Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Tempat Populer untuk Melihat Daya Tarik Prefektur Saitama

Tempat Populer untuk Melihat Daya Tarik Prefektur Saitama

Saitama 2015.12.27

Mulai dari wisata alam hingga budaya, Saitama penuh dengan tempat-tempat wisata menarik. Artikel ini akan membantu ini memilih tempat yang cocok untuk Anda.

Diterjemahkan oleh Dipta Mahatiyanto

Ditulis oleh MATCHA-PR

Google LINE

Prefektur Saitama adalah daerah yang berada tepat di sebelah utara Tokyo. Bagian selatan Prefektur Saitama yang berdekatan dengan Tokyo merupakan daerah yang padat penduduk, sebaliknya bagian utara Prefektur Saitama masih banyak terlihat ladang dan alam yang hijau. Selain itu, di tempat yang masih banyak menyisakan suasana sejarah, pastilah di situ terdapat banyak suasana alami dan juga tempat wisata yang masih belum banyak diketahui masyarakat luas.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, Pohon Shibazakura yang ada di Taman Hitsujiyama Kota Chichibu sedang menjadi tren di seluruh dunia. Ditambah lagi, tempat-tempat wisata di Prefektur Saitama juga mulai naik daun karena Kota Chichibu dan sekitarnya dijadikan latar dalam anime terkenal "Ano Hi Mita Hana No Namae Wo Bokutachi Ha Mada Shiranai" dan "Kororo Ga Sakebitagatterunda". Selain itu, di Prefektur Saitama ada sebuah desa bernama Desa Bonsai yang dikenal sebagai tempat sakral bagi bonsai. Di desa ini juga terdapat Museum Bonsai Omiya Kota Saitama yang banyak dikunjungi wisatawan karena memamerkan berbagai jenis tanaman bonsai.

Oleh karena itu, kali ini kami akan memperkenalkan tempat-tempat wisata yang ada di Prefektur Saitama.

Museum Bonsai Omiya Kota Saitama

Museum untuk menikmati bonsai di Desa Bonsai Prefektur Saitama. Bonsai yang ada di museum tersebut terlihat berbeda pada 4 musim. Di Museum Bonsai Omiya Kota Saitama ini, bukan hanya bonsai yang dipamerkan, tetapi ada pula Ukiyoe (lukisan tradisional Jepang bergaya Zaman Edo) yang bergambar bonsai ataupun dokumen-dokumen yang menjelaskan tentang sejarah dari berbagai macam jenis bonsai.

Di museum ini, bonsai dipamerkan dalam pot yang didesain dengan suasana alami agar bonsai terasa menyatu dengan alam. Meskipun melihat bentuk bonsai secara kesuluruhan memang penting, tetapi bentuk kecil dari setiap bonsai seperti batang pohon, akar, dahan, dan juga daunnya mempunyai keindahan tersendiri.

Saat melihat bonsai, pertama-tama lihatlah kondisi bagian akarnya. Anda akan bisa merasakan daya hidup dari sang bonsai dari akar padat dan kuat yang menancap di tanah dengan tegap.

Di kafe yang ada di lantai 2 museum ini, Anda bisa menikmati minuman orisinal dan menu Bonsai Bentou (makanan kotak) seperti yang ada dalam foto di atas.
※Hanya tersedia di akhir pekan

Selain itu, di lantai 1 ada toko yang menjual berbagai oleh-oleh khas museum ini. Selain handuk kecil bergambar bonsai yang terlihat dalam foto, ada juga kartu pos dan kipas yang bergambar bonsai.

Jalan paling mudah untuk menuju Museum Bonsai Omiya Kota Saitama adalah dengan naik kereta JR jalur Utsunomiya dan turun di Stasiun Toro, lalu jalan kaki sekitar 5 menit dari pintu timur Stasiun Toro. Harga tiket masuk museum adalah 300 yen, harga yang tidak mahal karena Anda bisa memasuki dunia bonsai yang indah di dalam museum ini meski hanya sekali dalam seumur hidup.

Informasi

Museum Bonsai Omiya Kota Saitama

Alamat: Torocho 2-24-3, Kita-ku, Saitama-shi, Saitama-ken
Jam buka: 9.00-16.30 (bulan Maret - Oktober) / 9.00-16.00 (bulan November - Februari)
Hari libur: Hari Kamis (jika hari libur nasional, museum buka), akhir dan awal tahun, hari tutup sementara untuk museum
Situs resmi: Museum Bonsai Omiya Kota Saitama

Tatanan Kota Kawagoe Bergaya Kurazukuri dan Toki No Kane (Bell Waktu)

Kota Kawagoe di Prefektur Saitama sering dipanggil "Koedo Kawagoe".  "Koedo" mempunyai arti "Kota yang mirip dengan Kota Edo" atau "Kota yang suasananya seperti Zaman Edo". Zaman Edo berlangsung dari tahun 1603 - 1867 M. Zaman Edo adalah zaman ketika Jepang menutup diri dari negara lain atas perintah penguasanya, yaitu Keluarga Tokugawa. Kawagoe benar-benar cocok dijuluki seperti itu karena di kota ini masih menyisakan sisa-sisa bangunan Zaman Edo yang membuat suasana kota bagaikan Zaman Edo.

Setelah berjalan sedikit dari Stasiun Kawagoe, akan terlihat bangunan-bangunan bergaya Kurazukuri. Kurazukuri adalah salah satu desain arsitektur tradisional Jepang, dengan dinding luar bangunan terdiri dari beberapa lapisan, lalu lapisan yang paling luar dilapisi plester. Bangunan dengan gaya ini akan menjadi kokoh dan tahan kebakaran, bahkan konon katanya bangunan-bangunan dengan gaya tersebut dulu bisa bertahan dari Kebakaran Besar Edo (kebakaran besar yang pernah terjadi di Kota Edo). Dengan berjalan-jalan di tengah kota yang penuh dengan bangunan bergaya Kurazukuri, pastinya para wisatawan akan bisa merasakan sendiri suasana dari Zaman Edo.

Yang terlihat dalam foto adalah bangunan bernama "Toki No Kane" yang merupakan simbol dari Kota Kawagoe. Konon katanya bangunan tersebut dibangun sekitar 400 tahun lalu oleh Tadakatsu Sakai, penguasa Kota Kawagoe pada saat itu.

Meskipun zaman telah berubah, tetapi bel waktu tersebut masih berbunyi di kota dengan bangunan-bangunan bergaya Kurazukuri ini sejak dulu.  Lalu, dentangan indah bel tersebut terpilih sebagai salah satu dari "Nokoshitai Nihon Oto Fukei 100 Sen  (Seratus Suara Khas Jepang yang Tidak Boleh Hilang)” pada tahun 1996. Tinggi bangunan yang berisi bel tersebut mencapai 16 meter. Bel ini berbunyi 4 kali dalam 1 hari, yaitu jam 6 pagi, 12 siang, 3 sore, dan 6 sore. Jika Anda datang ke Kawagoe dan mendengar bel tersebut, suasana Zaman Edo akan semakin terasa dalam kalbu.

Selain bangunan-bangunan bergaya Kurazukuri, di Kawagoe juga banyak tersisa bangunan arsitektur bergaya Barat peninggalan Zaman Meiji (1603 - 1857 M)  dan Zaman Taisho (1912 - 1926 M). Yang paling dikenal di antara banyaknya bangunan arsitektur Barat tersebut adalah gedung yang sekarang digunakan sebagai Bank Resona Saitama cabang Kawagoe. Sebenarnya, gedung ini adalah bank pertama yang didirikan di Prefektur Saitama. Bangunan ini didirikan pada tahun 1918 dan ditunjuk sebagai situs warisan budaya yang dijaga oleh pemerintah Jepang. Bisa melihat gedung-gedung kuno bergaya Karazukuri peninggalan Zaman Edo bersama dengan gedung-gedung modern bergaya Barat peninggalan Zaman Meiji dan Taisha adalah daya tarik dari Kota Kawagoe.

Informasi

Toki No Kane (Bell Waktu)

Alamat: Saiwaicho 15-7, Kawagoe-shi, Saitama-ken
Situs resmi: Asosiasi Wisata  Koedo Kawagoe

Yoshimi No Hyakketsu (Seratus Gua Yoshimi)

"Yoshimi No Hyakketsu" ini merupakan salah satu tempat ajaib yang ada di Prefektur Saitama. Yoshimi No Hyakketsu yang berupa bukit berwarna coklat dengan banyak gua di dalamnya merupakan sebuah reruntuhan yang dibuat sekitar tahun 501 - 700 Masehi. Konon katanya di sini ada 219 gua dan merupakan satu-satunya situs sejarah di Jepang yang berbentuk seperti ini. Tidak disangka bahwa pemandangan seperti Cappadocia di Turki akan bisa ditemukan di Prefektur Saitama.

Sekarang tempat tersebut telah menjadi salah satu situs sejarah nasional Jepang, bahkan Anda bisa mencoba memasuki gua yang dibuka untuk umum.

Saat mendekati gua, akan terasa suasana bagaikan berada di dunia lain.

Meskipun pintu masuk gua sempit, tetapi ruangan di dalam gua cukup besar untuk berdiri dan berjalan.

Tepat di bawah bukit berbatu, terdapat gua yang di dalamnya tumbuh lumut cahaya (Schistostega). Lumut cahaya merupakan sesuatu yang sangat sulit ditemui di daerah Kanto. Di daerah Kanto, lumut cahaya hanya ada di Prefektur Saitama, yaitu di Yoshimi No Hyakketsu. Oleh karena itu, Yoshimi No Hyakketsu ini ditunjuk menjadi salah satu Monumen Alam Nasional sebagai tempat tumbuhnya lumut cahaya.

Beberapa tahun belakangan ini, kadar kelembapan di dalam gua berkurang sehingga lumut cahaya tersebut telah berkurang banyak. Oleh sebab itu, kini di dalam gua diletakkan ember yang berisi air untuk menjaga kadar kelembapan gua agar stabil. Ditambah lagi, pengunjung dilarang masuk ke gua demi menjaga lumut cahaya tersebut. Akan tetapi, cahaya yang dikeluarkan dari lumut cahaya itu tetap akan terlihat oleh pengunjung dari luar gua.

Informasi

Yoshimi No Hyakketsu (Seratus Gua Yoshimi)

Alamat: Kita Yoshimi 324, Yoshimi-machi, Hiki-gun, Saitama-ken
Jam buka: 8.30 - 17.00
Hari libur: Tidak ada hari libur
Situs resmi: Yoshimi No Hyakketsu / Lumut cahaya

Kereta Api Lokomotif yang Melaju di Kota Chichibu

Yang akan kami perkenalkan selanjutnya adalah Chichibu Railway yang merupakan jalur kereta api menuju stasiun terdekat dari Taman Hitsujiyama Kota Chichibu. Jenis kereta api yang melaju di atas rel kereta tersebut adalah kereta api lokomotif uap. Secara resmi, kereta api lokomotif uap tersebut bernama Paleo Express. "Paleo" berasal dari nama Paleoparadoxia, hewan mamalia yang pernah hidup sekitar 20 juta tahun lalu di sekitar daerah Chichibu. Dalam Bahasa Latin, Paleoparadoxia mempunyai arti "hewan ajaib zaman dahulu". Fosil dari hewan ini sering ditemukan di daerah Chichibu. Berkat fosil ini juga, diketahui bahwa hewan ini pernah hidup di dasar laut berjuta-juta tahun yang lalu. Konon katanya, di seluruh duniapun hanya ada beberapa ekor saja dari fosil Paleoparadoxia yang pernah ditemukan.

Berkat penemuan besar tersebut, lahirlah nama "Paleo ", lalu digabungkan dengan kata "Express" yang berarti "cepat", jadilah panggilan akrab "Paleo Express".

Paleo Express berjalan di rel Kota Chichibu dari Stasiun Kumagaya sampai Stasiun Mitsumineguchi. Stasiun Nagatoro yang berada di antara kedua stasiun tadi terpilih sebagai 100 stasiun terbaik yang ada di Kanto. Bangunan Stasiun Nagatoro ini belum berubah sejak zaman pertama kali beroperasi. Dengan kata lain, bangunan tersebut masih berbahan baku kayu dan terasa kental sekali suasana sejarahnya.

Omong-omong, ada sebuah tempat terkenal yang disebut "Nagatoro Line Kudari (Jalur Turunan Nagatoro)" yang berada di sekitar Stasiun Nagatoro. Tempat tersebut adalah tempat untuk menikmati pemandangan alami dari atas kapal di tengah aliran Sungai Arakawa. Kami akan memperkenalkannya lebih rinci lagi dalam artikel "Tempat Populer yang Perlu Diketahui Ketika Ingin Melihat Daya Tarik Prefektur Saitama".

Informasi

Chichibu Railway, Stasiun Nagatoro

Alamat: Nagatoro 529-2, Nagatoro-machi, Chichibu-gun, Saitama-ken
Situs resmi: Chichibu Railway, Stasiun Nagatoro

Taman Hitsujiyama Kota Chichibu

Taman Hitsujiyama Kota Chichibu merupakan sebuah lapangan besar yang di dalamnya terdapat lebih dari 350 ribu batang Bunga Shibazakura. Pemandangan akan bunga berwarna-warni yang begitu indah ini pastinya akan membuat Anda menahan nafas karena takjub. Hamparan Bunga Shibazakura berwarna pink, putih, dan ungu yang bagaikan hamparan karpet akan memikat hati Anda agar tidak mau beranjak dari tempat itu.

Taman Hitsujiyama terletak di kaki Gunung Buko, gunung yang menjadi simbol Kota Chichibu. Taman ini merupakan tempat untuk menikmati indahnya pemandangan bunga dengan latar belakang gunung. Ditambah lagi, pada saat Festival Shibazakura (sekitar pertengahan bulan April sampai awal bulan Mei setiap tahunnya), akan ada bazar yang berisi kedai oleh-oleh atau makanan lokal khas Kota Chichibu yang diadakan di lapangan dekat Taman Hitsujiyama.

Omong-omong, Bunga Shibazakura adalah bunga yang bentuknya mirip dengan Bunga Sakura, tetapi tumbuh di atas tanah seperti Shiba (sejenis rumput). Ciri khas seperti itulah yang membuatnya dinamai Bunga Shibazakura. Bunga Shibazakura di Taman Hitsujiyama ini biasanya bisa dinikmati pada pertengahan April sampai awal Mei. Jika dilihat dari dekat, setiap kelopak dari Bunga Shibazakura tersebut berbentuk seperti hati.

Bunga Shibazakura di Taman Hitsujiyama begitu populer sampai-sampai membuat wisatawan mancanegara yang datang ke Jepang menyesuaikan waktu kedatangannya dengan waktu mekarnya bunga tersebut. Taman ini adalah tempat wisata indah yang dibangga-banggakan oleh Prefektur Saitama.

Informasi

Bukit Shibazakura (Taman Hitsujiyama)

Alamat: Omiya 6360, Chichibu-shi, Saitama-ken
Jam buka ketika masa bunga mekar: 8.00 - 17.00
Situs resmi: Navigator wisata Chichibu Bukit Shibazakura (Taman Hitsujiyama)

Festival Prefektur Saitama

Ada berbagai festival tahunan yang diadakan di Prefektur Saitama. Di antara festival-festival tersebut, Chichibu Yomatsuri (Festival Malam Chichibu) adalah salah satu dari 3 festival terbesar di Jepang. Dua festival terbesar lainnya adalah Kyoto Gion Matsuri (Festival Gion Kyoto) dan Hida-Takayama Matsuri (Festival Hida-Takayama).  Di dalam 3 festival terbesar tersebut, akan terlihat banyak Dashi (kendaraan penuh hiasan yang ditarik saat festival) yang ditarik mengelilingi kota. Omong-omong, festival yang di dalamnya ada Dashi disebut juga dengan Hikiyama Matsuri (Festival Hikiyama).

Tercatat bahwa Chichibu Yomatsuri mulai diadakan sejak sekitar tahun 1662 - 1672 M dan merupakan festival bersejarah yang telah berumur lebih dari 300 tahun. Ciri khas dari festival bersejarah tersebut adalah benda yang bernama Kasaboko. Kasaboko berbentuk gerobak besar penuh hiasan payung besar, lalu di atas payung besar tersebut terdapat Hoko (Tombak China), Naginata (Tombak Jepang), dan hiasan berbentuk bunga. Pada saat festival, 2 buah Kasaboko dan 4 buah Dashi akan ditarik mengelilingi kota. Keempat buah Dashi ini merupakan Harta Warisan Budaya Nasional yang penting.

Kombinasi antara Dashi yang ditarik ke sana sini dengan latar kembang api di langit malam musim dingin merupakan festival yang paling terkenal di Prefektur Saitama dan patut untuk dilihat walau hanya sekali saja.

Ini adalah foto Festival Kawagoe yang diadakan di Kawagoe. Dashi yang dinaiki hiasan topeng singa, Okame (topeng wanita), dan Hyottoko (topeng pria) ini ditarik mengelilingi kompleks bangunan-bangunan bergaya Kurazukuri. Selain itu, suara alat musik ketika beberapa Dashi bertemu sangatlah berkesan.

Setelah itu, daya tarik terbesar dari Festival Kawagoe adalah Hikkawase. Hikkawase adalah peristiwa ketika beberapa Dashi bertemu, lalu orkestra pengiring (suling, Taiko, drum, tarian) dari setiap Dashi tersebut saling sahut menyahut membentuk musik baru. Orang-orang yang berpartisipasi dalam festival tersebut juga akan berteriak semangat sambil mengangkat lentera, membuat suasana semakin meriah. Terutama di saat Hikkawase malam, suasananya benar-benar sangat meriah.

Penutup

Bagaimana? Ada banyak sekali tempat menarik di Prefektur Saitama yang berada di sebelah utara Tokyo bukan? Prefektur Saitama memiliki daya tarik tersendiri karena memiliki banyak tempat-tempat yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Ditambah lagi, tempat-tempat tersebut mudah dijangkau dari Tokyo. Silahkan coba datang dan rasakan sendiri daya tarik dari Prefektur Saitama ini.

Informasi

Museum Bonsai Omiya Kota Saitama

Alamat: Torocho 2-24-3, Kita-ku, Saitama-shi, Saitama-ken
Jam buka: 9.00-16.30 (bulan Maret - Oktober) / 9.00-16.00 (bulan November - Februari)
Hari libur: Hari Kamis (jika hari libur nasional, museum buka), akhir dan awal tahun, hari tutup sementara untuk museum
Fasilitas Wi-Fi: -
Kartu kredit: -
Bahasa: Bahasa Inggris
Bahasa pada menu: Bahasa Inggris
Stasiun terdekat: Stasiun Toro di Jalur JR Utsunomiya
Akses: Berjalan 5 menit dari Stasiun Toro di Jalur JR Utsunomiya
Kisaran harga: Umum 300 yen
Agama: -
Nomor telepon: 048-780-2091
Situs resmi: Museum Bonsai Omiya Kota Saitama

 

Tatanan Kota Kawagoe Bergaya Kurazukuri dan Toki No Kane (Bel Waktu)

Alamat: Saiwaicho 15-7, Kawagoe-shi, Saitama-ken
Jam buka: -
Hari libur: -
Fasilitas Wi-Fi: -
Kartu kredit: -
Bahasa: -
Bahasa pada menu: -
Stasiun terdekat: Stasiun JR Kawagoe, Stasiun Kawagoe-shi di Jalur Tobu Tojo, Stasiun Honkawagoe di Jalur Seibu Shinjuku
Akses: Dari setiap stasiun jalan kaki
Kisaran harga: -
Agama: -
Nomor telepon: 049-222-5556
Situs resmi: Asosiasi Wisata  Koedo Kawagoe

 

Yoshimi No Hyakketsu (Seratus Goa Yoshimi)

Alamat: Kita Yoshimi 324, Yoshimi-machi, Hiki-gun, Saitama-ken
Jam buka: 8.30 - 17.00
Hari libur: Tidak ada hari libur
Fasilitas Wi-Fi: -
Kartu kredit: -
Bahasa: -
Bahasa pada menu: -
Stasiun terdekat: Stasiun Higashiyama di Jalur Tobu Tojo
Akses: Jalan kaki sekitar 30 menit dari Stasiun Higashiyama di Jalur Tobu Tojo
Kisaran harga: Umum 300 yen, SD 200 yen, di bawah SD gratis
Agama: -
Nomor telepon: 0493-54-4541
Situs resmi: Yoshimi Hyakketsu / Lumut cahaya

 

Kereta Lokomotif Chichibu

Alamat: Nagatoro 529-2, Nagatoro-machi, Chichibu-gun, Saitama-ken
Jam buka: Jam kereta mulai beroperasi - jam kereta berhenti beroperasi
Hari libur: -
Fasilitas Wi-Fi: -
Kartu kredit: -
Bahasa: -
Bahasa pada menu: -
Stasiun terdekat: -
Akses: -
Kisaran harga: -
Nomor telepon: 0494-66-0002
Situs resmi: Chichibu Railway, Stasiun Nagatoro
Jumlah kereta beroperasi: Masing-masing jalur 1 buah kereta per hari

 

Taman Hitsujiyama

Alamat: Omiya 6360, Chichibu-shi, Saitama-ken
Jam buka: -
Hari libur: -
Fasilitas Wi-Fi: -
Kartu kredit: -
Bahasa: Bahasa Inggris
Bahasa pada menu: Bahasa Inggris
Stasiun terdekat: Stasiun Seibu Tetsudou Yokoze, Stasiun Seibu Chichibu, atau Stasiun Chichibu Tetsudou Ohanabatake
Akses: Dari Stasiun Seibu Tetsudou Yokoze berjalan kurang lebih 1,4 km, dari Stasiun Seibu Chichibu berjalan sekitar 1,5 km, dari Stasiun Chichibu Tetsudou Ohanabatake (Stasiun Shibazakura) berjalan sekitar 1,5 km
Kisaran harga: waktu bunga mekar, perorangan 300 yen (rombongan 200 yen) / waktu biasa gratis
Nomor telepon: 0494-25-5209
Situs resmi: Bukit Shibazakura (Taman Hitsujiyama)
Waktu bunga mekar: Pertengahan April sampai awal Mei

Topik Terkait

Google LINE