Jelajahi 4 Situs Warisan Dunia di Kyoto dengan

Jelajahi 4 Situs Warisan Dunia di Kyoto dengan "Kyoto Sightseeing 1 Day Pass" dari Keihan Railway!

Kyoto 2018.07.16

Harus berganti moda transportasi saat wisata di Kyoto? Jangan khawatir! Dengan Kyoto Sightseeing Pass dari Keihan Railway, Anda dapat mengunjungi 4 tujuan wisata yang masuk ke dalam Situs Warisan Dunia dalam sehari tanpa transit!

Diterjemahkan oleh Pijar

Ditulis oleh 吳胖達

Google LINE

Saat berwisata di Kyoto, ternyata harus berganti moda transportasi dari kereta, bus, dan lainnya. Tentu akan sangat repot, bukan?

Namun, dengan Kyoto Sightseeing Pass dari Keihan Railway, Anda dapat mengitari 4 Situs Warisan Dunia seperti Kuil Fushimi Inari Taisha yang terkenal dengan seribu gerbangnya dalam sekali jalan tanpa transit! Cukup dengan satu tiket untuk membawa Anda menjelajahi Kyoto. Praktis ya! 

Kyoto Sightseeing 1 Day Pass

Sumber foto: Keihan Railway

Kyoto Sightseeing 1 Day Pass oleh Keihan Railway ini dijual dengan harga 750 yen untuk dewasa dan 380 yen untuk anak-anak. Dalam jangka waktu berlakunya, Anda dapat menggunakannya untuk bebas menaiki bus rute Demachiyanagi-Uji dalam sehari. Jika Anda sedang berwisata di area Kansai dan menginap di Kyoto, tiket ini sangat cocok untuk Anda.

Dengan 1 lembar tiket ini Anda dapat mengunjungi 4 Situs Warisan Dunia, seperti Kuil Shimogamo Jinja, Kuil Kiyomizu-dera,  Kuil Ujigami Jinja, dan Kuil Byodo-in.

Kali ini MATCHA akan mengulas masing-masing situs dengan aksesnya.

Kuil Shimogamo Jinja (Stasiun Demachiyanagi)

KYOTO_KEIHAN_03

Bernama Resmi "Kamo Mioya Jinja"

KYOTO_KEIHAN_01JPG

Kuil bernama resmi Kamo Mioya Jinja ini dibangun pada abad ke-8. Kuil ini memuja Tamayoribime dan Kamo Take Tsunumi no Mikoto yang muncul dalam mitologi Jepang.

KYOTO_KEIHAN_04

Kuil Shimogamo Jinja berdiri di atas delta yang terbentuk dari pertemuan Sungai Takano dan Sungai Kamo. Jika naik kereta Keihan dan turun di Stasiun Demachiyanagi, Anda akan melalui hutan Tadasu no Mori yang merupakan Situs Warisan Dunia untuk mencapai kuil ini.

Hutan Kuno Kyoto, "Tadasu no Mori"

KYOTO_KEIHAN_05

Hutan kuno Tadasu no Mori di Kyoto yang jarang menarik perhatian ini terbentang di area seluas 120.000 m² dan dikenal sebagai tanah sakral bagi air. Sebagai area reservasi yang terpenting di Kyoto, hutan ini terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia bersama dengan Kuil Shimogamo Jinja.

KYOTO_KEIHAN_07

Di Tadasu no Mori juga diadakan berbagai festival seperti Festival Furuhon Matsuri (festival buku bekas) dan festival kerajinan tangan.

Kuil Kiyomizu-dera (Stasiun Kiyomizu-Gojo)

Panggung Kayu Tersohor

Panduan ke Kuil Kiyomizudera, Tempat Wajib Kunjung di Kyoto

Kuil Kiyomizu-dera adalah pusat pemujaan Dewi Kannon sejak zaman Heian. Sebagai wujud rasa syukur akan perlindungan yang diberikan oleh Dewi Kannon, dibangunlah panggung kayu di kuil ini yang digunakan sebagai panggung bugaku (musik dan tarian bangsawan).

Pemandangan Khas Kyoto di Sanneizaka

KYOTO_KEIHAN_14

Jalan ini dinamakan "Sanneizaka" (tanjakan keselamatan kelahiran) karena merupakan rute perjalanan rohani bagi orang-orang yang memohon keselamatan dalam kelahiran kepada Dewi Kannon. Kini, di kanan kiri jalan berlapis batu ini dipenuhi dengan restoran-restoran tradisional yang berdiri sejak dulu dan berbagai toko. Jika Anda ingin membeli cinderamata khas Kyoto, di sinilah tempatnya.

Kuil Ujigami Jinja (Stasiun Keihan Uji)

Arsitektur Tertua yang Bertahan hingga Kini

KYOTO_KEIHAN_08

Bangunan utama Kuil Ujigami Jinja yang terletak di bagian selatan Kyoto ini dibangun pada zaman Heian dan merupakan arsitektur kuil tertua di Jepang. Bagian dalam kuil ini dibagi menjadi 3 aula. Aula sebelah kiri adalah tempat memuja Pangeran Uji no Waki Iratsuko, aula tengah untuk memuja Kaisar Ojin, sedangkan aula sebelah kanan adalah tempat memuja Kaisar Nintoku.

KYOTO_KEIHAN_09

Selain itu, di area dalam kuil ini terdapat mata air Kiriharamizu. Mulanya, terdapat 7 mata air yang terkenal cocok untuk menyeduh matcha di Uji, Kyoto. Namun, 6 mata air selain mata air Kiriharamizu kini telah hilang.

Kuil Byodo-in (Stasiun Uji)

Melihat Langsung Patung Burung Api yang Terpatri di Uang Koin Yen

KYOTO_KEIHAN_05 下午5.51.09

Di sisi uang koin 10 yen yang masih beredar hingga kini terdapat gambar Aula Burung Api Kuil Byodo-in. Kuil yang dibangun pada abad ke-11 ini dibangun di atas pulau yang mengambang di tengah kolam sebagai perwujudan dari surga Gokurakujodo.

Karena di atap kuil ini terdapat patung perunggu burung api berlapis emas yang saling behadapan, "Hou-ou-do" (Aula Burung Api) digunakan sebagai nama resmi dari Kuil Byodo-in.

KYOTO_KEIHAN_06

Di dalam Aula Burung Api ini terdapat patung "Amida Nyorai Zazo", patung Buddha duduk setinggi 277 cm. Patung yang dibuat sekitar 1000 tahun yang lalu oleh Jocho, seorang pemahat terkenal ini terdaftar dalam Situs Warisan Dunia bersama dengan bangunan Kuil Byodo-in.

Penutup

Di luar musim-musim tertentu di mana diadakan ibadah pemujaan malam hari, kebanyakan kuil Buddha maupun kuil Shinto di Kyoto hanya buka sampai jam 5 sore. Selain itu, karena penjualan tiket masuk ke tempat wisata selesai 30 menit hingga 1 jam sebelum tutup, pastikan jam buka masing-masing tujuan wisata sebelum menyusun rencana, ya!

Topik Terkait

Google LINE