Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Istana Kitsuki: Mengintip ke Dalam Istana Terkecil di Jepang!

Istana Kitsuki: Mengintip ke Dalam Istana Terkecil di Jepang!

Istana Kitsuki: Mengintip ke Dalam Istana Terkecil di Jepang!

Diterjemahkan oleh Fanny Aleutia

Ditulis oleh MATCHA-PR

Oita 2016.10.29 Simpan

Kota Kitsuki disebut sebagai Kyoto kecilnya wilayah Kyushu. Kami perkenalkan keindahan Istana Kitsuki dan kota sekitarnya sambil memanjakan mata dan lidah Anda dengan hasil budaya tradisional Jepang dari zaman Edo. Tentunya, sambil mengenakan yukata!

Diterjemahkan oleh Fanny Aleutia

Ditulis oleh MATCHA-PR

Dengan mengendarai mobil selama kurang lebih 30 menit dari Bandara Oita, Anda akan tiba di Kota Kitsuki. Kota Kitsuki, kota yang menghadap ke Teluk Beppu ini, merupakan kota yang berkembang di sekitar Istana Kitsuki, istana terkecil di Jepang. Dengan deretan bangunan kuno yang masih banyak berdiri di sini, terdapat berbagai pilihan wisata dengan tema memakai baju tradisional yang cocok dengan suasana kota.

Kali ini kami akan memperkenalkan tempat-tempat dengan pemandangan indah dan toko makanan yang enak di Kota Kitsuki, Prefektur Oita sambil mengenakan yukata.

Lebih Asyik Menikmati Kota dengan Memakai Yukata

Saat akan berwisata di Kota Kitsuki, kami sarankan Anda berjalan-jalan sambil mengenakan pakaian tradisional Jepang (kimono atau yukata). Di Toko Rental Kimono Warakuan yang terletak di pusat kota, Anda bebas memilih di antara 250 set pakaian yang ada. Jadi, bagi wisatawan yang tidak menyiapkan apa-apa pun tetap bisa menikmati kota sambil memakai yukata.

 

Di sini Anda bisa asyik memilih kimono atau yukata bersama teman atau keluarga. Saat Anda bingung dan tidak bisa memilih karena jumlahnya yang banyak, pegawai di sini siap membantu Anda kapan saja. Akan tetapi, penyewaan dan pemakaian di toko ini mengutamakan reservasi, jadi sebaiknya Anda melakukan reservasi melalui situs setidaknya 3 hari sebelum kedatangan.

レンタルきもの 和楽庵

Lihat informasi

Jalan-Jalan Keliling Kota dengan Yukata

kitsuki_kanko4

Daya tarik tempat wisata ini adalah Anda tidak akan dikenai biaya saat memasuki fasilitas wisata umum seperti kediaman keluarga samurai dan sebagainya bila berjalan-jalan memakai yukata.

. Selain itu, Anda juga bisa mendapat diskon untuk makanan di toko-toko tertentu. Dua orang di atas juga sedang berjalan-jalan dengan pakaian dari toko rental kimono.

 

Ketika berjalan-jalan di area kota sekitar Istana Kitsuki, Anda bisa menggunakan sistem panduan wisata verbal (voice guide) dalam 4 bahasa (Jepang, Korea, Mandarin, Inggris) yang praktis ini.

“Suya no Saka” (Vinegar’s Maker Hill), Simbol Kota Istana Kitsuki

 

Di kota sekitar Istana Kitsuki bagian utara dan selatan, puncak tanjakan merupakan tempat tinggal para samurai. Sedangkan di bagian bawahnya menjadi tempat tinggal para pedagang. Oleh karena tata letak yang tidak biasa tersebut wilayah ini juga disebut kota istana tipe sandwich.

kitsuki_kanko7

Kediaman para samurai ada di puncak bukit

Di antara tanjakan-tanjakan yang ada, Suya no Saka (yang berarti lereng tempat toko penjual cuka) inilah yang disebut-sebut sebagai lambang Kota Kitsuki. Dengan pemandangan seperti ini tidak heran bila tempat ini sering dijadikan lokasi syuting drama kolosal maupun lokasi foto para wisatawan.

Tanah Luas dan Taman Jepang yang Elegan di Ohara-tei

kitsuki_kanko8

Tembok tanah yang panjang di buke yashiki-dori (jalan tempat kediaman para samurai) merupakan jejak peninggalan zaman Edo. Di sini terdapat tempat yang wajib Anda kunjungi, yaitu Ohara-tei (kediaman Ohara).

kitsuki_kanko9

Ohara-tei merupakan kediaman samurai dengan atap jerami dan taman Jepang elegan yang masih tersisa. Bangunan bersejarah dengan arsitektur tradisional Jepang ini memperlihatkan kehidupan kelas atas samurai Jepang pada zaman dulu.

kitsuki_kanko10

Meski mirip dengan kamar mandi zaman sekarang, tetapi di sini tidak ada tempat berendamnya. Air panas tidak dituang ke dalam bak berendam, tetapi langsung disiramkan ke badan karena air pada saat itu adalah sesuatu yang berharga.

kitsuki_kankou20160804k

Seperti dapur zaman sekarang

kitsuki_kankou20160804l

Di dalam kediaman ini Anda bisa berfoto sambil membawa pedang khas Jepang, jadi jangan malu-malu untuk berpose ala samurai!

大原邸

Lihat informasi

Taichazuke yang Memuaskan Tuan Penguasa

kitsuki_kanko14

Kalau makan di Kota Kitsuki, Anda bisa mencoba mencicipi makanan penguasa tinggi pada zaman Edo. Kedai Wakaeya yang menyediakan makanan untuk tuan penguasa sejak didirikan pada tahun 1698 ini tetap menjaga rasa tradisional yang sama sampai sekarang.

kitsuki_kanko13

Makanan paling populer di Wakaeya adalah taichazuke bernama Ureshino. Ketika penguasa wilayah Kitsuki sakit, taichazuke ini adalah satu-satunya yang bisa ia makan. Ia berkata “ureshino…” (bahasa Jepang yang berarti “bahagianya”) sambil memakannya. Dari situlah nama Ureshino berasal.

kitsuki_kanko15

Taichazuke adalah nasi dengan sashimi ikan kurisi di atasnya, ditambah biji wijen dari resep rahasia, dan disajikan dengan dituangi teh. Daging ikan kurisi yang lembut terkena teh ditambah rasa wijen dijamin akan memanjakan lidah Anda. Jangan heran bila kelezatan yang istimewa ini bisa membuat Anda berkata “ureshino…” seperti tuan penguasa itu.

若栄屋 Wakaeya

Lihat informasi
restaurant

Istana Kitsuki, Istana Terkecil di Jepang

kitsuki_kanko16

Meski disebut sebagai istana terkecil di Jepang, Istana Kitsuki memiliki pemandangan yang luar biasa karena berada di puncak bukit yang agak tinggi sehingga dari menaranya terlihat laut dan kota sekitar istana.

kitsuki_kanko17

Menara istana yang dibangun pada tahun 1970 tersebut saat ini menjadi ruang pameran berbagai macam data dan dokumen.

kitsuki_kanko18

Berbagai macam baju zirah dan helmnya dipamerkan di sini. Anda juga boleh mencoba memakainya. Di sini tidak perlu malu bila ingin pura-pura menjadi samurai zaman Sengoku (masa perang antar wilayah di Jepang). Rasakan sendiri berat helm ini saat Anda mencobanya!

Istirahat dengan Teh Hijau di Upacara Minum Teh

kitsuki_kankou

Bila lelah berjalan-jalan, Anda bisa istirahat sambil menikmati matcha (teh hijau) dan wagashi (camilan khas Jepang) di “Ochasho Tomaya” yang ada di kota sekitar istana. Kedai antik ini merupakan toko spesialis teh Jepang.

Bangunan rumah ini murni menggunakan kayu dan hampir tanpa paku. Mengejutkan karena usia bangunannya sekitar 280 tahun. Alat-alat berharga seperti teko teh dari zaman Edo masih bisa ditemukan di dalam toko.

Tidak hanya membeli teh saja, bila Anda memesan matcha set di Tomaya, Anda juga bisa merasakan pengalaman upacara minum teh di teahouse corner.

kitsuki_kanko22

Setelah menikmati matcha buatan sendiri dan rakugan asli (rakugan: permen gula khas Jepang), rasa lelah dari berjalan pun langsung hilang.

Nikmati Seni Tradisional di Kitsuki Shurakukan

kitsuki_kanko23

Kalau sudah di Kitsuki, jangan sampai Kitsuki Shurakukan ini terlewatkan. Tempat yang dulunya adalah gudang anggur ini sekarang menjadi Tourism Exchange Center.

kitsuki_kanko24

Di sini, teater populer yang menjadi hiburan tradisional Kitsuki ditampilkan hampir setiap hari. Drama di sini banyak menampilakan nyanyian dan tarian seperti musikal sehingga meski menggunakan bahasa Jepang turis asing tetap bisa menikmatinya.

kitsuki_kanko25

Keistimewaan utama dari Shurakukan adalah posisi tempat duduk penonton yang sangat dekat dengan panggung. Dari jarak sedekat ini, tatapan dan ekspresi wajah para pemain pun bisa terlihat dengan jelas. Foto di mana pemainnya berpose menghadap kamera juga ada.

Saking terpakunya dengan sandiwara di depan mata, waktu pun berlalu tanpa terasa.

kitsuki_kanko26

Setelah menonton sampai selesai, para pemain melepas kepergian para penonton. Ini adalah kesempatan untuk foto bersama!

Mencicipi Kekayaan Laut di Hyugaya

kitsuki_kanko27

Setelah puas menikmati kota sekitar Istana Kitsuki, Anda bisa menginap di ryokan (penginapan khas Jepang). Ryokan yang populer di kalangan penduduk lokal dan wisatawan adalah Hyugaya.

kitsuki_kanko28

Ryokan yang terkenal dengan masakan ikannya yang segar ini telah berdiri selama 100 tahun. Makanan yang menjadi ciri khas Hyugaya adalah sashimi ikan batu. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang ringan dijamin membuat lidah Anda bergoyang!

Meskipun terbilang kecil dengan hanya 8 kamar, bagi Anda yang ingin menikmati masakan lokal dalam suasana yang tenang dan nyaman, penginapan ini adalah pilihan tepat. Di sini Anda juga bisa memesan makanan saja tanpa menginap. Selain itu, karena dari Bandara Oita waktu perjalanannya 30 menit, Anda bisa menggunakan layanan penjemputan yang tersedia.

HINATAYA

Lihat informasi
restaurant

Ayo ke Kota Kitsuki di Prefektur Oita! Tempat Budaya dan Sejarah Masih Bertahan

Kota Istana Kitsuki merupakan tempat yang tak lekang oleh zaman dengan toko-toko tradisional dan bangunan-bangunannya yang bersejarah. Akses dari Bandara Oita dan Stasiun Kokura pun sangat mudah. Ayo pakai kimono atau yukata dan rasakan sensasi kembali ke zaman Edo!

Baca juga:

Menikmati Rumah Terapung "Yakatabune" Serta Wisata Perpaduan Sejarah dan Alam Kota Hita, Prefektur Oita
Taman Nasional dengan Pemandangan Luar Biasa Unik di Kokonoe, Oita!
"Kyushu Tourist Information Center", Pusat Informasi Segala Hal tentang Kyushu
Berbagai Macam Cara untuk Pergi dari Tokyo ke Fukuoka

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait