Coronavirus (COVID-19) Advisory Information
Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Keliling Kanazawa dalam 2 Hari! Mengunjungi Spot Populer dan Bersejarah

Keliling Kanazawa dalam 2 Hari! Mengunjungi Spot Populer dan Bersejarah

Diterjemahkan oleh Khoiriyyah Alfi R

Ditulis oleh naomy

Ishikawa 2020.03.18 Simpan

Jika Anda ingin memanfaatkan waktu di Kanazawa, tidak ada salahnya untuk mengikuti rekomendasi rencana perjalanan dua hari dari MATCHA. Anda bisa mulai dari Kastel Kanazawa, Museum Seni Kontemporer Abad ke-21, hingga Museum Noh Kanazawa, dan masih banyak situs wisata lainnya tercakup dalam rute ini!

Menunjungi Tempat-Tempat Terkenal di Kanazawa: Dari Pasar Omicho Hingga Museum Noh Kanazawa


Kota Kanazawa di Prefektur Ishikawa adalah kota bersejarah dengan nuansa zaman dulu yang setiap tahun selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Pada kesempatan kali ini, MATCHA akan jelaskan panduan sederhana bagaimana menikmati perjalanan wisata di tempat yang menjadi simbol negara Jepang ini.

Hari Pertama: Sarapan Pagi di Pasar Omicho

Dari artikel Try Kanazawa Omicho Market's Fresh Foods!

Anda bisa memulai rencana wisata hari pertama di Kanazawa dengan mengunjungi Pasar Omicho pada pagi hari. Pasar Omicho dijuluki sebagai dapurnya kota Kanazawa atau lebih dikenal dengan Kanazawa Kitchen, karena pasar ini banyak sekali menjual makanan daerah yang mampu menggugah selera Anda.

Jika Anda terbangun pada pagi hari saat berada di Kanazawa, pastikan untuk mencoba sarapan di Pasar Omicho.  Hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit dengan berjalan kaki dari Stasiun Kanazawa.

Hari Pertama: Siang Hari di Distrik Higashi Chaya

Dari artikel Berkeliling Shirakawago, Hida-Takayama, dan Kanazawa dengan JTB Tour

Distrik Higashi Chaya adalah sebuah kawasan di mana Anda masih bisa temukan bangunan atau rumah-rumah tua yang tersisa. Toko-toko kerajinan tradisional dan toko-toko suvenir di Kanazawa yang berjejer ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Selain itu, ada banyak kafe dan toko permen di mana Anda dapat minum matcha yang lezat. Distrik Higashi Chaya bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 20 menit dari Pasar Omicho. 

Hari Pertama: Sore Hari di Taman Kenrokuen

Dari artikel Berkeliling Shirakawago, Hida-Takayama, dan Kanazawa dengan JTB Tour

Taman Kenrokuen adalah taman yang terkenal dan areanya luar biasa luas. Bahkan taman ini menjadi taman terbesar ketiga di Jepang. 

Daya tarik dari Taman Kenrokuen adalah keindahan alamnya yang dapat dinikmati sepanjang tahun. Misalnya, 200 bunga plum merah dan putih serta 420 bunga sakura dari 20 jenis mekar di musim semi. Di musim panas, pengunjung akan menikmati hijaunya tanaman dan rumput segar selama musim hujan sejauh mata memandang, yang membuatnya menjadi menarik sekaligus indah.

Pada musim gugur, daun musim gugur merah cerah menghiasi taman, dan pada saat yang sama yukitsuri (※1) mulai dipasang untuk persiapan musim dingin. Di Kenrokuen sekitar 240 pohon dengan yukitsuri menciptakan pemandangan yang menakjubkan. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang Kenrokuen, lihat artikel ini juga, "Kanazawa’s Kenrokuen: One of the Three Great Gardens of Japan" (bahasa Inggris).

Dari Distrik Higashi Chaya, Anda bisa naik bus wisata menuju Taman Kenrokuen dari pemberhentian terdekat, yaitu Hashibacho, atau Anda juga dapat menggunakan bus Hokutetsu. Perjalanan memakan waktu sekitar 5 menit. Turunlah di halte bus Kenrokuenshita Kanazawajo.

※1. Yukitsuri adalah teknik yang melindungi pohon dari salju lebat.

Hari Pertama: Malam Hari di Kastel Kanazawa

Dari artikel The Three Beautiful Gates Kanazawa Castle Is Famous For

Berbicara tentang kastel Jepang, yang terkenal adalah menara tenshukaku(※2) yang menjulang tinggi, tetapi Kastel Kanazawa adalah kastel yang tidak memiliki menara. Sejak insiden terbakarnya Kastel Kanazawa pada tahun 1602, menara tenshukaku belum dibangun kembali. Walaupun begitu, kini gerbang dan dinding batu Kastel Kanazawa menjadi sorotan wisatawan. Berkunjunglah ke Kastel Kanazawa, kastel yang berbeda dengan kastel lainnya di Jepang!

Kastel Kanazawa berjarak kurang lebih 10 menit jika berjalan kaki dari Taman Kenrokuen.
※2: Tenshukaku adalah menara yang terletak di tengah kastel. Selama pertempuran, itu digunakan sebagai menara kontrol, serta pijakan untuk menembak panah dan senjata.

Hari Kedua: Mengunjungi Bukeyashiki, Kediaman Peninggalan Samurai di Pagi Hari

Jika Anda ingin menikmati gambaran suasana masa lalu tentang kota Kanazawa, pergilah ke tempat Bukeyashikikediaman peninggalan samurai. Kediaman peninggalan samurai adalah tempat di mana samurai dulu pernah tinggal, dan sekarang ditempati oleh masyarakat di sana. Jika Anda berjalan di sepanjang gang yang berjajar banyak rumah, Anda mungkin dapat merasakan suasana zaman Edo. Ada juga sebuah museum dan toko permen untuk wisatawan.

Hari Kedua: Berkunjung ke Museum Seni Kontemporer Abad ke-21 Kanazawa pada Siang Hari

Museum Seni Kontemporer Abad ke-21 Kanazawa memiliki reputasi yang sangat baik sebagai objek wisata dengan bangunan modern dan terkenal akan fasilitasnya yang lengkap. Selain itu, keistimewaan dari bagunan ini adalah "zona pertukaran", yang akan menarik perhatian Anda. Di zona pertukaran, pengunjung dapat menikmati keunikan karya seni kontemporer yang disebut "kolam renang", restoran, dan berbagai fasilitas lainnya. Anda juga dapat menikmati zona pertukaran di malam hari, jadi silakan kunjungi museum pada malam hari. Di sini juga banyak acara yang diadakan.

Cukup dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari Bukeyashiki, maka Anda akan tiba di Museum Seni Kontemporer Abad ke-21 Kanazawa.

Hari Kedua: Sore Hari di Museum Noh Kanazawa

Museum Noh Kanazawa adalah museum seni pertunjukan tradisional di Prefektur Ishikawa, sekaligus merupakan sekolah teater Jepang, yaitu Kaga Hosho yang ditetapkan sebagai Aset Budaya Tak Benda Kanazawa. Topeng Noh, kostum, dan barang berharga lainnya yang berkaitan dengan seni pertunjukan tradisional Noh dipajang di sini.

Jarak Museum Noh Kanazawa dari Museum Seni Kontemporer Abad ke-21 Kanazawa kurang lebih 1 menit dengan berjalan kaki.

Kanazawa adalah kota bersejarah dengan tradisinya yang masih terjaga. Anda bisa gunakan artikel MATCHA ini sebagai referensi untuk menikmati perjalanan wisata kebudayaan Jepang yang bersejarah, lho!

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait