilayah yang sama. Akan tetapi, hal seperti ini bukan hal aneh di Jepang.

kyoto_kiyomizudera_20151012_eye

Selanjutnya, kita akan mengambil jalan yang rutenya berputar. Jika menyusuri permukaan gunung maka kita akan tiba di bangunan bernama "Oku no In".

Oku no In menjadi tempat yang bagus untuk memotret pemandangan Panggung Kiyomizu dan Kota Kyoto. Di sini ada banyak wisatawan yang mengambil foto kenang-kenangan sehingga bisa menghalangi jalan, karena itu usahakan untuk tidak berhenti terlalu lama.

Selepas Oku no In selanjutnya kita akan menemukan tangga turun.

kyoto_kiyomizudera_20151012n

Selesai menuruni tangga, kita akan sampai ke tempat ini. Ini adalah "Otowa no Taki" atau Air Terjun Otowa yang turun dari atas dalam bentuk 3 buah pancuran air.

Air tersebut berasal dari mata air Gunung Otowa yang disebut sebagai "Ogonsui" (air emas) dan "Enmeisui" (air panjang umur). Keduanya sudah dihormati sejak dulu kala. Para peziarah mengambil air ini untuk menyucikan tubuh dan kemudian melakukan permohonan. Tempat ini adalah tempat wisata populer yang biasanya selalu antre, karena itu disarankan untuk datang pagi-pagi saat jumlah wisatawan yang datang masih sedikit.

Sekedar informasi, kata "kiyomizu" dari kata Kiyomizudera artinya adalah "air penyuci". Disebut-sebut keberadaan air terjun Otowa inilah yang menjadi asal muasal dari nama Kiyomizudera.

kyoto_kiyomizu_20151013b

Seperti inilah Panggung Kiyomizu dilihat dari belakang air terjun Otowa. Selanjutnya, kita melewati kaki-kaki dari Panggung Kiyomizu.

kyoto_kiyomizudera_20151012p

Terakhir, kita akan menemukan jalan menurun yang landai. Selepas turunan ini kita bisa sampai di luar wilayah ini. Selanjutnya, Anda bisa mengunjungi tempat wisata lain, membeli oleh-oleh di pertokoan terdekat, ataupun beristirahat sejenak.

Kiyomizudera merupakan kuil yang sangat luas dan selalu penuh dengan wisatawan. Butuh waktu dan kekuatan fisik yang cukup jika ingin menjelajahi setiap sudutnya.

Anda bisa menjadikan artikel ini sebagai referensi untuk merancang rencana perjalanan Anda dan menentukan tempat-tempat mana saja yang ingin Anda kunjungi.

Informasi

Kuil Otowa-san Kiyomizudera

Alamat: 1-294 Kiyomizu, Higashiyama-ku, Kyoto-shi, Kyoto-fu
Waktu kunjungan: 06:00 - 18:00
※ Jam tutup kurang lebih pukul 17:30, 18:30 tergantung pada periodenya
※ Ketika  berlangsung acara, dilaksanakan ziarah di malam hari
※ tanggal 31 Desember ziarah malam bisa dilakukan mulai pukul 22:00 - selesai
Hari libur: Tidak ada
Fasilitas Wi-Fi: -
Kartu kredit: Tidak ada
Bahasa: -
Bahasa pada menu: Bahasa Inggris
Stasiun terdekat: Stasiun Kiyomizu-Gojo, Keihan Dentetsu Line
Akses: 25 menit berjalan kaki dari Stasiun Kiyomizu-Gojo
Tarif masuk: SMA ke atas 400 yen, SMP ke bawah 200 yen
Informasi keagamaan: Buddha
Nomor telepon: 075-551-1234
Situs resmi: Otowa-san Kiyomizudera

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE