Mencicipi Tradisi dan Budaya Festival Musim Panas di Jepang

Mencicipi Tradisi dan Budaya Festival Musim Panas di Jepang

2016.09.05

Kali ini MATCHA akan memperkenalkan salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan saat musim panas di Jepang, yaitu Natsu Matsuri atau Festival Musim Panas Jepang.

Diterjemahkan oleh Rus Harminanti

Ditulis oleh Sawada Tomomi

Google LINE

Apa Itu Natsu Matsuri?

Di Jepang, pada bulan Juli sampai Agustus merupakan periode untuk perayaan Natsu Matsuri. Setiap tahunnya banyak Natsu Matsuri yang diselenggarakan. Natsu Matsuri jika diterjemahkan berarti Festival Musim Panas (natsu berarti musim panas; matsuri berarti festival). Festival-festival ini diselenggarakan untuk memperingati berbagai hal, mulai dari sebagai penghormatan kepada Dewa di kuil, perayaan musiman, dan peringatan sejarah. Beberapa festival bahkan diselenggarakan selama berhari-hari. Melalui kegiatan festival musim panas ini Anda akan dapat merasakan pengalaman budaya dan energi dari masyarakat Jepang. Oleh sebab itu, jika Anda datang pada periode ini pastikan untuk melihat salah satu festival ini ya.

Mikoshi dan Dashi yang Terlihat Megah

山車

©︎JNTO

Jika membicarakan mengenai Festival Musim Panas Jepang maka tidak bisa lepas dari mikoshi dan dashi (※1). Mikoshi merupakan kuil portabel yang dianggap sebagai kendaraan dewa dari setiap kuil yang diarak pada saat festival berlangsung. Orang-orang yang bertugas untuk mengaraknya adalah masyarakat sekitar kuil. Sedangkan, dashi adalah simbol kepemimpinan dari seorang dewa. Berbeda dengan mikoshi yang dipanggul, dashi ini diarak dengan cara ditarik.

Pada saat festival berlangsung, masyarakat sekitar akan mengarak perlengkapan festival (mikoshi dan dashi) berkeliling kota. Sambil memanggul mikoshi, mereka akan berteriak-teriak dengan semangat, sedangkan untuk dashi, selagi diarak, di atasnya terdapat terdapat sajian musik yang dapat dinikmati oleh para penonton. Bahkan di beberapa festival, para wisatawan juga dapat ikut berpartisipasi untuk mengarak mikoshi.

Bagi yang berminat silahkan cek di situs masing-masing festival terlebih dahulu. Selain itu, harap dicatat bahwa tidak di semua festival musim panas terdapat mikoshi dan dashi.

※1 Dashi adalah mobil atau kendaraan yang diarak saat berlangsungnya festival. Dashi ini dihias dan mengangkut drum besar.

Mampir ke Yatai Makanan Tradisional Jepang

natsumaturi20160726f
natsumaturi20160726a

Salah satu hal yang pasti akan Anda temukan di festival musim panas di Jepang adalah yatai. Yatai adalah kios-kios yang menjual makanan tradisional Jepang. Nah, di sini Anda dapat menemukan berbagai makanan seperti takoyaki dan dessert dingin kakigori (es serut Jepang).

Salah satu bagian terbaik saat berkunjung ke festival musim panas di Jepang adalah berjalan-jalan di festival sambil makan makanan yang dibeli dari yatai ini. Hal menarik lainnya adalah di yatai ini pengunjung dapat melihat sendiri proses pembuatan takoyaki di atas cetakan besinya. Selain itu, di festival-festival ini Anda juga bisa menikmati berbagai kuliner kaki lima.

Ternyata Yatai Tidak Hanya Menjual Makanan!

natsumaturi20160726b

Di samping yatai makanan, ada juga yatai yang menyediakan permainan, seperti kingyosukui (memancing ikan mas) dan yo-yo zuri (yo-yo fishing). Keunikan permainan ini adalah alat pancing yang digunakan untuk mengambil ikan mas dan balon ini berupa serok yang dibuat dari stik dan kertas tipis yang mudah sobek bila terkena air. Alat ini disebut "poi". Ikan mas atau balon air yang berhasil dipancing kemudian bisa dibawa pulang.

natsumaturi20160726c
natsumaturi20160726e

Selain itu, di sini juga ada yatai penjual topeng karakter anime yang populer di kalangan anak-anak, serta galeri menembak berhadiah yang cukup diminati oleh kalangan orang dewasa.

Rekomendasi Festival Musim Panas dari Seluruh Jepang

1. Festival Nebuta di Kota Aomori, Prefektur Aomori

nebuta_20150108

Festival Nebuta setiap tahun diselenggarakan pada tanggal 2 - 7 Agustus di dalam Kota Aomori. Festival ini merupakan salah satu festival besar yang dihadiri oleh lebih dari tiga juta pengunjung dari seluruh Jepang. Dashi yang diarak pada festival ini mengangkut boneka kertas besar di atasnya. Sedangkan, di sekitarnya terdapat penari yang disebut "Haneto". Dashi di festival ini berwarna-warni dan terlihat megah. Sambil menari para Haneto meneriakkan kata "Rassera".

Artikel terkait: (Kompilasi Tohoku) 4 Festival yang Wajib Dikunjungi Saat Berwisata ke Jepang

2. Festival Sanja di Asakusa, Tokyo

三社祭

Setiap tahun selama 3 hari sejak hari jumat ketiga di bulan Mei di Asakusa, Tokyo diselenggarakan salah satu festival terpenting yaitu Festival Sanja. Jika ditanyai tentang festival di Asakusa ini mungkin kebanyakan orang akan berfikir bahwa festival ini diadakan di Kuil Sensoji. Namun, sebenarnya festival mengarak dewa dengan menggunakan mikoshi ini diselenggarakan di kuil yang ada di sebelah Kuil Sensoji, yaitu Kuil Asakusa. Festival ini merupakan bentuk persembahan untuk Dewa Air "Sanja Sama" agar memberikan kesuburan. Mikoshi yang mengangkut dewa ini diarak berkeliling kota.

3. Festival Yosakoi di Kota Kochi, Prefektur Kochi

jfes_tyushikoku_20160309b

Festival ini diselenggarakan di Kota Kochi, Prefektur Kochi setiap tanggal 9 Agustus. Festival ini adalah salah satu dari 3 festival utama di Shikoku selain Festival Awa Odori di Prefektur Tokushima dan Festival Niihama Taiko di Prefektur Ehime.

Di Jepang sendiri terdapat 3 Festival Yosakoi terbesar, yaitu di tempat kelahirannya, Kochi, kemudian "Festival Yosakoi Sasebo" di Kota Sasebo, Prefektur Nagasaki, dan "Festival Yosakoi Soran" di Kota Sapporo, Prefektur Hokkaido. Ciri khas dari Festival Yosakoi adalah menari sambil membawa naruko, sebuah alat yang mengeluarkan suara untuk menghalau vermin hama perusak.

Artikel terkait: (Kompilasi Chugoku-Shikoku) 4 Festival yang Wajib Dikunjungi Saat Berwisata ke Jepang

Pada musim panas di Jepang, festival musim panas adalah salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan. Jadi jika Anda sedang berkunjung saat musim panas, pastikan untuk menontonnya ya!

Topik Terkait

Google LINE