Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Daihonzan Narita-san: Budaya, Tradisi, dan Tempat Bersemayamnya Dewa Dewi

Daihonzan Narita-san: Budaya, Tradisi, dan Tempat Bersemayamnya Dewa Dewi

Daihonzan Narita-san: Budaya, Tradisi, dan Tempat Bersemayamnya Dewa Dewi

Diterjemahkan oleh Hendri Zuliastutik

Ditulis oleh Kazuki Tsuchido

Chiba 2014.07.16 Simpan

Di tempat lain yang berbeda dengan bandara udara internasional Narita, ada sebuah kuil yang memancarkan suasana yang tenang dan takjub. Dari stasiun Narita perlu waktu sekitar 10 menit jalan kaki. Itulah "Daihonzan Narita-san".

Diterjemahkan oleh Hendri Zuliastutik

Ditulis oleh Kazuki Tsuchido

Di tempat lain yang berbeda dengan bandara udara internasional Narita, ada sebuah kuil yang memancarkan suasana yang tenang dan takjub. Dari stasiun Narita perlu waktu sekitar 10 menit jalan kaki. Itulah "Daihonzan Narita-san".

Keunggulan Kuil Shinshoji Narita-san

Kuil ini dibangun pada zaman Heian atau pada akhir abad ke-8 sehingga kuil ini memiliki sejarah panjang lebih dari 1000 tahun. Pada waktu hatsumode (kunjungan pertama kali ke kuil di tahun baru), banyak orang datang berkunjung bahkan mencapai kira-kira 3 juta orang. Jumlah sebanyak itu menjadikan Narita sebagai tempat yang membanggakan karena menduduki peringkat kedua di seluruh Jepang setelah Meiji Jingu.

Satu hari saja tidak mencukupi melihat area kuil yang luas ini. Kuil yang menggambarkan kelestarian budaya dan sejarah agama budha.

Sebuah Kekayaan Budaya dan Banyak Jumlahnya Didirikan di Mana-Mana

Dalam area yang luas itu berjajar kuil utama. Ini menunjukkan bahwa betapa berharganya kekayaan budaya itu.

Sesampainya di situ, yang pertama nampak dalam pandangan mata adalah pintu masuk atau pintu gerbang "Sou-mon". Sejak dibukanya kuil hingga saat ini, gerbang ini telah berdiri 1070 tahun lebih.

Melalui gerbang ini mari kita menginjakkan kaki ke dunia yang berkesinambungan dengan zaman Heian.

Setelah melewati pintu gerbang utama, gerbang Niou menyambut kita.

Ini juga bagian dari kekayaan budaya. Ada raksasa penjaga gerbang berdiri menghadang di sebelah kiri dan kanan pintu gerbang.

Seperti "time travel", sosok yang berwibawa, diselimuti atmosfer yang keramat hingga membuat merinding.

Pada bangunan yang lain, kita harus menaiki undak-undakan. Didalamnya ada sebuah simbol Narita-san yaitu bangunan kuil utama Daihondo. Banyak orang datang berkunjung untuk bersembahyang. Setelah masuk ke dalam kuil pengunjung bisa bersembahyang.

Menyisiri jalan, sisi samping tampak menara berlapis (Sanju no To) yang gemerlapan.

Sesudah itu ada sebuah kuil Shakado. Sebelum dibangun kuil utamanya saat ini, kuil biara adalah kuil utamanya.

Kemudian ada "Komyo do"(kuil harapan), yaitu kuil yang mendatangkan keuntungan dalam percintaan atau perjodohan. Kuil ini telah dibangun jauh sebelum "Shakado". Kuil itu merupakan kuil tertua. Setiap bulan Mei, obor di sekitar panggung dinyalakan dan diadakan pementasan salah satu drama "Noh".

Setelah melihat semua kekayaan budaya yang berharga ini dalam kuil, ada sesuatu yang menguatkan dan menyejukkan hati.

Yang terakhir adalah sebuah menara perdamaian (Heiwa no To). Di sini setiap waktu diadakan latihan puasa dan belajar kitab suci. Silakan mencoba bagi yang berminat.

Taman Narita-san yang Menyegarkan

Sesampainya di menara perdamaian, di area bawah sini ada penghijauan yang sangat luas. Inilah taman Narita-san.

Setiap kali jalan-jalan saya biasanya berjalan sambil mendengarkan lagu. Tetapi ketika saya berkunjung ke sini saya melepaskan headset dan mendengarkan kicauan burung ataupun suara aliran air yang sangat alami. Berjalan dan berjalan lagi sungguh menentramkan hati.

Luasnya area Narita-san memungkinkan tidak bisa melihat sampai ke sudut- sudut halaman kuil. Yang pertama, berjalanlah mengikuti rute jalan yang ada, silakan mengunjungi tiap-tiap bangunan utama kuil.

Karena tempatnya yang relatif dekat dengan bandara udara internasional Narita meskipun tidak punya cukup waktu dibandingkan wisata dalam kota, tetapi daripada hanya menghabiskan waktu dalam bandara yang mungkin membosankan, maka silakan mencoba melangkahkan kaki menuju Narita- san.

Informasi

Daihonzan Narita-san

Alamat: Chiba-ken, Narita-shi, Narita 1.
Waktu ziarah: dalam area halaman buka 24 jam, dalam bangunan utama kuil kira- kira sampai jam 15.30.
Hari libur: tidak ada
Bahasa penunjang: Jepang dan Inggris.
Stasiun terdekat: Stasiun JR Narita
No telepon: 0476-22-2111
Situs resmi: http://www.naritasan.or.jp/english/index.html (Bahasa Inggris)

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait