Hati-Hati Kehabisan! 3 Toko Besar Mame Daifuku Dapat Ditemukan di Area Tengah-Tengah Tokyo

Hati-Hati Kehabisan! 3 Toko Besar Mame Daifuku Dapat Ditemukan di Area Tengah-Tengah Tokyo

Tokyo 2014.06.15

Orang Jepang sangat mencintai kue tradisional Mame Daifuku. Daifuku dikatakan sudah ada dari zaman Edo di Koishikawa, Tokyo. Di Tokyo ini, ada 3 toko terbesar dan terpopuler Mame Daifuku yang menarik bagi orang Jepang.

Diterjemahkan oleh Fatina Putri Maulida

Ditulis oleh MATCHA

Google LINE

Orang Jepang sangat mencintai kue tradisional mereka yang satu ini, mame daifukuDaifuku (sejenis kue mochi yang di dalamnya berisi pasta kacang merah yang besar) dikatakan sudah ada dari zaman Edo di Koishikawa, Tokyo. Di Tokyo ini, ada 3 toko mame daifuku terbesar dan terpopuler yang menarik bagi orang Jepang.

Gunrindou, Mame Daifuku Bervolume Besar yang Dicintai Para Penulis Zaman Dulu

Keluar dari Stasiun Gokoku-ji melalui Tokyo Metro Jalur Yūrakuchō, terlihat di Jalan Otowa, kedai kue tradisional Jepang yang sudah lama ada sejak zaman Taisho, "Gunrindou". Daerah ini dari dulu adalah daerah yang banyak terdapat penerbit sehingga kedai ini terkenal sebagai kedai yang dicintai penulis-penulis besar pada zamannya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Pada hari ini juga, jam 10 pagi saat toko belum buka, sudah ada antrian panjang dari para pembeli. Entah itu untuk oleh-oleh atau bukan, ada pembeli yang membeli lebih dari 20 biji! Di tiap kotaknya disusun mame daifuku yang baru saja dibuat. Masih tersisa kehangatannya ketika disentuh.

P2162144-1024x768 (1)

Mame daifuku ini satunya berharga 160 yen. Pasta kacang merah yang tidak terlalu manis dikolaborasikan dengan kacang polong yang sedikit terasa asin, rasa tradisional yang turun temurun. Bervolume besar namun membuat kita ingin memakan untuk yang kedua kalinya.

Oleh-Oleh Harajuku yang Utama! Mizuho, Suasana Tradisional di Tengah Daerah Modern Omotesando

Jalan kaki dari stasiun Meiji-Jingumae sekitar 1-2 menit, "Mizuho" terdapat di jalanan masuk gang sedikit. Suasana riuh di Jalan Utama Omotesando hilang tak terdengar di daerah ini, namun toko ini tetap diramaikan oleh para pembeli. Hari ini juga kue pre-order nya sudah terjual habis, yang dijual hanya tinggal stok yang tersedia di display toko.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Jalanan sepi "Harajuku Onden Shoutengai", membuatnya tak terlihat seperti daerah Omotesando yang selalu ramai.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Penampakan tokonya seperti restoran tradisional Jepang. Ruangan di dalamnya sempit, namun suasana suami-istri pemilik toko yang sedang bekerja di dalamnya membuat kita merasa bernostalgia dan senang untuk melihatnya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Dibandingkan dengan toko lain, harganya sedikit mahal, satunya seharga 210 yen. Tapi setelah dimakan, kita akan memaklumi harganya! Mochi-nya yang terasa sekali tebal, diisi dengan pasta kacang merah yang sangat banyak terasa agak manis, namun cocok dengan mochi yang bervolume besar ini. Kita bisa memahami banyak penggemar rasa ini.

By the way, mizuho monaka (126 yen), semacam wafer berisi pasta kacang merah juga sangat populer di sana.

Matsushima-ya yang Bernuansa Zaman Shōwa, Pernah Dikunjungi Kaisar Shōwa Juga

Dari Stasiun Shirokane-Takanawa jalan kaki sekitar 5-6 menit, terlihat kain noren berwarna merah dengan tulisan putih ciri khas dari toko kue tradisional Jepang, "Matsushima-ya". Sedikit jauh dari stasiun dan jalannya melewati tanjakan, namun membuat kita tidak menyesal telah datang ke sini. Rasa kuenya sangat lezat dan banyak sejarah di balik toko ini. 

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Mame daifuku satunya seharga 160 yen. Di antara 3 toko ini, ukuran mame daifuku nya paling kecil, namun diminati. Kulit tepungnya tipis berisi pasta kacang merah yang sangat banyak, rasanya yang sederhana ini membuat kita merasa semakin suka dengan kue tradisional Jepang. Kaisar Shōwa yang dulu tinggal di daerah ini juga sering membelinya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Untuk masalah jalan, jika kita keluar dari Stasiun Shirokane-Takanawa, asal tidak salah pintu keluarnya tidak akan nyasar. Turun dari subway, kita langsung menuju ke pintu keluar nomor 2. Keluar dari sana, lalu...

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Jadikan papan peta "Gyoran Map" (tulisan Jepangnya "魚らんまっぷ") sebagai penanda, berjalan lurus terus dari sana.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Belok kanan dari lampu merah Gyoranzakashita(魚籃坂下), lalu di jalanan menanjak Gyoranzaka akan terlihat kuil Gyoranzaka atau disebut juga dengan Gyoranzaka-dera (魚籃寺) dalam bahasa Jepang. Setelah terlihat kuil ini, tinggal sedikit lagi menuju tokonya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Belok kanan lagi di lampu merah Isarako (伊皿子), akan terlihat kedai "Matsushima-ya". 

Ketiga toko yang sudah dikenalkan ini terdapat di area tengah-tengah Tokyo. Berjalan berkeliling area tersebut sambil berwisata kuliner akan menarik juga :)

Informasi

Gunrindou

Alamat: Tokyo-to, Bunkyo-ku, Otowa 2-1-2
Stasiun terdekat: Tokyo Metro Yūrakuchō Line Stasiun Gokoku-ji pintu keluar nomor 5, jalan kaki 1 menit
Jam buka: 9.30-17.00
Nomor telepon: 03-3941-8281

Mizuho

Alamat: Tokyo-to, Shibuya-ku, Jinguumae 6-8-7
Stasiun Terdekat: Tokyo Metro Chiyoda Line, Fukutoshin Line, Stasiun Meiji Jinguumae pintu keluar nomor 4, jalan kaki 3 menit
Jam buka: 8.30 - sampai habis stoknya
Nomor telepon: 03-3400-5483

Matsushima-ya

Alamat: Tokyo-to, Minato-ku, Takanawa 1-5-25
Akses: Tokyo Metro/Toei-Chikatetsu dari Stasiun Shirogane Takanawa jalan kaki 10 menit, dari stasiun Toei-Chikatetsu Sengaku-ji jalan kaki 5 menit
Jam buka: 8.30-18.30 (dapat berubah tergantung harinya)
Nomor telepon: 03-3441-0539
Hari libur: hari Minggu, hari Senin (tidak menentu)

Topik Terkait

Google LINE