Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Menikmati Camilan Lezat Khas Jepang dan Shigaraki di Bonsai cafe GRADO, Sumiyoshi!

Menikmati Camilan Lezat Khas Jepang dan Shigaraki di Bonsai cafe GRADO, Sumiyoshi!

Osaka 2017.01.20 Simpan

Di area perumahan kuno Osaka, Sumiyoshi terdapat sebuah kafe unik, Bonsai cafe GRADO. Di sini Anda dapat menikmati camilan khas Jepang serta kerajinan tradisional Jepang.

Diterjemahkan oleh Rus Harminanti

Ditulis oleh Osawa Kumi

LINE

※Kafe ini sedang berhenti beroperasi (informasi 9 September 2019).

Sumiyoshi terletak di Kota Osaka bagian selatan. Area ini merupakan area perumahan yang tenang dengan suasana tempo dulu-nya. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh kuil tua, Kuil Sumiyoshi Taisha yang berdiri di area ini. Kali ini, MATCHA akan mengajak Anda mengunjungi “Bonsai cafe GRADO”. Nama GRADO berasal dari bahasa Prancis yang berarti ‘gartitude’ atau ‘terima kasih’ yang sangat sesuai dengan atmosfer keramahan di tempat ini. 

th_osaka_bonsai_cafe_20160405t

GRADO ini dahulunya merupakan rumah yang dibangun 70 tahun yang lalu dan telah direnovasi ulang untuk dijadikan kafe Jepang. Lingkungan di sekitar kafe ini jauh dari hiruk-pikuknya tempat wisata maupun gedung-gedung sehingga pengunjung dapat menemukan suasana ‘keseharian Jepang’ di sini. 

th_osaka_bonsai_cafe_20160405b

Di bagian depan kafe berjajar bonsai kecil dalam pot. Semua bonsai tersebut bisa dibeli, tapi apabila ingin dibawa ke luar negeri bonsai tersebut harus dikarantina sesampainya di negara tujuan

th_osaka_bonsai_cafe_20160405c

Selain bonsai, ada juga papan penanda unik di depan kafe. Papan penanda itu berupa payung khas Jepang berwarna merah yang dibawahnya digantung noren (kain penanda toko) dengan tulisan kanji 氷旗 (dibaca hyoki). Papan penanda dengan tulisan hyoki ini maksudnya pada saat tersebut sudah dimulai musim penjualan kakigori (es serut Jepang) di kafe tersebut. 

th_osaka_bonsai_cafe_20160405d

Sebelum masuk ke kafe, mari kita lihat terlebih dahulu bonsai dan berbagai tanaman pot di depan kafe ini. Gambar di atas adalah tanaman ‘tokusa’ (paku ekor kuda). Tanaman ini biasanya tumbuh secara alami tapi semakin banyak orang yang menanam tanaman ini untuk dijadikan tanaman hias. 

th_osaka_bonsai_cafe_20160405e

Berikut adalah jenis bonsai paling populer yang juga merupakan salah satu jenis pinus, yaitu ‘cemara’. Oleh karena tanaman jenis ini bisa bertahan sekalipun di musim dingin sehingga tanaman ini dijadikan simbol umur panjang dan keberuntungan. 

Selanjutnya, mari kita cek ke dalam kafe!

th_osaka_bonsai_cafe_20160405f

Saat masuk ke dalam, pengunjung akan disambut dengan suasana tenang dari kombinasi sempurna perabot Jepang dengan perabot bergaya Barat. Pemilik kafe ini memperhatikan secara detail desain dan spesifikasi renovasi interior di dalam kafe. Bagi Anda yang datang bersama rombongan, Anda bisa duduk di sofa ini. 

th_osaka_bonsai_cafe_20160405s

Di bagian dalam kafe, Anda juga akan menemukan lampu tembikar yang unik ini. Kap lampu ini memakai bentuk ‘kyusu’, yaitu teko untuk membuat teh.

th_osaka_bonsai_cafe_20160405g

Apabila ingin menikmati waktu sendirian, bisa memakai kursi di konter yang ini.

th_osaka_bonsai_cafe_20160405h

Di berbagai sudut di sini Anda bisa menemukan banyak pajangan patung keramik ‘Shigaraki-yaki’ (※1). Seluruh keramik burung hantu yang lucu ini merupakan barang dagangan.

※1... Shigaraki-yaki adalah kerajinan gerabah tradisional Jepang yang berasal dari daerah Shigaraki, Prefektur Shiga.

th_osaka_bonsai_cafe_20160405i

Patung di atas berbentuk tanuki atau anjing rakun.

th_osaka_bonsai_cafe_20160405j

Di dalam kafe ini terdapat berbagai macam hiasan-hiasan kecil khas Jepang, bahkan ada juga buku kumpulan gambar-gambar bunga.

Selanjutnya, Mari Makan Camilan Khas Jepang Buatan Ibunda Sang Pemilik Kafe!

th_osaka_bonsai_cafe_20160405k

Setiap tahunnya pada akhir Maret sampai akhir Oktober, menu andalan di kafe ini adalah “Osaka Junsui Fuwafuwa Kakigori” (es serut lembut dari air murni Osaka). Di atas adalah menu “Ichigo Shizunami Red” (harga 800 yen termasuk pajak). Es serut ini dikombinasikan dengan susu kental manis dan sirup stroberi dari kebun buah Ishigami, Prefektur Shizuoka. Saat dimakan aroma manis asam dari stoberi berpadu dengan es serut yang dingin. Lezatnya es serut ini pastinya akan membuat ingin memakannya setiap hari. Harap dicatat, sirup stroberi ini edisi terbatas (tergantung musim panen stroberinya). 

Menu kakigori lainnya adalah “Yamematcha Kintoki” (800 yen termasuk pajak) dan “Miruku Kintoki” (700 yen termasuk pajak). 

th_osaka_bonsai_cafe_20160405l

Selain itu, ada juga menu sepanjang tahun yang menggunakan kanten (agar-agar Jepang yang dibuat dari alga merah) buatan sendiri yaitu “Sumiyoshi Anmitsu” (650 yen termasuk pajak). Untuk esnya bisa dipilih antara matcha, hojicha (teh bakar), atau vanila. 

Di sini juga tersedia menu makanan seperti “Nyuumen” (mi somen hangat). Jadi pastikan Anda mencoba datang ke kafe ini.

th_osaka_bonsai_cafe_20160405a

Selanjutnya, MATCHA akan memperkenalkan staf Kafe GRADO ini, yaitu Lynn (kiri) dan Becky (kanan). Keduanya berasal dari Taiwan dan ke Jepang menggunakan visa working holiday. Di kafe ini tersedia staf berbahasa Mandarin dan Inggris. Jika tertarik Anda bisa mencoba bertanya kepada mereka dengan bahasa Inggris mengenai pendapat mereka tentang Jepang atau rekomendasi tempat wisata. 

Akses ke Kafe GRADO

th_osaka_bonsai_cafe_20160405q

Kafe ini berada satu area dengan Kuil Sumiyoshi Taisha dan dapat diakses dengan jalan kaki 3-4 menit ke arah barat dari pintu keluar barat Stasiun Sumiyoshihigashi Jalur Nankai Koya.

th_osaka_bonsai_cafe_20160405r

Atau, jika Anda juga tertarik untuk naik kereta trem yang ada di Osaka sejak dulu, Anda bisa mencoba naik trem Hankai Tramway jalur Hankai kemudian turun di Stasiun Sumiyoshitorii-Mae. Selanjutnya melewati Kuil Sumiyoshi Taisha, lurus menuju pintu belakang dan Anda akan menemukan kafe ini. Selain itu, bisa juga Anda naik kereta jalur Nankai Main Line turun di Stasiun Sumiyoshitaisha

th_osaka_bonsai_cafe_20160405n

Sang pemilik, Pak Koyama ingin menyampaikan pesan, “Jika Anda ingin menikmati camilan manis asam khas Jepang dengan dikelilingi atmosfer kuno Jepang dan Kuil Sumiyoshi Taisha, silakan datang ke sini!”. Seperti yang terlihat pada gambar, di atas adalah Sumiyoshi Soribashi (jembatan lengkung Sumiyoshi) yang juga dikenal dengan nama “Jembatan Taikobashi”. Sebelum atau sesudah berkeliling Kuil Sumiyoshi Taisha sambil melewati jembatan tersebut, Anda dapat mencoba mampir ke Kafe GRADO untuk menikmati bonsai dan berbagai camilan lezat.

Informasi

Bonsai cafe GRADO, Sumiyoshi

Alamat: 2 Chome 15-29 Uesumiyoshi, Sumiyoshi-ku, Osaka-shi
Jam buka: 10.00-18.00 (Last Order 17.00)
Hari libur: Jumat, Sabtu, Minggu, hari libur, hari hatsutatsu atau hari istimewa untuk layanan ibadah di Sumiyoshi Taisha, apabila ada event tertentu, liburan tahun baru
Fasilitas Wi-Fi: -
Kartu kredit: -
Bahasa: Mandarin, Inggris
Bahasa pada menu: -
Stasiun terdekat: Stasiun Sumiyoshihigashi, Nankai Koya Line
Akses: berjalan kaki 3 menit dari pintu keluar barat Stasiun Sumiyoshihigashi
Kisaran harga: 350 - 900 yen
Informasi keagamaan: -
Nomor telepon: 06-7171-1314
Situs resmi: Bonsai cafe GRADO, Sumiyoshi

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE