Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

Istilah Bahasa Jepang "Wilayah Shikoku"

Istilah Bahasa Jepang

Diterjemahkan oleh Dyah. P. Rahajeng

Ditulis oleh MATCHA

Kagawa 2020.03.02 Simpan

Wilayah Shikoku terkenal akan kekayaan alamnya, festivalnya yang meriah, dan produk lokalnya yang lezat. Kali ini MATCHA akan memperkenalkan Wilayah Shikoku secara singkat termasuk akses dari Tokyo dan juga istilah "ohenro" yang identik dengan wilayah ini.

shikoku_map

Wilayah Shikoku adalah sebuah wilayah dengan iklim hangat yang terdiri atas 4 prefektur, yaitu Prefektur Tokushima, Prefektur Kagawa, Prefektur Ehime, dan Prefektur Kochi.

Wilayah Shikoku bisa dicapai dalam waktu lebih dari 4 jam dengan shinkansen dari Tokyo. Jika naik pesawat dari Bandara Haneda, dibutuhkan waktu sekitar 1 jam 15 menit hingga 1 jam 30 menit untuk sampai ke bandara yang ada di setiap prefektur di Wilayah Shikoku. Kereta tidur (sleeper train) dan bus malam juga bisa menjadi pilihan transportasi untuk menuju wilayah tersebut. Selain berangkat langsung dari Tokyo, Anda juga bisa menuju Kobe terlebih dahulu, lalu naik feri dari Kota Takamatsu. Silakan pilih moda transportasi yang praktis dan sesuai dengan rencana wisata Anda.

Ohenro, Perjalanan Ziarah Keliling Shikoku

jword_shikoku_20160108c2

Sumber foto: Chris Harber (Flickr)

Wilayah Shikoku identik dengan istilah ohenro, yaitu perjalanan ziarah mengunjungi situs-situs suci yang ada di Wilayah Shikoku. Pelaku ziarah disebut dengan istilah ohenro-san.

Ohenro juga dikenal sebagai "hachiju hakkasho meguri" atau tur 88 lokasi. Konon, mengunjungi seluruh 88 situs suci di Wilayah Shikoku yang berupa kuil dan sebagainya dapat menyucikan batin serta mengabulkan permohonan peziarah.

Saat melakukan ohenro, peziarah bisa bertemu dengan berbagai macam warga, makanan, serta budaya lokal yang ada di Shikoku. Pada dasarnya, ohenro dilakukan dengan berjalan kaki. Namun, di masa kini, banyak yang melakukan ohenro dengan naik taksi maupun mobil sewaan.

Berjalan kaki merupakan cara terbaik untuk melakukan ohenro. Dengan berjalan kaki, peziarah bisa menghadapi dirinya sendiri sembari berinteraksi langsung dengan alam dan warga Shikoku. Akan tetapi, jarak total yang harus ditempuh dalam ohenro adalah sekitar 1.400 km. Bagi wisatawan asing, hal ini tentu akan sulit dilakukan mengingat banyaknya waktu, kekuatan fisik, dan biaya yang dibutuhkan.

Di saat seperti itu, lebih baik Anda melakukan ohenro dengan naik taksi atau mobil sewaan. Meskipun biaya yang dikeluarkan lebih banyak, Anda akan dipandu oleh supir yang paham dengan jalanan lokal. Anda pun dapat menikmati ohenro dengan pikiran yang lebih tenang.

Rekomendasi Wisata Alam dan Pemandangan Shikoku untuk Pasangan

jword_shikoku_20160108D

Sungai Shimanto di Prefektur Kochi yang dikatakan sebagai "aliran sungai air jernih terakhir". Sumber foto: Kohei Fujii (Flickr)

Daya tarik utama Wilayah Shikoku terletak pada kekayaan alamnya.

Pusaran Air Naruto yang kuat dan Sungai Shimanto yang megah merupakan spot wisata alam di Wilayah Shikoku yang paling dikenal. Meskipun begitu, wilayah ini sebenarnya masih memiliki banyak spot wisata alam yang tidak diketahui banyak orang dan sangat direkomendasikan untuk para pasangan, lho. Ada banyak tanjung di Wilayah Shikoku. Pemandangan matahari terbenam yang dilihat dari setiap tanjung sangatlah indah. Selain itu, Anda juga bisa melihat pemandangan sore dan malam dengan jarak pandang luas dari dek observasi Gujo yang dikenal sebagai "tempat suci para kekasih".

Di antara banyaknya spot wisata yang ada, Angel Road di Pulau Shodoshima, Prefektur Kagawa adalah yang paling romantis. Angel Road hanya muncul 2 kali dalam sehari, yakni saat air laut sedang surut. Konon, pasangan yang berjalan sambil bergandengan tangan di jalan berpasir ini akan mendapatkan kebahagiaan. Jangan lupa untuk mampir ke sini bersama orang yang Anda sukai, ya.

Berpartisipasi dalam Kemeriahan 3 Festival Besar di Shikoku

jword_shikoku_20160108a

Suasana dalam Festival Awa Odori

Ada 3 festival besar di Wilayah Shikoku.

Pertama, ada Festival Awa Odori di Prefektur Tokushima. Di festival terbesar se-Jepang ini, baik penari maupun penonton menari bersama-sama mengikuti iringan musik dari alat musik tradisional, nyanyian, dan seruan.

Selanjutnya adalah Festival Yosakoi Matsuri yang diadakan di Prefektur Kochi. Festival ini sangat meriah karena para penari yang mengenakan kostum berkilauan menari sambil membunyikan naruko, yaitu alat yang digunakan untuk mengusir burung dari ladang.

Lalu, yang terakhir adalah Festival Niihama Taiko Matsuri. Bagian terbaik dari festival ini adalah iring-iringan yang membawa dashi mewah berukuran raksasa.

Festival Awa Odori diadakan pada tanggal 12—15 Agustus, Festival Yosakoi Matsuri diadakan pada tanggal 9—12 Agustus, dan Festival Niihama Taiko Matsuri diadakan pada tanggal 16—18 Oktober. Ketiga festival ini memperbolehkan partisipasi wisatawan dan penonton. Mari berpartisipasi dalam 3 festival besar ini dan dapatkan kenangan wisata yang luar biasa!

Beragam Produk Khas Shikoku yang Lezat

jword_shikoku_20160108b

Wilayah Shikoku memiliki produk lokal yang memanfaatkan iklimnya yang hangat dan lokasinya yang dikelilingi laut. Setiap prefektur memiliki produk lokal andalannya masing-masing, seperti Sanuki udon di Prefektur Kagawa, jeruk sudachi di Prefektur Tokushima, ikan cakalang di Prefektur Kochi, dan jeruk iyokan di Prefektur Ehime. Produk-produk lokal yang sehat dan lezat ini tentu akan menyegarkan tubuh Anda setelah kelelahan menjalankan ohenro dan berpartisipasi dalam festival.

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait