Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Gerbang Merah dan Mata Air Misterius Pemanggil Rubah! Kuil Ana Inari, Tokyo

Gerbang Merah dan Mata Air Misterius Pemanggil Rubah! Kuil Ana Inari, Tokyo

Tokyo 2016.02.13 Simpan

Diterjemahkan oleh Ido

Ditulis oleh Mitsuhisa Kanoo

Bicara soal gerbang kuil, “Senbon Torii” Fushimi Inari, Kyoto adalah gerbang kuil Shinto yang sudah tidak asing lagi. Akan tetapi di Shinagawa Jinja yang dekat dengan jantung kota pun, terdapat gerbang merah berjajar yang menarik mata para pengunjung yang hendak berdoa di sana.

Jauh di balik gerbang tersebut terdapat Kuil Ana Inari Jinja. Di sana terdapat mata air yang bernama Ichiryumanbai no Izumi. Konon bila kita berziarah dan berdoa di sana, peruntungan keuangan, peruntungan dan keuntungan bisnis akan naik. Dengan perlindungan dari rubah sang pesuruh dewa, bagaimana bila kita coba langkahkan kaki jauh lebih dalam ke mata air misterius yang tersembunyi di balik gerbang merah tersebut.

Bila Anda bertolak dari Tokyo, untuk bisa mengunjungi kuil ini kita bisa menggunakan kereta jalur Keihin Kyuko selama 20 menit menuju Stasiun Shinbanba. Sementara bila Anda mengakses dari Haneda, diperlukan sekitar 30 menit untuk tiba di stasiun ini. Kemudian, perjalanan bisa Anda lanjutkan dengan berjalan kaki selama 5 menit menuju kuil.

 

Apa sih Shinagawa Jinja Itu?

Kuil Shinagawa adalah kuil yang memiliki sejarah dari tahun 1187. Bila kita telusuri Souryu Torii gerbang yang berhiaskan pahatan Naga, menapaki tangga batu, maka kita bisa melihat bangunan kuil yang megah. Pertama-tama, mari kita kunjungi tempat ini terlebih dahulu.

Banyak pengunjung yang berdoa di Kuil Shinagawa, bahkan seorang Shogun terkenal Jepang Tokugawa Ieyasu pun, ratusan tahun yang lalu selalu berdoa di kuil ini untuk kemenangan perangnya. Ieyasu yang berhasil mendapatkan kemenangan perang, mempersembahkan topeng dan Omikoshi (kuil kecil yang bisa diarak).
Benda berharga tersebut dipamerkan di Houmotsuden yang berada di bagian dalam kuil. Di hari-hari biasanya ruangan ini ditutup namun, akan dibuka pada akhir pekan ketika diadakan festival sekitar tanggal 3 Februari dan 7 Juli. Bagaimana bila Anda cocokkan hari dan coba berkunjung ke kuil ini?

Kemudian di samping bangunan utama kuil, terdapat kuil Ana Inari. Ayo kita ke sana!

Kuil Ana Inari Dalam Kompleks Kuil Shinagawa

Di dalam komplek Kuil Shinagawa yang penuh dengan pepohonan, sebuah gerbang berwarna merah menjadi tampak begitu mencolok. Gerbang ini seolah sengaja berbaris untuk mengajak pengunjung masuk ke pintu gerbang dunia yang berbeda. Ayo langkahkan kaki jauh lebih dalam dengan undangan dari gerbang-gerbang ini.

Setelah menembus beberapa gerbang merah, akhirnya kita bisa melihat sebuah kuil kecil. Kuil Ana Inari ini terbagi menjadi dua, yaitu Kamisha (kuil atas) dan Shimosha (kuil bawah). Pada kuil Kamisha ini bersemayam “Ten no Megumi no Rei” atau arwah dewa berkah langit.

Lalu di sebelah Kamisha, terlihat sosok rubah pesuruh dewa. Tapi entah mengapa ia tertunduk ya? Gerbang merah yang masih tersisa membawa kita pada tangga batu yang menurun, mengembangkan suasana misterius ke sekitar kita. Rubah sang pesuruh dewa akan menemani kita menelusuri tangga menurun ke Shimosha.

 

Meningkatkan Peruntungan di Mata Air Ichiryumanbai no Izumi

anainarijinja20151126d

Di penghujung tangga turun terdapat Shimosha dari kuil Ana Inari. Di bagian atas pintu masuknya berderet nama para donatur yang terbuat dari kayu, yang membuat kita mengerti banyak peziarah yang berdoa disini.

Satu langkah lebih dalam, suara sekitar meredam dan menjadi begitu tenang. Kemudian di samping kiri terdapat kuil yang dipenuhi dengan patung rubah berwarna putih. Berbeda dengan Kamisha, arwah yang bersemayam pada Shimosha ini adalah arwah dewa berkah bumi atau “Chi no Megami no Rei”. Banyak para pendoa yang rela berbaris untuk bisa memanjatkan doa pada Dewa Pertanian di kuil ini.

Walau Shimosha ini diselimuti dengan ketenangan, sayup terdengar percikan aliran air. Sumber suara itu adalah mata air Ichiryumanbai no Izumi. Konon bila kita membasuh stempel nama atau uang koin di mata air ini, hal tersebut akan membawa keberuntungan terhadap bisnis dan perdagangan. Disarankan untuk menggunakan uang yang telah dibersihkan di toko yang terdapat di dekat kuil. Anda juga bisa mempersiapkan botol plastik untuk membawa pulang air dari kuil untuk disiramkan pada tidap sudut rumah.  Jadi, siapkan botol plastik Anda dan mari berkunjung ke kuil ini.

Sebuah tempat misterius yang mengizinkan kita untuk dipandu oleh para rubah dan gerbang merah. Kuil Ana Inari dan Kuil Shinagawa ini berjarak tidak terlalu jauh, namun mampu membawa kita merasakan keajaiban dari dunia kita yang nyata dan satu lapisan dunia berbeda lainnya.

Baca juga artikel: Mendaki Gunung Fuji dalam 2 Menit? Hanya di Fujizuka!

Informasi

Ana Inari Jinja 


Alamat: 3 Chome−7−15, Kitashinagawa, Shinagawa-ku,  Tokyo-to
Jam buka: -
Hari libur: -
Fasilitas Wi-Fi: -
Kartu kredit: -
Bahasa: -
Bahasa pada menu: -
Stasiun terdekat: Jalur Keihin Kyuko Stasiun Shinbanba
Akses: 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Shinbanba
Kisaran harga: -
Informasi keagamaan: -
Nomor telepon : 03-3474-5575
Situs resmi: -

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait