Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Ayo Kuasai Jenis-Jenis Teh Jepang!

Ayo Kuasai Jenis-Jenis Teh Jepang!

2015.08.05 Simpan

Di Jepang, terdapat berbagai macam jenis “teh” (ocha). Dalam artikel ini kami akan menjelaskan tentang teh Jepang yang tampaknya mirip namun sebenarnya berbeda-beda!

Diterjemahkan oleh Fanny Aleutia

Ditulis oleh Mako Hayashi

日本茶の風景

Serupa tapi Tak Sama, Macam-Macam Teh Jepang

Di Jepang, terdapat berbagai macam jenis “teh” (ocha). Meski begitu, saat ini semakin sedikit orang Jepang yang dapat menjelaskan perbedaan-perbedaannya dengan terperinci.

Di antara teh-teh Jepang, ada juga minuman yang disebut “teh” meskipun tidak menggunakan daun teh. Sering kali ketika kita meminum apa yang disebut dengan teh Jepang ternyata rasanya sama sekali berbeda dengan yang kita bayangkan.

Dalam artikel ini kami akan menjelaskan tentang teh Jepang yang tampaknya mirip namun sebenarnya berbeda-beda. Semoga dapat menjadi petunjuk saat memilih produk teh di toko-toko maupun supermarket.

Jenis-Jenis Teh Hijau (Ryokucha), Kelompok Terbesar dalam Teh Jepang

Sencha

DSC_0205_1

Di antara teh jepang, yang terbanyak adalah teh hijau. Teh hijau adalah daun teh yang dipetik kemudian dipanaskan dan diproses agar tidak mengalami fermentasi. Meski bahan mentahnya sama dengan teh lain yang semacam teh hitam (kocha), rasanya menjadi sangat berbeda karena tingkat fermentasinya yang rendah.

Di antara jenis teh yang lain, sencha adalah teh yang paling umum di Jepang. Sencha dibuat dari daun segar yang baru dipetik kemudian dipanaskan dengan cara dikukus atau direbus guna menghentikan fermentasi.

Kemudian, terdapat teh yang serupa dengan sencha, yaitu gyokuro. Teh ini dibuat dengan melindungi tunasnya dari sinar matahari, agar rasa asam (astringent) berkurang dan menghasilkan rasa gurih (umami) yang kuat.

Matcha

DSC_0179_1

Daun teh yang baru dipetik dikeringkan begitu saja, kemudian digiling dengan gerinda hingga menjadi bubuk. Berbeda dengan jenis teh lainnya, matcha tidak terlihat jernih. Teh ini menjadi minuman yang digunakan untuk upacara tradisional minum teh (chanoyu) karena memiliki aroma segar daun teh.

Hojicha

DSC_0208

Teh ini seperti sencha namun dipanaskan dengan suhu tinggi, dengan kata lain dipanggang hingga meninggalkan aroma. Dengan dipanggang, kafein di dalamnya menguap sehingga rasa pahit dan asamnya hampir tidak terasa. Dengan begitu, teh ini dapat menghasilkan rasa yang jernih.

Genmaicha

DSC_0203_1

Genmaicha dibuat dengan memadukan sencha dan beras merah panggang yang direndam air dengan pembagian yang sama banyak. Oleh karena itu, tercium aroma khas beras merah. Karena daun tehnya sedikit, kandungan kafeinnya juga menjadi sedikit.

Jenis-Jenis Teh yang Tidak Mengunakan Teh

Teh Barley

DSC_0193_1

Di Jepang, terdapat minuman yang meskipun tidak menggunakan daun teh, juga disebut dengan teh (ocha). Karena telah digunakan dengan cara yang sama seperti teh biasa, sebagian besar orang Jepang tidak merasakan perbedaannya. Di antara teh-teh itu salah satunya adalah teh barley.

Teh barley terbuat dari biji barley atau jelai (sejenis gandum) yang dipanggang kemudian diekstrak. Berbeda dengan teh yang telah diperkenalkan sebelumnya, bahan mentahnya tidak menggunakan daun teh. Dan meskipun bukan bagian dari teh hijau (ryokucha), teh ini tidak mengandung kafein. Minuman ini sering dijadikan minuman pendingin ketika musim panas.

Kobucha

DSC_0211_1

Kobucha adalah minuman dari laminaria atau kelp kering yang diiris halus dan dijadikan bubuk untuk kemudian diseduh. Bila sesuatu dengan rasa asin yang ringan, ditambah arare mochi dan teh hijau berkualitas tinggi, lalu ditambah daging aprikot Jepang (ume) yang dikeringkan, maka jadilah umekobucha (梅昆布茶) yang terkenal. Ciri khas teh ini adalah rasa asin yang samar.

Bila Dasar Teh Jepang Telah Dikuasai, Mari ke Tahap Selanjutnya!

Sejauh ini telah diperkenalkan hal-hal mendasar tentang jenis-jenis teh Jepang. Di Jepang, jenis teh yang diminum dapat dibagi berdasarkan musim, suasana hati, maupun selera.

Saat ini, bermacam-macam merek teh dan tanaman herba lainnya telah banyak dijual di pasaran. Ditambah lagi, di antara para penggemar teh juga ada orang yang membagi berdasarkan tempat asal tehnya.

Setelah mengingat perbedaan dasarnya, sekarang ayo terjun lebih dalam lagi ke dunia teh Jepang!

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait