Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Menikmati Kabuki Tanpa Tiket? Inilah Tips dan Triknya!

Menikmati Kabuki Tanpa Tiket? Inilah Tips dan Triknya!

Tokyo 2019.01.12 Simpan

Kabuki adalah seni teater tradisional Jepang. Namun, Anda tidak harus membeli tiket pertunjukan Kabuki untuk menikmati suasana Kabuki. Inilah tips dan trik cara menikmati Kabuki tanpa perlu membeli tiket pertunjukan!

Diterjemahkan oleh Ivana J S

Ditulis oleh MATCHA

LINE

Mana Saja Spot Kabukiza yang Dapat Dimasuki Tanpa Tiket?

歌舞伎

Kabuki adalah seni teater tradisional khas Jepang. Pertunjukannya dapat Anda nikmati di "Kabukiza Theatre" yang bertempat di Ginza. Dari seluruh penjuru Jepang, hanya Kabukiza Theatre di Ginza saja yang menyelenggarakan pertunjukan sepanjang tahun. Oleh karena itu, jika Anda mampir ke Ginza, jangan lupa untuk mampir dan menikmati kabuki di Kabukiza.

Mungkin Anda akan mulai memikirkan hal-hal, seperti sudah membayar mahal tapi ternyata tidak cocok dengan selera, atau takut tidak bisa menikmati pertunjukan dengan semestinya karena keterbatasan waktu. Namun, tidak ada yang perlu dikhawatirkan! Tanpa tiket pun, Anda masih dapat menikmati sensasi kabuki dengan fasilitas dan layanan yang disediakan.

Pada artikel ini, akan kami perkenalkan spot-spot yang memungkinkan Anda untuk dapat menikmati kabuki tanpa tiket. Terdapat "Kabukiza Gallery" dimana Anda dapat mengintip ada apa saja dibalik layar kabuki. Tidak lupa dengan"Kobikicho Square", surga suvenir dan merchandise bertemakan Kabuki!

1. Kabukiza Gallery: Lika Liku di Balik Layar Kabuki

歌舞伎

Di Kabuki Tower 5F terdapat satu fasilitas bernama "Kabukiza Gallery", yaitu tempat yang memamerkan perlengkapan kabuki serta menawarkan suasana dibalik layar sebuah pementasan kabuki.  Dengan mengunjungi fasilitas ini, selain dapat merasakan suasana di balik layar kabuki, Anda diperbolehkan untuk menyentuh perlengkapan pementasan kabuki yang digunakan, lho!

歌舞伎

Anda akan disambut dengan trick art pada pintu masuk!

歌舞伎

Walaupun pameran ini seluruhnya berbahasa Jepang, Kabukiza Gallery menyediakan brosur berbahasa Inggris untuk pengunjung yang tidak bisa berbahasa Jepang. Jadi pastikan untuk turut membaca isi brosur sembari berkeliling, ya.

※:Konten pameran maupun pemutaran video dapat berubah berdasarkan musim.

Mari Naik "Kuda" yang Digunakan di Atas Panggung!

歌舞伎

Hal pertama yang akan Anda temui adalah kostum hewan yang digunakan pada pementasan kabuki. Kostum yang ditampilkan pada foto diatas adalah kostum babi hutan. Ekspresinya lucu, bukan? Kostum ini  digunakan untuk karakter yang ditembak mati karena dikira sebagai babi hutan. Ironis, karena sangat bertolak belakang dengan ekspresi babi hutannya.

歌舞伎

Lalu, ini adalah kostum kuda. Kuda ini biasanya digunakan untuk adegan dimana orang-orang penting / berstatus tinggi menaiki kuda.

歌舞伎

Cara penggunaan kostum ini adalah satu orang mengenakan bagian depan, sementara satu orang lainnya menggunakan bagian belakang. Pertunjukan kabuki menggunakan kuda sungguhan sampai era Meiji, tetapi karena permasalahan yang disebabkan, akhirnya orang-orang mulai mencari cara lain. Setelah berbagai trial and error, akhirnya kostum kuda  yang ditampilkan inilah yang digunakan sampai sekarang.

歌舞伎

Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan rasanya jadi aktor kabuki dengan menaiki kudanya, ya!

Bunyi Apakah Ini?

Selanjutnya, ada suara efek yang biasa digunakan dalam pertunjukan kabuki. Mari coba dengarkan suara berikut ini.


Kira-kira, bunyi apakah itu?

歌舞伎

Alat yang digunakan untuk membuat suara ini adalah dengan cangkang kerang di atas. Dengan menggesek dua cangkang kerang tersebut, suara yang keluar mirip dengan suara katak. Dalam kabuki, penggunaan alat yang tidak terduga untuk efek suara akan sering Anda temukan. 

歌舞伎


Dengan menggerakkan kayu ini keatas dan kebawah, Anda dapat membuat efek suara kayuhan perahu di air.

歌舞伎

Perahu yang digunakan dalam pementasan ini dapat Anda naiki juga, lho.

Omong-omong adegan perahu,  efek suara ombak tidak kalah penting untuk menambah kesan nyata dalam pertunjukan. Tekan tombol play untuk mendengarkan.


Anda akan mendengar suara gelombang air yang lembut. Kira-kira, bagaimana ya cara membuat suaranya?

歌舞伎

Ternyata, suaranya berasal dari kacang Azuki! Dengan menggerakkan kacang yang biasa digunakan untuk membuat anko ini, suara ombak akan terdengar. Sungguh kreatif!

Yuk, Naik ke Panggung Kabuki!

歌舞伎

Jika Anda melanjutkan perjalanan, setelah ruang pameran terdapat panggung mini kabuki. Jangan lupa untuk melepas sepatu sebelum naik, ya!

Papan yang dipamerkan di sini adalah papan yang pernah digunakan dalam pertunjukan kabuki. Teater Kabukiza yang digunakan sekarang, dibangun pada tahun 2012, sementara papan untuk panggung mini ini dibuat dari kayu panggung teater yang lama.

歌舞伎

Jika melihat papan panggung, Anda akan menemukan lubang-lubang kecil bertebaran di penjuru papan. Lubang-lubang ini adalah bekas paku-paku yang digunakan untuk mengubah set panggung berkali-kali. 

歌舞伎

Di sebelah panggung, terdapat hanamichi. Hanamichi adalah salah satu fitur panggung kabuki berupa jalan lurus yang mengarah ke kursi penonton. Hanamichi digunakan ketika ada adegan penting maupun pada kemunculan karakter.

歌舞伎

Sumber gambar: Kabukiza Co, Ltd

Ini adalah hanamichi pada panggung asli, dimana aktor yang memerankan suatu karakter muncul, berpose, dan merasakan debaran karena menjadi pusat perhatian para penonton.

歌舞伎

Di Kabukiza Gallery, sebenarnya ada kostum selain kostum hewan yang dipamerkan. 

Karena banyak sekali hal yang dapat dilakukan untuk merasakan suasana kabuki, Anda akan dapat menikmati pameran walaupun tidak pernah menonton pertunjukan kabuki. Namun, jika Anda sudah pernah menonton pertunjukan kabuki, galeri ini pasti akan membawa Anda kembali ke memori pengalaman menonton kabuki, bahkan Anda akan bisa belajar lebih jauh tentang selak-seluk kabuki! 

Biaya masuk Kabukiza Gallery adalah 600 yen untuk orang dewasa dan 500 yen untuk murid SMP kebawah. Mohon perhatikan karena disini tidak menerima pembayaran melalui kartu kredit. 

Akses ke Kabukiza Gallery

歌舞伎

Pintu masuk Kabukiza Gallery berbeda dengan pintu masuk Kabukiza Theatre.

Belok kiri dari frontage Kabukiza Theatre, lalu belok kanan di Cafe "PRONTO" yang berada di pojok, dan Anda akan melihat pintu masuk seperti foto diatas. Dari sini, silakan naik lift dan pilih 5F pada tombol lantai.

2. Kobikicho Square: Deretan Toko Suvenir Bertema Kabuki!

歌舞伎

Jika Anda pergi ke Kabukiza, jangan lupa untuk mampir ke "Kobikicho Square". "Kobikicho Square" sendiri adalah shoutengai atau pertokoan tempat dijualnya suvenir maupun cinderamata.  Kobikicho Square sendiri terletak di dalam gedung yang sama, pada lantai B2F.

Tempat ini tidak hanya menjual suvenir bertema kabuki saja, item-item seperti wagashi maupun tenugui ala Jepang juga turut dijual disini.

Anda dapat langsung mampir melalui Tokyo Metro Jalur Hibiya maupun Jalur Toei-Asakusa dari Stasiun Higashi-ginza. Tentu saja, tanpa tiket pun Anda bisa berkeliling dan berbelanja sepuasnya disini.

Dari seluruh produk yang dijajakan disini, akan kami ulas beberapa item yang kami rekomendasikan untuk Anda.

※:Karena toko-toko yang berada Kobikicho Square berubah secara berkala, bisa jadi produk yang diperkenalkan di artikel ini sudah tidak tersedia.

Kabuki Face Mask: Suvenir Unik!

歌舞伎

Produk ini adalah sheet mask yang desainnya terinspirasi oleh makeup aktor kabuki yang kerap disebut dengan "kumadori". Sangat cocok jika diberikan sebagai suvenir kepada teman yang senang dengan perawatan kulit, atau jika Anda senang dengan perawatan kulit tidak ada salahnya untuk mencoba sheet mask unik ini.

歌舞伎

Pada tahun 2015, produk "Super Kabuki II: One Piece" dirilis berdasarkan dari manga terkenal, yaitu "One Piece". Tentu saja, kolaborasi ini melejit di kalangan penggemar kabuki dan anime. Jika Anda adalah fans dari manga "One Piece", sudahkah Anda mencoba face mask kolaborasi ini?

Wujud Merchandise 'Kumadori' Lainnya

歌舞伎

Di sepanjang Kobikicho Square, Anda akan selalu menemukan merchandise dengan desain Kumadori. Foto diatas adalah kertas minyak untuk wajah yang menggunakan desain Kumadori. Kertas minyak ini dapat digunakan untuk menyeka minyak yang ada di wajah, membuat wajah tampil lebih cerah dan fresh (345 yen termasuk pajak).

歌舞伎

Di tempat yang berbeda, Anda dapat menemukan sumpit bertemakan Kumadori. Sumpit ini diproses ulang dari kayu yang digunakan sebagai pemukul baseball, dengan desain Kumadori yang mempercantik sumpit. Sumpit ini hanya tersedia di Kabukiza saja (2000 yen termasuk pajak).

Kartu Pos Kabuki: Penampakan Adegan Terkenal Dalam Kartu Pos

歌舞伎

Postcard yang dijual menampilkan adegan-adegan penting dan terkenal yang terjadi dalam lakon kabuki. Kartu pos ini juga murah dan mudah dibawa karena ringan.

歌舞伎

Kartu pos yang berkilau keemasan ini menggambarkan adegan terakhir dari suatu pertunjukan kabuki yang terkenal, berjudul "Kanjinchou". 

Wagashi: Jajanan Tradisional Jepang yang Harus Dicoba!

歌舞伎
歌舞伎

Didalam Kobikicho Square terdapat area khusus dimana toko wagashi berkumpul. Kebanyakan toko menyediakan sample kue, jadi Anda dapat mencicipi kue yang menarik perhatian Anda dan membeli kue-kue yang Anda suka. 

Mohon perhatikan saat membeli, karena ada kue yang waktu kadaluarsanya pendek.

Akses ke Kobikicho Square

歌舞伎

Seperti yang telah ditulis sebelumnya, Kobikicho Square berada di B2F, Kabukiza.

Gedungnya terhubung dengan Tokyo Metro Jalur Hibiya dan Jalur Toei-Asakusa yang berada di Stasiun Higashi-ginza. Jika Anda keluar dari pintu keluar 3, Anda akan dapat langsung melihat Kobikicho Square. Jika Anda menaiki eskalator yang ada di foto, Anda akan langsung sampai di Kabukiza.

Anda tidak bisa mengakses Kobikicho Square langsung dari Kabukiza. Untuk keluar dari Kobikicho Square, dari frontage Kabukiza belok kanan dan turun lewat eskalator, Anda akan sampai ke Kobikicho Square.

Yuk, Bermain di Kabukiza!

歌舞伎

Seperti yang Anda lihat, ada banyak cara untuk menikmati Kabukiza tanpa membeli tiket pertunjukan kabuki. Selamat menikmati tur kabuki dalam wisata Jepang Anda!

Artikel ini ditulis dengan kerjasama dari Kabukiza.

Artikel ini adalah penulisan ulang dari artikel yang terbit pada tanggal 30 September 2015.

Topik Terkait

LINE