Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Menginap di Rumah Tradisional Khas Kota Tua Gojo

Menginap di Rumah Tradisional Khas Kota Tua Gojo

Nara 2016.10.11 Simpan

Puas menikmati suasana tradisional Jepang dengan menginap di rumah tradisional.

Diterjemahkan oleh Katya A.C.

Ditulis oleh Haruka

LINE
yanaseya

Mumpung di Jepang, pasti ingin mencicipi suasana tradisional di sana. Nah, suasana itu bisa kita dapat dengan menginap di rumah tradisional yang disebut machiya. Kali ini MATCHA pergi bersama seorang wisatawan asing ke machiya bernama "Yanaseya" di Kota Gojo, Prefektur Nara.

4

"Yanaseya" tidak seperti penginapan tradisional biasa. Yang disewakan bukan kamar, tapi seluruh bangunan rumah. Dalam satu hari rumah ini hanya bisa digunakan oleh satu rombongan saja.

Penyewa bisa keluar-masuk rumah sesuka hati karena tak ada jam malam. Kita bisa menikmati rumah layaknya penghuni sebenarnya.

Terletak di Area Cagar Budaya

Prefektur Nara paling terkenal dengan patung Buddha besar di Kuil Todaiji. Akan tetapi, daya tarik Nara tidak hanya itu. Nara juga punya Distrik Shinmachi di Kota Gojo yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang sebagai Distrik Perlindungan untuk Kompleks Bangunan Tradisional pada tahun 2010. Rumah tertua yang diketahui tahun pembuatannya (tahun 1607) juga ada di distrik ini, tepatnya di Jalan Shinmachi-dori. Penginapan Yanase terletak tak jauh dari jalan ini.

road

Menikmati Harmoni Rumah Kayu dengan Alam

MATCHA berkunjung Yanaseya di hari yang panas. Begitu tiba di pintu masuk, kami merasakan betapa sejuknya suasana penginapan ini. Setelah membuka pintu, kami beristirahat sejenak di atas lantai kayu dan menikmati sensasi sejuknya rumah ini.

Yanaseya dilengkapi dengan AC, meskipun sebenarnya tidak perlu. Rumah Jepang memiliki kelembapan tinggi dan dibangun supaya angin mudah masuk. Arsitekturnya memungkinkan penghuni untuk tinggal dengan nyaman dalam musim apapun.

 5

Rasanya sangat puas hanya dengan menghabiskan waktu duduk-duduk di teras dan memandangi halaman khas Jepang.

Kamarnya tentu saja menggunakan alas tradisional tatami yang berbahan jerami.

DSC01759

Ruangan di rumah tradisional Jepang memiliki area yang lebih tinggi daripada bagian lain. Contohnya seperti pada foto di atas. Area ini disebut dengan tokonoma. Tokonoma di Yanaseya dihiasi dengan gulungan lukisan dan bunga.

Kata pemilik Yanaseya, kadang ada pengunjung mancanegara yang datang untuk program budaya. Yanaseya memanggil guru ahli upacara teh (sado) atau seni merangkai bunga (ikebana) untuk mereka.

Yanaseya terdiri dari ruang bernama Hanare dan Kura. Kali ini kami memesan ruang Hanare yang luas.

2f

Pemandangan dari lantai 2 begitu indah! Kita bisa melihat Sungai Yoshino yang ada tepat di belakang rumah. Nikmati waktu bersantai dengan suasana nyaman ini.

Ruang Hanare di Yanaseya cukup luas dan bisa memuat banyak orang. Sepertinya asyik kalau berkunjung dengan keluarga.

Mumpung di Jepang, Coba Mandi di Ofuro

Orang Jepang suka berendam air panas dan mandi di bak yang disebut ofuro. Budaya ofuro adalah pengalaman khas yang hanya bisa dinikmati ketika berwisata di Jepang.

Jepang juga memiliki banyak pemandian air panas untuk umum yang disebut onsen. Akan tetapi, kebanyakan onsen tidak memperbolehkan pengunjung bertato untuk berendam. Nah, solusinya adalah dengan menggunakan ofuro di penginapan Yanaseya.

bath

Yanaseya memiliki ofuro dari kayu cemara yang wangi. Kita bisa menghabisakan waktu dengan rileks dalam balutan aroma kayu yang wangi.

yukata

Jangan lupa pakai yukata setelah berendam.

Makan Malam di Restoran Unik

b

Setelah menghangatkan tubuh di ofuro, asyik juga jalan-jalan santai di Jalan Shinmachi-dori. Kami pergi makan malam di restoran dan bar GIROCCO yang ada di jalan tikus dekat sana.

Bangunan restoran ini adalah rumah tradisional yang sudah direnovasi. Eksteriornya murni Jepang, tapi interiornya memadukan khas Jepang dengan gaya modern. Inilah khas dari GIROCCO.

Walau sekitarnya tampak sepi, begitu masuk ternyata restoran telah dipenuhi pengunjung. Sepertinya ini restoran yang populer di kalangan tertentu.

Selain GIROCCO ada banyak restoran Jepang di area ini yang menggunakan produk sayur lokal. Anda pasti bisa menemukan restoran yang cocok di sini.

Kami mengobrol di restoran sampai larut malam. Perasaan gembira terus mengisi hati kami hingga kami pulang dan menggelar kasur di atas lantai tatami.

Menyantap Sarapan ala Jepang

1

Keesokan paginya kami menikmati sarapan seperti ini.

Sarapan ala Jepang disajikan dengan berbagai lauk sekaligus.

Di Yanaseya kita bisa menikmati sarapan dengan chagayu, masakan dari bubur beras dan teh, yang merupakan masakan tradisional.

 Menikmati Suasana Hujan

kasa

Sayangnya hari kedua kunjungan kami dihiasi oleh hujan. Karena itu kami tidak pergi keluar dan menghabiskan waktu di dalam rumah. Ketika memandang halaman dari dalam rumah, kami terpana dengan segarnya dedaunan dan kemilau hiasan batu.

Wisata Jepang tidak hanya bisa dinikmati dengan berkeliling area wisata. Bisa juga mencoba pengalaman menginap di rumah tradisional yang menunjukkan budaya Jepang dan harmoni dengan alam. Menarik juga, kan? Pengalaman ini pasti akan memperkaya perjalanan wisata Anda.

Untuk mengakhiri artikel ini, kami persembahkan video perkenalan daya tarik Yanaseya.

Informasi

Penginapan Yanaseya

Alamat: 2 Chome-7-3 Honmachi, Gojo, Nara Prefecture
Kartu kredit: tidak ada
Bahasa: bisa menggunakan layanan penerjemah dari Nara Prefecture Multilingual Call Center
Bahasa pada menu: tidak ada menu bahasa asing tapi bisa komunikasi langsung dengan pegawai
Stasiun terdekat: jalan kaki 15 menit dari Stasiun Gojo jalur JR Wakayama-Line (bisa dijemput oleh pihak penginapan)
Kisaran harga: mulai 20.000 yen
Nomor telepon: 0747-25-5800
E-mail: info@neo-foods.jp 
Fax: 0747-22-8078
Situs resmi: Yanaseya

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE