Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Menikmati Wagashi di Kedai “Umezono” Asakusa yang Telah Berdiri Selama 160 Tahun

Menikmati Wagashi di Kedai “Umezono” Asakusa yang Telah Berdiri Selama 160 Tahun

Tokyo 2016.11.12 Simpan

Di dekat Nakamise-dori terdapat kedai “Umezono” yang telah berdiri selama 160 tahun. Di tempat ini Anda bisa menikmati wagashi (kue manis Jepang) unik dan menarik seperti menu Matcha Anmitsu dan lainnya.

Diterjemahkan oleh Syifa Nurul Nisa

Ditulis oleh Eri Okubo

LINE

Di Jepang terdapat banyak camilan manis yang berkualitas, seperti awa-zenzai (dessert tradisional Jepang berupa kue beras dengan pasta kacang merah), anmitsu (dessert khas Jepang berupa agar-agar, pasta kacang merah, buah-buahan, dan lainnya yang disajikan dalam mangkuk), oshiruko (mochi yang dinikmati dengan sup kacang merah manis hangat), dan lain-lain.

Jika Anda ingin menikmati kelezatan makanan-makanan manis khas Jepang tersebut, cobalah berkunjung ke Kedai “Umezono” Asakusa.

Kedai “Umezono” cabang Asakusa merupakan kedai dessert tradisional Jepang yang telah berdiri selama lebih dari 160 tahun. Kedai ini berada di dekat Asakusa Nakamise-dori yang merupakan tempat berbelanja oleh-oleh terkenal di Asakusa.

Kali ini, MATCHA akan memperkenalkan daya tarik Kedai “Umezono” kepada pembaca sekalian.

Kedai Populer di Asakusa yang Ramai Dikunjungi Wisatawan

 

Beberapa hal yang menjadi penanda Kedai Umezono adalah adanya papan besar penanda kedai, bangku panjang yang ada di depan kedai, serta suasana kedai yang selalu ramai oleh pengunjung yang datang untuk membeli oleh-oleh.

 

Sebelum memasuki kedai, pertama-tama marilah pilih menu yang Anda inginkan di depan pintu masuk.

 

Di depan kedai terdapat pajangan contoh menu yang ada di Umezono. Semua menunya terlihat enak, Anda mungkin akan kebingungan untuk memilih salah satu di antaranya.

 

Jika Anda telah memutuskan menu yang diinginkan, masuklah ke dalam kedai melewati noren (gorden yang biasa ada di kedai Jepang). Pada noren ini terdapat logo Umezono yang tidak pernah berubah sejak pertama kali kedai ini dibuka.

 

 

Meskipun kedai ini memiliki sejarah yang panjang, suasana di dalamnya terasa begitu tenang dan santai. Setelah memasuki kedai, Anda harus membeli kupon makan terlebih dahulu di tempat penjualan kupon yang ada di sebelah kiri pintu masuk.

“Inaka-shiruko”, Menu Wagashi yang Sederhana

 

Selanjutnya, MATCHA akan merekomendasikan beberapa menu pilihan dari Umezono.

Pertama-tama, “Inaka-shiruko” (harga 691 yen termasuk pajak). Di dalam essay “Shiruko” karya penulis terkenal Jepang Okutagawa Ryuunosuke, tertulis nama Umezono.

Oshiruko buatan Umezono yang terkenal itu memiliki perpaduan rasa yang menakjubkan dari anko (pasta kacang merah) yang lezat dan mochi yang terasa lembut di lidah.

Selain itu, aroma mochi yang menggiurkan ditambah rasa manis anko yang lezat membuat Anda jadi ingin segera menyantapnya. Kemudian, saat meminum kuah supnya yang hangat, rasa manisnya akan membuat Anda rileks dan menghangatkan perasaan Anda.

“Matcha Anmitsu” yang Begitu Berwarna

 

“Matcha Anmitsu” (harga 756 yen termasuk pajak) merupakan menu populer di kalangan wisatawan asing yang tampilannya menarik dan terlihat segar. Anmitsu merupakan dessert segar yang terdiri dari anko, agar-agar, buah-buahan, dan sebagainya yang disajikan bersama dalam satu wadah.

Tidak hanya penampilannya yang menarik, rasanya yang segar dan dingin menyejukkan pun cocok dinikmati saat musim panas. Sensasi shiratama (mochi berwarna putih) yang lembut, dinginnya es matcha, dan manisnya anko pasti membuat Anda tak kuasa untuk melewatkannya. Oh, ya, tak ketinggalan juga agar-agar Umezono yang begitu kenyal!

“Awa-Zenzai” yang Kenyal

 

Satu lagi menu terkenal di Umezono yang tak boleh Anda lewatkan adalah “Awa-Zenzai” (harga 777 yen termasuk pajak). Sesaat setelah Anda membuka tutup mangkuk, Anda akan langsung dibuat terpesona dengan keindahan uap panas dan pasta kacang merah kenyal yang ada di dalam mangkuk. Pasta kacang merah tersebut terlihat cantik dan disajikan dengan begitu terampil.

Perpaduan antara pasta kacang merah dan mochi kukusnya pun terasa sangat pas. Selain itu, karena menu ini sangat sederhana, rasa asli bahan bakunya pun langsung terasa. Campuran rasa manis pasta kacang merah dan tekstur mochi yang lembut terasa begitu lezat.

Kemudian, sebelum memakannya Anda bisa menambahkan taburan daun shisho (daun perila, sejenis daun mint) yang akan menambah rasa lezat manisnya pasta kacang merah.

 

Selain itu, di Umezono juga terdapat beragam makanan manis lainnya seperti wagashi (kue manis tradisional khas Jepang) hingga dessert khas Jepang bergaya modern yang terbuat dari buah-buahan. Anda bisa menentukan mana yang akan Anda pilih sambil melihat sampel yang ada di depan kedai.

Kemudian, Umezono juga menyediakan menu-menu spesial musim seperti kakigori (es serut khas Jepang), kuri zenzai (dessert yang terbuat dari kacang merah dan chestnut), dan lain-lain. Meski demikian, Umezono tidak hanya menyediakan makanan-makanan manis. Di tempat ini Anda juga bisa menemukan Cha soba (mi yang terbuat dari campuran bubuk teh hijau), Ozoni (sup khas Jepang), dan makanan ringan lainnya. Oleh karena itu, datang ke Umezono saat jam makan siang pun Anda bisa tetap makan dengan kenyang.

Saat tahun baru, setelah mengunjungi Kuil Sensoji, Anda bisa mencoba menu Ozoni Umezono yang lezat ini!

Jangan Lupa Membeli Oleh-Oleh di Umezono!

 

Di bagian luar Kedai Umezono Anda bisa membeli wagashi untuk oleh-oleh. Saat membeli wagashi, Anda pun bisa berfoto sambil berdiri di bawah payung merah yang ada di depan konter. Tempat ini sangat populer untuk berfoto!

 

Oleh-oleh yang paling terkenal adalah dorayaki. Dorayaki adalah jajanan praktis berupa kue yang diisi dengan pasta kacang merah. Karena dorayaki terbuat dari bahan-bahan yang alami dan tanpa pengawet, saat dibawa pulang ke rumah terkadang kita harus memeriksa kembali apakah dorayaki itu masih layak dimakan atau tidak.

Tempayan yang Menjadi Saksi Eksistensi Umezono

 

Di luar Kedai Umezono terdapat tempayan yang menjadi ciri khas Umezono. Pada saat perang dunia kedua dan semua benda habis terbakar, hanya tempayan inilah yang masih tersisa. Tidak hanya menjadi saksi eksistensi Umezono, tempayan ini juga menjadi aset berharga yang menjadi penanda Umezono.

Saat Anda berkunjung ke Umezono, pastikan untuk melihat tempayan ini ya!

Menikmati Wagashi Umezono di Tempat Lainnya

 

Selain Umezono “cabang Asakusa”, Kedai Umezono juga bisa Anda temui di Bandara Internasional Haneda. Umezono yang berada di bandara merupakan tempat yang populer bagi wisatawan untuk membeli oleh-oleh maupun membeli wagashi dan mencobanya sebelum pulang dari Jepang.

Wagashi Umezono bisa Anda makan sambil jalan, tetapi “Umezono cabang Asakusa” adalah tempat yang pas di mana Anda bisa duduk santai dan menikmati wagashi. Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mengunjungi Umezono yang bersejarah ini?

Umezono

Lihat informasi
restaurantstore

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE