Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Wajib Tahu: Sejarah dan Serba-serbi “Hanami”
  • Wajib Tahu: Sejarah dan Serba-serbi “Hanami”

Wajib Tahu: Sejarah dan Serba-serbi “Hanami”

2016.03.14 Simpan

Hanami adalah kegiatan menikmati keindahan bunga yang sedang mekar di bawah pohon pada musim semi.

Diterjemahkan oleh Emmy

Ditulis oleh k_yamamuro

LINE

Hanami adalah kegiatan menikmati keindahan bunga yang sedang mekar di bawah pohon pada musim semi. Mungkin kebanyakan orang akan berpikir hanami berkaitan dengan bunga sakura. Namun, sebenarnya menikmati keindahan bunga lainnya seperti bunga plum dan bunga persik juga disebut dengan hanami.

Awalnya orang-orang mengadakan acara kompetisi membuat waka (puisi klasik Jepang) di bawah pohon sakura. Namun, saat ini kegiatan yang umum dilakukan adalah mengagumi bunga sambil makan dan minum.

4514094377_5f96140797_b

Sumber foto oleh smashrockgirl di Flickr

Asal Mula dan Sejarah Hanami

2374058046_b61f4d275a_b

Sumber foto oleh malfet_ di Flickr

Ada 2 versi cerita asal-usul hanami. Pertama adalah kegiatan hanami berdasarkan ajaran agama Buddha. Sejak dahulu ada sebuah cara yang digunakan para petani untuk memprediksi hasil panen dan menetapkan waktu menebar benih, yaitu dengan melihat bagaimana bunga sakura mekar.

Lalu yang kedua, kegiatan hanami pada zaman dahulu sama seperti kegiatan sekarang, yaitu berbentuk perayaan dengan makan bersama. Kegiatan ini berasal dari kalangan keluarga bangsawan dan bahkan sejarah ini tercatat dalam buku catatan kuno Jepang.

Sebagai contoh, dalam buku kumpulan puisi “Manyoshu” yang dipublikasikan pada tahun 783 terdapat banyak puisi klasik Jepang yang bertemakan bunga. Pada masa tersebut bunga plum lebih sering digunakan dalam puisi daripada bunga sakura. Puisi yang menggunakan kata bunga plum jumlahnya ada sekitar 2 kali lebih banyak dibandingkan puisi tentang bunga sakura.

2311742695_a01da93fb9_b

Bunga plum memiliki ciri khas bentuk yang lebih bulat dibandingkan bunga sakura.

Sumber foto oleh y_katsuuu di Flickr

Lalu di dalam buku-buku yang diterbitkan selanjutnya seperti “Kokin Wakashu” dan “Genji Monogatari”, terdapat kisah yang menggambarkan kegiatan hanami di bawah pohon sakura. Sejak saat itulah hanami dikenal secara luas sebagai kegiatan mengagumi bunga sakura.

Bunga Shidarezakura di Kuil Daigo. Ini adalah tempat terbaik untuk melihat bunga sakura di Kyoto.

Bunga Shidarezakura di Kuil Daigo. Ini adalah tempat terbaik untuk melihat bunga sakura di Kyoto.

Sumber foto oleh T.Kiya di Flickr

Seiring berjalannya waktu, tradisi hanami yang pada awalnya berasal dari kalangan keluarga bangsawan pun mulai dilakukan oleh kalangan samurai serta masyarakat luas dan berlanjut hingga saat ini.

Jadwal Mekar dan Jenis-jenis Bunga Sakura

8625572015_df15b6e64a_b

Sumber foto oleh woofiegrrl di Flickr

Musim mekarnya bunga sakura berubah-ubah sesuai dengan iklim tiap tahunnya. Pada musim semi tahun 2016, bunga sakura di wilayah Tokyo diprediksi akan mulai mekar sejak tanggal 26 Maret, sedangkan di wilayah Kyoto dan Nara mulai tanggal 28-29 Maret. Bunga sakura akan mekar seluruhnya sekitar satu minggu sejak mulai mekar dan diperkiraan akan terjadi pada awal bulan April.

Foto di atas adalah Someiyoshino, yaitu jenis bunga sakura yang paling banyak terlihat di Jepang. Bunga ini merupakan jenis bunga sakura yang dikembangkan di Tokyo sekitar tahun 1860.

Artikel terkait: Waktu yang Tepat Untuk Menyaksikan Bunga Sakura di Jepang

 

13816721203_6195c5db1b_b

Sumber foto oleh Yoshikazu TAKADA di Flickr

Foto di atas adalah bunga sakura jenis Satozakura. Bunga ini disebut juga Yaezakura karena kelopak bunganya yang bertumpuk-tumpuk. Dibandingkan dengan Someiyoshino, waktu mekar Satozakura lebih lambat. Untuk wilayah Tokyo dan sekitarnya diperkirakan akan mekar sekitar pertengahan hingga akhir bulan April.

3392547728_ca317655a2_b

Sumber foto oleh slash__ di Flickr

Selanjutnya adalah bunga yang mekar 1 bulan lebih cepat daripada Someiyoshino, yaitu Shidarezakura. Bunga ini mekar dalam keadaan batang cabangnya menggantung ke bawah. Bunga ini dapat tumbuh dalam jangka panjang, bahkan di Prefektur Tokushima ada Miharutakizakura, pohon Shidarezakura tua yang sudah tumbuh lebih dari 1000 tahun. Selain di Kuil Daigo, bunga ini dapat dijumpai juga di daerah lain di wilayah Kyoto. Sedangkan di Tokyo, Anda dapat melihat bunga ini di Taman Rikugien yang ada di daerah Komagome.

Benda-Benda yang Harus Dibawa Saat Hanami

IMG_1107-1024x6821

Sumber foto: (SAKURA) 15 Kebutuhan Hanami yang Wajib Dipersiapkan!

Benda yang wajib dibawa saat hanami adalah alas untuk tempat duduk. Kita bisa membawa terpal seperti yang ada dalam foto di atas. Selain bisa digunakan untuk banyak orang, terpal seperti ini juga tahan air sehingga kita bisa tenang melakukan hanami.
Tidak lupa kita juga harus membawa makanan dan minuman agar piknik semakin meriah! Agar mudah membagi makanan dan minuman, siapkan juga peralatan makan seperti piring dan gelas, garpu, serta sumpit. Selain itu, jangan lupa untuk membawa lap kertas dan plastik sampah, ya.

Spot Terkenal untuk Melakukan Hanami di Kota Tokyo

Pemandangan kegiatan hanami di Taman Yoyogi

Pemandangan kegiatan hanami di Taman Yoyogi

Sumber foto oleh kalleboo di Flickr

Spot yang terkenal untuk hanami di kota Tokyo adalah Taman Yoyogi, taman luas di dekat Harajuku, dan barisan pohon sakura di sisi Sungai Meguro sepanjang 3,8 km aliran sungai yang berjumlah lebih dari 800 pohon. Pada saat musim mekar bunga sakura, orang-orang di semua daerah akan bersuka ria. Selain itu, saat hanami kita juga bisa berkomunikasi santai dengan orang-orang Jepang.

Shidarezakura di Taman Rikugien

Shidarezakura di Taman Rikugien

Sumber foto oleh marumeganechan di Flickr

 

 

 

 

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE