Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

5 Lokasi Pilihan Menikmati Aktivitas Budaya Jepang yang Tidak Terlupakan

5 Lokasi Pilihan Menikmati Aktivitas Budaya Jepang yang Tidak Terlupakan

Kyoto 2016.02.29 Simpan

Diterjemahkan oleh Emmy

Ditulis oleh MATCHA

Berkeliling tempat wisata, mengambil foto, berjalan-jalan sembari memakan cemilan, membeli oleh-oleh adalah hal-hal yang biasa dilakukan saat berwisata. Namun, jika kita bisa mencoba aktivitas budaya asli negara tersebut tentu akan lebih menyenangkan lagi, bukan? Oleh karena itu, kali ini kami akan memperkenalkan kepada Anda 5 lokasi untuk mencoba aktivitas budaya Jepang.

Artikel terkait: 6 Spot Pilihan untuk Mencoba Aktivitas Budaya Jepang yang Praktis! (Wilayah Tokyo)

1. Menjadi Pengrajin Senbei Soka (Saitama)

jexperience_japan_20160125b-700x466

Sumber foto: 埼玉「山香煎餅本舗草加せんべいの庭」でお煎餅作りを体験!

Senbei adalah makanan berbahan dasar beras yang dipanggang dan merupakan jajanan tradisional asli negara Jepang. “Taman Senbei Soka” adalah sebuah taman  yang ada di Kota Soka, Prefektur Saitama.

Di taman bergaya Jepang ini kita dapat berjalan-jalan dengan santai. Selain itu, ada juga kedai dan kafe tempat kita bisa membeli senbei dengan berbagai macam rasa. Salah satu daya tarik taman ini adalah kita tidak hanya bisa melihat proses produksinya, tetapi kita juga bisa mencoba memanggang senbei sendiri. Saat mengikuti aktivitas ini, kita akan dipinjamkan pakaian pengrajin senbei secara gratis. Aktivitas ini dapat diikuti oleh siapa saja karena kita tidak perlu melakukan reservasi. Hanya dengan biaya hanya sebesar 324 yen (sudah termasuk pajak), kita membawa pulang 2 buah senbei yang kita buat sendiri. Rasa senbei yang kita buat sendiri pastilah sangat enak.

2. Membuat “Kyogashi” di Kanshundo: Menikmati Seni dengan Mata dan Lidah (Kyoto)

jexperience_japan_20160125c-700x466

Sumber foto: Sedap Dipandang dan Dimakan, Pengalaman Membuat “Kyogashi” di Kanshundo, Kyoto

Kyoto adalah kota yang terus menjaga budaya tradisional Jepang. Di Kyoto ada banyak jajanan tradisional khas yang hanya bisa ditemui di Kyoto, salah satunya adalah wagashi (kue tradisional Jepang) yang terkenal akan keindahan dan kelezatannya. Di kedai wagashi bernama Kanshundo yang sudah ada sejak zaman dahulu ini, selain menjual wagashi sesuai musim, dibuka pula “Kelas Membuat Wagashi” (biayanya sebesar 2.160 yen).

Teks panduan yang berisi penjelasan mengenai wagashi memang ditulis dalam Bahasa Jepang, namun kita tidak perlu khawatir karena ada bahasa pendukung lainnya juga seperti bahasa Inggris, bahasa Korea, dan bahasa Mandarin sederhana. Setelah membuat sendiri wagashi yang bernilai seni tersebut, di akhir kelas kita bisa menikmatinya bersama matcha (teh hijau).

Kelas wagashi ini dibuka 4 kali sehari di dua tempat, yaitu Kuil Kiyomizu di Higashiyama dan Taman hutan bambu Sagano di Arashiyama. Apakah Anda tertarik untuk menambahkan aktivitas ini ke dalam jadwal tur Anda?

Artikel terkait: Sedap Dipandang dan Dimakan, Pengalaman Membuat “Kyogashi” di Kanshundo, Kyoto

3. Ashiyu dan Teyu: Mencoba Pengalaman Onsen yang Praktis (Kanazawa)

jexperience_japan_20160125d-700x466

Sumber foto: Pemandian Kaki dan Tangan Wakura Onsen, Tidak Sekedar Menghangatkan

Salah satu kegiatan yang ditunggu-tunggu saat berwisata di Jepang adalah onsen. Tetapi tidak sedikit turis mancanegara yang merasa sungkan untuk berendam tanpa mengenakan sehelai kain pun di depan orang lain. Bagi Anda yang juga merasa seperti itu, kami merekomendasikan untuk mencoba ashiyu dan teyu (pemandian kaki dan tangan). Ini adalah salah satu jenis onsen dan sesuai dengan namanya kita akan menghangatkan diri dengan cara memasukkan kaki dan tangan ke dalam air hangat.

Di Wakura Onsen, Prefektur Ishikawa terdapat banyak lokasi pemandian kaki dan tangan yang dapat dinikmati oleh siapa saja secara gratis. Salah satu yang kami rekomendasikan adalah onsen “Tsumakoibune no yu” yang ada di dalam Yuttari Park. Onsen ini memiliki bangunan beratap dan kita dapat menenangkan hati dan badan sambil memandangi lautan luas di hadapan kita. Untuk teyu yang lebih praktis dibandingkan ashiyu, Anda bisa menggunakan onsen yang ada di Taman Bentenzakigensen. Di sini Anda bisa membuat telur rebus dengan telur yang Anda bawa sendiri dalam waktu sekitar 15 menit. Bagaimana jika Anda mampir kemari di tengah perjalanan wisata Anda?

Artikel terkait: Pemandian Kaki dan Tangan Wakura Onsen, Tidak Sekedar Menghangatkan

4. Zazen di Kuil Ryosokuin: Waktu yang Tenang untuk Memperbaiki Diri (Kyoto)

jexperience_japan_20160125a-700x429

Sumber foto: 【雨の日】京都「両足院」で座禅体験。雨音すら聴こえない境地へ

Di Kuil Kenninji Ryosokuin di Kyoto Gion yang terkenal dengan maiko dan geisha, kita dapat mencoba aktivitas zazen dengan membayar 1.000 yen. Zazen adalah salah satu latihan konsentrasi dalam ajaran agama Buddha dengan cara duduk dalam postur tubuh yang baik.

Waktu untuk melakukan zazen kira-kira 60 menit. Setelah mendengarkan penjelasan tentang cara duduk dan pernapasan, kita akan melakukan zazen selama 25 menit di depan taman bergaya Jepang yang indah. Lalu, kita akan mendengarkan nasihat dari pendeta sambil menikmati teh sekitar 10 menit. Tentunya ini merupakan waktu yang bermakna untuk melepaskan berbagai macam kekhawatiran dan perasaan kita, bukan?

5. Memasak Makanan Jepang: Mencoba Memasak Masakanan Khas Rumahan Bersama Keluarga (Osaka)

jexperience_japan_20160125e

Sumber foto: 大阪の料理教室「Eat Osaka」〜日本食を作って食べて学ぼう〜

Setelah menikmati kuliner khas Jepang, bagaimana jika Anda mencoba berpartisipasi di kelas masakan khas rumah Jepang.

Tempat kelas memasak “Eat Osaka” yang ada di Osaka ini hanya rumah pribadi biasa. Kita bisa berpartisipasi bersama anggota keluarga dalam kelas memasak ini selama 2 jam setengah (biaya untuk dewasa 6.500 yen, anak-anak umur 6-12 tahun 5.500 yen). Kita tidak perlu khawatir dalam berkomunikasi karena guru memasak di sini dapat berbicara dalam bahasa Inggris. Masakan yang diajarkan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat meskipun di luar Jepang sehingga walaupun kita pulang ke negara asal, kita tetap bisa memasak masakan yang telah diajarkan di sini tanpa memerlukan persiapan khusus.

Memang kita bisa merasa cukup puas dengan hanya melihatnya saja, namun dengan mencoba langsung tentunya kenangan dan kesenangan yang kita dapat akan semakin berlipat ganda. Jangan sampai Anda melewatkan kesempatan ini saat Anda berwisata ke Jepang, dan pastikan untuk mencoba tantangan-tantangan ini!

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait