Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Wajib Tahu Sebelum Ke Jepang! Info Mata Uang dan Pajak Jepang

Wajib Tahu Sebelum Ke Jepang! Info Mata Uang dan Pajak Jepang

2016.11.17 Simpan

Melakukan perjalanan wisata pasti butuh uang. Berikut ini adalah informasi mengenai uang yang pasti akan bermanfaat saat kunjungan Anda ke Jepang nanti.

Diterjemahkan oleh DILA

Ditulis oleh Mayu

LINE

Pengetahuan Dasar Mengenai Uang di Jepang

Uang adalah benda yang pasti dibutuhkan saat Anda pergi berwisata. Berikut ini kami informasikan sedikit pengetahuan dasar mengenai uang di Jepang yang pasti akan berguna saat Anda berwisata di sana nanti.

Artikel terkait:

Panduan Mengirim Barang Lewat EMS, Jasa Pengiriman yang Bisa Dilacak!

Pecahan Nominal Uang Jepang

Diambil dari: Informasi Dasar Seputar "Uang" di Jepang

Uang Jepang memiliki pecahan nominal terbesar 10.000 yen (berwujud kertas) sampai yang terkecil, yaitu 1 yen (berwujud logam). Seluruhnya ada 10 pecahan nominal.

Pecahan nominal berwujud kertas: 10.000 yen, 5.000 yen, 2.000 yen, 1.000 yen.

Pecahan nominal berwujud logam: 500 yen, 100 yen, 50 yen, 10 yen, 5 yen, 1 yen.

Pecahan nominal 2.000 yen (berwujud kertas) yang sekarang ini sudah jarang ditemukan.

Di Jepang, kebanyakan hotel dan restoran hanya menerima pembayaran tunai saja. Kedai, toko, atau penginapan kecil yang terletak di tengah gunung biasanya tidak menerima pembayaran dengan kartu kredit, jadi membawa uang tunai ke mana pun Anda pergi sangatlah penting.

Kartu Kredit yang Dapat Dipakai di Jepang

Bagi Anda pengguna kartu kredit, Anda masih bisa menggunakan kartu kredit VISA/MASTERCARD, JCB, Diners Club, American Express, dan beberapa kartu kredit utama lainnya di dunia.

China UnionPay juga dapat digunakan, namun hanya di beberapa objek wisata di Jepang saja, jadi kurang praktis.

Anda juga dapat menarik uang dari ATM (international cash card) langsung dalam pecahan uang yen Jepang di mesin-mesin ATM bertanda khusus.

Penukaran Uang di Jepang

Diambil dari: 4 Money Changer di Jepang!

Tempat penukaran uang biasanya mudah ditemukan di stasiun, pusat informasi wisata, dan tempat-tempat lain di mana banyak wisatawan berkumpul. Misalnya Bandara Internasional Narita dan Haneda, Shinjuku, Shibuya, Osaka-Umeda, serta Kyoto.

Untuk lebih jelasnya, lihat artikel 4 Money Changer di Jepang!

Pajak Konsumsi di Jepang

Saat ini pajak konsumsi Jepang adalah sebesar 8%. Di Jepang, penulisan label harga pada barang atau jasa ada yang sudah termasuk pajak (tax-inclusive pricing) dan ada pula yang belum (tax-exclusive pricing). Jadi telitilah sebelum membeli dan membayar.

Harga barang-barang yang dijual di minimarket biasanya sudah termasuk pajak. Akan tetapi telitilah saat memeriksa harga barang di supermarket atau menu di restoran karena ada juga yang berlabel harga belum termasuk pajak. Pajak akan dibebankan saat Anda membayar di kasir, jadi jangan kaget bila harga yang harus Anda bayar berbeda dengan yang ada pada label.

Tidak jarang hal ini menimbulkan masalah bagi wisatawan yang belum paham mengenai hal ini. Apabila Anda merasa ragu pada label harga yang tertera, lebih baik tanyakan pada staf toko secara langsung.

Bila Anda ingin membeli barang-barang yang mahal (peralatan elektronik dan sebagainya), belilah di toko bebas pajak agar Anda mendapatkan harga tanpa dibebani pajak konsumsi Jepang.

Pembebasan Pajak untuk Wisatawan Asing

Pembebasan pajak bagi wisatawan asing hanya berlaku toko-toko berizin khusus dan dengan ketentuan pembelian minimal 5.400 yen. Bila syarat ini terpenuhi, maka Anda akan mendapatkan pengembalian pajak konsumsi sebesar 8% dari total pembayaran.

Toko-toko berizin khusus ini tidak sulit dicari di kota-kota besar di Jepang. Toko-toko besar seperti Bic Camera, Uniqlo, toko obat Matsumoto Kiyoshi, dan toko bebas pajak terbesar di Jepang, Laox, menyediakan layanan pembebasan pajak bagi wisatawan asing.

Syarat pembebasan pajak:

1. Orang asing yang berada di Jepang kurang dari 6 bulan (tidak termasuk orang asing yang bekerja di Jepang).

2. Orang asing yang datang ke Jepang untuk melaksanakan tugas dinas dari pemerintahan luar negeri atau organisasi internasional.

3. Orang yang masih berstatus sebagai warga negara Jepang namun telah tinggal di luar Jepang selama lebih dari 2 tahun.

※Tidak termasuk pemegang kewarganegaraan Jepang
※Konsumen harus orang yang bersangkutan, tidak dapat diwakilkan.

Barang yang diberlakukan pembebasan pajak dibagi menjadi dua jenis, yaitu barang umum (misalnya jam tangan, pakaian, dan lainnya) dan barang konsumsi (misalnya bahan makanan dan kosmetik).

Barang umum:

a. Contoh barang: peralatan elektronik, aksesoris, jam tangan, pakaian, sepatu, tas, kelontong, perhiasan, karya seni, dan sebagainya.

b. Nominal pembelian: total minimal 5.400 yen (termasuk pajak) untuk setiap toko dalam sehari. Pembelian tidak harus mencapai total minimal dalam satu waktu pembayaran.

c. Syarat pembebasan pajak: barang yang dibeli untuk pemakaian pribadi (barang untuk dijual kembali dan barang untuk industri tetap dikenakan pajak).

d. Dibawa keluar dari Jepang dalam waktu kurang dari 6 bulan dan dalam keadaan masih tersegel.

Barang konsumsi:

a. Contoh barang: bahan makanan, buah-buahan, minuman, obat-obatan, kosmetik, rokok, dan sebagainya.

b. Nominal pembelian: mulai dari 5.400 yen sampai dengan 540.000 yen untuk setiap toko dalam sehari. Pembelian tidak harus mencapai total minimal dalam satu waktu pembayaran.

c. Syarat pembebasan pajak: barang yang dibeli untuk pemakaian pribadi (barang untuk dijual kembali dan barang untuk industri tetap dikenakan pajak).

d. Dibawa keluar dari Jepang dalam waktu kurang dari 30 hari dan dalam keadaan masih tersegel.

Bila Anda membeli barang yang termasuk dalam salah satu dari dua kategori di atas dengan harga lebih dari 5.400 yen, jangan lupa minya pembebasan pajak ya!

Cara Memanfaatkan "Bebas Pajak untuk Wisatawan Asing"

Diambil dari: Informasi Dasar Seputar "Uang" di Jepang

Cara menggunakan "pembebasan pajak untuk wisatawan asing":

(1) Saat hendak membayar, tunjukanlah paspor, lalu bayarlah dengan uang tunai.

(2) Bila sudah terlanjur membeli barang yang harganya sudah termasuk pajak, pergilah ke meja pelayanan konsumen lalu tunjukan barang, nota, dan paspor pada staf. Maka uang Anda akan kembali.

Toko-toko yang memiliki izin pembebasan pajak pada umumnya telah terbiasa menangangi pembebasan pajak bagi wisatawan asing, jadi Anda tidak perlu khawatir akan terjadi kesalahpahaman.

Untuk lebih jelasnya, silakan lihat situs resmi JNTO.

Artikel terkait:

5 Jenis Tempat Belanja di Jepang yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda!

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE