Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

Istilah Bahasa Jepang "Tango no Sekku"

Istilah Bahasa Jepang

Diterjemahkan oleh Dipta Mahatiyanto

Ditulis oleh ニコ

2019.05.16 Simpan

Tango no Sekku adalah perayaan tradisional yang juga dikenal sebagai "Kodomo no Hi" atau "Hari Anak". MATCHA akan memandu Anda untuk menikmati suasana dan hidangan spesial yang bisa dinikmati ketika perayaaan ini berlangsung.

Apa Itu Tango no Sekku?

Pada zaman modern ini, Tango no Sekku lebih dikenal dengan sebutan "Kodomo no Hi" atau "Hari Anak".  Ini adalah sebuah upacara tradisional yang sudah dirayakan sejak abad ke-8 ketika ibu kota Jepang masih berada di Nara.

Dalam bahasa Jepang, Tango no Sekku ditulis dalam huruf kanji "端午の節句". Kata "端午 (tango)" bisa dipecah menjadi kata "端 (tan)" yang berarti "permulaan" dan "午 (go)" yang berarti "kuda" atau "bulan ke-5 dalam kalender shio". Jadi, kata "tango" secara harafiah berarti "hari kuda di permulaan bulan Mei". Zaman dahulu, orang Jepang menyebut hari-hari dalam seminggu dengan nama binatang.

Huruf kanji "午" (dibaca "go") artinya adalah "kuda". Akan tetapi, kata "go" juga bisa berarti "nomor 5" dalam bilangan Jepang. Jadi, "午" ini bisa diartikan "bulan ke-5 (Mei)", "tanggal ke-5", dan sekaligus "salah satu nama hari yang digunakan pada orang zaman dahulu". Oleh karena itu, pada zaman sekarang perayaan ini dirayakan pada tanggal 5 bulan Mei.

Pada tanggal 3 Maret, Jepang mempunyai hari raya yang didedikasikan untuk anak perempuan bernama Hinamatsuri. Sedangkan perayaan pada tanggal 5 Mei yang disebut Tango no Sekku ini dianggap sebagai hari raya yang didedikasikan untuk anak laki-laki agar bisa tumbuh dewasa dengan sehat. Pada abad ke-17, masyarakat Jepang mulai merayakan Tango no Sekku dengan aktif karena pada saat itu tingkat kematian anak-anak sangat tinggi. Pada zaman itu, anak yang bisa tumbuh menjadi orang dewasa yang sehat sangat langka.

Cara Merayakan

Tango no Sekku biasanya dirayakan pada tanggal 5 Mei. Tradisi setiap keluarga berbeda-beda. Dalam beberapa keluarga, ada tradisi yang mana anak-anak di dalam keluarga tersebut akan menerima hadiah dari anggota keluarga lain atau saudaranya. Ada juga keluarga yang merayakan Tango no Sekku dengan menyelenggarakan pesta yang dihadiri teman-teman terdekat keluarga tersebut.

Hidangan dalam pesta tersebut biasanya terdiri dari kashiwamochi (kue beras lembut berisi pasta kacang merah yang dibungkus dengan daun pohon ek), chimaki (jajanan tradisional Jepang yang dibungkus dengan daun bambu), ikan mas, kastanye, dan sebagainya. Kashiwamochi dan chimaki bisa dibeli di toko jajanan tradisional Jepang seperti Ikkoan di Koishikawa, Tokyo, yang dibuka pada tahun 1977. Jajanan tersebut juga bisa dibeli di Murasaki no Wakuden Chaka di Marunouchi, Tokyo. Selain itu, jika sudah dekat tanggal 5 Mei, jajanan tersebut juga bisa ditemui di supermarket lokal.

Tumbuhan jeringau dianggap sebagai sesuatu yang penting dalam perayaan Tango no Sekku. Ada beberapa keluarga yang memasukkan jeringau ke dalam bak mandi berisi air hangat lalu mandi dengan air tersebut. Dalam bahasa Jepang, kegiatan ini disebut "shobu-yu". Ada juga keluarga yang meletakkan jeringau di pintu masuk atau atap rumah untuk merayakan Tango no Sekku.

Konon, jeringau dipercaya bisa mengusir kekuatan jahat. Lalu, koinobori (bendera ikan) atau kabuto (helm samurai) yang biasa dipajang pada hari Tango no Sekku merupakan benda penting yang dipercaya sebagai simbol harapan dan perlindungan agar anak-anak bisa tumbuh dewasa dengan sehat.

Artikel Terkait:

You Will See These Koinobori Carp Streamers More Often In The Future (bahasa Inggris)

Children's Day, Shichi-Go-San, Koinobori - Japanese Encyclopedia (bahasa Inggris)

Hatsuzekku, Hari Pertama Anak

Hatsuzekku adalah hari perayaan pertama yang dialami oleh anak setelah lahir. Untuk bayi perempuan, perayaan itu diadakan pada tanggal 3 Maret, sedangkan bayi laki-laki dirayakan pada tanggal 5 Mei pertama setelah bayi tersebut lahir. 

Perayaan ini sudah diadakan sejak abad ke-17 untuk mendoakan anak-anak tersebut agar bisa tumbuh dengan sehat dan panjang umur. Hadiah untuk anak-anak tersebut biasanya berupa boneka tokoh dongeng anak-anak, seperti KintaroMomotaro, atau tokoh-tokoh lainnya, koinobori (bendera ikan), kabuto (helm samurai), satsuki ningyou (boneka samurai), dan sebagainya.

Benda-benda untuk perayaan Tango no Sekku ini bisa ditemukan dengan mudah di toko mainan seperti toko Toys "R"Us pada bulan Maret dan April.

Selain itu, akhir-akhir ini ada juga acara berupa memajang banyak koinobori di sebuah daerah untuk merayakan Tango no Sekku. Di Tokyo, Anda bisa melihat 333 buah koinobori yang dipajang di Menara Tokyo yang tingginya mencapai 333 meter. Jika kebetulan Anda datang ke Tokyo ketika pertengahan April sampai dengan Mei, silakan berhenti sejenak untuk melihat pemandangan menakjubkan ini.

Tango no Sekku adalah perayaan tradisional untuk memohon agar anak-anak bisa selalu dalam keadaan sehat dan tumbuh dengan baik. Pengalaman melihat koinobori di mana-mana sambil menikmati jajanan kashiwamochi dan chiwaki pasti akan menjadi kenangan indah yang tidak terlupakan!

Artikel Terkait:

You Will See These Koinobori Carp Streamers More Often In The Future (bahasa Inggris)

Mencoba Merasakan Berbagai Acara dan Matsuri “Musim Semi” di Jepang

Informasi Dasar Mengenai Hari Libur Nasional di Jepang

Rangkaian Acara di Jepang Selama Satu Tahun

Children's Day, Shichi-Go-San, Koinobori - Japanese Encyclopedia (bahasa Inggris)

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait