Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Sejarah, Tradisi, dan Inovasi di Kampung Porselen Arita

Sejarah, Tradisi, dan Inovasi di Kampung Porselen Arita

Diterjemahkan oleh Katya A.C.

Ditulis oleh Sebastiao Pimenta

Saga 2015.03.20 Simpan

Kuil Tozan Jinja, atau bisa juga disebut Sueyama Jinja, adalah kuil yang terdapat di Kota Arita, Prefektur Saga. Arita terkenal tidak hanya di Jepang tetapi juga di kalangan internasional berkat tembikarnya. Saya, Sebastio Pimenta, telah datang dari Braz

torii

Kuil Tozan Jinja, atau bisa juga disebut Sueyama Jinja, adalah kuil yang terdapat di Kota Arita, Prefektur Saga.
Arita terkenal tidak hanya di Jepang tetapi juga di kalangan internasional berkat tembikarnya. Saya, Sebastio Pimenta, telah datang dari Brazil ke Arita untuk mempelajari tembikar Arita. Kali ini saya akan memperkenalkan sejarah Arita kepada Anda.

Kuil Tozan Jinja dan Monumen Ri Sampei

touzan3

Kuil Tozan Jinja didirikan pada tahun 1658. Di dalam area kuil terdapat monumen untuk menghormati Ri Sampei (Yi Sam-yeong), orang yang pertama membuat porselen di Jepang.
Kita juga bisa melihat produk-produk tembikar yang tidak ada di tempat lain seperti gerbang torii raksasa, patung komainu (patung batu berbentuk mirip singa), teko ukuran besar,  dan juga pagar jembatan. Suasananya khas kampung porselen.

touzan2

Di dalam kuil yang tenang kita bisa melihat berbagai tembikar Arita yang digunakan dalam upacara agama Shinto.

IMG_5413
IMG_5444

Pak Miyata, pendeta Shinto di kuil ini, berbaik hati menceritakan sejarah Arita dan dasar agama Shinto dengan detail kepada saya yang orang Brazil. Jika kuil sedang tidak begitu ramai dan Anda bisa bertemu dengan Pak Miyata, cobalah mengobrol dengannya. Anda bisa tahu hal-hal menarik tentang sejarah Arita. 

IMG_5425

Butuh waktu 10 hingga 15 menit melalui jalan di samping bangunan kuil untuk menuju puncak bukit tempat berdirinya Monumen Ri Sampei. 

IMG_5474

Dari puncak bukit tersebut kita bisa melihat seluruh kota Arita. Bukit ini adalah salah satu tempat favorit saya di Arita. Bila ada waktu saya pergi ke sini dan menikmati pemandangan kota. Rumah-rumah lama, cerobong asap tradisional dari bata, serta pegunungan di baliknya seakan menunjukkan hubungan erat antara penduduk kota dengan alam sekitarnya.

IMG_5485

Kota Arita dan Porselen Arita

Pada akhir Zaman Asuka (sekitar abad ke-7) produk keramik Cina mulai diimpor ke Jepang. Sejak saat itu pembuatan keramik dimulai di Jepang. Pada masa Dinasti Ming (1368–1644) orang Jepang memiliki ketertarikan besar terhadap porselen biru dan putih dari Cina dan Korea. Pada Zaman Edo-lah (1603-1868) porselen mulai dibuat di Jepang.

IMG_5348
IMG_5344

Ri Sampei (Yi Sam-pyeong) adalah pengrajin tembikar dari Korea yang tiba di Jepang pada pertengahan abad ke-17. Ia menemukan sejenis tanah liat bernama kaolin yang menjadi bahan porselen di gunung Izumi-yama, Arita. Pada tahun 1616 lahirlah porselen pertama di Jepang. Pada mulanya porselen Arita mendapat pengaruh dari Cina dan Korea. Banyak yang bermotif warna biru indigo di atas dasar warna putih. Pada tahun 1640-an, Sakaida Kakiemon menciptakan Akae, porselen dengan dasar warna merah, dan memulai tren baru.

Sejak tahun 1650-an, porselen Arita diekspor ke negara-negara Eropa oleh VOC. Di Eropa porselen Arita dikenal dengan nama "IMARI". Ada begitu banyak kolektor serius dari kalangan keluarga bangsawan.

IMG_5885

Lokasi pemotretan: Kyushu Ceramic Museum

Khas porselen Arita adalah motif indah dengan warna merah, kuning, hijau, dan biru di atas dasar warna putih. Hingga saat ini porselen Arita terus digemari di seluruh dunia.

IMG_5241

Ditambah lagi, ada berbagai produsen tembikar seperti Kakiemon, Gen'emon, Imaemon yang telah memproduksi porselen Arita tradisional secara turun-temurun selama empat belas generasi.

IMG_5944

Lokasi pemotretan: Kyushu Ceramic Museum

Porselen Arita dikenal sebagai porselen dengan kualitas terbaik di Jepang. Meskipun mulai menggunakan teknologi modern, sebagian besar tembikar Arita terus menjaga desain dan metode pembuatan tradisional. Wisatawan yang datang ke Arita tidak hanya berkunjung ke toko-toko dan museum, tetapi juga bisa datang langsung ke tempat pembuatan dan ruang display tembikar. Para pengrajin dan produk porselen yang Anda temui di sana pasti akan menjadi kenangan wisata yang indah.

IMG_5739

Lokasi pemotretan:Kouraku Gama

Pada tahun 2016 porselen Arita akan berumur 400 tahun. Menjelang peringatan tersebut, banyak pengunjung yang datang dari berbagai negara. Persiapan untuk berbagai acara sedang berlangsung. Saya sendiri sedang mempersiapkan proyek "Artist in Residence" bersama orang-orang Australia di produsen porselen "Kouraku".

Di sini juga ada tempat penginapan yang nyaman. Silahkan hubungi saya jika Anda berkunjung ke Arita. Saya akan memperkenalkan sejarah, tradisi serta bagaimana tembikar Arita terus berkembang berkat inovasi para pengrajin.

Ditulis oleh Sebastiao Pimenta dan diterjemahkan ke bahasa Jepang oleh Sayaka Uchida untuk situs MATCHA versi Bahasa Jepang

Informasi

kuil Tozan Jinja

Alamat:Saga-ken,Nishimatsuura-gun,Arita-cho,Odaru 2-5-1
No.telepon:0955-42-3310
Stasiun terdekat:JR stasiun Arita
Akses:Dari stasiun Arita, berjalan kaki 15min, atau naik taksi kira-kira 3min.
Situs Resmi:Kuil Tozan Jinja (Bahasa Jepang saja)

 

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait