Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

Kumpulan Situs Warisan Dunia Jepang yang Wajib Dikunjungi Paling Tidak Sekali Seumur Hidup

Kumpulan Situs Warisan Dunia Jepang yang Wajib Dikunjungi Paling Tidak Sekali Seumur Hidup

Diterjemahkan oleh Rus Harminanti

Ditulis oleh Ai Yoneda

Hokkaido 2016.04.13 Simpan

Saat berpergian ke luar negeri kebanyakan wisatawan pastinya ingin mengunjungi situs-situs terkenal warisan dunia di negara yang dikunjungi.

Saat berpergian ke luar negeri, kebanyakan wisatawan pastinya ingin mengunjungi situs-situs terkenal warisan dunia di negara yang dikunjungi. Di Jepang yang memiliki empat musim, terdapat pemandangan alam yang indah di seluruh pelosok Jepang pada saat pergantian musim.

Kali ini, kami akan memperkenalkan Situs Warisan Alam Dunia yang masuk ke dalam UNESCO, yaitu Pulau Yakushima, Hutan Shirakami-Sanchi, Danau Shiretoko, dan Kepulauan Ogasawara.

Pohon Pinus Berusia 7200 Tahun di Pulau Yakushima, Kagoshima!

Pulau Yakushima yang terletak di Prefektur Kagoshima wilayah Kyushu ini pertama kali masuk ke dalam daftar Situs Warisan Alam Dunia pada tahun 1993.

yakushima_20151203_b

Sumber foto: ajari dari Flickr

Salah satu daya tarik dari Yakushima adalah pemandangan alamnya yang umumnya berupa pohon-pohon tua yang tumbuh liar dengan jumlah sangat banyak. Pulau ini disebut-sebut sebagai habitat endemik pohon pinus Jepang atau "Yakusugi". Di antara pohon-pohon tersebut bahkan terdapat satu pohon yang paling tebal dan besar, umurnya diperkirakan sudah 7200 tahun yang artinya pohon itu telah ada sejak Zaman Jomon sehingga pohon ini disebut Jomon Sugi. Banyak wisatawan yang datang berkunjung ke sini hanya untuk melihat Jomon Sugi ini. Untuk melihat Jomon Sugi, Anda perlu melakukan perjalanan mendaki gunung yang memakan waktu sekitar 10 jam. Jika Anda berencana untuk berkunjung ke sini, pastikan Anda sudah mempersiapkan diri untuk mendaki gunung.

yakushima_20151203_a

Bagi Anda yang tidak percaya diri dengan kekuatan tubuh Anda untuk melakukan pendakian, kami merekomendasikan jalur "Shiratani Unsuikyo". Selain itu, hutan ini ada di salah satu adegan film "Princess Mononoke" buatan Studio Ghibli. Di sini Anda dapat menikmati keindahan vegetasi hutan ini.

Untuk pergi ke Yakushima, Anda dapat naik pesawat dari Bandara Haneda Tokyo ke Bandara Kagoshima yang memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Kemudian menyeberang ke Pulau Yakushima dengan menggunakan kapal feri cepat sekitar 30-50 menit. Cara ini adalah cara yang paling cepat untuk menuju Pulau Yakushima.

Hutan Beech Alami Terbesar di Dunia di Shirakami-Sanchi, Prefektur Aomori dan Akita

shirakami_20151203_a

Sumber foto: tangerinaok dari Flickr

Sama halnya dengan Yakushima, Shirakami-Sanchi terdaftar dalam Situs Warisan Alam Dunia pada tahun 1993. Istilah Shirakami-Shanci merujuk pada pegunungan luas yang membentang dari Prefektur Aomori sampai Prefektur Akita di wilayah Tohoku. Tempat ini merupakan hutan beech terbesar di dunia yang masih alami dan belum tersentuh oleh tangan manusia. Karena hutan ini hampir tidak tersentuh sama sekali oleh tangan manusia, tempat ini kemudian menjadi surga bagi berbagai macam vegetasi dan hewan yang hidup di dalamnya. Ini adalah alasan terbesar mengapa tempat ini masuk ke dalam Situs Warisan Alam Dunia.

Untuk pergi ke Shirakami-Sanchi dari Prefektur Aomori, Anda dapat masuk ke dalam gunung dari Iriyama kemudian melalui jalan setapak yang memiliki 27 rute yang dapat Anda gunakan. Namun, saat menggunakan rute tertentu untuk naik gunung, Anda tetap harus memiliki izin khusus untuk masuk ke gunung.

Untuk pergi ke Shirakami-Sanchi dari Tokyo, Anda harus naik pesawat dari Bandara Haneda ke Bandara Aomori yang memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit. Kemudian dari bandara naik bus ke Stasiun Hirosaki. Dari Stasiun Hirosaki naik kereta menuju stasiun terdekat dari gunung ini yaitu Stasiun Fukaura.

Melihat Gumpalan Es yang Mengapung di Shiretoko, Hokkaido!

shiretoko_20151203_a

Sumber foto: Alpha 2008 dari Flickr

Lokasi Shiretoko terletak di bagian timur Hokkaido. Hal yang wajib Anda lihat di tempat ini adalah es mengapungnya. Suhu di tempat ini sangatlah dingin dibandingkan tempat lain di Jepang pada umumnya, jadi pada saat musim dingin seluruh wilayah perairannya tertutupi oleh es.

Selain itu, sama halnya dengan Owashi dan Shima Fukuro, Shiretoko juga dijadikan sebagai tempat penelitian alam liar untuk spesies langka yang terancam punah. Di samping itu Anda juga dapat melihat Air Terjun Kamuiwakka yang airnya berupa air panas, serta Air Terjun Oshinkoshin yang memiliki pemandangan menarik.

Untuk pergi ke Shiretoko dari Tokyo, pertama-tama Anda harus naik pesawat dari Bandara Haneda ke Bandara Kushiro sekitar 1,5 jam. Dari bandara Anda bisa naik bus, JR, atau menyewa mobil. Jarak dari bandara ke Shiretoko sekitar 250 km dengan waktu perjalanan sekitar 3 jam.

Perlu dicatat, Shiretoko menghubungkan Distrik Rausu dan wilayah Utoro di Distrik Sharimachi, dan setiap tahunnya pada Bulan November sampai akhir April jalanan Shiretoko ditutup karena salju. Jika Anda berencana berkeliling Shiretoko menggunakan mobil sewaan sebaiknya Anda berhati-hati mengenai hal tersebut.

Kepulauan Ogasawara, Tokyo

ogasawara_20151203_a

Sumber foto: Ippei & Janine Naoi

Tempat keempat di Jepang yang masuk ke dalam Situs Warisan Alam Dunia adalah Kepulauan Ogasawara di Tokyo.

Kepulauan Ogasawara memiliki alam yang unik dan kaya. Meskipun pulau ini kecil, tetapi kesempatan untuk melihat spesies endemik khas pulau ini sangat tinggi. Salah satu daya tarik lainnya adalah Anda dapat melihat air lautnya yang berwarna cerah dan biru kobalt.

Dari pusat kota menuju Kepulauan Ogasawara Anda bisa naik feri. Anda bisa berangkat dari Terminal Penumpang Takeshiba Pelabuhan Tokyo yang terletak di dekat Stasiun JR Hamamatsu dan Tokyo Waterfront New Transit Waterfront Line (Jalur New Transit Yurikamome) di Stasiun Takeshiba. Dari sana, kita akan menuju wilayah pusat dari Kepulauan Ogasawara, yaitu Pulau Chichijima dengan naik feri.

Sayangnya, dalam 6 hari hanya ada 1 kapal yang keluar dari terminal penumpang Takeshiba, sehingga dibutuhkan waktu minimal 6 hari bagi Anda untuk kembali ke Tokyo. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk naik feri dalam sekali jalan adalah 25 jam 30 menit. Karena ini merupakan perjalanan yang panjang, bagi Anda yang berencana ke tempat ini sebaiknya berhati-hati. Karena jadwal beroperasi kapal feri ini bisa berubah sewaktu-waktu, apabila Anda berniat menggunakan feri, sebaiknya Anda memeriksa terlebih dahulu di pusat layanan informasi.

Namun, Anda juga bisa ikut tur Ogasawara yang berangkat dari pelabuhan, jadi Anda tidak perlu repot mengurus keberangkatan Anda sendiri.

Penutup

Di atas adalah 4 lokasi di Jepang yang masuk ke dalam Situs Warisan Alam Dunia UNESCO pada Desember 2015. Jika Anda ingin mencoba menyaksikan pemandangan alam yang sangat menakjubkan, pastikan Anda mengunjungi tempat-tempat ini ya!

TOKYO Travel Guide

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait