Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Hamparan Laut Hijau yang Menakjubkan! Tsunoshima, Destinasi Wajib di Yamaguchi-ken
  • Hamparan Laut Hijau yang Menakjubkan! Tsunoshima, Destinasi Wajib di Yamaguchi-ken

Hamparan Laut Hijau yang Menakjubkan! Tsunoshima, Destinasi Wajib di Yamaguchi-ken

Yamaguchi 2016.04.07 Simpan

Pembahasan tempat-tempat menarik dan kuliner di Tsunoshima

Diterjemahkan oleh Awang Saputra

Ditulis oleh Ai Yoneda

LINE

Sejauh mata memandang, Anda akan melihat hamparan laut berwarna hijau zamrud yang menenangkan. Tahukah Anda ada pemandangan seperti ini di Jepang?

Pada edisi "Tempat Menakjubkan di Dunia yang Wajib Dikunjungi" kali ini, kami akan memperkenalkan tempat di posisi nomor tiga di dunia dan posisi nomor satu di Jepang, yaitu Tsunoshima, di Shimonoseki-shi, Yamaguchi-ken. Kami akan membahas hal mengenai Jembatan Tsunoshima, kulinernya, dan lain-lain.

tsunoshima_20160302_k 2

Tsunoshima berada di sebelah barat laut Shimonoseki-shi, Yamaguchi-ken. Foto di atas menunjukkan Tsunoshima Ohashi, jembatan yang menghubungkan Honshu dengan Pulau Tsunoshima. Oleh karena bentuk kedua ujung jembatan ini menyerupai tanduk sapi, maka tempat ini diberi nama "Tsunoshima" (tsuno: tanduk, shima: pulau).

Rahasia dari warna hijau zamrud ini adalah pasirnya. Pasir pantai di Jepang pada umumnya berwarna abu-abu atau warna gelap lainnya karena merupakan pecahan batu atau karang. Sedangkan pasir pantai di Tsunoshima terlihat berwarna putih karena tercampur dengan pecahan kulit kerang. Pasir putih ini memantulkan cahaya matahari sehingga air laut di sana berwarna biru kehijau-hijauan.

Sejak diresmikannya Tsunoshima Ohashi ini pada tahun 2000, orang-orang mulai tertarik dengan keindahan pemandangan tempat ini. Tak heran Tsunoshima sering dijadikan latar serial drama maupun iklan.

Nah, mari kita telusuri apa saja yang terdapat di Tsunoshima!

tsunoshima_20160302_h 3

Foto di atas adalah kapel atau gereja yang dibangun sebagai setting dalam film "Yokkakan no Kiseki". Kapel ini memiliki peran penting di film tersebut. Setelah selesai shooting, kapel ini sengaja tidak dibongkar.

Anda bisa menikmati pemandangan kapel dan laut sekaligus karena kapel ini dibangun dekat dengan laut. Di musim panas, banyak orang pergi berenang atau berkemah di pantai yang berada di sebelahnya.

tsunoshima_20160302_l 4

Selain itu, sampai saat ini orang-orang menjadikan toilet yang berada di kapel ini sebagai toilet umum.

tsunoshima_20160302_i 5

Di dekat kapel tersebut terdapat Tsunoshima Shizenkan (Museum Alam Tsunoshima). Di sini kita bisa mempelajari ekosistem di sekitar Tsunoshima. Di dalamnya terdapat sampel tulang dari Paus Tsunoshima (spesies paus yang baru ditemukan pada tahun 1998), jenis-jenis kerang dari berbagai tempat di dunia, dan lain-lain. Biaya masuk museum ini adalah 200 yen.

tsunoshima_20160302_b 6

Jika kita menelusuri Tsunoshima lebih dalam lagi, kita bisa melihat sebuah mercusuar yang menjadi simbol pulau ini. Mercusuar yang dibangun pada tahun 1876 ini adalah mercusuar bergaya barat pertama yang dibangun di Jepang. Struktur dinding batu mercusuar ini terlihat serasi dengan pemandangan sekitarnya.

Setelah mendaki tangga spiralnya, mata kita akan dimanjakan dengan suguhan pemandangan yang menakjubkan dari Tsunoshima dan lautan yang mengelilinginya. Untuk bisa memasuki mercusuar ini, Anda hanya perlu membayar 150 yen.

tsunoshima_20160302_c 7

Agak jauh di depan mercusuar, terdapat sebuah torii (foto atas).

tsunoshima_20160302_d 8

Kita juga bisa menemukan pemandangan yang jarang ditemui berupa kumpulan dinding atau pagar dari tumpukan batu.

tsunoshima_20160302_e 9

Jika kita melewati torii itu sampai ke dalam, kita akan menemukan kuil kecil yang dibangun dari tumpukan batu. Foto di atas menunjukkan sebuah papan nama dari batu yang bertuliskan dewa laut "Ryujin" (dewa naga).

tsunoshima_20160302_g 10

Setelah berkeliling pulau, tentunya kita merasa lapar. Saatnya untuk mencicipi kuliner seafood yang berada di Tsunoshima! Di dekat mercusuar tadi, terdapat banyak lapak yang menjajakan makanan laut segar. Kita bisa menikmati olahan hasil laut yang dibakar ataupun yang lainnya.

Di sekitar situ, terlihat banyak cumi-cumi yang dikeringkan. Yang unik adalah cumi-cumi itu dijemur di alat yang berputar dengan cukup kencang. Sungguh pemandangan yang menarik.

tsunoshima_20160302_f 11

Foto di atas adalah ikayaki (cumi bakar) seharga 500 yen yang dibeli di salah satu lapak di sana. Aromanya yang memikat dan rasa asin yang pas membuat kita ingin membelinya lagi.

IMG_8706 12

Di sebuah restoran yang terdapat di sana, kita bisa menikmati sashimi yang tentunya juga terbuat dari hasil laut yang segar. Hidangan itu terdiri dari irisan daging ikan yang berwarna merah dan sazae (kerang turban) yang memiliki tekstur renyah.

Tak perlu jauh-jauh ke Okinawa, Anda bisa menikmati hamparan laut berwarna hijau di Honshu. Tempat itu adalah Tsunoshima. Janganlah ragu untuk menyempatkan diri berkunjung ke Tsunoshima jika Anda sedang berada atau berencana ke Yamaguchi-ken.

Informasi

Tsunoshima

Alamat: Tsunoshima, Shimonoseki-shi, Yamaguchi-ken
Jam buka: -
Hari libur: -
Fasilitas Wi-Fi: -
Kartu kredit: -
Bahasa: -
Bahasa pada menu: -
Stasiun terdekat: Stasiun JR Kottoi
Akses: 23 menit dengan bus Blue Line jurusan Tsunoshima (dari Stasiun JR Kottoi)
Kisaran harga: -
Informasi keagamaan: -
Nomor telepon: -
Situs resmi: -

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE