Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Jalan-Jalan ke Pasar Ikan Tsukiji dan Mencoba Membedakan 4 Jenis Teh Jepang!

Jalan-Jalan ke Pasar Ikan Tsukiji dan Mencoba Membedakan 4 Jenis Teh Jepang!

Tokyo 2016.03.24 Simpan

Ayo keliling pasar ikan terbesar di Jepang dan coba menyeduh teh dengan cara tradisional.

Diterjemahkan oleh MATCHA-PR

Ditulis oleh MATCHA-PR

LINE

Pasar ikan Tsukiji merupakan pasar ikan terbesar di Jepang. Karena mudah mendapatkan bahan seafood segar, banyak kedai sushi dan sashimi terkenal yang buka di dekat area pasar ini. Tempat ini tidak hanya penuh dengan masakan seafood saja, tapi banyak juga kedai yang menyediakan berbagai jenis masakan lain untuk memuaskan para pelanggannya.

Selain itu, di sekitar area tersebut ada kuil Buddha dan kuil Shinto bersejarah, di mana Anda dapat merasakan budaya tradisional Jepang. Pasar ikan ini sendiri baru-baru ini telah menarik perhatian seluruh dunia sebagai salah satu tempat wisata menarik di Jepang.

Untuk tur di Pasar Tsukiji ini, pemandu wisata akan membawa Anda berkeliling ke bagian jonai (pasar dalam) dan jogai (pasar luar) sambil menjelaskan berbagai informasi mengenai hal-hal menarik di sana. Terakhir, tur ini akan membawa Anda untuk mencoba pengalaman membedakan 4 macam teh Jepang, mulai dari resep pembuatan, rasa, dan aromanya. Menarik bukan? Berikut adalah informasi mengenai Tur Tsukiji, Kabukiza, Ditambah Kursus Menyeduh Teh Jepang yang sangat populer di kalangan wisatawan domestik maupun luar negeri.

Pertama-tama Tur Berkeliling Pasar Tsukiji

Tsukiji-fish-market-tour_1-700x466

Untuk mengikuti tur ini, Anda diharuskan berkumpul jam 08.30 di Pusat Informasi Tsukiji. Pusat Informasi Tsukiji berada di lantai 2 Gedung KY yang terletak di sudut persimpangan Tsukiji 4 chome. Silakan masuk dari pintu masuk, kemudian naik ke lantai 2 dengan menggunakan eskalator.

Sebelum tur dimulai, para wisatawan akan diperlihatkan sebuah video sembari pemandu wisata memberikan informasi tentang Pasar Tsukiji ini. Informasi itu seperti: Tsukiji ada di mana lagi selain di Tokyo? Apa saja fasilitas di Tsukiji? Apakah para pekerja di Pasar Tsukiji mulai bekerja dari pagi atau tidak?

Jonai Pasar Tsukiji

Tsukiji-fish-market_jonai_1-700x466

Setelah menonton video tadi, para wisatawan akan diajak untuk menuju ke jonai pasar Tsukiji. Jonai atau bagian dalam Pasar Tsukiji adalah tempat proses jual beli ikan oleh para pedagang grosir berlangsung.

Pasar Tsukiji merupakan pasar tertua dari 11 pasar all market yang terdapat di Distrik Chuo, Tokyo. Pasar ini khususnya menjual produk hasil laut, sayuran, dan buah-buahan. Pasar ini bahkan merupakan pasar ikan terbesar di dunia. Di bagian jonai umumnya diadakan pelelangan ikan dan penjualan makanan segar untuk grosir. Di pelelangan, para urite (pedagang) akan menjual ikan hasil tangkapan dari laut kepada kaite (semacam pembeli yang membeli barang untuk dijual lagi). Ngomong-ngomong, Anda juga dapat melihat kegiatan pelelangan ikan tuna yang diadakan pagi-pagi sekali.

Selanjutnya ke Seika-shijo, Pasar Sayur dan Buah

Tsukiji-fish-market_jonai_7-700x466

Saat mendengar kata Pasar Tsukiji mungkin yang ada dibayangan Anda adalah pasar ikan, namun sebenarnya pasar ini juga melayani jual beli sayuran dan buah-buahan. Tur ini juga akan membawa Anda berkeliling ke bagian penjualan sayur dan buah. Jika di bagian jonai penuh dengan jajaran toko ikan, maka di bagian ini Anda akan melihat jajaran berbagai macam toko yang menjual sayur dan buah.

Bagian pasar ini menangani berbagai macam produk makanan, mulai dari produk buah-buahan, sayur, sampai makanan olahan. Meskipun kebanyakan adalah pedagang grosir, akan tetapi di sini juga ada pedagang eceran.

Tsukiji-fish-market_jonai_10-700x466

Tsukiji-fish-market_jonai_6-700x466

Destinasi Berikutnya adalah ke Uoichiba, Pasar Ikan

Tsukiji-fish-market_jonai_3-700x466

Di bagian pasar ikan ini, suasananya sedikit berbeda dengan pasar sayur dan buah. Ada yang sedang membersihkan ikan, ada juga yang sedang memegang pisau sambil memotong-motong ikan tuna yang besar, sehingga suasana di tempat ini terasa sedikit menegangkan. Oleh sebab itu,  saat sedang tur di Pasar Tsukiji dan Anda ingin mengambil foto sebaiknya jangan menggunakan flash kamera. Selain itu, pemandu akan memberi tahu kepada Anda apakah Anda boleh mengambil foto atau tidak.

Tsukiji-fish-market_jonai_5-700x466

Tsukiji-fish-market_jonai_4-700x466

Ada toko yang menjual produk yang dapat Anda temukan di supermarket, serta ada juga toko yang menjual bahan makanan yang jarang dijadikan masakan rumahan di Jepang, seperti kura-kura dan belut.

Seperti yang terlihat di video di atas, di pasar ini terdapat bermacam-macam toko.

Tsukiji-fish-market_jonai_13-700x466

Ada juga toko yang menjual bola mata ikan tuna. Bola mata ikan tuna kaya akan kolagen, sehingga ada pembeli yang secara teratur datang untuk membeli produk ini. Di dalam pasar ini Anda akan menemui orang-orang yang akan menyapa para wisatawan dengan ramah.

Toko yang Menjual Es

Tsukiji-fish-market-tour_2-700x466

Di bagian jonai Tsukiji ada juga toko yang berbeda dari toko lain, yaitu kooriya atau toko es. Pada saat hari panas maupun dingin, es sangat dibutuhkan di tempat penyimpanan ikan. Di bagian jonai Tsukiji terdapat toko yang khusus menjual es. Dengan banyaknya toko yang menjual ikan, mengakibatkan kebutuhan es untuk tempat penyimpanan ikan sangatlah besar. Sehingga toko es ini harus menyediakan es dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan para pelanggannya. Kali ini kami akan memperlihatkan video tentang toko es ini, jadi silakan dilihat!


Proses pengolahan es berlangsung cepat.

Kedai Gyudon Yoshinoya yang Pertama Berdiri

Tsukiji-fish-market-tour_5-700x466

Meskipun di Jepang ada banyak kedai Gyudon Yoshinoya, namun kedai yang pertama buka terletak di jonai Tsukiji. Demi memenuhi kebutuhan orang pasar yang mulai bekerja dan sibuk sejak pagi, kedai ini menerapkan konsep "cepat, enak, dan murah". Kedai Gyudon Yoshinoya pertama ini memiliki keunikan tersendiri bila dibandingkan dengan kedai Gyudon Yoshinoya lainnya.

Kuil Namiyoke

namiyoke20150908b1

Di samping Pasar Tsukiji terdapat Kuil Namiyoke.

Di kuil tersebut dibangun tsuka (※1) yang berhubungan dengan binatang laut. Kuil ini mungkin terlihat seperti kuil biasa, akan tetapi kuil ini memiliki daya tarik yang sedikit berbeda.

※1... Tsuka (塚) adalah batu buatan yang diletakkan di tempat yang lebih tinggi dari tanah. Digunakan sebagai semacam nisan atau tugu peringatan dan dianggap suci.

Tsukiji-fish-market-tour_10-700x466

Tsukiji-fish-market-tour_9-700x466

Tsukiji-fish-market-tour_8-700x466

Kalau di Pasar Tsukiji Anda akan melihat berbagai produk makanan, namun di Kuil Namiyoke Anda akan menemukan pemandangan berbeda. Di kuil ini terdapat tsuka yang tertulis nama-nama produk makanan seperti yang terlihat di gambar-gambar di atas, ada "海老塚 - ebitsuka" (tsuka udang), "寿司塚 - sushi tsuka" dan "玉子塚 - tamago tsuka" (tsuka telur).

Menikmati Sushi sebagai Menu Makan Siang

ddf5640d01569f5d6a73356554fdbe7f-700x523

Setelah berkeliling Pasar Tsukiji, selanjutnya kita akan berjalan kaki beberapa menit menuju kedai sushi "Edo Jidai" yang terletak di dekat Pasar Tsukiji.

Sushi_experience_9-700x466

Kedai yang sangat dicintai oleh masyarakat lokal ini menjual sushi dengan gaya Edo.

Mencoba Membedakan 4 Jenis Teh Jepang Berdasarkan Racikan, Rasa, dan Aroma

Japanese-tea-matcha-experience_1-700x466

Setelah tur di Pasar Tsukiji selesai, selanjutnya kita akan diajak mencoba membedakan 4 jenis teh Jepang, mulai dari racikan, rasa, sampai aromanya. Untuk itu kita akan mengunjungi Kedai Teh Jugetsudo yang terletak di Ginza. Kedai Teh Jugetsudo ini juga didirikan di Paris, Prancis. Kualitas teh di kedai Jugetsudo Prancis sangat terkenal di negara Prancis.

Interiornya yang terbuat dari bambu menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan, selain itu juga membuat aroma tehnya semakin terasa enak.

ginza_kabukiza1_20150927a-1024x682

Karena Jugetsudo juga ada di lantai 5 Kabukiza (gedung teater kabuki), jadi Anda juga bisa pergi ke sini sekalian menonton pertunjukan kabuki.

Mencicipi Teh Jepang

Japanese-tea-matcha-experience_2-700x466

Saat Anda sampai ke kedai Jogetsu ini, pertama-tama Anda akan disuguhi financier (sejenis kue kecil Prancis) dan teh sencha. Sambil mendengarkan pihak kedai yang memberikan informasi mengenai teh Jepang, kita bisa minum teh dan menikmati kue ini. Anda pasti akan mendapatkan kesan mewah dari kegiatan ini.

Menyeduh Teh Gyokuro Sendiri

Japanese-tea-matcha-experience_4-700x466

Selanjutnya adalah menyeduh sendiri teh gyokuro. Metode budidaya teh gyokuro ini berbeda dengan teh lainnya, sehingga menghasilkan kelezatan rasa yang unik. Saat tanaman teh gyokuro mulai berkecambah atau sekitar 3 minggu sebelum teh dipetik, sinar matahari yang mengenai tanaman teh gyokuro ini dihalangi. Dengan menghalangi paparan sinar matahari langsung akan menekan rasa sepet yang ada seiring dengan peningkatan zat catechin dalam tanaman ini, serta meningkatkan rasio theanine yang memberikan rasa enak pada teh yang dihasilkan. Dibandingkan dengan jenis teh yang lain rasa teh gyokuro lebih manis.

Selanjutnya, seperti yang terlihat di gambar di atas, masukkan air panas ke dalam cawan teh, kemudian tunggu sampai suhu air turun menjadi 60℃.

Japanese-tea-matcha-experience_5-700x466

Kemudian, letakkan teh ke dalam cawan yang lain.

Japanese-tea-matcha-experience_6-700x466

Masukkan air panas yang sudah bersuhu 60℃ ke dalam cawan berisi daun teh, dan biarkan teh terendam di dalam air.

Japanese-tea-matcha-experience_7-700x466

Setelah daun teh direndam di dalam air selama 10 menit, selanjutnya tuangkan air sampai tetes terakhir.

Japanese-tea-matcha-experience_8-700x466

Seperti yang terlihat di gambar di atas, air yang dihasilkan dari rendaman teh gyokuro akan terlihat kental dan beraroma tajam. Selanjutnya Anda dapat meminum teh gyokuro yang berwarna pucat ini.

Japanese-tea-matcha-experience_9-700x466

Ampas daun teh gyokuro ini juga bisa dimakan lho! Di sini juga disediakan cuka dan kecap shoyu, jadi kami sarankan Anda untuk mencoba sedikit ampas daun teh ini dengan cara dicampurkan dengan cuka dan kecap shoyu.

Mencoba Menyeduh Houji-cha Atau Teh Hijau Panggang

Japanese-tea-matcha-experience_11-700x466

Selanjutnya kita akan menyeduh houji-cha. Houji-cha adalah teh hijau yang dipanggang sehingga menimbulkan aroma yang unik. Kami akan menunjukkan kepada Anda cara menyeduh houji-cha dengan gambar di bawah ini.

Japanese-tea-matcha-experience_18-700x466

Japanese-tea-matcha-experience_20-700x466

Teh yang diseduh dengan hati-hati ini hampir tidak memiliki rasa pahit dan sepet sehingga teh ini terasa segar.

Menikmati Matcha dan Wagashi (Snack Jepang)

Japanese-tea-matcha-experience_13-700x466

Selanjutnya adalah minum matcha. Karena menyeduh teh ini sedikit sulit, jadi kali ini para profesionallah yang akan menyeduhkannya untuk Anda.

Japanese-tea-matcha-experience_16-700x466

Pihak kedai Jugetsudo akan menyeduhkan teh secara profesional di depan tamu langsung, bahkan untuk orang Jepang sekalipun ini merupakan pengalaman yang langka. Silakan mencoba teh hijau yang berwarna cantik dan beraroma sedap ini!

Japanese-tea-matcha-experience_10-700x466

Saat menikmati matcha sambil makan wagashi, Anda akan merasakan keselarasan antara rasa pahit matcha bercampur dengan manisnya wagashi.

Penutup

Jadi bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mencoba tur ini? Kami telah memperkenalkan tur mewah dan menarik mulai dari berkeliling bagian jonai dan jogai Pasar Tsukiji serta dilanjutkan dengan pengalaman menyeduh teh Jepang. Setelah merasakan suasana pasar Jepang di Pasar Tsukiji, mengapa tidak mencoba merasakan budaya Jepang dalam suasana yang lebih santai dengan mencoba kursus menyeduh teh?

Informasi

Tur Pasar Tsukiji dan Kursus Menyeduh Teh di Kabukiza

Harga : 15.000 yen (termasuk pajak)
Nomor telepon: 03-3541-6521
Situs resmi: Tur Pasar Tsukiji dan Kursus Menyeduh Teh di Kabukiza

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE