Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Berkeliling Shirakawago, Hida-Takayama, dan Kanazawa dengan JTB Tour

Berkeliling Shirakawago, Hida-Takayama, dan Kanazawa dengan JTB Tour

Kanazawa 2015.12.20 Simpan

Diterjemahkan oleh Dipta Mahatiyanto

Ditulis oleh MATCHA-PR

LINE

Saat akan berwisata mengelilingi Jepang, bagaimana cara Anda menyusun rencana perjalanannya? Contohnya, ketika berangkat dari Tokyo, Anda perlu memesan tiket Shinkansen, lalu menyewa mobil untuk bepergian di kota tujuan. Setelah itu memesan kamar di hotel, juga memesan tempat di restoran dekat hotel untuk makan malam, dan sebagainya. Jika semua sudah dipesan, Anda lalu membayarnya satu persatu, juga mengukur jarak antara tempat tujuan yang satu dengan tempat tujuan lainnya, dan sebagainya. Persiapan awal ini sangatlah penting sebelum pergi berwisata. Karena persiapan merupakan hal yang penting, maka perlu banyak waktu untuk mempersiapkannya.

"Merencanakan perjalanan wisata memang menyenangkan, tetapi aku ingin mengunjungi bermacam-macam tempat wisata secara efektif!", "Aku ingin anggaran sedikit tetapi menjadi perjalanan wisata yang menyenangkan!". Kabar gembira bagi Anda yang berpikir seperti itu, sekarang Anda bisa mengikuti paket tur dari perusahaan biro perjalanan wisata.

Oleh karena itu, kali ini kami akan memperkenalkan paket tur wisata musim dingin populer dari sebuah biro perjalanan besar bernama JTB. Kami akan memperkenalkan beberapa tempat seperti situs warisan dunia "Shirakawago", kota dengan tatanan kota yang kuno "Hida-Takayama", tempat yang terasa penuh sejarah "Kanazawa", dan tempat-tempat wisata populer menarik lainnya. Ada bermacam-macam paket tur tergantung tempat tujuan dan anggarannya. Silahkan memilih paket tur yang cocok menurut Anda sendiri.

Di halaman yang terdapat pada link di bawah ini tertulis tentang ulasan rinci paket tur wisata. Bagaimana jika Anda juga mencoba perjalanan wisata musim dingin ini?
Menikmati Kerlap-Kerlip Lampu di Situs Warisan Dunia Shirakawago Selama 2 Hari
Menikmati Indahnya Penerangan Malam selama 2 Hari di Situs Warisan Dunia Gokayama dan Kenroku-en, Salah Satu dari 3 Taman Terindah di Jepang
Makan Kepiting Sepuasnya!  Berkelililing Shirakawago, Hida-Takayama, dan Kanazawa Selama 2 hari (Berangkat dari Shinjuku, disertai dengan pemandu berbahasa Jepang)

Situs Warisan Dunia "Shirakawago"

Shirakawago tercatat oleh UNESCO sebagai salah satu dari Situs Warisan Dunia pada tahun 1995. Omong-omong, Shirakawago adalah julukan bagi sebuah desa di Prefektur Gifu yang berada di dekat sungai Sho.
※Secara resmi tercatat sebagai "Shirakawago dan Gokayama, desa bergaya arsitektur model Gassho (gaya arsitektur Jepang kuno)".

Keistimewaan Shirakawago terletak pada gaya arsitektur model Gassho. Model Gassho adalah salah satu gaya arsitektur rumah Jepang yang ciri khasnya ada pada atapnya yang runcing berbentuk segitiga. Bentuk ini bertujuan agar lebih mudah menurunkan salju yang tertimbun di atap rumah saat musim dingin, juga agar air tidak tergenang di atap rumah saat turun hujan. Gassho merupakan bahasa Jepang dari "posisi kedua tangan di depan dada saat berdoa dalam agama Budha". Dengan kata lain, gaya arsitektur ini disebut Gassho karena atap rumah yang berbentuk segitiga menyerupai bentuk tangan tersebut.

Rumah Wada

Di antara rumah bergaya Gassho tersebut, ada rumah khusus yang bernama Rumah Wada. Pada zaman Edo (1803-1867), rumah tersebut merupakan rumah penting yang menjadi tempat transaksi jual beli bubuk mesiu, dan sekarang menjadi aset budaya penting bagi negara Jepang. Rumah Wada merupakan tempat tinggal dari para penguasa, jadi bentuknya lebih besar daripada rumah lain. Di rumah ini juga terdapat teras lantai kayu yang letaknya lebih rendah dari lantai rumah untuk menerima tamu spesial. Hal ini menjadikan Rumah Wada agak sedikit berbeda dengan rumah-rumah bergaya Gassho lainnya.

Rumah Kanda

Rumah Kanda dulunya merupakan tempat tinggal sanak saudara dari keluarga yang tinggal di Rumah Wada dan digunakan untuk membuat Sake. Meskipun ini adalah desain arsitektur tahun 1850-an, rumah ini sebagai tempat tinggal memiliki desain dengan tingkat kesempurnaan yang lebih tinggi dibandingkan rumah-rumah gaya Gassho lainnya.

Selain kedua rumah tersebut, masih ada beberapa rumah lain bergaya Gassho yang bisa Anda nikmati sebagai cerminan sejarah arsitektur Jepang. Ada juga toko yang menggunakan gaya Gassho dan bisa Anda kunjungi untuk membeli oleh-oleh khas daerah ini ataupun menikmati masakan lokal. Cobalah berkunjung ke sini agar Anda bisa merasakan sendiri keistimewaan Shirakawago yang telah tercatat sebagai situs warisan dunia ini.

Hida-Takayama

Hida-Takayama adalah julukan bagi Kota Takayama yang berada di sebelah utara Prefektur Gifu. Kota ini dijuluki "Hida-Takayama" karena berada di pusat daerah yang bernama Hida. Di Kota Takayama,  ada sebuah tempat yang bernama "Furui Machinami (Kota Lama)". Furui Machinami terbagi dalam 3 daerah, yaitu daerah Joukamachi (daerah sekitar istana) sebagai pusatnya, daerah Kamimachi sebagai tempat yang paling maju perdagangannya di Takayama, lalu daerah Shimomachi. Selain itu, ada sebuah tempat bernama "Sanmachi Dori" yang terdiri dari 3 daerah, yaitu daerah Kamisan No Machi, Kami No Machi, dan Kamiichi No Machi. Sanmachi Dori merupakan daerah wisata yang wajib dikunjungi jika berada di Hida-Takayama.

Di daerah ini Anda akan melihat berbagai macam hal menarik seperti, air selokan yang mengalir di bawah deretan Degoushi (tembok yang menjorok keluar) pada setiap bangunan yang berbeda-beda, kemudian di depan toko Sake akan ada "Sake Bayashi (Daun dari pohon Sugi yang dibuat berbentuk bola)" sebagai penanda bahwa bangunan tersebut adalah Toko Sake, lalu di setiap rumah terdapat pintu besar, dan juga papan nama toko yang sudah kuno. Pemandangan tersebut akan sulit sekali ditemui di Jepang yang sekarang. Di dalam kota ada banyak toko jajanan ataupun toko kerajinan tradisional, juga deretan toko yang menjual Mitarashi Dango (makanan tradisional Jepang yang berbentuk seperti Sate Ketan). Daerah tersebut sangat ramai dikunjungi para wisatawan.

Takayama Jinya

Jinya adalah tempat tinggal sekaligus kantor bagi pejabat di Zaman Edo untuk menjalankan pemerintahan. Konon katanya, dari sekitar 60 buah Jinya yang ada di seluruh penjuru Jepang, hanya Takayama Jinya yang bentuk bangunannya belum berubah sejak dahulu. Oleh karena itu, sebagai satu-satunya Jinya yang masih utuh, tempat ini ditunjuk oleh pemerintah sebagai salah satu tempat bersejarah di Jepang pada tahun 1992.

Ramen Takayama

Jika berbicara tentang ramen di Prefektur Gifu, yang paling populer adalah ramen Takayama di Hida-Takayama. Ciri khasnya adalah mie keriting yang disajikan bersama sup Shoyu. Bumbunya hampir sama di setiap restoran, yaitu bawang, daging babi, dan bambu muda yang direbus.

Kanazawa

Kota Kanazawa adalah ibukota Prefektur Ishikawa yang terletak tepat di tengah Prefektur Ishikawa. Pada Zaman Edo, Kota Edo (sekarang Tokyo) Osaka, dan Kyoto adalah kota-kota paling ramai. Yang teramai setelah ketiga kota itu adalah Kanazawa. Pada perang dunia ke-2, tempat ini tidak terkena serangan udara dari pasukan Amerika. Oleh karena itu, sisa-sisa sejarah Jepang masih terasa kental di kota ini.

Kenroku-en (Taman Kenroku)

Kenroku-en adalah gelar kehormatan yang diberikan oleh Jepang kepada salah satu dari 3 taman yang paling indah di Jepang. Selain Kenroku-en di Kota Kanazawa Prefektur Ishikawa, ada Koraku-en di Kota Okayama Prefektur Okayama, lalu Kairaku-en yang ada di Kota Mito Prefektur Ibaraki.  Taman ini dibuat pada pertengahan abad ke-17 di luar Istana Kanazawa agar bisa menikmati indahnya pergantian musim sambil berjalan-jalan. Ditambah lagi, ciri khas dari taman ini terletak pada kolam yang berada di tengah taman, lalu jembatan yang ada di berbagai tempat di taman, juga burung-burung kecil yang beterbangan.

Pohon pinus yang mekar seperti bunga di dalam foto adalah pohon pinus merah Jepang yang cukup terkenal di Kenroku-en. Pohon pinus tersebut merupakan pohon yang dikirimkan oleh Kuil Honganji yang ada di Kyoto. Seperti yang terlihat dalam foto ini, pohon tersebut meluas ke samping. Banyak orang yang takjub dan terpesona ketika melihat begitu besarnya dan indahnya pohon ini dari dekat.

Seperti yang terlihat dalam foto, tali akan dipasang di atas pohon-pohon pinus di Kenroku-en pada bulan Desember untuk melindunginya dari salju. Hal ini menjadikan pemandangan musim dingin di Kenroku-en terasa spesial.

Jika sedang beruntung, Anda bisa melihat Pohon Momiji yang seluruh daunnya telah berubah menjadi merah seperti dalam foto. Bagi yang tertarik dengan Kenroku-en, Anda bisa melihat informasi yang lebih lengkap dalam artikel ini.

Higashi Chayagai

Daerah bernama Higashiyama yang berjarak sekitar 2 km dari Stasiun Kanazawa merupakan daerah konservasi bangunan arsitektur penting yang masih menyimpan bentuk arsitektur dari awal Zaman Meiji (1868-1912). Tempat ini mirip dengan daerah Gion di Tokyo, tetapi terasa lebih bersahabat daripada daerah Gion. Di sini juga ada bermacam-macam toko yang menjual oleh-oleh seperti barang kerajinan khas Ishikawa, yaitu piring yang dibuat dengan model Kutani (model tradisional khas Jepang), dan juga kotak alat kosmetik berlapis emas. Selain itu, karena daerah ini bernama "Chaya (kedai teh)", tentu banyak toko yang menyediakan berbagai macam jajanan tradisional dan teh Jepang yang enak.

Ohmicho Ichiba (Pasar Ohmicho Ichiba)

Seluruh hasil laut dari berbagai penjuru Prefektur Ishikawa dikirimkan dan dikumpulkan di Pelabuhan Kanazawa. Prefektur Ishikawa adalah daerah yang langsung menghadap Laut Jepang, jadi hasil lautnya berbeda-beda di setiap musimnya. Pada saat musim semi, ikan yang ditangkap penuh dengan vitamin dan mineral. Pada saat musim panas, ikan yang ditangkap penuh dengan protein dan lemaknya sedikit. Pada saat musim gugur, ikan yang ditangkap penuh dengan nutrisi dan telur. Pada saat musim dingin, hasil yang ditangkap biasanya hewan bercangkang, seperti kepiting, udang, dan sebagainya. Hasil-hasil laut berlimpah yang berganti setiap musimnya itu kemudian dikumpulkan di suatu tempat bernama "Ohmicho Ichiba".

Kanazawa menarik untuk dikunjungi karena banyak peninggalan masa lalu yang masih dijaga dengan baik, seperti Kenroku-en, Takayama Jinya, dan Chayagai. Selain itu, Kanazawa juga merupakan tempat untuk makan seafood yang enak. Jadi, jika Anda berkesempatan mengunjungi Jepang, cobalah berkunjung ke Kanazawa yang penuh dengan daya tarik ini.

 

Menikmati Malam dengan Makanan yang Enak

Makan Kepiting Sepuasnya

Dengan mengikuti paket tur "Makan Kepiting Sepuasnya!  Berkelililing Shirakawago, Hida-Takayama, dan Kanazawa Selama 2 hari (Berangkat dari Shinjuku, disertai dengan pemandu berbahasa Jepang)", Anda bisa menikmati makan malam dengan menu kepiting sepuasnya!

Jika beruntung, restoran akan menyedikan kepiting yang sudah siap makan, jadi Anda tinggal menikmatinya saja tanpa harus mencopot cangkangnya sendiri. Dengan memakan kepiting yang sangat lezat ini, Anda akan merasa telah menghabiskan waktu yang penuh makna.
※Waktu untuk makan sepuasnya hanya 60 menit saja.

※Kepiting yang disediakan hanya bagian kaki saja.

Selain itu, dengan mengikuti paket tur ini juga, Anda bisa minum minuman beralkohol sepuasnya seperti bir, wine, sake, dan sebagainya. Anda juga bisa memesan sofdrink sepuasnya. Anda hanya perlu menekan tombol dan menyodorkan gelas saja, kemudian mesin penuang minuman otomatis akan menuangkannya untuk Anda.

Berbagai Bahan Masakan 4 Musim dari Hida

Dengan mengikuti paket tur "Menikmati Kerlap-Kerlip Lampu di Situs Warisan Dunia Shirakawago Selama 2 Hari",Anda bisa menikmati makan malam spesial yang disediakan oleh hotel dengan bahan makanan dari Hida yang terlihat dalam foto di atas. Hida mempunyai sapi hitam Jepang khas yang disebut Sapi Hida. Sapi tersebut populer karena dagingnya yang lembut dan enak.

Keistimewaan JTB Tour

Anda bisa pergi berwisata bersama orang Jepang jika mengikuti paket tur dari biro perjalanan JTB Tour ini. Akhir-akhir ini, banyak wisatawan asing yang datang ke Jepang hanya untuk mengikuti paket tur seperti ini. Pada umumnya, tujuan utama wisatawan asing yang datang ke Jepang adalah tempat-tempat terkenal di Tokyo seperti Asakusa, Sky Tree, Scramble Cross, dan sebagainya. Tetapi, jika sudah beberapa kali datang ke Jepang atau tertarik dengan tempat bersejarah Jepang, biasanya mereka akan mengikuti bus tur untuk mengunjungi bermacam-macam tempat. Berkat itu, banyak orang asing yang mengerti budaya Jepang dan akrab dengan orang Jepang karena mengikuti paket tur yang sama.

Di antara orang Jepang yang mengikuti paket tur ini, banyak yang merasa puas dan pulang dengan gembira karena telah berhasil bertemu dan berinteraksi dengan orang asing.

Bagi orang asingpun, meski bahasa pengantar yang digunakan dalam paket tur ini memakai bahasa Jepang, ada staf khusus yang bisa berbahasa Inggris. Jadi, bagian yang penting dalam tur tersebut tetap akan bisa dimengerti karena dijelaskan dalam bahasa Inggris. Di setiap tempat tujuan wisata juga akan dibagikan pamflet berbahasa Inggris agar orang asing tidak kerepotan. Selain itu, hal yang terpenting adalah harga yang ditawarkan dalam tur ini jauh lebih murah daripada tur yang seluruhnya memakai bahasa Inggris.

Penutup

Bagaimana? Apakah Anda tertarik? Jepang memiliki banyak tempat yang masih menyimpan desain arsitektur dan tatanan kota kuno masa lalu. Ditambah lagi, jika pergi sampai ke dekat Laut Jepang, ada banyak tempat untuk menikmati seafood yang enak.

Menyusun rencana untuk berwisata memang menyenangkan, tetapi tidak ada salahnya Anda mencoba tur seperti ini agar bisa pergi ke berbagai macam tempat secara efektif, melakukan perjalanan tanpa menyetir mobil, dan juga bisa menekan anggaran. Bagi Anda yang berpikir seperti itu, sekarang Anda bisa mengikuti paket tur dari biro perjalanan wisata JTB Tour.

Di halaman yang terdapat pada link di bawah ini tertulis tentang ulasan rinci paket tur wisata. Bagaimana jika Anda juga mencoba perjalanan wisata musim dingin ini?
Menikmati Kerlap-Kerlip Lampu di Situs Warisan Dunia Shirakawago Selama 2 Hari
Menikmati Indahnya Penerangan Malam selama 2 Hari di Situs Warisan Dunia Gokayama dan Kenroku-en, Salah Satu dari 3 Taman Terindah di Jepang
Makan Kepiting Sepuasnya!  Berkelililing Shirakawago, Hida-Takayama, dan Kanazawa Selama 2 hari (Berangkat dari Shinjuku, disertai dengan pemandu berbahasa Jepang)

■English:[Feb. 10 & 11 Only] World Heritage Gokayama Illumination (Round-trip from Kanazawa) (With Hotel in Kanazawa)

Informasi

Situs Resmi JTB Tour (Bahasa Jepang): JTB Tour
Situs Resmi (Untuk Wisatawan Asing): JAPANiCAN.COM

en,th

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE