Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

10 Perayaan Tahunan di Kuil Sensoji, Asakusa yang Tidak Boleh Anda Lewatkan!

10 Perayaan Tahunan di Kuil Sensoji, Asakusa yang Tidak Boleh Anda Lewatkan!

Diterjemahkan oleh Hilwa Hauda

Ditulis oleh MATCHA

Tokyo 2016.07.05 Simpan

Kuil Sensoji dikenal sebagai tempat wisata paling terkenal di Tokyo. Di sini ada sangat banyak perayaan yang dilakukan setiap tahunnya. Tidak kurang dari 40 perayaan di adakan di Kuil Sensoji. Pada artikel kali ini MATCHA akan membahas 10 perayaan terbaik

Kuil Sensoji dikenal sebagai tempat wisata paling terkenal di Tokyo. Apakah Anda tahu? Sebenarnya di sini ada sangat banyak perayaan yang dilakukan setiap tahunnya. Tidak kurang dari 40 perayaan diadakan di Kuil Sensoji. Karena itu, pada artikel kali ini MATCHA akan membahas 10 perayaan terbaik diantaranya.

1. Doa Bersama di Tahun Baru (1-7 Januari)

Jika Anda ingin melihat Kuil Sensoji yang berbeda dari biasanya maka datanglah ketika tahun baru! Hal itu disebabkan karena di sini terdapat perayaan doa bersama. Pada malam tahun baru, joya no kane atau lonceng malam tahun baru akan berdentang nyaring dari kuil ini. Lonceng tersebut menandakan bahwa pada saat itu hari dan tahun telah berganti menjadi 1 Januari.

Saat tahun telah kembali ke tanggal 1 Januari, semua orang yang berada di sekitar aula kuil bersama-sama mengatupkan tangan dan berdoa kepada Tuhan. Dalam budaya Jepang, perayaan seperti ini disebut hatsumode, yaitu ketika orang berbondong-bondong datang ke kuil untuk memohon doa di awal tahun yang baru. Jika pada umumnya orang-orang datang ke kuil hanya pada awal tahun saja, uniknya di Kuil Sensoji pemandangan seperti ini akan berlangsung selama 1 minggu.

2. Onza Hiho Darani-e (12-18 Januari)

Onza Hiho Darani-e merupakan upacara doa besar-besaran yang dilakukan pada tanggal 12 Januari jam 6 pagi hingga 18 Januari jam 6 malam. Yang menarik pada upacara ini adalah petugas upacara bergantian membacakan kitab Buddha setiap 1 jam sekali selama 7 hari siang malam tanpa henti yang jika dihitung mereka membaca kitab tersebut selama 168 jam. Hari ketika roh-roh jahat sedang menampakan dirinya, pada tanggal 18 di hari terakhir dilakukan upacara moja okuri, yaitu upacara doa untuk mengusir kekuatan jahat. Anda harus melihat upacara ini!

3. Perayaan Setsubun (Pada Pergantian Musim di Bulan Februari)

Setsubun yang berarti melihat sendiri pergantian musim adalah perayaan untuk mengusir roh-roh jahat. Pada hari pertama musim gugur, Kuil Sensoji akan mengadakan mamemaki, yaitu melempar kacang kedelai untuk mengusir roh jahat. Kemudian ada juga shichifukujin no mai atau tarian tujuh dewa keberuntungan, yaitu pada siang hari jam 12 dan jam 2.

Orang Jepang percaya bahwa roh jahat dapat diusir dengan melemparinya dengan kacang kedelai. Kegiatan ini disebut dengan kegiatan mamemaki. Sambil melakukan mamemaki, pada umumnya orang-orang akan berkata “roh jahat di luar, keberuntungan di dalam”. Akan tetapi, lain halnya dengan Kuil Sensoji karena kuil ini merupakan tempat di mana patung Bodhisattva (※1) Kannon berada dan diyakini bahwa di hadapan Bodhisattva Kannon tidak ada roh jahat sehingga kata-kata yang diteriakan berbeda, yaitu “bersorak untuk ribuan tahun, keberuntungan di dalam”.

※1…Dalam ajaran Buddha memiliki makna sebagai mahluk yang mendedikasikan dirinya demi makhluk selain dirinya di alam semesta

4. Honzonjigen-e atau Tarian Naga Emas (18 Maret)

Honzonjigen-e adalah perayaan pada hari yang dipercaya Bodhisattva Kannon sedang datang dalam bentuk yang bermacam-macam untuk menolong manusia. Kemudian pada hari ini pula di dalam aula kuil akan diadakan tarian naga emas yang sangat indah pada jam 2 siang.

5. Perayaan Hari Lahir Buddha atau Hana Matsuri (8 April)

Hana Matsuri yang digelar di aula kuil mulai jam 10 pagi setiap tanggal 8 April ini adalah perayaan yang digelar untuk merayakan hari lahir Shakyamuni Buddha. Cara merayakannya adalah dengan menyiramkan amacha atau teh manis ke patung Buddha yang diletakan di altar khusus dengan dekorasi bunga-bunga. Anda harus mencoba datang ke perayaan ini karena selain bisa mencoba rasa amacha yang rasa manisnya akan membuat Anda kaget, Anda juga bisa membawa pulang rangkaian bunga yang ada di sini.

6. Takara no Mai (5 Mei)

Di Jepang tanggal 5 Mei adalah perayaan hari anak. Pada hari yang sama di Asakusa terdapat perayaan Takara no Mai. Pada perayaan ini yang menjadi pusat perhatian adalah anak-anak yang sekolah di TK Asakusa. Pada saat itu, anak-anak memakai kostum nelayan pada zaman Asuka, yaitu sekitar 1300 tahun yang lalu, kemudian menarik sebuah kapal harta karun keberuntungan.

7. Yojijosuikaji-e dan Hyakumikuyo-e (18 Juni)

Perayaan ini diadakan oleh penganut ajaran Buddha untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Bodhisattva Kannon atas berkah kesehatan yang telah diberikan. Pada hari ini penganut Buddha kepalanya dibasahi dengan air suci dari kolam air kuil yang di dalamnya terdapat tusuk gigi. Jika Anda telah mendaftar sebelumnya, Anda juga bisa mendapatkan kagokumotsu atau kue yang dipersembahkan kepada Bodhisattva Kannon.

8. Sichiman Rokusen Nichi atau Pasar Hozuki (9-10 Juli)

Dalam bahasa Jepang, shichiman rokusen nichi artinya 46.000 hari. Dalam ajaran Buddha, pada tanggal 9 dan 10 Juli merupakan hari yang akan memberikan Anda kebaikan dari 46.000 hari. Pada hari keberuntungan yang spesial ini aula Kuil Sensoji membuka pasar Hozuki. Stand yang bergabung dalam pasar ini ada sekitar 120 stand. Pemandangan Kuil Sensoji pada saat ini penuh dengan warna oranye yang menyegarkan. Hozuki sendiri merupakan nama obat tradisional zaman dahulu.

9. Kikukuyoe (18 Oktober)

Kiku berarti bunga krisan. Bunga krisan merupakan bunga nasional Jepang. Orang Jepang memegang kepercayaan Cina pada zaman dahulu, yaitu jika meminum sake dengan rendaman bunga krisan maka bisa berumur panjang. Kemudian di Kuil Sensoji sendiri sejak 120 tahun yang lalu telah diselenggarakan kikukuyoe atau upacara peringatan bunga krisan. Setiap pengunjung yang datang menukar bunga yang dibawa dengan bunga yang diletakan di reihan (amplop berisi uang). Katanya jika bunga yang ditukar tersebut dikeringkan kemudian diletakan dibawah bantal yang Anda gunakan untuk tidur maka Anda akan mendapatkan keberuntungan. Apakah Anda tertarik untuk mencoba?

10. Hari Keberuntungan Osame no Kannon (18 Desember)

Hari Keberuntungan Osame no Kannon merupakan hari keberuntungan yang spesial di akhir tahun.
Pada tanggal 17, 18, dan 19 Desember di Kuil Sensoji biasanya dibuka Pasar Hagoita. Hagoita (raket kayu yang digunakan untuk bermain hanetsuki, yaitu permainan badminton ala Jepang) merupakan benda keberuntungan tahun baru. Anda tidak akan ada kesempatan untuk berbicara dengan pembuat hagoita karena pasti sangat sibuk. Jadi datanglah ke sini membeli hagoita sambil menikmati akhir tahun bersama keluarga Anda!

Anda dapat merasakan budaya tradisional dan ajaran agama yang ada di Jepang dengan melihat perayaan-perayaan yang digelar setiap tahunnya.

Informasi

Kuil Sensoji

Alamat: 2 Chome-3-1 Asakusa, Taitō-ku, Tōkyō-to
Stasiun terdekat: Stasiun Asakusa semua jalur
Akses: 5 menit jalan kaki dari Stasiun Asakusa Jalur Ginza Tokyo Metro
5 menit jalan kaki dari Stasiun Asakusa Jalur Tobuisezaki
7 menit jalan kaki dari Stasiun Asakusa Jalur Asakusa kereta bawah tanah Toei
5 menit jalan kaki dari Stasiun Asakusa Tsukuba Ekspress
Nomer telepon: 03-3842-0181
Situs resmi: Kuil Sensoji

TOKYO Travel Guide

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait