Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

Workshop Teh Jepang Nishiarai, Belajar Menuang Teh dengan Sepenuh Hati

Workshop Teh Jepang Nishiarai, Belajar Menuang Teh dengan Sepenuh Hati

Diterjemahkan oleh DILA

Ditulis oleh Ramona Taranu

Tokyo 2017.08.26 Simpan

Berikut ini MATCHA akan memperkenalkan workshop teh bagi Anda yang sedang atau akan berlibur di Jepang. Tentunya ini adalah kesempatan bagus bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang teh Jepang.

Ayo Belajar Menuangkan Teh Jepang!

Di Jepang ada istilah "nichijo sahanji" yang berarti "hal-hal yang ada atau dijalani dalam keseharian". "Sahan" berarti teh dan beras. Hal itu karena orang Jepang tidak dapat dipisahkan dari beras dan teh. Bagi orang asing yang belum pernah tinggal di Jepang, istilah ini pasti menimbulkan tanda tanya yang besar ya.

Bagi Anda yang tertarik dengan teh Jepang dan ingin mengetahui lebih detail tentang jenis dan cara menuangkan teh yang benar, ikuti saja workshop teh Jepang khusus bagi wisatawan asing yang diadakan oleh Hostel Emblem Nishiarai. Workshop ini diadakan di toko dan kedai teh "Chasho Okumuraen" yang ada di kompleks pertokoan Sekibara Shotengai, Nishiarai, Distrik Adachi. 

Artikel terkait:

"Emblem Hostel Nishiarai" : Menyatukan Wisatawan dengan Penduduk Lokal

Peserta workshop teh kali ini seluruhnya adalah tamu Hostel Emblem Nishiarai. Mereka adalah wisatawan dari Inggris, Jerman, dan Australia. "Kami ingin belajar cara menuang teh sencha yang enak", begitu kata mereka.

※Calon peserta tidak harus tamu dari Hostel Emblem, untuk lebih jelasnya, lihat informasi di akhir artikel.

"Chasho Okumuraen" di Nishiarai

Workshop diadakan di toko dan kedai teh Chasho Okumuraen cabang Sekibara Shotengai, Nishiarai. Toko dan kedai yang dibuka sejak awal zaman Showa (1926-1989) ini sebenarnya berpusat di Minami-Senju. Tempat ini menjual teh produksi daerah penghasil teh terkenal di Jepang, yaitu Mori-cho, Prefektur Shizuoka.

Dua orang pada foto di atas adalah Bu Nishiwaki (kiri) dan Bu Okumura (kanan). Mereka adalah pengajar di workshop teh Jepang ini. Bu Nishiwaki adalah seorang pengajar di workshop kebudayaan Jepang yang diadakan oleh Hostel Emblem. Sementara Bu Okumura adalah direktur Chasho Okumuraen sekaligus seorang ahli teh.

Guci berwarna hijau yang menjadi latar belakang foto mereka adalah guci-guci berisi teh. Guci seperti itu sudah jarang bisa ditemui di toko-toko teh biasa lho! Pada zaman Edo ada kebiasaan untuk mempersembahkan guci berisi teh seperti ini kepada penguasa daerah.

Bagaimana Suasana saat Workshop Berlangsung?

Workshop diawali dengan penjelasan sederhana mengenai jenis-jenis teh. Bagi peserta workshop ini pertama kalinya mereka melihat pohon, dahan, dan daun teh yang masih segar.

Hal yang diperlukan untuk menyeduh teh yang enak bukan hanya daun teh dan air panas dengan suhu yang tepat saja, tetapi juga memikirkan orang yang kita seduhkan tehnya juga penting. Setelah mendengar penjelasan, peserta akan diajak menuang teh.

Para peserta menyeduh teh dengan hati-hati.

Samuel, salah seorang peserta dari Jerman ini terlihat tidak canggung saat menuangkan teh dari teko walaupun ini pertama kali baginya.

Selama sesi praktek menuangkan teh, Bu Okumura akan memberikan contoh. Teh dituangkan dari teko hingga tetes terakhir karena justru teh yang paling lama berada di dalam tekolah yang paling enak.

Bu Okumura dan Bu Nishiwaki menjelaskan bahwa kegiatan menuangkan dan menikmati teh bersama-sama ini adalah salah satu bentuk "omotenashi" (pelayanan atau sambutan hangat kepada tamu).

Siapa sangka kalau sisa daun teh yang telah diseduh juga bisa dimakan. Daun teh ini dapat dinikmati dengan shoyu. Orang Jepang sendiri bahkan tidak banyak yang tahu soal ini!

"Ternyata enak ya!", begitu komentar para peserta. Aroma teh yang masih tersisa pada daunnya menyebar sampai ke hidung.

Teh yang digunakan dalam workshop ini adalah teh produksi Prefektur Shizuoka bermerek "Mori no Midori". Teh ini adalah sejenis sencha (teh hijau berbentuk daun) dengan rasa yang kental dan mewah. Produk ini tersedia di Chasho Okumuraen lho!

Penutup 

Workshop teh Jepang yang diadakan oleh Hostel Emblem dan Chasho Okumuraen diadakan 2 kali dalam sebulan. Workshop ini sangat pas bagi Anda yang ingin lebih mengenal budaya teh Jepang. Bagi Anda yang ingin mendaftar, silakan hubungi bagian resepsionis Hostel Emblem pada jam kerja.

Bila Anda ingin membeli teh yang enak untuk oleh-oleh, toko dan kedai Chasho Okumuraen di Sekibara Shotengai adalah tempat yang tepat. Selain bisa membeli teh yang berkualitas, Anda juga bisa memperluas pengetahuan tentang kebudayaan teh Jepang dengan bertanya dan mengobrol bersama Bu Okumura. Menarik bukan?

Artikel terkait:

"Emblem Hostel Nishiarai": Menyatukan Wisatawan dengan Penduduk Lokal
Laporan dari Wisatawan Asing mengenai "Kembang Api Adachi"
Workshop Sushi di Uogashizushi, Nishiarai, Pengetahuan Langsung dari Ahlinya

TOKYO Travel Guide

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait