Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Sedap Dipandang dan Dimakan, Pengalaman Membuat “Kyogashi” di Kanshundo, Kyoto

Sedap Dipandang dan Dimakan, Pengalaman Membuat “Kyogashi” di Kanshundo, Kyoto

Kyoto 2015.08.30 Simpan

Diterjemahkan oleh Fanny Aleutia

Ditulis oleh SakamotoAyako

LINE

NMS_0561

Bila membicarakan tentang barang yang terkenal di Kyoto, apa yang Anda bayangkan? Kuil, kimono, tembikar... Lalu, jangan lupa dengan wagashi!

Di Kyoto yang dulu pernah menjadi ibukota Jepang, berkembanglah kebudayaan wagashi (jajanan tradisional khas Jepang) yang diperuntukkan khusus bagi keluarga kerajaan, bangsawan, dan persembahan di kuil. Oleh karena itu, wagashi yang berkembang di Kyoto disebut dengan Kyogashi secara spesifik. Bahan mentah dari kyogashi diadon, diberi lapisan, diregangkan, kemudian dibentuk menyerupai tanaman dari berbagai musim.

Referensi Website: Homepage Kyogashi Shiryoukan

紅葉製作1

Dengan menciptakan efek garis menggunakan spatula, jadilah bentuk wagashi yang menyerupai daun musim gugur.

Sumber gambar: Homepage Kanshundo

Jadi, tidak hanya rasanya, kyogashi juga bisa dinikmati secara visual. Kali ini kita akan berpartisipasi dalam kelas membuat kyogashi di Kyoto.

Diajarkan Langsung oleh Ahlinya! Menikmati Kelas Wagashi di Kanshundo

kyougasi

Kali ini, toko yang akan kita kunjungi adalah Toko Kanshundo Higashimise yang ada di Higashiyama-ku, Kyoto.

Toko ini tidak hanya menjual wagashi yang menyerupai tanaman berbagai musim, tapi juga membuka kelas membuat wagashi empat kali sehari.

DSC_1341

Setelah tiba di kelas membuat wagashi yang ada di lantai dua toko, pertama-tama kita harus mencuci tangan hingga benar-benar bersih. Kemudian, sambil melihat teks panduan yang ada di meja, kita akan menerima penjelasan tentang cara membuat wagashi langsung dari pengrajinnya.

DSC_1331

Ini adalah teks untuk hari ini. Di dalamnya juga terdapat foto agar lebih mudah dipahami.

DSC_1366

Bagi peserta yang tidak mengerti bahasa Jepang tidak perlu khawatir, karena teks tersedia dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Korea.

Bila semakin banyak wisatawan asing yang ikut berpartisipasi, teksnya akan dibuat dalam berbagai bahasa yang lebih banyak. Pihak tokopun ikut merasa bahagia bila semakin banyak orang yang menikmati pembuatan kyogashi.

Untuk kegiatan hari ini, yang mengajarkan cara membuat kyogashi adalah ahli pembuat wagashi yang telah berpengalaman selama 50 tahun!

Sang pengrajin memberikan arahan dengan hati-hati sambil memberikan isyarat-isyarat dengan gerak tubuhnya. Bahkan peserta pemula atau yang tidak berbahasa Jepang sekalipun bisa membuat bentuk-bentuk kyogashi yang indah.

Bisa membuat bentuk bahan dasarnya berubah menjadi tanaman berbagai musim dalam sekejap, merupakan hal yang sangat menyenangkan.

Sebagian besar peserta pasti merasa seperti itu. Kira-kira setelah ini akan berubah menjadi apa? Mari kita lihat secara langsung.

kyougasi

Ini adalah wagashi dengan warna gradasi kuning dan hijau yang indah. Dengan membuat anko manis dari mochi dan kacang kedelai, jadilah bentuk yang menyerupai buah plum hijau. Mari kita bandingkan bentuk sebelum dan sesudahnya!

スクリーンショット 2015-06-26 14.07.04

Hanya dengan diremas, diregangkan, dan dilapis-lapis saja bisa berubah menjadi seperti ini. Benar-benar seperti trik sulap!

kyougasi

Selain itu, ada juga wagashi yang berbentuk seperti setumpuk bunga azalea. Yang ini juga dibuat hanya dengan beberapa jenis dango. Ayo kita bandingkan bahan mentah dan bentuk jadinya.

スクリーンショット 2015-06-26 14.10.23

Terciptalah perpaduan kehangatan dari warna oranye anko dan kelembutan kelopak bunga azalea.

Bagaimana caranya bahan yang bulat atau persegi ini bisa berubah menjadi tanaman dari berbagai musim? Bagi Anda yang penasaran, silahkan mencoba kelas wagashi di Kanshundo. Dijamin Anda akan terkesan dengan ide-ide para pengrajin dan kemampuan tangan mereka!

DSC_1340-1

Di akhir kelas, kita bisa menikmati wagashi yang telah dibuat bersama dengan teh matcha.

Tekstur anko yang basah, rasa manis lembut yang meleleh di mulut, benar-benar sensasi yang tak tertahankan. Rasa pahit matcha dan rasa manis anko tergabung dengan selaras.

Terkadang ingin juga merasakan wagashi yang dibuat sendiri daripada wagashi yang bisa dibeli di toko.

Hasil dari Pengrajin Pemula yang Baru Pertama Kali

kyougasi

Dengan kelas yang diajarkan langsung oleh sang pengrajin aslinya, kita bisa memperoleh pengalaman berharga. Kita bisa merasakan langsung kelembutan membuat wagashi dan ketelitian hasil karya sang pengrajin.

“Seterampil apapun, kita tidak akan bisa menciptakan kyogashi yang indah bila tidak berlatih setiap hari. Meski sudah membuat kyogashi selama 50 tahun, seumur hidup saya akan tetap belajar.”

Ini adalah kata-kata dari pengrajin yang menjadi instruktur hari ini. Kerendahan hati sang pengrajin inilah yang bisa menarik orang-orang untuk ikut belajar membuat kyogashi.

Bagi Anda yang ingin merasakan sendiri budaya wagashi Kyoto, silahkan bergabung dalam kelas membuat wagashi di Kanshundo. Saat ingin berpartisipasi, jangan lupa untuk melakukan reservasi 2-3 hari sebelumnya.

Information

Alamat : Higashiyama-ku, Kyoto, melalui Kawabata Front East Chayamachi 511-1 (sebelum Kuil Toyokuni)
Jam buka : 09.00-18.00
Hari Libur : Tidak ada (namun tutup sementara saat libur tahun baru)
Menu tersedia dalam bahasa : Inggris, Korea, Mandarin
Stasiun terdekat : Keihan Kiyomizu-Gojō Station
Akses : Berjalan 5 menit ke selatan di Jalan Kawabata, belok ke arah timur di sudut Kanshundo Honten, berjalan kaki selama 3 menit.
Kisaran harga : 2.160 Yen
Nomor Telepon : 075-561-1318
Homepage resmi : Kanshundo Official HP

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE