Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

Musim Semi di Jepang: Waktu Mekar Sakura, Informasi Iklim, dan Fesyen

Musim Semi di Jepang: Waktu Mekar Sakura, Informasi Iklim, dan Fesyen

Diterjemahkan oleh Khoiriyyah Alfi R

Ditulis oleh MATCHA

2020.02.07 Simpan

Jepang memiliki 4 musim, salah satunya adalah musim semi yang berlangsung dari bulan Maret hingga Mei. Bagi Anda yang akan berkunjung ke Jepang saat musim semi, MATCHA telah merangkum informasi yang Anda butuhkan, mulai dari iklim, waktu mekarnya sakura, fesyen, hingga hidangan khas musim semi.

Musim semi yang ditandai dengan mekarnya bunga sakura, munculnya tunas baru, dan lain-lain ini adalah musim yang ditunggu-tunggu di Jepang. Selain itu, bulan April juga merupakan awal semester baru untuk sekolah dan perkantoran di Jepang. Oleh karena itu, musim semi menjadi musim yang penuh dengan pertemuan baru, aktivitas, dan kehidupan baru.
Nah, kali ini MATCHA telah merangkum informasi-informasi penting untuk Anda yang akan berkunjung ke Jepang saat musim semi. Yuk, cek selengkapnya di artikel ini!

Spot Menarik dan Makanan Lezat Pada Saat Musim Semi di Jepang

Biasanya musim semi di Jepang berlangsung selama tiga bulan, dari bulan Maret hingga Mei.

Iklim saat Musim Semi di Jepang

DSC07233

Sumber foto: Sakura Spots Around Sumidagawa - Part 2

Berikut adalah informasi rata-rata suhu udara Tokyo saat musim semi.

Maret: suhu tertinggi 12—16 derajat celcius, suhu terendah 4—7 derajat celcius

April: suhu tertinggi 18—20 derajat celcius, suhu terendah 10—11 derajat celcius

Mei: suhu tertinggi 23—26 derajat celcius, suhu terendah 15—16 derajat celcius

※Dari situs resmi Badan Meteorologi Jepang: keterangan suhu tertinggi dan terendah tahun 2012—2017

Meskipun sama-sama musim semi, di bulan Maret masih ada hari-hari dengan suhu sangat dingin dengan kemungkinan turun salju. Sedangkan pada bulan April dan Mei, Anda akan merasakan lebih banyak hari cerah dan cuaca yang lebih hangat.

Spot-Spot Menakjubkan Saat Musim Semi di Jepang

Sumber foto: Nikmati Keindahan Dunia Sakura Tak Terbatas di Chidorigafuchi

Hal menakjubkan dari musim semi di Jepang tentu saja bunga sakura. Bunga sakura berwarna merah muda pucat akan mekar dengan serentak di berbagai tempat, seperti taman, jalanan, pegunungan, tepi sungai, dan lain-lain.

Mekarnya bunga sakura setiap tahun bergantung pada suhu udara, tetapi mulai sekitar bulan Maret, bunga sakura akan secara bertahap mekar dari bagian selatan Jepang ke bagian utara.

Sumber foto: Ayo Pergi Melihat Pemandangan Sakura Terbaik di Kyoto! Perjalanan Hanami dari Gion ke Taman Maruyama

Rata-rata waktu berbunga dan tanggal mekarnya sempurna bunga sakura (waktu terbaik untuk melihat bunga sakura) di tahun 2019 adalah sebagai berikut.
Okinawa (Naha)
・Periode berbunga: pertengahan—akhir bulan Januari
・Waktu mekar sempurna tahun 2019: 12 Februari

Kyushu (Fukuoka)
・Periode berbunga: pertengahan—akhir bulan Maret
・Waktu mekar sempurna tahun 2019: 29 Maret

Osaka dan Kyoto
・Periode berbunga: akhir Maret
・Waktu mekar sempurna tahun 2019: untuk Osaka tanggal 4 April, sedangkan Kyoto tanggal 6 April 

Tokyo
・Periode berbunga: akhir Maret
・Waktu mekar sempurna tahun 2019: 27 Maret

Hokkaido (Sapporo)
・Periode berbunga: akhir bulan April—awal bulan Mei
・Waktu mekar sempurna tahun 2019: 29 April

Periode berbunga dan waktu mekar sempurna bunga sakura berbeda tergantung daerah. Bunga sakura di Tokyo, Osaka, dan Kyoto biasanya mekar pada waktu yang hampir bersamaan.

MATCHA menyarankan Anda untuk merencanakan waktu wisata dengan mempertimbangkan informasi prakiraan mekarnya bunga pada tahun itu karena waktu mekar bunga sakura relatif singkat. Anda juga dapat membaca artikel "Waktu yang Tepat untuk Melihat Bunga Sakura di Jepang (Edisi 2020)" untuk prakiraan jadwal mekar bunga sakura di tahun 2020.

【日本の春】3月〜5月の桜の開花情報、気候、適した服装

Sakura tentunya sangat indah ketika mekar sempurna, tapi ketika kelopak bunga sakura berguguran pun tidak kalah indahnya. Selain itu, bunga sakura tidak hanya terlihat indah ketika siang hari, pada malam hari pun begitu menakjubkan. Cara menikmati keindahan bunga sakura di malam hari ini disebut yozakura (melihat sakura malam hari).

深川踊り5

Sumber foto: Enjoy The Fukagawa Odori Japanese Dance School's Hanami Event!

Sejak dulu di Jepang ada kegiatan yang disebut hanami, kebiasaan di mana banyak orang-orang datang berkumpul bersama keluarga, teman, rekan kerja dan lain-lain, untuk menikmati makanan dan minum sake di bawah pohon sakura.

Makanan Lezat Pada Musim Semi di Jepang

Sumber foto: 5 Rare Ingredients You Can Only Buy at Aoyama Farmer's Market

Musim semi di Jepang adalah musim tumbuhnya tunas baru. Beberapa sayuran liar, seperti rebung, aralia elata, butterbur Jepang, serta sayuran khas musim semi, seperti nanohana dan kubis, akan memasuki musim panennya. Bahan-bahan makanan ini memiliki kandungan rasa pahit yang dipercaya dapat mendetoksifikasi tubuh setelah musim dingin. 

Makanan laut seperti sayori (ikan halfbeak), shirauo (ikan salangidae), wakame (jenis rumput laut), dan asari (kerang) juga menjadi pertanda datangnya musim semi. Selain itu, buah yang mewakili musim semi adalah stroberi. Stroberi di Jepang kualitasnya semakin baik dan tersedia dalam berbagai jenis, rasanya manis dan memiliki permukaan yang mengilap bagaikan batu permata.

Pakaian yang Cocok untuk Berwisata Saat Musim Semi di Tokyo

spring_wear_20160210a

Bulan Maret masih cukup dingin, maka sebaiknya Anda kenakan mantel yang tebal.

spring_wear_20160210b

Memasuki bulan April, suhunya semakin menghangat. Ketika ada cuaca buruk, angin kencang, atau berencana untuk keluar di malam hari, penting sekali untuk mengenakan kardigan atau jaket untuk melindungi diri dari udara dingin.

spring_wear_20160210c

Bulan Mei memiliki cuaca yang menyenangkan. Jadi, tidak masalah jika Anda ingin mengenakan kemeja lengan panjang atau kardigan tipis.

Musim semi di Jepang, terutama musim mekarnya bunga sakura, akan menawarkan cuaca yang menyenangkan dan pemandangan indah. Maka dari itu, MATCHA sangat merekomendasikan Anda untuk mencoba berkunjung ke Jepang saat musim semi.

※ Artikel ini merupakan artikel versi tahun 2020 dari penulisan ulang artikel yang diterbitkan pada 14 Februari 2016.

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait