Pesona 20.000 Kembang Api di

Pesona 20.000 Kembang Api di "Festival Kembang Api Sumidagawa", Asakusa (Edisi 2018)

Tokyo 2018.06.17

Festival kembang api adalah event puncak di musim panas. Salah satunya yang terkenal di Jepang adalah Festival Kembang Api Sumidagawa. Yuk, kita baca sejarah, jadwal acara tahun 2018 beserta aksesnya!

Diterjemahkan oleh Pijar

Ditulis oleh Shiori Nakajima

Google LINE

400 Tahun Festival Kembang Api Sumidagawa

スカイツリーと隅田川

Sumber foto: Distrik Sumida

Festival Kembang Api Sumidagawa diselenggarakan di hari Sabtu terakhir bulan Juli setiap tahunnya. Festival kembang api berskala besar ini diluncurkan dari dua tempat,  yaitu Distrik Taito (lokasi Kuil Sensoji) dan Distrik Sumida (lokasi berdirinya Tokyo Skytree).

Total kembang api yang diluncurkan melebihi 20.000 buah dengan sekitar 9.350 buah kembang api diluncurkan dari lokasi pertama di dekat Jembatan Sakura-bashi dan sekitar 10.650 buah kembang api diluncurkan dari lokasi kedua di sekitar Jembatan Komagata-bashi. 

Sejarah festival ini dimulai sejak zaman Edo, sekitar 400 tahun yang lalu. Pada tahun 1732 banyak orang mati kelaparan karena gagal panen.

Setahun kemudian, panglima tertinggi Jepang generasi ke-8 klan Tokugawa, yaitu Shogun Tokugawa Yoshimune mengadakan Festival Suijin (※1). Festival yang dikenal sebagai Festival Kembang Api Ryogoku Kawabiraki ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenang korban kelaparan tahun sebelumnya dan memohon agar seterusnya negeri ini dijauhkan dari bencana. Inilah yang menjadi awal mula Festival Kembang Api Sumidagawa.

Festival ini pernah dibatalkan karena perang dan masalah polusi air sungai. Kemudian, pada tahun 1978 nama festival ini diganti menjadi Festival Kembang Api Sumidagawa dengan format yang seperti sekarang.

※1:Festival Suijin……  Festival yang diselenggarakan untuk mengahalau bencana di waktu yang berpotensi muncul banjir dan wabah penyakit.

Jadwal Edisi 2018

Waktu: 28 Juli (Sabtu), pukul 19.00 - 20.30
Jumlah kembang api: sekitar 20.000 buah
Tempat: Sungai Sumida (lokasi 1 dan lokasi 2)
※Silakan buka peta lokasi di sini
Akses:
Lokasi 1:  15 menit berjalan kaki dari Stasiun Asakusa (semua jalur) dan Stasiun Tobu Asakusa

Lokasi 2: 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Kuramae (jalur Toei Asakusa)

Artikel terkait:

Ayo Cari Tahu Perbedaan 4 Stasiun Asakusa!

Kembang Api di Gelapnya Malam

スミダ花火

Sumber foto: Distrik Taito

Kembang api sendiri terdiri dari berbagai macam jenis, seperti Starmine yang letusannya banyak dan beruntun, Shikake Hanabi yang letusannya membentuk ilustrasi dan logo, serta Warimono yang letusannya membentuk bulatan besar yang indah.

Selain itu, ada juga kembang api bertemakan berbagai musim yang letusannya membentuk siput atau ikan dan kembang api bertema benda populer seperti bola Pokemon, Anpanman, maupun smiley. Bentuk kembang api seperti ini akan terlihat berbeda dari setiap sudutnya. Oleh karena itu, cobalah berjalan sambil mencari tempat paling pas untuk menikmati kembang api ini!

隅田川花火

Sumber foto: Distrik Taito

Jika berencana melihat festival ini, jangan sampai melewatkan kompetisi kembang api, ya! Kompetisi ini diikuti oleh 10 produsen kembang api yang terdiri dari 7 produsen lokal di daerah sekitar Sungai Sumida dan 3 produsen lain yang memiliki penilaian tinggi di berbagai festival kembang api dalam negeri. Dalam kompetisi ini akan diluncurkan 200 buah kembang api dari lokasi pertama.

Kembang api yang diluncurkan oleh berbagai produsen kembang api tersebut kemudian akan dinilai oleh pengunjung. Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan teknik kembang api. Wah, pasti meriah, ya!

Festival ini menarik 1 juta pengunjung hanya dalam satu hari! Anda dapat dengan mudah mencapai lokasinya karena dekat dengan berbagai tujuan wisata. Selain itu, festival ini akan memberikan nuansa khas musim panas yang sayang sekali jika dilewatkan.

Artikel Terkait:

(Musim Panas) 4 Cara Menikmati Festival Kembang Api di Jepang

7 Fabulous Firework Displays In Tokyo And Eastern Japan - 2018 Edition (bahasa Inggris)

Menikmati “Hanabi Taikai” Sampai Puas, Festival Kembang Api Khas Musim Panas Jepang

Ditulis oleh:Shiori Nakajima

※Artikel ini pertama diterjemahkan pada 5 Juli 2014 dan ditulis ulang untuk edisi tahun 2018.

Topik Terkait

Google LINE