Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

Pesona Produk Kerajinan Jepang "Shikki" dan Cara Memilihnya

Pesona Produk Kerajinan Jepang

Diterjemahkan oleh Yulia Kurniasih

Ditulis oleh kanako moriya

2020.06.27 Simpan

Jepang dikenal sebagai negara yang sangat peduli dengan kecantikan, terutama kecantikan klasik khas negaranya. Kecantikan klasik tersebut juga diaplikasikan dalam produk-produk yang biasa mereka pakai sehari-hari, seperti shikki. Yuk, kita lihat apa itu shikki!

Jenis "Shikki" yang Berlimpah

shikki JAPAN

Produk kerajinan Jepang, "shikki".

Shikki merupakan peralatan makan dan ornamen yang dibuat dengan mengecatkan urushi atau pernis Jepang pada kertas ataupun kayu.

Bahan dasar pernis yang digunakan untuk mengecat shikki berasal dari getah kayu pohon urushi. Di Jepang, konon pernis urushi sudah digunakan sebagai bahan pengawet dan perekat sejak Zaman Jomon (sekitar 15.000 sampai 2.300 tahun lalu). Namun, sejak saat itu hingga sekarang, pernis ini telah digunakan untuk berbagai hal.

Saat ini, bukan produk berbahan kayu saja, tetapi kaca, logam, kain, dan berbagai material lain pun banyak yang dicat dengan pernis. Selain itu, pernis juga digunakan untuk pembuatan barang-barang selain wadah, seperti nampan, rak susun, pulpen, dan lainnya.

Pada artikel kali ini, MATCHA akan memperkenalkan daya tarik shikki dan cara merawatnya!

Daya Tarik Shikki

1. Kesan yang Berubah Setiap Kali Dipakai

Shikki merupakan barang yang akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Semakin dipakai, pada permukaannya akan muncul kemilau yang cantik dan warnanya pun berangsur berubah seiring usia. Boleh dibilang bahwa shikki merupakan produk yang bergantung pada cara si pemilik merawatnya.

2. Kecantikan Klasik Jepang

shikki JAPAN

Pada "makie" atau teknik pemberian motif pada shikki dengan menggukan serbuk emas, banyak dilukiskan bunga-bunga yang menggambarkan tiap-tiap musim. Selain itu, di balik tutup mangkuk supnya pun biasanya dibubuhkan ornamen. Ini adalah cara mengekspresikan cita rasa kecantikan klasik Jepang melalui gambaran perubahan musim dan kekhasan yang ditawarkan.

3. Tekstur Bahan yang Membawa Kesan Alami

shikki

Kebanyakan shikki dibuat dengan mengecatkan pernis ke kayu. Tekstur bahan yang khas saat menyentuh bibir dan rasa nyaman saat disentuh dengan tangan adalah daya tarik bahan alami shikki yang tidak bisa didapatkan pada produk kerajinan lain.

Keuntungan lainnya saat menggunakan shikki adalah bahannya yang tidak menghantarkan panas, mudah dibawa dengan tangan, mampu menjaga makanan supaya tidak cepat dingin, dan lain sebagainya.

3 Poin Utama Dalam Memilih Shikki yang Bagus

Shikki merupakan barang kerajinan yang sudah sangat familiar bagi orang Jepang. Oleh karena itu, shikki bisa dibeli di tempat-tempat yang sering dikunjungi seperti tempat wisata, supermarket kota, dan lain-lain.

Namun, Anda pasti ingin membeli shikki yang berkualitas, 'kan? Ada 3 poin yang perlu Anda ketahui saat akan membeli shikki.

Poin 1: Material yang Digunakan

shikki JAPAN

Logam, plastik, kayu, dan lainnya adalah bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat shikki. Namun, tingkat keawetan dan teksturnya bergantung pada material apa yang digunakan. Pastinya, tekstur lembut akan lebih bisa dinikmati pada shikki yang terbuat dari kayu dibandingkan shikki yang terbuat dari plastik. Tingkat keawetannya pun lebih lama.

Saat mengecek material yang digunakan, pertama Anda perlu melihat ada atau tidaknya keterangan produk. Pada produk yang menggunakan kayu, baik dari pohon zelkova, pohon horse chesnut, atapun pohon lainnya, akan diberi keterangan "tennen boku" atau pohon asli.

Poin 2: Keaslian Pernis

shikki JAPAN

Bahan pengecatan shikki ada tiga, yaitu "pernis urushi", "pernis pohon cashew atau jambu monyet", dan "pernis urethane". Salah satu poin penting dalam memilih adalah mengetahui apakah suatu produk menggunakan pernis urushi asli atau tidak. Keistimewaan pernis urushi adalah teksturnya yang cantik dan awet digunakan. Anda juga akan segera terbiasa dengan aroma khas pernis urushi pada shikki.

Sedangkan cat pohon cashew dan cat urethane merupakan cat resin sintetis yang mengandung zat lain di luar bahan alami. Tampilan dan teksturnya memang tidak bisa disandingkan dengan produk berpernis urushi, tetapi produk-produk tersebut memiliki beberapa keuntungan seperti harga yang murah, tahan sinar UV serta kekeringan, dan mudah didapatkan.

Meskipun mahal, bagi Anda yang mencari produk yang awet dan bertekstur cantik, pilihlah produk dengan pernis urushi. Produk dengan dua jenis pernis lainnya bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menggunakan produk yang praktis. Jadi, Anda bisa memilih produk yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Poin 3: Perkiraan Harga

Bagi orang awam, material dan pernis yang digunakan pada shikki akan sulit dibedakan. Jika pihak toko kurang paham mengenai hal tersebut dan kualitasnya pun tidak terlihat, hal terakhir yang bisa digunakan dalam menentukan shikki yang bagus adalah "harga".

Poin penting saat membeli produk dengan pertimbangan harga adalah "mengetahui harga pasaran di masing-masing lokasi produksi".

Cara pembuatan shikki berbeda-beda tergantung lokasi produksinya, jadi harganya pun akan berbeda. Misalnya, harga satu buah mangkuk sup berpernis dari Wajima yang memerlukan banyak proses produksi, bisa mancapai lebih dari 10.000 yen. Namun, ada kalanya Anda juga bisa membeli produk berkualitas bagus dengan harga sekitar 3.000 yen tergantung lokasi produksinya.

Untuk mengetahui harga pasaran shikki di lokasi produksi tersebut, ada baiknya Anda coba melihat ke toko perabotan yang sudah lama berdiri. Cari tahu harga pasaran dari toko tersebut dan berhati-hati supaya tidak membeli barang hanya karena harganya murah. Jika Anda bertanya kepada orang toko mengenai barang yang murah atau yang mahal, bisa jadi Anda menemukan produk yang tidak terduga!

Selain cara-cara di atas, ada satu cara lain untuk mendapatkan shikki berkualitas. Pilihlah shikki yang nama pembuatnya tercantum atau shikki yang dibubuhkan “stempel tradisional”. Hal ini membuktikan bahwa shikki tersebut dibuat dengan teknik tradisional.

Cara Merawat Shikki

Tekahir, MATCHA akan menjelaskan cara merawat shikki.

Hati-Hati terhadap Tingkat Kekeringan dan Paparan Sinar Ultraviolet

Shikki adalah barang kerajinan tangan yang tidak tahan terhadap kekeringan dan paparan sinar ultraviolet. Supaya bisa tetap awet, sangat penting untuk "merawatnya secara berkala" dan "meletakkannya di tempat yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung". Tempat yang tepat untuk menyimpannya adalah di bawah lemari atau tempat lainnya yang dekat dengan lantai dan memiliki tingkat kelembaban tinggi.

Beberapa pendapat tidak menyarankan untuk mencuci shikki dengan deterjen, tetapi selama tidak dibiarkan terlalu lama terendam deterjen, tidak jadi masalah. Hal lain yang justru perlu diperhatikan adalah cara mengeringkan yang benar. Setelah dicuci, pastikan untuk mengelapnya dengan benar sambil berhati-hati supaya tidak membuat goresan pada shikki Anda.

Yang perlu dihindari saat merawat shikki adalah penggunaan microwave dan mesin pencuci piring. Berhati-hatilah karena penggunaan kedua benda tersebut bisa menyebabkan kerusakan dan hilangnya kemilau pada shikki.

Shikki bisa Anda beli di toko perabotan, toko oleh-oleh, departemen store, dan lokasi lainnya yang ada di tempat wisata. Baru-baru ini juga ada kabar bahwa Anda bisa melihat dan menyetuh shikki dari dekat serta membelinya di "Japan Traditional Crafts Aoyama Square" di Tokyo. Tempat ini memajang dan menjual barang-barang kerajinan tradisional dari seluruh Jepang, lho!

Shikki bisa digunakan selama berpuluh-puluh tahun asalkan digunakan dengan benar. Barang kerajinan ini juga bisa dijadikan kenangan dari perjalanan Anda. Yuk, coba cari shikki yang benar-benar pas untuk Anda!


Pembuatan artikel bekerjasama dengan
Ibu Chisako Sasaki dari Japan Traditional Crafts Aoyama Square
Bapak Mitsuro Watanabe, Pengrajin pernis tradisional Kagawa

Main image by Pixta

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait