Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Waspadai

Waspadai "Pitam Panas" Saat Musim Panas di Jepang

2015.07.13 Simpan

"Pitam Panas", sebuah penyakit yang paling harus diwaspadai saat musim panas di Jepang.

Diterjemahkan oleh Dipta Mahatiyanto

Ditulis oleh MATCHA-PR

LINE

"Musim Panas di Jepang" adalah sesuatu yang hanya bisa dimengerti oleh orang yang pernah merasakannya sendiri.

Di Jepang, musim panas dimulai kira-kira dari akhir Mei sampai awal September. Panasnya musim panas bukan hanya terasa panas karena Jepang memiliki banyak daerah dengan suhu panas yang berbeda-beda. Ada penyakit yang disebabkan oleh panas tersebut. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memahami hal tersebut jika sedang berpergian di Jepang saat musim panas.

Dalam artikel ini, kami akan mengulas tentang penyakit yang paling harus diwaspadai saat musim panas di Jepang.

Musim Panas Jepang Dimulai Ketika Musim Hujan

80baea94f3b9bbdbfb44464180693d0d_m

Pada permulaan musim panas di awal bulan Juni, ada sebuah masa yang biasa disebut musim hujan, yaitu hujan sering turun selama 4 minggu (kecuali Hokkaido). Karena beriklim laut, udara dan suhunya sangat lembab. Meskipun suhu sekitar 25 derajat belum bisa dibilang panas, saat kelembapan udaranya tinggi, rasanya menjadi tidak nyaman.

Musim hujan ini sangatlah penting bagi petani karena membawa berkah untuk hasil pertaniannya. Tidak berlebihan kalau musim hujan merupakan sesuatu yang menyokong kebudayaan makan di Jepang.

30f2acfd1bbb1efb537cdf2e8fc5d14a_l

Karena pada periode ini sering turun hujan, ada kalanya suhunya turun dengan drastis. Jadi, tidak ada salahnya kalau kita membawa pakaian yang berbahan cardigan atau sejenisnya.

Saat Musim Hujan Berakhir, Langsung Jadi Panas

bb16ec7700852e03408be4a66b5343b3_m

Setelah lewat musim hujan, tibalah bulan Juli yang tiba-tiba menjadi panas. Suhunya menjadi tinggi secara stabil. Masa ini disebut "Tsuyu Ake (akhir musim hujan)". Ketika "Tsuyu Ake", banyak orang Jepang yang bepergian ke pantai atau kolam renang untuk menikmati air dingin ataupun pergi ke daerah dingin untuk refreshing. Karena antara bulan Juli dan Agustus ini sangat panas, banyak orang yang memakai pakaian lengan pendek.

Akan tetapi, hal yang harus diwaspadai ketika suhu meningkat drastis menjadi panas inilah yang disebut Pitam Panas.

Pitam Panas Adalah?

711d17d31eb87431e9e9a22c575a9fb6_m

Mungkin "Pitam Panas" adalah kata-kata yang jarang terdengar, tetapi ini adalah penyakit yang menjadi ciri khas fenomena iklim di Jepang.

Pitam Panas diakibatkan hal-hal seperti suhu tinggi atau panas yang membuat keseimbangan antara air dan zat-zat lain (zat garam dan sebagainya) menjadi kacau, lalu menjadikan fungsi pengaturan dalam tubuh tidak bisa berjalan normal.

Gejalanya bisa dengan pusing, mual, kepala berputar, sakit kepala, dan sebagainya. Saat parah, bisa sampai pingsan ataupun meninggal dunia. Di Jepang, pernah yang paling parah ada 1.000 orang lebih yang meninggal dengan sebagian besar korbannya lansia.

Poin yang Harus Diperhatikan dalam Pitam Panas Adalah?

5aaec0013e80a9a95ed5114641a826b5_m

Berhati-hati dan waspadai Pitam Panas ketika melakukan olahraga atau kegiatan berat dibawah teriknya sinar matahari. Bukan hanya di luar ruangan, ada kalanya juga kita terkena Pitam Panas walaupun ada di dalam ruangan.

Misalnya, di dalam banyaknya orang yang berkumpul dalam event atau tempat wisata, di luar atau di dalam ruangan sama-sama sangat berbahaya. Ditambah lagi, bagi orang yang tidak terbiasa dengan panas, resikonya akan bertambah karena tubuh tidak bisa menyesuaikan dengan suhu panas.

Bagi wisatawan asing yang belum terbiasa dengan panasnya musim panas Jepang, Pitam Panas adalah penyakit yang harus benar-benar diwaspadai.

Bagaimana Agar Terhindar dari Pitam Panas?

Yang Pertama adalah Menghindari Panas

11224ea6dcb375cb7a5a5bfcffbcfb7b_m

Saat merasa "Aduh panasnya, capek...", sangat penting untuk mencari tempat sejuk yang tidak terkena sinar matahari untuk beristirahat.

Jika di dalam ruangan, mari nyalakan kipas angin atau AC.

Jika sedang bepergian di luar, pakailah topi, atau sebisa mungkin berjalanlah di tempat yang banyak bayangannya agar terhindar dari sinar matahari. Gunakan pakaian yang memudahkan pertukaran udara. Ini cara yang tepat untuk menghindari panas dalam tubuh.

Sering-seringlah Minum Air

8668809591_39b8c8bf4f_k

Saat tubuh kehilangan kadar air dengan berkeringat, jika tidak mendapat asupan kadar air yang cukup, maka akan terjadi dehidrasi, pusing, mual, dan gejala lain yang membuat badan menjadi tidak sehat. Agar tidak terjadi hal tersebut, baik di dalam atau di luar ruangan, ketika tidak haus pun penting sekali untuk minum secara teratur.

Akan tetapi, jika terlalu banyak minum dalam sekali minum, hal tersebut bisa juga menjadi penyebab kacaunya kandungan elektrolit dalam tubuh. Hasilnya malah akan membuat terasa mual. Saat menambah asupan kadar air atau minum,  marilah minum minuman seperti sport drink dan sejenisnya untuk mengganti kadar garam juga yang hilang oleh keringat.

Untuk Bertahan dalam Musim Panas Jepang

Walaupun dalam artikel ini diperkenalkan "Pitam Panas", jika Anda sebelumnya telah memahami iklim di Jepang dan telah menjaga kondisi tubuh dengan baik, hal tersebut tidak akan menjadi masalah. Akan tetapi, jika bepergian di negeri lain dalam waktu pendek, tidak terasa kita akan banyak berbelanja atau mengunjungi banyak tempat wisata dalam waktu yang terbatas.

Untuk berjaga-jaga, jika terasa tidak enak badan, segeralah untuk meminta tolong kepada orang terdekat dan sebagainya. Marilah utamakan kondisi badan.

Jadi, selamat menikmati perjalanan wisata Anda!

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE