Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

Indahnya Iwa Enogu, Bahan Mentah untuk Lukisan Jepang yang Menyimpan Unsur Budaya

Indahnya Iwa Enogu, Bahan Mentah untuk Lukisan Jepang yang Menyimpan Unsur Budaya

Diterjemahkan oleh SiauwWin

Ditulis oleh Takuro Komatsuzaki

Tokyo 2014.06.09 Simpan

Rahasia keindahan lukisan Jepang.

*Iwa enogu adalah pewarna yang berbentuk serbuk terbuat dari batuan mineral yang dihancurkan.

Saat melintasi jalanan Yanaka, saya melihat beberapa botol berisi serbuk berwarna merah dan pink yang dipajang di etalase sebuah toko. Sangat indah, tapi apa sih itu? Karena penasaran, akhirnya saya pun mem-browsing "Kinkaido", nama yang tertera pada papan nama toko.

Tahukah Anda tentang lukisan Jepang? Pernahkah Anda melihat lukisan Jepang? Bahan pewarna yang hanya dijual di Jepang. Dengan tekstur halus dan cukup sulit dicari. Bahan inorganik yang bisa memberikan kesan hidup pada lukisan.

Berkat ketekunan orang Jepang, dapat dihasilkan sekitar 2000 gradasi warna iwa enogu. Silakan berkunjung untuk merasakan ketenangan sejenak, beranjak dari segala hal yang serba cepat dan perubahan global yang ada.
(Sumber dari website resmi)

Asyik boleh mampir! Jadi, tidak sungkan-sungkan lagi, mari kita cari tau apa itu iwa enogu!

Sekitar 5 menit jalan kaki dari stasiun Nezu, ada sebuah toko bernama "Kinkaido" yang menyediakan bahan pewarna untuk lukisan Jepang.

Iwa Enogu Dibuat dengan Penuh Ketekunan

th_DSCF1659

-Tolong jelaskan bagaimana cara mendapatkan iwa enogu yang digunakan sebagai bahan pewarna untuk lukisan Jepang ini?

Pada saat membeli iwa enogu, tidak menggunakan ukuran gram, melainkan "Ryou". "Ryou" adalah satuan yang digunakan untuk iwa enogu, di mana berat 2 ryou sama dengan 30 gr.

15 gr nya dihargai 750 yen. Jadi, harga untuk 1 botolnya adalah 5.400 yen. Itulah alasan mengapa lukisan Jepang menjadi sangat mahal. Untuk iwa enogu yang terbuat dari partikel yang sangat halus, dapat digunakan menutupi bidang yang luas, sedangkan iwa enogu yang kasar tidak bisa direntangkan sehingga tidak bisa digunakan untuk menutupi bidang yang luas.

th_DSCF1662

Batuan-batuan ini merupakan mineral alami. Dibuat menjadi iwa enogu dengan cara dihancurkan menjadi serbuk. Batuan mineral sebagai bahan dasarnya didapatkan dari beberapa negara di luar Jepang. Ada beberapa warna pada batuan tersebut, batu yang tidak transparan akan menghasilkan serbuk warna yang lebih pekat, sedangkan batuan transparan yang indah seperti garnit akan menghasilkan serbuk warna yang lebih cerah.

Kemudian dicampur dengan perekat agar dapat digunakan sebagai pewarna. Karena bentuknya yang berupa serbuk, warna-warna iwa enogu tidak bisa dicampur. Untuk mencampurnya, pelukis harus menumpuk warna tersebut.

-Pasti diperlukan ketekunan dalam membuat pewarna ini ya.

Ya, coba perhatikan kalau pergi pameran lukisan. Misalnya lukisan "Mona Lisa" dari Eropa adalah contoh lukisan minyak. Awalnya pigmen(*1) yang berbentuk bubuk jika dicampur dengan minyak maka akan menjadi cat minyak, jika dicampur dengan akrilik maka akan menjadi cat akrilik. Jadi ketika bubuk warna dicampur dengan "nikawa" (*2) maka akan menjadi iwa enogu.
Bubuk bahan dasar untuk cat minyak dan cat air bisa diproduksi secara masal, namun pengerjaan untuk bubuk iwa enogu diperlukan waktu yang cukup lama oleh seorang perajin dan perlu dilakukan pemisahan partikel.
(*1) zat warna (referensi: wikipedia)
(*2) minyak yang dihasilkan dari memanaskan kulit, tulang, dan daging hewan dengan air. Gelatin (referensi: wikipedia)

th_DSCF1647

th_DSCF1648

Keunikan yang hanya ada di Jepang karena perlu dilakukan pemisahan partikel dan memberikan gradasi warna. Semua pengerjaan untuk produksi iwa enogu dilakukan di Jepang meskipun bahan mentahnya dikumpulkan dari seluruh dunia.

Coba perhatikan iwa enogu ini. Dibuat dari batu yang sama, namun warnanya berubah ketika dibandingkan antara yang berwarna muda dan yang tidak. Untuk yang nomor kecil, kekasaran serbuknya seperti pasir, kan.

Bahkan Digunakan pada Benda Berharga Negara

-Apakah ada nilai sejarah yang dibawa oleh iwa enogu ini?

Penggunaan awal zat pewarna ini adalah pada lukisan dinding di makam kuno Takamatsuzuka di Nara. Dengan kata lain merupakan hasil karya pertama yang menggunakan iwa enogu. Meskipun di daerah Kyusu juga ditemukan lukisan pada dinding makam kuno, namun sejarah membuktikan bahwa lukisan tersebut dilukis menggunakan tanah merah yang ada disekitar makam, bukannya iwa enogu.

Lukisan dinding makam kuno Takamatsuzuka Lukisan kumpulan wanita yang terdapat di dinding bagian barat.
Dikutip dari: Taman Bersejarah Nasional Asuka.

th_img_02b

Takamatsu zuka kofun hekiga Nishikabe joshi gunzou
Sumber:Kokuei Asuka Rekishi Koen(Asuka Historical National Government Park)

Iwa enogu didatangkan dari Cina. Sebenarnya, awal penggunaan iwa enogu pada dinding makam kuno Takamatsuzuka di Nara, sekitar abad ke-7. Juga digunakan untuk melukis gambar Buddha pada Horyuji dan gulungan gambar pada cerita Genji atau yang lebih dikenal dengan "Genji Monogatari", kedua benda tersebut telah ditetapkan sebagai benda kekayaan negara. Iwa enogu yang digunakan saat itu adalah iwa enogu yang dibuat dari batuan yang ditemukan di Jepang.

Anime dan Manga, Lukisan Jepang yang Mendapatkan Perhatian Dunia

th_DSCF1650

-Tidak hanya benda kekayaan negaranya saja, tapi pewarnaan pada lukisannya pun perlu diperhatikan, ya.

Ya benar. Para turis dari luar negeri sangat menaruh minat pada hal-hal tersebut. Sering muncul pertanyaan seperti: "Aa, indahnya. Bagaimana cara membuatnya ya?". Menurut saya, "Kebudayaan Jepang dapat menarik perhatian dari masyarakat dunia" walaupun kita tidak sepenuhnya tahu hal tersebut, tapi ada buktinya.

Sebaliknya masyarakat Jepang sendiri kurang memiliki minat tersebut. Anime dan manga juga disenangi, tapi pada dasarnya anime dan manga awalnya merupakan kesenian yang ada pada kebudayaan Jepang.

th_DSCF1656

Ada pengunjung yang datang dari luar bertanya tentang bagaimana cara membuat gradasi warna pada iwa enogu. Ketika dijelaskan bahwa setiap partikel memiliki perbedaan dan serbuk-serbuk yang dihasilkan dari sebuah batu harus dimasukkan ke dalam air untuk menyeleksi setiap partikel berdasarkan kecepatan partikel tersebut tenggelam di dalam air, benar-benar pekerjaan yang sangat membutuhkan ketelatenan dan waktu. Begitu mendengar penjelasan tersebut, mereka langsung menunjukan minat mereka dan berkomentar "Keren!"

Untuk pengerjaan warna ini tidak ada di luar negri. Yang menarik minat orang-orang dari luar negeri adalah pengerjaan yang memfokuskan pada keindahan warna dan pengerjaan yang dilakukan dengan tangan yang membutuhkan waktu dan sangat detail.

Ada Sesuatu yang Bernilai Terkandung dalam Hal-Hal yang Hampir Hilang

-Selain lukisan Jepang, budaya Jepang yang bernilai juga terkandung dalam cara pembuatan iwa enogu ya.

Ya benar. Karena itu diharapkan semua orang dapat mengetahuinya, karena memang tidak dipelajari di sekolah. Adanya sikap menyepelekan hal-hal yang memerlukan waktu dan ketekunan, karena saat ini adalah masanya produksi massal.

Meskipun iwa enogu termasuk dalam salah satu budaya Jepang yang unik, saat ini penggunanya mengalami penurunan. Adanya Mixed media(*3) dan adanya pemikiran "selama bisa digunakan untuk memulas, pewarna apapun boleh digunakan", diharapkan tidak menyepelekan hasil karya yang dibuat menggunakan satu sumber bahan utama. Serta saya harap semua orang dapat mengerti nilai yang terkandung dalam proses pembuatan Iwa enogu.
(*3) pembuatan karya yang menggunakan lebih dari satu bahan dan medium (referensi: wikipedia)

Tampaknya sekarang ini adalah masa di mana kurangnya apresiasi terhadap pengerjaan seni yang bernilai. Hanya ada 25 orang dalam satu angkatan yang mengambil jurusan tentang Lukisan Jepang di Universitas Kesenian Tokyo. Dengan menipisnya pemahaman akan "pentingya lukisan Jepang" dan terus berlanjutnya situasi di mana kurangnya apresiasi terhadap iwa enogu...

Sekeras apapun kami berusaha, maka ada kemungkinan kebudayaan ini akan menghilang secara perlahan.

-Kondisi yang demikian ini tampaknya luput dari pandangan kami sebagai pemuda Jepang.

Ya. Memang sulit untuk dapat mengetahui keindahan dari Lukisan Jepang. Jika tidak dicoba sendiri tidak akan mengerti. Selain itu menurut saya, adanya pembatasan juga tidak baik. Di zaman internet seperti sekarang ini, untuk menghasilkan sebuah karya, hanya perlu memasukan data saja. Belum lagi adanya printer 3D yang nantinya dapat digunakan untuk menghasilkan produk secara massal. Sulit untuk menandingi kecanggihan masa tersebut.

Namun, kami percaya bahwa ada sesuatu yang bernilai terkandung dalam hal-hal yang hampir hilang. Dan saya harap akan lebih banyak orang lagi yang mengerti akan hal itu.

Informasi

Kinkaido

Alamat: 110-0001 Tokyo-to, Taito-ku,Yanaka 1-5-10
Telepon: 03-3821-5733
Jam operasional: 9.30-18.30
Situs resmi: http://www.yanesen.net/archives/shop/shop/377/
Facebook: https://www.facebook.com/kinkaido

TOKYO Travel Guide

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait