Coronavirus (COVID-19) Advisory Information
  

Kansai

Osaka

Osaka adalah kota besar di Jepang wilayah barat yang sudah lama menjadi pusit perdagangan. Sebagai kota pedangang, Osaka selalu dipenuhi aktivitas dan energi dari orang-orangnya.

Tak terhitung banyaknya pesona Osaka. Misalnya Dotonbori. Di sana berjajar papan toko raksasa bermacam bentuk seperti kepiting dan sushi, memukau para pengunjung. Di sebelah Dotonbori ada Shinsaibashi yang merupakan area perbelanjaan, dengan department store dan drugstore yang menyediakan berbagai kebutuhan. Sedangkan kalau pergi ke area Tsutenkaku dan Shinsekai, kita akan menemui begitu banyak pusat perbelanjaan dan kedai makanan lokal, sungguh terasa suasana khas lokal Osakanya. Untuk mengenal sejarah Osaka, ayo pergi ke Kastil Osaka yang berdiri megah di pusat Osaka. Jangan lupa juga untuk mampir ke Umeda Sky Building untuk melihat panorama Osaka dari atas, dan USJ untuk menikmati dunia film Hollywood.

Yang tidak bisa dilepaskan dari Osaka adalah kulinernya. Osaka dikenal sebagai ""kota makan puas sampai tepar."" Di sini ada banyak kedai makanan yang patut direkomendasikan. Puas-puaskan menikmati kuliner lokal Osaka seperti takoyaki, okonomiyaki, dan kushikatsu. Bisa juga jalan-jalan sambil makan seafood dan buah segar di Pasar Kuromon yang penuh energi.

Warga Osaka itu sangat ramah, lho! Sambil menikmati komunikasi dengan warga setempat, silakan rasakan Jepang dengan nuansa berbeda.

Pilihan Editor MATCHA

Spot Klasik di Osaka

Itinerary Wisata Osaka

Akses

Untuk pergi dari pintu utama Bandara Internasional Kansai di Osaka menuju ke Stasiun Osaka (Umeda), butuh sekitar 1 jam 10 menit dengan kereta JR Kansai Airport Rapid. Sedangkan menuju Namba (dekat Dotonbori dan Shinbaishi) bisa menggunakan Limited Express Rapi:t selama sekitar 40 menit. Kedua kereta ini tidak perlu transfer jalur, cukup naik satu kereta sampai tujuan. Kalau memilih bus butuh sekitar 1 jam sampai Stasiun Osaka (Umeda) dan sekitar 50 menit sampai Namba.

Ketika bepergian dari Tokyo menuju Osaka, ayo naik Tokaido Shinkansen dari Stasiun Tokyo atau Stasiun Shinagawa, lalu turun di Stasiun Shin-Osaka. Waktu perjalanannya sekitar 2,5 jam. Sedangkan pergi dari Kyoto ke Osaka dengan kereta JR Kyoto Line Special Rapid butuh sekitar 30 menit.

Di dalam Osaka transportasi yang praktis adalah kereta. Dari Stasiun Osaka ke Namba butuh sekitar 10 menit dengan kereta subway Midosuji Line.

Tiket Khusus Transportasi

Cuaca dan Pakaian

Cuaca Osaka tidak jauh berbeda dengan Tokyo. Di musim panas Osaka sedikit lebih panas, sedangkan di musim dingin Tokyo sedikit lebih dingin. Sakura mekar di akhir bulan Maret hingga awal April di Osaka. Sebaiknya datang berkunjung dengan mantel pada bulan-bulan ini karena pagi dan malamnya dingin. Di akhir April hingga Mei cuaca sering cerah, cuaca terasa nyaman. Di bulan Juni hingga Juli ada musim penghujan, temperatur naik dan banyak turun hujan. Sekitar bulan Agustus akan terasa panas lembap dari musim panas. Bulan Agustus dan September perlu waspada dengan badai topan, hati-hati ketika beraktivitas di hari hujan. Bulan Januari hingga Februari ada kalanya turun salju, tapi hampir tidak pernah sampai menumpuk.

Rekomendasi Hotel di Osaka

Lihat Lebih Banyak Artikel Terkait Hotel di Osaka

Makanan dan Minuman

  • Okonomiyaki

    Yang termasuk "soul food"-nya Osaka bersama takoyaki adalah okonomiyaki. Okonomiyaki cara pembuatannya mirip dengan takoyaki dengan hasil yang berbeda. Tepung terigu dicampur air dan ditambahkan sayur-sayuran seperti kubis, lalu seafood atau daging, dan dimasak di atas hot plate teppan. Disajikan dengan saus, rumput laut aonori, dan olahan cakalang katsuobushi. Osaka memiliki banyak toko khusus okonomiyaki, ada juga yang membolehkan pelanggan memasak sendiri di atas teppan. Banyak juga kedai yang menyediakan okonomiyaki di festival Jepang.

  • Kushikatsu

    Kushikatsu adalah kuliner daging dan sayur yang disajikan dalam tusuk dan digoreng. Ada banyak kedai kushikatsu di pusat Osaka. Bahan yang populer untuk kushikatsu adalah daging babi, sapi, seafood, dan sayuran, tapi ada juga toko yang menyediakan pilihan unik seperti mochi dan keju. Kushikatsu biasa disantap dengan saus yang ada di meja restoran. Kebanyakan restoran melarang mencelup satu tusuk yang sama ke saus dua kali karena alasan kebersihan, jadi hati-hati ya. Kushikatsu hangat enak untuk teman minum, lho!

  • Takoyaki

    Takoyaki adalah salah satu kuliner khas Osaka yang mudah disantap. Tepung terigu dicampur air dan telur, ditambahkan bahan-bahan seperti gurita, lalu dimasak dengan cetakan khusus untuk membentuk bulatan. Disajikan dengan saus, rumput laut aonori, dan olahan cakalang katsuobushi. Umumnya disantap dengan saus takoyaki, tapi ada juga yang menikmatinya dengan kecap shoyu, garam, serta topping bawang daun atau mayones. Ada banyak kedai takoyaki di area perbelanjaan. Cukup dengan beberapa ratus yen kita bisa menikmati takoyaki hangat yang mantap di lidah.

Comida in Osaka

Tempat Wisata Terdekat

Tips Merencanakan Wisata ke Jepang