Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Memanjakan Diri di Tsuetate Onsen, Kumamoto!

Memanjakan Diri di Tsuetate Onsen, Kumamoto!

Kumamoto 2016.09.28 Simpan

Di Kumamoto ada sebuah pemandian air panas bernama Tsuetate Onsen. Di sini, Anda juga bisa menikmati keseruan seperti menyusuri Sedo-ya atau menyantap puding.

Diterjemahkan oleh Eko Perdana

Ditulis oleh MATCHA-PR

LINE

Jepang adalah negara yang memiliki banyak tempat pemandian air panas alami (onsen). Setiap onsen memiliki ciri khas tersendiri. Misalnya di Kota Oguni Prefektur Kumamoto daerah Kyushu terdapat tempat pemandian air panas yang sangat khas bernama Tsuetate Onsen. Onsen tersebut selalu dirindukan orang Jepang dan juga amat menyegarkan bagi orang asing yang mencobanya.

Tentang Tsuetate Onsen

Tsuetate Onsen terletak di bagian utara Prefektur Kumamoto, dekat Prefektur Oita. Konon katanya sejarah mengenai Tsuetate Onsen sudah ada sejak 1800 tahun yang lalu.

Kata “Tsuetate” dari Tsuetate Onsen diambil dari kata 杖(tsue; tongkat) dan 立てる(tateru; meninggalkan). Jadi, pada zaman dahulu ada seseorang yang datang ke onsen ini dengan membawa tongkat untuk membantunya berjalan. Akan tetapi, setelah ia mandi di onsen ini, ia pun menjadi sehat kembali. Bahkan ia bisa pulang tanpa harus menggunakan tongkat lagi. Begitulah cerita mengenai manfaat dari onsen tersebut. Kisah tentang nama Tsuetate ini diambil dari waka (puisi Jepang) yang dibuat oleh biksu Buddha bernama Kukai.

Jika Anda berkeliling di daerah Tsuetate Onsen, Anda bisa melihat kepulan uap yang berasal dari berbagai tempat. Di tempat beruap ini (tempat yang menghasilkan uap dari dalam tanah), Anda bisa membuat telur rebus dan mematangkan sayuran juga loh!

Air Panas Tsuetate Onsen

Suhu air panas di Tsuetate Onsen mencapai 98 derajat celsius. Sangat jarang untuk bisa menemukan tempat onsen dengan suhu setinggi ini di seluruh Jepang.

Keunikan dari onsen ini adalah airnya yang jernih dan tidak berbau belerang. Selain itu, tingkat keasaman air panas yang mendekati netral membuat sensasi nyaman di kulit. Ditambah lagi, air panasnya kaya akan unsur metasilikat yang merupakan pelembab alami sehingga tidak heran onsen ini banyak diminati oleh para pengunjung wanita yang menginginkan kulit halus nan cantik.

Tsuetate Onsen memiliki kualitas air yang baik. Bahkan orang-orang pada zaman dahulu tidak jarang untuk tinggal di onsen ini selama 2-3 minggu. Akhir-akhir ini, jumlah pengunjung wanita yang datang ke onsen ini jumlahnya terus meningkat dengan harapan agar kulit mereka menjadi cantik dan indah

Kemudian, daya tarik dari Tsuetate Onsen lainnya adalah “Bak Uap”. Di Onsen yang bisa menghangatkan badan dengan uap layaknya sauna ini, Anda bisa menghilangkan masuk angin sehingga sangat baik untuk memperlancar sekresi keringat dan peredaran darah dalam tubuh. Pada umumnya, onsen yang mengandung sulfur memiliki bau yang sangat menyengat dan tidak bisa digunakan untuk berendam. Akan tetapi, Tsuetate Onsen adalah onsen unik tanpa bau sehingga Anda bisa berendam di onsen ini.

Menyusuri Jalan Bagian Belakang Sedo-ya

Jalan bagian belakang dari Tsuetate Onsen dikenal juga dengan sebutan “Sedo-ya”. Jalannya sangat rumit bagaikan labirin. Dulu, bangunan toko dan rumah di daerah ini kerap mengalami renovasi sehingga menghasilkan struktur bangunan yang rumit seperti yang bisa Anda lihat pada gambar. Berjalan kaki menyusuri Sedo-ya pun merupakan salah satu kesenangan tersendiri yang bisa Anda nikmati di Tsuetate Onsen!

Pada zaman dahulu, tempat ini sering digunakan oleh anak-anak untuk bermain petak umpet. Bagi orang yang pertama kali datang ke tempat ini pasti akan tersesat. Tapi lain halnya dengan anak-anak di daerah ini, mereka sangat paham dan akan dengan mudah menemukan jalan. Di sini, Anda bisa menikmati suasana yang sangat berbeda dari jalan utama yang biasa Anda lalui pada umumnya.

Lalu, di Sedo-ya terdapat gambar karakter unik berwarna merah yang ada di mana-mana. Nama karakter ini adalah "Tsueji", karakter khas Tsuetatsu onsen.

Setiap "Tsueji" di Sedo-ya letaknya tersembunyi, jadi cobalah Anda temukan Tsueji tersebut sambil menyusuri Sedo-ya!

Jembatan "Power Spot" di Tsuetate Onsen

Ini adalah Sungai Tsuetate yang mengalir di tengah Tsuetate Onsen. Di sana terdapat 3 buah jembatan. Jembatan yang posisinya berada di tempat paling bawah adalah jembatan Momoji. Konon katanya, Jembatan Momoji adalah jembatan yang bisa mengabulkan permintaan Anda.


Di langit-langit jembatan banyak digantung papan yang terbuat dari pohon cedar yang berisi harapan para pengunjung. Papan kayu ini disebut dengan 絵鯉 (Ema) dan merupakan salah satu keunikan yang bisa Anda temui di Tsuetate Onsen.

Dalam bahasa Jepang, dan memiliki pengucapan yang sama, yakni “koi (cinta)”. Jadi, Ema yang ada di Jembatan Momiji memiliki kekuatan untuk mewujudkan permohonan cinta. Mendengar cerita tersebut, setiap hari banyak orang yang datang ke tempat ini sehingga tempat ini menjadi tempat wisata yang populer.

Puding yang Populer di Tsuetate Onsen

Di Tsuetate Onsen, puding adalah makanan yang populer. Sejak zaman dahulu, puding ini dibuat dari telur manis (amatamago) yang direndam di bak sauna. Sampai saat ini pun, hotel dan penginapan di Tsuetate Onsen menyediakan puding bagi para wisatawan.

Dengan melihat gambar di atas, Anda bisa mengetahui puding jenis apa saja yang disajikan.

Tempat Merendam Kaki di Air Panas Gratis

Di sepanjang tepi sungai terdapat tempat untuk merendam kaki dalam air panas yang bisa Anda gunakan secara gratis. Cobalah untuk memanjakan kaki Anda di tempat ini setelah berjalan-jalan berkeliling Sedo-ya dan menyantap puding ya!

Penutup

Nah, bagaimana? Di Oguni ada pemandian air panas legendaris yang berusia 1800 tahun yang akan memanjakan Anda para pecinta onsen. Ayo datang ke Tsuetate Onsen dan nikmati berbagai macam keceriaan dengan berendam di onsen, menyusuri jalanan Sedo-ya, merendam kaki di air panas, menyantap puding, dan memanjatkan harapan di Jembatan Momiji!

Informasi

Tsuetate Onsen
Alamat: 4173-5 Shimojo, Oguni-machi, Aso-gun, Kumamoto-ken
Nomor telepon: 0967-48-0206
Situs resmi: Tsuetate Onsen

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE