Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Taman Nasional dengan Pemandangan Luar Biasa Unik di Kokonoe, Oita!
  • Taman Nasional dengan Pemandangan Luar Biasa Unik di Kokonoe, Oita!

Taman Nasional dengan Pemandangan Luar Biasa Unik di Kokonoe, Oita!

Oita 2016.07.30 Simpan

Kali ini kami akan memperkenalkan sebuah desa wisata di mana Anda dapat menikmati wisata 4 musim. Desa Kokonoe, di Prefektur Oita memiliki berbagai tempat wisata alam menakjubkan yang wajib Anda kunjungi.

Diterjemahkan oleh MATCHA-PR

Ditulis oleh MATCHA-PR

LINE

Tahukah Anda tempat wisata alam Jepang favorit para wisatawan Asia seperti Korea dan Thailand?

Tujuan wisata kali ini akan membawa Anda menikmati berbagai wisata alam sekaligus, mulai dari hiking di olle (※1), sampai aktivitas di salju yang sangat disukai wisatawan Asia Tenggara. Jepang memiliki sebuah lokasi wisata alam mempesona yang tidak akan Anda temukan di negara lain.

※1... Istilah olle berasal dari dialek Jeju yang berarti 'jalanan kecil menuju ke rumah'. Namun, olle ini kemudian terkenal sebagai tempat trekking dan hiking. Desa Kokonoe ini termasuk dalam Kyushu Olle yang merupakan sister version dari Jeju Olle di Korea.

Kali ini, kami akan memperkenalkan wisata alam dengan pemandangan 4 musim yang bisa diakses dari Asia, yaitu di Desa Kokonoe, Prefektur Oita.

Desa Kokonoe, Prefektur Oita, Desa yang Setengah Wilayahnya adalah Taman Nasional

ab11b0c92721f2219d3ee82c59469412-1024x682

Foto milik: Pemerintah Kokonoe

Desa Kokonoe terletak di bagian barat Prefektur Oita, memiliki kekayaan alam yang melimpah dan sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan dan padang. Perbedaan suhu di area ini sangatlah besar. Desa Kokonoe kadang bisa hangat dan panas seperti wilayah Kyushu pada umumnya, namun kadang juga bisa dingin seperti area utara Jepang (Tohoku).

Tempat ini dikatakan bisa mewakili seluruh alam Jepang.

Prefektur Oita dikenal sebagai "Prefektur Onsen" karena banyaknya pemandian air panas di sini. Jadi, di Desa Kokonoe ini pun juga terdapat banyak sumber mata air air panas.

Separuh wilayah desa ini masuk ke dalam area "Taman Nasional Aso Kuju" dan "Taman Kuasi Nasional Yaba-Hita-Hikosan", jadi pastinya Anda akan dapat melihat pesona alam yang menawan di sini.

Pegunungan Kuju dan Padang Lahan Basah Tadewara

miyamakirishima

Foto milik: Pemerintah Kokonoe

Pegunungan Kuju yang menjulang di bagian selatan desa disebut sebagai simbol dari Desa Kokonoe. Pada akhir bulan Mei sampai pertengahan Juni, pegunungan ini akan diselimuti dengan warna pink dari bunga miyama kirishima.

Miyama kirishima ditetapkan sebagai simbol Desa Kokonoe.

Namun di periode yang lain kecuali musim dingin, Anda bisa menemukan bunga-bunga lain seperti kisuge di musim panas atau matsumushiso pada musim gugur.

IMG_5409-1024x682

Foto milik: Pemerintah Kokonoe

Di area kaki gunung pegunungan ini terhampar Padang Lahan Basah Tadewara yang masuk di daftar Konvensi Ramsar (※2). Padang ini akan memberikan para wisatawan pesona alam yang berbeda tergantung musimnya.

※2... Konvensi Ramsar adalah perjanjian internasional untuk konservasi dan pemanfaatan lahan basah secara berkelanjutan.

Jalanan dan jalur pendakian di gunung ini selalu dirawat dengan baik sehingga tempat hiking ini bisa dinikmati oleh yang ingin hiking dengan santai ataupun ingin hiking dengan medan yang agak berat seperti hiking sungguhan.

IMG_7310-1024x682

Foto milik: Pemerintah Kokonoe

Meskipun tempat ini merupakan lahan basah yang subur dan indah pada musim panas, tapi kami juga merekomendasikan Anda untuk datang dan melihat pembakaran lahan di musim semi. Pembakaran bunga-bunga yang mekar di lahan basah ini sangatlah penting dilakukan untuk menjaga sifat alami lahan di sini.

Pada hari pembakaran lahan, di luar area pembakaran Anda akan dapat merasakan udara panas dan gemuruh dari proses pembakaran tersebut. Bagi Anda yang kuat hawa panas, silakan menonton dari dekat.

kokonoe_skii

Foto milik: Pemerintah Kokonoe

Di dekat area tersebut ada tempat menarik lainnya, yaitu "Resort Ski Taman Hutan Kuju". Di Kyushu hanya ada 3 tempat untuk bermain ski dan salah satunya adalah di sini. Kebanyakan wisatawan akan mencari tempat bermain salju saat berkunjung di Jepang, jadi tempat ini cocok untuk Anda kunjungi.

b740211480cc1093e6ab122d7ddcbc47-1024x682

Foto milik: Pemerintah Kokonoe

a9aabd6cf1c068a81f46fcd0df47fc44-1024x682

Foto milik: Pemerintah Kokonoe

478d801646f6873ee650152e2056f607-1024x682

Foto milik: Pemerintah Kokonoe

Merebus Telur di 'Neraka Komatsu'

Kokonoe-town_Oita-prefecture_15

Yang dimaksud 'neraka' di sini adalah area yang penuh dengan kubangan-kubangan kecil air panas. Di Prefektur Oita, 'neraka' yang terkenal adalah 'Neraka Beppu'. Namun, di Desa Kokonoe juga ada 'neraka', yaitu 'Neraka Komatsu'.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_42

Di atas permukaan tanah tersebar banyak bebatuan dan di area ini banyak keluar asap. Pemandangan ini terlihat seperti neraka. Bau belerang yang kuat seakan menempel di hidung Anda.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_20

Di 'Neraka Komatsu' ini, selain berjalan-jalan Anda wajib mencoba pengalaman 'Onsen Tamago Tsukuri' atau merebus telur di air panas. Dengan memanfaatkan air panas dari 'neraka' ini Anda dapat menghasilkan telur rebus yang lezat.

※Di area dekat Neraka Komatsu tidak dijual telur, jadi sebaiknya Anda sudah membawanya sendiri atau bisa membeli di hotel.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_47

Cara membuatnya cukup mudah. Anda tinggal menaruh telur yang dibawa ke dalam wadah yang sudah disediakan.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_37

Pasang wadah ke galah, kemudian perlahan masukkan ke dalam kubangan air panas dan tunggu sekitar 10 menit.  Pada saat temperatur sedang dingin atau setelah hujan, suhu air panas bisa turun jadi Anda harus menunggu sedikit lebih lama sampai telur Anda siap dinikmati.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_64

Nah, sudah selesai!! Anda juga bisa menaburkan sedikit garam di atasnya. Makanlah selagi masih hangat. Apabila putih telurnya sudah cukup matang dan kuning telurnya masih terasa lembut, ini adalah tesktur sempurna dari rebusan telur onsen.

Sensasi Pemandangan Luar Biasa dari Jembatan Gantung Besar "Yume" Kokonoe

Kokonoe-town_Oita-prefecture_245

Pada tahun 2006 landmark baru Desa Kokonoe selesai dibuat. Landmark ini adalah Jembatan Gantung Besar "Yume" Kokonoe (yume berarti mimpi). Seperti yang terlihat di gambar, terdapat tulisan kanji yang bila diartikan adalah jembatan gantung terbesar di Jepang.

Di Jepang, jembatan gantung ini adalah jembatan gantung yang paling tinggi. Ketinggiannya mencapai 173 m dari permukaan sungai yang mengalir di bawah jembatan ini.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_268

Saat Anda melihat ke bawah dari atas jembatan ini, Anda akan bisa mengira-ngira sendiri seberapa tingginya jembatan ini.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_251

Saat sedang menyeberang, kebanyakan orang akan berhenti untuk melihat pemandangan sekitar yang sangat indah. Satu hal yang wajib Anda lihat saat berada di jembatan ini adalah pemandangan pegunungan di sekitar jembatan yang luar biasa indah.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_258

Selain itu, pemandangan alam lain yang memikat dari atas jembatan ini adalah air terjun Shindo (memiliki 2 air terjun, yaitu Medaki dan Odaki) yang dapat Anda nikmati.

Sujiyu Onsen, Onsen dengan Pancuran Air yang Besar

Di Desa Kokonoe terdapat beberapa titik sumber mata air air panas sampai-sampai desa ini mendapat julukan Desa Onsen Kokonoe "Yume".

Salah satunya adalah yang terletak di dekat Neraka Komatsu dan Resort Ski Taman Hutan Kuju, yaitu Sujiyu Onsen. Sujiyu Onsen ini telah ada selama lebih dari 1.000 tahun dan telah menjadi sumber mata air panas bagi 30 lebih penginapan onsen.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_87

Salah satu kyodo yokujo (pemandian umum dengan gratis atau biaya murah), Yakushi-yu

Kokonoe-town_Oita-prefecture_89

Salah satu kyodo yokujo, Iwan-yu. Di kyodo yokujo ini, jadwal mandi untuk laki-laki dan perempuan saling bergantian hari.

Meskipun Anda bisa menginap sekaligus menikmati onsen di penginapan onsen, tapi kami sarankan Anda untuk mencoba kyodo yokujo. Sujiyu Onsen memiliki 3 tempat kyodo yokujo yang juga bisa digunakan oleh yang bukan tamu menginap.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_75

Bagian dalam pemandian Iwan-yu. Onsen indah yang menyatu dengan alam.

sujiyu_kokonoe

Foto milik: Pemerintah Kokonoe

Nah, fasilitas spesial dari onsen ini adalah Utase-yu (fasilitas pancuran air panas). Di sini terdapat pancuran air panas dengan ketinggian 3 m. Saat air pancuran mengenai bahu, selain bisa untuk menghangatkan tubuh, tubuh juga akan terasa seperti sedang dipijat. Pemandian dengan fasilitas pancuran berskala besar semacam ini termasuk langka di Jepang.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_91
Kokonoe-town_Oita-prefecture_96

Cara menggunakan pemandian campuran ini cukup mudah. Anda tinggal membeli medali (semacam koin) di mesin penjual otomatis, selanjutnya masukkan medali tersebut ke dalam mesin yang ada di depan pintu masuk. Saat masuk, silahkan perhatikan tata cara perilaku para pengunjung yang lain agar Anda tidak salah aturan, dan selanjutnya silahkan menikmati onsen ini.

※Jumlah medali yang dibutuhkan tergantung pada jenis pemandian yang digunakan.

Shiroi Inoshishi, Babi Putih Pembawa Kebahagiaan

Apakah Anda sudah pernah melihat babi hutan berwarna putih? Dalam film animasi buatan Studio Ghibli "Princess Mononoke" muncul babi hutan putih bernama "Okkotonushi". Namun sebenarnya, tidak ada varietas khusus babi hutan berwarna putih. Babi hutan putih ini adalah babi hutan biasa namun terlahir dengan warna putih atau albino.

Di Desa Kokonoe terdapat sebuah kuil untuk menyembah shiroi inoshishi tersebut. Namanya adalah Kuil Takara Hachimangu.

※Shiroi inoshishi jika diartikan di dalam bahasa Indonesia artinya babi hutan putih.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_431

Sedikit jauh dari kuil utama dibuat sebuah rumah yang didedikasikan untuk shiroi inoshishi.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_414

Di pintu masuk kuil kebanyakan, biasanya terdapat patung anjing penjaga 'Komainu', tapi patung penjaga di sini adalah babi 'Komainoshishi".

Kokonoe-town_Oita-prefecture_416

Ini adalah babi hutan putih itu! Anda dapat menemukan babi hutan putih ini di Kuil Takara Hachimangu yang ada di Gunung Takarayama. Belum lama ini, jumlah babi hutan putih di sini meningkat menjadi 6 ekor.

Mungkin saat pertama kali melihat babi hutan yang besar ini Anda akan sedikit ketakutan. Namun, jika Anda sudah berhasil memberi makan roti kepada babi ini, Anda akan bisa melihat kelucuan dari binatang ini.

Babi hutan putih ini dianggap sebagai pembawa kebahagiaan. Setelah Anda berkunjung ke kuil ini, semoga saja  babi hutan putih yang lucu-lucu ini dapat mendatangkan kebahagiaan bagi Anda.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_412

Restoren Kuliner Kokonoe "Bebenko"

Desa Kokonoe merupakan area yang masyarakatnya sebagian besar beternak dan bertani. Selain beternak sapi bungo, di dataran tinggi desa ini dibudidayakan berbagai tanaman sayuran dan blueberry. Jika Anda datang ke Desa Kokonoe, pastikan Anda mencoba produk pertanian di sini.

Kokonoe-town_Oita-prefecture_135

Kami ingin merekomendasikan restoran enak di desa ini, yaitu Noka Restaurant Bebenko. Restoran ini dikelola oleh para petani Desa Kokonoe.

Para petani ini tahu bahan terbaik untuk setiap masakan secara tepat sehingga restoran ini berhasil menyajikan masakan yang lezat.

Ngomong-ngomong, bebenko dalam dialek Prefektur Oita berarti "sapi yang masih anak-anak".

Kokonoe-town_Oita-prefecture_135_b

Di sini terdapat banyak menu, seperti steak sapi bungo yang lembut dan juicy, kroket hangat, serta es krim blueberry yang segar dan asam.

Lihat, coba, dan rasakan berbagai aktivitas unik di Desa Kokonoe!!!

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE