Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

(Kyoto) 1000 Tahun Bertemu dengan Dewa, 3 Hal yang Harus Dilakukan di Kuil Imamiya
  • (Kyoto) 1000 Tahun Bertemu dengan Dewa, 3 Hal yang Harus Dilakukan di Kuil Imamiya

(Kyoto) 1000 Tahun Bertemu dengan Dewa, 3 Hal yang Harus Dilakukan di Kuil Imamiya

Kyoto 2016.03.23 Simpan

Diterjemahkan oleh Rus Harminanti

Ditulis oleh Anna Namikawa

LINE

imamiya_20160202a-700x465

Pada saat turun di halte bus “Funaokasan” Kota Kyoto, di sebelah halte ada kedai kopi “Hoshimoto Coffee”, di ujung kedai ini saat belok ke kiri akan muncul gerbang torii yang megah.

Bagi orang yang tidak tahu area tersebut pasti akan bertanya “Kenapa di tempat seperti ini ada gerbang torii?”.

Sekitar 800 meter dari gerbang torii ini terdapat gerbang torii Kuil Imamiya. Kuil ini adalah kuil kuno yang memiliki sejarah lebih dari 1.000 tahun.

Kuil Imamiya, “Pertemuan” 1000 Tahun dengan Dewa

imamiya_20160202b

Pada zaman dahulu di Kyoto terdapat sebuah wabah epidemi. Untuk menghentikan wabah ini, di Murasakino, Kyoto dibangunlah Kuil Imamiya. Kuil ini telah berdiri sejak tahun 994, dan sejak tahun itu pula setiap tahun di sini diadakan Ritual Shinji.

imamiya_20160202c

Ketika mengunjungi Kuil Imamiya, selain memohon kesehatan, umur panjang, lancar jodoh, dan keberuntungan, banyak juga yang memohon untuk diberkahi dengan “Tama no Koshi”.

Tama no Koshi adalah permohonan agar bisa menikah dengan lawan jenis yang kaya.

Dulu di Kuil Imamiya hidup seorang wanita yang bernama Otama. Sebelum menjadi istri seorang shogun, Otama merupakan putri seorang penjual sayur. Berasal dari cerita tersebut nama “Kuil Imamiya” memiliki makna jika beribadah di kuil ini akan diberkahi dengan tandu emas (sebagai simbol kekayaan).

Selanjutnya, kami akan memperkenalkan 3 hal yang dapat dilakukan di Kuil Imamiya.

1. Mencari Peruntungan dengan Ahokashi-san!

imamiya_20160202e

Gambar di atas adalah batu yang disebut Ahokashi-san. Pada zaman dahulu, batu berat ini disebut “Aho” (yang berarti bodoh), dan jika menyebutnya “Kashikoi” (yang berarti pintar) batu ini akan menjadi semakin ringan. Dari anekdot itulah batu ini kemudian disebut “Ahokashi-san”. Dengan mengusap-usap batu ini sebanyak 3 kali, seluruh hal buruk dan penyakit di tubuh Anda akan segera sembuh.

Selain itu, batu ini juga disebut-sebut dapat mengabulkan permohonan. Pertama-tama Anda harus mengusap batu tersebut dengan telapak tangan Anda sebanyak 3 kali lalu angkat batu tersebut, kemudian diletakkan kembali. Selanjutnya sambil mengucapkan keinginan Anda di dalam hati, usaplah batu tersebut 3 kali lalu angkat batu tersebut kembali. Menurut mitos, apabila saat batu ini diangkat yang kedua kalinya terasa lebih ringan dibandingkan dengan saat diangkat pertama kali, maka keinginan Anda akan terkabul. Pastikan Anda mencoba mengangkatnya.

2. Mencari Souvenir di Pasar Loak

imamiya_20160202g

Selain itu, di Kuil Imamiya setiap tanggal 1 diadakan pasar loak yang menjual barang-barang kerajinan di kota ini (kecuali bulan Mei).

imamiya_20160202h

Jika Anda beruntung, Anda dapat membeli berbagai barang seperti bonsai kecil dan peralatan makan tua, kipas lipat, dan pouch.

3. Mencoba Membandingkan Rasa “Aburi Mochi” yang Terkenal

imamiya_20160202i
imamiya_20160202j

Di sebelah tenggara kuil terdapat jembatan berwarna merah terang. Jika terus berjalan melewati jembatan ini menuju gerbang timur, Anda akan menemukan 2 kedai makanan yang bisa Anda kunjungi.

Kedua kedai ini menjual “Aburi Mochi”. Aburi mochi adalah mochi yang ditaburi kinako (tepung kedelai) kemudian dipanggang memakai arang. Jenis camilan ini biasa dimakan bersama miso.

Kedua kedai ini mematok harga 500 yen per porsinya. Kemudian, kedua kedai ini buka dari jam 10.00-17.00 dengan hari libur di hari rabu.

Mari kita lihat ke dalam kedua kedai ini!

“Kazariya” yang Telah Berdiri Sejak Zaman Edo

imamiya_20160202k

Setelah keluar dari Kuil Imamiya, Anda akan langsung mendengar suara ceria yang berteriak-teriak. Kedai yang di sebelah kanan adalah “Kazariya”, merupakan kedai yang sudah memiliki sejarah sejak zaman Edo.

imamiya_20160202l

Setelah melewati suara-suara tersebut kita mari kita masuk ke dalam kedai!

imamiya_20160202m

Hanya dengan melihat mochi yang sedang dipanggang di dalam kedai saja sudah bisa menggugah nafsu makan kita.

imamiya_20160202n

Di kedai ini rasa miso putihnya sangat kuat, sangat cocok dengan rasa mochi yang manis.

“Ichiwa” Didirikan Tahun 1000

imamiya_20160202o

Selanjutnya kita akan pergi ke kedai di seberangnya yaitu kedai “Ichiwa”.

imamiya_20160202q

Kedai ini telah berdiri sejak tahun 1000. Merupakan pelopor dari “mochi panggang dengan rasa original yang tidak pernah berubah yang hidup bersama dengan Kuil Imamiya”.

imamiya_20160202r

Rasa mochi yang sedikit manis dan renyah ini tidak pernah berubah sejak pertama kali ada sampai sekarang.

imamiya_20160202s

Selain itu, di sini kita bisa melihat sumur yang sudah ada sejak zaman Heian (abad ke 8 – 12 masehi).

Mana yang Lebih Enak?

Kedua kedai tersebut mengapit jalan dan terlihat percikan api dari tempat pembakaran mochi. Meskipun kami sudah mencoba membandingkan rasa dari kedua kedai tersebut, tapi sebenarnya keduanya sama-sama enak. “Kazariya” memiliki miso putih dengan rasa yang kuat, sedangkan “Ichiwa” memiliki mochi dengan rasa yang manis dan lembut. Atau, Anda juga bisa seperti kami, mencoba membandingkan rasa kedua kedai ini.

Makanan yang disajikan di sini tidak mengandung bahan pengawet, sehingga meskipun tidak tahan lama, memiliki rasa yang hanya dapat Anda temukan di sini. Jadi pastikan Anda mencoba sendiri kelezatan di kedua kedai ini.

Informasi

Kuil Imamiya

Alamat: 21 Murasakinoimamiya-cho, Kita-ku, Kyoto-shi, Kyoto-fu
Jam buka resepsionis: 9.00 – 17.00
Fasilitas Wi-Fi: -
Bahasa: -
Bahasa pada menu: -
Halte bus terdekat: bus kota jalur / nomor 46 turun di halte “depan Kuil Imamiya” / 1, 12, 204, 205, 206, utara 8, M1 “Gunung Funaoka” turun berjalan kaki 7 menit (di sini Anda bisa melewati torii)
Informasi keagamaan: Shinto
Nomor telepon: 075-491-0082
Situs resmi: 今宮神社

Aburi Mochi di Kazariya

Jam buka: 10.00 – 17.00
Hari libur: hari Rabu
Kartu kredit: -
Fasilitas Wi-Fi: -
Bahasa: -
Bahasa pada menu: -
Kisaran harga: mulai dari 500 yen

Aburi Mochi di Ichiwa

Jam buka: 10.00 – 17.00
Hari libur: hari Rabu
Kartu kredit: -
Fasilitas Wi-Fi: -
Bahasa: -
Bahasa pada menu: -
Kisaran harga: mulai dari 500 yen

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE