Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Informasi Dasar Gunung Fuji yang Wajib Diketahui Pemula

Informasi Dasar Gunung Fuji yang Wajib Diketahui Pemula

Shizuoka 2016.12.19 Simpan

Kali ini MATCHA akan membahas persiapan, musim, 4 rute utama, dan tata krama yang wajib diketahui pemula saat akan mendaki Gunung Fuji.

Diterjemahkan oleh Eri Pramestiningtyas

Ditulis oleh Jumpei Kawashima

Yuk Mengenal Gunung Fuji!

Gunung Fuji dikenal sebagai gunung tertinggi di Jepang dengan tinggi 3.776 meter. Gunung ini terletak di perbatasan antara Prefektur Shizuoka dan Prefektur Yamanashi. Tampilan Gunung Fuji mampu mempesona banyak orang karena bentuknya simetris dan puncaknya yang berselimut salju terlihat begitu indah. Pada tahun 2013 dinobatkan sebagai salah satu situs warisan dunia dan menjadi destinasi wisata yang sangat populer bahkan di kalangan wisatawan mancanegara.

Gunung Fuji dianggap sakral oleh masyarakat Jepang sejak zaman dahulu kala. Mereka melakukan ziarah dengan cara mendaki gunung ini. Gunung Fuji sangat penting di mata masyarakat Jepang, tak sekedar karena keindahannya saja namun juga secara spiritual.

Artikel terkait:

3 Gua Lava yang Sejuk di Gunung Fuji

Pengalaman Virtual Mendaki Puncak Tertinggi di Jepang, Gunung Fuji

Catatan Pendakian Gunung Fuji Rute Yoshida, dengan Ini Akan Tahu Semuanya.

Akses Menuju Gunung Fuji

Anda dapat pergi ke Gunung Fuji dengan menggunakan kereta, bus, atau mobil. Pilihlah transportasi yang paling sesuai dengan rencana wisata Anda.

Shinkansen: Cara Paling Praktis ke Gunung Fuji dari Tokyo dan Osaka

Kereta shinkansen adalah pilihan transportasi paling praktis untuk menuju Gunung Fuji dari Tokyo dan Osaka. Anda dapat pergi ke Gunung Fuji tanpa perlu transit atau ganti kereta jika naik salah satu dari kereta shinkansen Tokaido Line. Namun, di antaranya hanya kereta shinkansen Kodama saja yang berhenti di stasiun terdekat dari Gunung Fuji, yaitu Stasiun Shin-Fuji. Anda perlu naik bus dari Stasiun Shin-Fuji menuju ke titik awal rute pendakian.

Biaya naik kereta shinkansen Kodama dari Stasiun Tokyo ke Stasiun Shin-Fuji adalah 5.070 yen (waktu perjalanan 1 jam 10 menit). Jika naik dari Stasiun Shin-Osaka ke Stasiun Shin-Fuji, Anda harus mengeluarkan biaya sebesar 11.340 yen (waktu perjalanan 2 jam 50 menit).

Naik Bus Ekspres Sampai 5th Station (Pemberhentian Kelima) di Kaki Gunung Fuji

Anda bisa menggunakan bus ekspres jika berangkat dari pusat Kota Tokyo. Ada beberapa bus, misalnya bus Tomei atau bus Fujikyuko yang beroperasi sampai Stasiun Kawaguchiko dan Stasiun Fujisan di kaki Gunung Fuji.

Saat musim pendakian di bulan Juli dan Agustus, ada bus yang berangkat dari Shinjuku dengan rute langsung menuju 5th Station (pemberhentian kelima) di kaki Gunung Fuji. Cara ini mungkin bisa dipertimbangkan dengan menyesuaikan rute pendakian Anda.

Biaya naik bus ekspres Tomei dari Shinjuku ke Kawaguchiko adalah 1.750 yen (waktu perjalanan 1 jam 45 menit). Jika naik bus Fujikyuko sampai 5th Station Gunung Fuji maka Anda harus membayar 2.700 yen sekali jalan (waktu perjalanan 2 jam 30 menit).

Jika Menggunakan Mobil, Harap Perhatikan Jadwal Penertiban Lalu Lintas

Anda dapat menggunakan jalan tol Chuo Expressway jika berangkat naik mobil dari Tokyo dan Tomei Expressway jika berangkat dari Osaka. Akan tetapi, saat musim pendakian diberlakukan penertiban lalu lintas untuk melindungi ekosistem alami Gunung Fuji dan mencegah kemacetan. Akibatnya Anda mungkin tidak dapat menggunakan area parkir terdekat atau tidak bisa melanjutkan perjalanan dengan mobil.

Harap berhati-hati karena saat pembatasan kendaraan diberlakukan, Anda mungkin harus membayar untuk naik shuttle bus dari area parkir mobil. Oleh karena itu, jika berencana mendaki Gunung Fuji sebaiknya Anda naik transportasi umum seperti kereta atau bus saja.

Musim Pendakian Gunung Fuji

Anda hanya bisa mendaki sampai puncak pada musim panas saja. Tanggal dibukanya rute pendakian berbeda-beda tergantung tahun dan rute. Biasanya rute pendakian hanya dibuka selama 2 bulan saja, yaitu pada awal Juli sampai awal September.

Berikut adalah tanggal pembukaan dan penutupan rute pendakian Gunung Fuji tahun 2016. Semoga dapat membantu Anda saat menyusun rencana pendakian.

Nama rute Tanggal Pembukaan Tanggal Penutupan
Yoshidaguchi 1 Juli 10 September
Fujinomiyaguchi 10 Juli 10 September
Subashiriguchi 10 Juli 10 September
Gotenbaguchi 10 Juli 10 September

Perlengkapan dan Pakaian untuk Mendaki Gunung Fuji

Meski rute pendakian Gunung Fuji sudah dilengkapi jalan yang terawat baik akan tetapi banyak juga jalan berbatu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengenakan pakaian yang nyaman untuk bergerak dan sepatu gunung yang kuat.

Semakin Anda mendaki maka temperaturnya akan semakin menurun, bahkan kadang suhu Gunung Fuji dapat turun hingga di bawah 5℃ di pagi hari. Itulah sebabnya Anda wajib membawa pakaian hangat. Terlebih lagi cuaca di gunung sangat tidak stabil, jadi sebaiknya juga menyiapkan rainwear atau jas hujan.

Jika ingin melihat matahari terbit dari Gunung Fuji, maka Anda harus mendaki gunung di malam hari. Lebih baik Anda menyiapkan headlight, karena membawa senter di tangan dapat membahayakan keselamatan Anda.

4 Rute Pendakian Gunung Fuji

Ada 4 rute pendakian di Gunung Fuji, mulai dari rute untuk pemula sampai yang ditujukan untuk pendaki berpengalaman. Silakan pilih rute yang paling sesuai dengan kemampuan Anda.

1. Rute Yoshidaguchi: Paling Populer dan Cocok untuk Pemula

Rute Yoshidaguchi adalah rute pendakian yang paling populer. Pendakian dimulai dari Fuji Subaru Line di 5th Station Gunung Fuji. Anda akan menemukan deretan toko oleh-oleh di pintu pendakian rute ini.

Di sepanjang jalan tersedia pondok gunung dan tempat pertolongan darurat sehingga para pendaki dapat menikmati pendakian tanpa perlu khawatir. Rute ini direkomendasikan bagi pendaki pemula karena jalannya lebar dan landai.

Jarak bolak-balik Rute Yoshidaguchi adalah 14 kilometer, membutuhkan waktu 6 jam untuk mendaki dan 3 jam 30 menit untuk turun.

2. Rute Fujinomiya: Rute Tersingkat untuk Mencapai Puncak Gunung Fuji

Rute Fujinomiya adalah rute pendakian tersingkat untuk menuju Kengamine, yaitu puncak Gunung Fuji. Rute ini dimulai dari 5th Station Fujinomiya dan melalui jalan yang sama ketika turun jadi tak perlu khawatir tersesat.

Hanya saja ketinggian di rute ini akan meningkat dengan cepat, jadi berhati-hatilah supaya tidak mengalami altitude sickness (AMS) atau penyakit ketinggian.

Jarak bolak-balik Rute Fujinomiya adalah 8,5 kilometer, membutuhkan waktu 5 jam 30 menit untuk mendaki dan 3 jam 30 menit untuk turun.

3. Rute Subashiri: Mendaki Gunung dengan Tenang Sambil Menikmati Keindahan Alam

Rute Subashiri adalah rute dengan hutan yang asri. Anda dapat mendaki sambil memandang aneka flora khas pegunungan sampai 6th Station. Rute ini lebih sepi jika dibandingkan 2 rute di atas, jadi cocok bagi Anda yang ingin mendaki gunung dengan tenang.

Setelah 8th Station, Rute Subashiri akan menyatu dengan Rute Yoshidaguchi. Berhati-hatilah saat memilih rute turun gunung supaya tidak salah jalan.

Jarak bolak-balik Rute Subashiri adalah 13 kilometer, membutuhkan waktu 7 jam untuk mendaki dan 3 jam 30 menit untuk turun.

4. Rute Gotenba: Rute Favorit Pendaki untuk Menghindari Keramaian

Rute Gotenba merupakan rute dengan tingkat elevasi (ketinggian) tertinggi dan jarak terpanjang. Ciri khas rute ini adalah ketinggian naik sedikit demi sedikit sehingga risiko pendaki mengalami altitude sickness (AMS) atau penyakit ketinggian cukup rendah. Rute Gotenba cukup sepi, jadi Anda bisa mendaki gunung tanpa terganggu oleh keramaian.

Daya tarik lainnya dari Rute Gotenba adalah semacam padang pasir, yaitu Osunabashiri yang akan Anda temui ketika turun gunung. Anda bisa menikmati asyiknya sensasi menuruni hamparan pasir dengan cepat.

Jarak bolak-balik Rute Subashiri adalah 17,5 kilometer, membutuhkan waktu 8 jam untuk mendaki dan 4 jam 30 menit untuk turun.

Tata Krama yang Harus Diperhatikan Saat Mendaki

Berikut adalah beberapa peraturan dan tata krama yang wajib Anda patuhi ketika mendaki Gunung Fuji. Harap perhatikan baik-baik supaya tidak menyesal di kemudian hari.

Bawalah Pulang Sampah Anda

Ketika mendaki, Anda wajib membawa pulang segala macam sampah, misalnya bungkus camilan dan bekal. Tidak tersedianya tempat sampah di rute pendakian bukan berarti Anda diizinkan untuk membuang sampah sembarangan.

Sebaiknya Anda membuat rancangan persiapan naik gunung yang dapat meminimalisir sampah.

Dilarang Merusak Lingkungan

Semua flora, fauna, dan bebatuan yang ditemui di sepanjang perjalanan merupakan bagian penting dari ekosistem alami Gunung Fuji. Perbuatan merusak seperti mengambil sesuatu dari area pendakian atau aksi vandalisme telah diatur dalam undang-undang, jadi Anda wajib mematuhinya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah dilarang mengambil batu kerikil dari Gunung Fuji untuk dijadikan kenang-kenangan.

Berilah Jalan dan Dahulukan Pendaki yang Akan Naik

Pendaki yang akan naik ke Gunung Fuji harus selalu didahulukan di rute pendakian manapun. Jadi saat kondisi sedang ramai tolong prioritaskan dan beri jalan pada pendaki supaya mereka dapat lewat terlebih dulu.

Jangan meninggalkan rute dan menyalip pendaki di depan Anda. Hal itu sangat berbahaya karena berpotensi menyebabkan longsornya bebatuan. Saat mendaki, pastikan Anda berjalan di dalam area yang dibatasi oleh palang.

Gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang yang memiliki makna penting bagi masyarakat Jepang, baik sebagai simbol alam maupun kebudayaan. Ayo persiapkan rencana mendaki gunung dengan matang juga patuhi peraturan supaya pendakian Gunung Fuji Anda berjalan lancar dan menyenangkan!

Artikel terkait:

3 Gua Lava yang Sejuk di Gunung Fuji

Pengalaman Virtual Mendaki Puncak Tertinggi di Jepang, Gunung Fuji

Catatan Pendakian Gunung Fuji Rute Yoshida, dengan Ini Akan Tahu Semuanya.

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait