Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Perjalanan 3 Jam Tak Terlupakan dengan Kereta Wisata Setsugekka di Prefektur Niigata

Perjalanan 3 Jam Tak Terlupakan dengan Kereta Wisata Setsugekka di Prefektur Niigata

Niigata 2019.06.07 Simpan

Ingin merasakan wisata mewah? Kali ini MATCHA akan memperkenalkan Kereta Wisata Echigo TOKImeki Resort Setsugekka. Selama 3 jam perjalanan, Anda akan dimanjakan oleh pemandangan spektakuler dan makan siang berkualitas tinggi. Simak informasi lengkapnya!

Diterjemahkan oleh Dan

Ditulis oleh Kousuke DEKI

Kereta Wisata Setsugekka

雪月花

Sumber foto: Echigo TOKImeki Railway Company (ETR)

Mungkin Anda sudah sering menggunakan kereta sebagai salah satu cara untuk mencapai tujuan wisata. Namun, apakah Anda pernah terpikirkan untuk menjadikan kereta sebagai tujuan wisata?

Kali ini MATCHA akan mengenalkan Echigo TOKImeki Resort Setsugekka, kereta wisata mewah yang beroperasi di Prefektur Niigata. Kereta ini menghubungkan Stasiun Joetsumyoko dan Stasiun Itoigawa (berhenti juga di Stasiun Myoko-Kogen) dalam waktu sekitar 3 jam.

雪月花

Sumber foto: Echigo TOKImeki Railway Company (ETR)

Dari dalam gerbong, Anda akan dimanjakan dengan panorama 180 derajat dari hamparan salju, gunung yang berdiri megah, laut yang membentang luas, dan pemandangan-pemandangan spektakuler lainnya yang akan dilalui kereta. Kali ini, tim MATCHA pergi langsung untuk membuktikan pesona Setsugekka dan akan membagikan pengalamannya. Yuk, simak sampai akhir!

3 Hal yang Hanya Dapat Anda Temukan di Setsugekka

Setsugekka hanya beroperasi di akhir pekan, masing-masing satu kali di pagi dan siang hari. Jumlah orang yang dapat merasakan pengalaman ini memang terbatas karena reservasinya sering kali penuh hingga berbulan-bulan ke depan. Namun, tetap saja ada banyak orang yang terus datang kembali untuk mengulang pengalaman istimewa ini.

Kelebihan dan pesona yang ditawarkan Setsugekka tidak akan Anda temukan di kereta-kereta lainnya. Dalam artikel ini, MATCHA akan merangkumnya secara singkat.

1. Pemandangan Spektakuler dari Jendela Besar

雪月花

Sumber foto: Echigo TOKImeki Railway Company (ETR)

Setsugekka memiliki jendela terbesar yang digunakan kereta-kereta di Jepang. Pemandangan yang terlihat dari jendela besar ini merupakan salah satu pesona yang hanya bisa Anda rasakan di Setsugekka.

Selama kereta bergerak, pemandangan spektakuler yang terlihat akan terus berganti. Pastikan untuk selalu menyediakan kamera di dekat Anda.

雪月花

Di musim dingin menuju musim semi, Setsugekka akan melaju di tengah-tengah salju. Musim dingin di Niigata memang terkenal sangat dingin, terutama di daerah Myoko yang akan dilalui kereta. Biasaya salju akan menumpuk dengan sangat tebal di sini.

Saat kereta melaju di tengah-tengah salju, Anda bisa mendapatkan pemandangan 180 derajat dari dunia salju seperti foto di atas!

雪月花

Sumber foto: Echigo TOKImeki Railway Company (ETR)

Tidak hanya salju, Setsugekka menawarkan pemandangan yang berbeda-beda di setiap musim. Anda bisa melihat sakura di musim semi dan momiji di musim gugur. Selain itu, selama perjalanan tiga jam, Anda juga akan melihat sawah, gunung, laut, dan kehidupan penduduk lokal di daerah pedesaan.

2. Hidangan Mewah nan Berkelas

雪月花

Yang tidak boleh terlewatkan di Setsugekka adalah makan siang yang sudah termasuk dalam biaya tur.

Menunya berbeda untuk kereta keberangkatan pagi dan siang hari. Untuk keberangkatan pagi, menunya berupa masakan Prancis yang kualitasnya diawasi oleh chef dengan 2 bintang Michelin. Untuk keberangkatan siang, menunya berupa masakan Jepang yang disediakan oleh restoran tradisional Jepang di Niigata yang memiliki sejarah 200 tahun. Keduanya menggunakan bahan-bahan terbaik dari Niigata yang kemudian diolah menjadi hidangan mewah.

Untuk detailnya, silakan baca sampai akhir, ya!

Interaksi dengan Penduduk Lokal

雪月花

Selama perjalanan, Setsugekka akan berhenti di 3 atau 4 stasiun selama 10—20 menit. Saat kereta berhenti, Anda bisa berkeliling di sekitar stasiun atau membeli oleh-oleh khas Niigata. Anda bisa membeli oleh-oleh dari penduduk lokal yang berjualan di stasiun-stasiun pemberhentian. Ini adalah kesempatan yang menarik untuk berinteraksi dengan penduduk lokal.

Nah, mari kita memulai perjalanan dengan kereta wisata Setsugekka!

10.19: Berangkat dari Stasiun Joetsumyoko

雪月花

Gunung salju yang terlihat dari Stasiun Joetsumyoko.

Dalam kesempatan kali ini, tim MATCHA menaiki Setsugekka keberangkatan pagi dari Stasiun Joetsumyoko. Stasiun ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2 jam dari Tokyo dengan kereta shinkansen "Hakutaka". Tim MATCHA berangkat pukul 07.52 dari Stasiun Tokyo dan tiba pada pukul 09.54.

Stasiun Joetsumyoko berada di barat daya Prefektur Niigata. Kereta pagi akan melaju menuju Stasiun Itoigawa di sisi utara yang menghadap ke Laut Jepang (*1). Setelah menerima tiket kereta di gerbang masuk Echigo TOKImeki Railway, tur pun dimulai.

*1: Rute kereta siang hari adalah sebaliknya, yaitu dari Stasiun Itoigawa menuju Stasiun Joetsumyoko.

雪月花

Saat waktunya berangkat, anak-anak yang menggemaskan melambaikan bendera dan tangan mereka dari peron stasiun. Waktu keberangkatan kereta memang tidak pasti, tetapi ada kalanya penduduk lokal datang untuk mengantarkan kepergian kereta. Hari ini, anak-anak dari TK sekitar yang datang untuk meramaikan suasana.

Tergantung dari stasiunnya, Anda bisa saja disambut dengan alunan musik jazz atau orang yang berpenampilan seperti Uesugi Kenshin dari zaman Sengoku. Berbagai bentuk penyambutan bisa Anda temukan dari waktu ke waktu. Jadi tidak sabar melihat kejutan berikutnya, ya?

Mengawali Perjalanan dengan Bersulang!

雪月花

Setelah tiba di kursi, minuman penyambutan akan dibagikan kepada penumpang. Apabila Anda menyukai minuman beralkohol, cobalah sparkling wine yang hanya bisa Anda rasakan di sini (*2).

Wine ini diproduksi khusus oleh kilang anggur Fermier di Niigata.

*2: Tersedia juga beragam minuman non-alkohol seperti cider, jus apel, dan lainnya.

雪月花

Anggur yang digunakan untuk membuat wine ini tumbuh sehat di kawasan bebas stres. Wajar saja jika rasa yang dihasilkan begitu lembut dan menyegarkan. Orang-orang yang tidak menyukai minuman beralkohol pun patut mencobanya. Nikmatilah minuman ini sambil memandangi pemandangan yang terlihat dari jendela.

Menjelajahi Isi Gerbong Kereta

雪月花

Sumber foto: Echigo TOKImeki Railway Company (ETR)

Setelah beristirahat sebentar, kini saatnya menjelajahi isi gerbong Setsugekka. Setsugekka memiliki 2 gerbong yang masing-masing menyediakan kursi duduk (reservasi).

Gerbong No.1 terasa luas dan terang dengan interior yang terbuat dari kayu pohon cedar asal Prefektur Niigata, Echigo Sugi. Ada juga kursi-kursinya yang dipasang menghadap ke jendela.

雪月花

Di bagian terdepan gerbong 1 terdapat ruangan high deck yang bebas diakses oleh siapa saja.

Tanpa ada yang menghalangi pandangan, Anda bisa menikmati panorama 180 derajat dari jendela yang mengelilingi Anda.

雪月花

Sumber foto: Echigo TOKImeki Railway Company (ETR)

Suasana di gerbong No.2 terasa lebih tenang. Anda bisa menikmati waktu dengan nyaman bersama orang-orang terkasih dari kursi yang dipasang berhadapan.

雪月花

Di gerbong No.2 juga terdapat Sakura Lounge, yaitu kafe dan bar yang bisa diakses oleh seluruh penumpang. Lounge ini menyediakan sake dari dua puluh pabrik sake Jepang yang terletak di sepanjang rute kereta. Anda juga bisa memesan anggur merah lokal di sini.

雪月花

Niigata terkenal dengan sake-nya. Bahkan, prefektur ini memiliki jumlah pabrik sake dan konsumsi per kapita terbesar di Jepang. Di Sakura Lounge, Anda bisa memesan sake-sake terbaik yang telah dipilih Setsugekka (*3).

*3: Pembelian minum tidak termasuk dalam harga tiket (bayar terpisah).

Gunung Salju Megah dalam Pandangan

雪月花

Saat tim MATCHA tengah menikmati minuman di lounge, Gunung Myoko yang berselimut salju mulai terlihat.

Selama perjalanan, Anda akan melewati berbagai gunung yang megah. Di antaranya ada Gunung Myoko setinggi 2.454 m, gunung yang populer di Prefektur Niigata.

雪月花

Tanpa disadari, pemandangan sekeliling pun telah diselimuti salju. Setsugekka terus melaju ke ketinggian menuju Stasiun Nihongi, pemberhentian selanjutnya.

10.35: Merasakan Sejarah di Stasiun Nihongi

雪月花

Pemberhentian pertama adalah Stasiun Nihongi. Stasiun ini terletak 200 meter di atas permukaan laut dan salju bisa menumpuk hingga 2—3 m. Stasiun Joetsumyoko berada di ketinggian 70 m, berarti kereta telah naik lebih dari 100 m.

雪月花

Kondektur kereta akan menjelaskan sejarah stasiun-stasiun pemberhentian (dalam bahasa Jepang).

Anda bisa merasakan sejarah di kebanyakan stasiun pemberhentian Setsugekka, salah satunya di Stasiun Nihongi. Bangunan stasiun yang terbuat dari kayu dan gubuk lampu yang terbuat dari bata merah, keduanya dibuat pada tahun 1910. Ada juga pembatas salju dari kayu yang dibuat pada tahun 1922. Semuanya masih berfungsi secara baik hingga saat ini. Rencananya bangunan-bangunan ini akan masuk ke daftar Aset Budaya oleh Pemerintah Jepang pada tahun 2019.

11.14: Belanja Oleh-Oleh di Stasiun Myoko-Kogen

雪月花

Di Stasiun Myoko-Kogen, pemberhentian selanjutnya, mampirlah ke toko oleh-oleh. Anda bisa menemukan aneka oleh-oleh khas Niigata di sini.

雪月花

Botol-botol di atas berisi kanzuri, bumbu pedas khas Niigata.

Oleh-oleh yang MATCHA rekomendasikan adalah bumbu kanzuri. Ini adalah produk fermentasi yang dibuat dengan menjemur cabai merah di atas salju dan kemudian ditambahkan koji, jeruk yuzu, dan garam.

Bumbu cabai ini tidak sepedas yang Anda bayangkan karena salju membantu mengurangi rasa pedas dan pahit pada cabai. Kanzuri cukup asin sehingga cocok dipadukan dengan berbagai masakan Jepang, seperti sup miso atau yakitori. Anda juga bisa mencobanya dengan makanan negara asal Anda. Silakan bereksperimen dengan bumbu serba guna ini.

11.30: Makan Siang Mewah Buatan Chef Restoran Michelin

雪月花

Membahas tentang kanzuri membuat tim MATCHA merasa lapar! Setelah puas membeli oleh-oleh dan kembali ke kereta, MATCHA begitu bahagia menemukan kotak makan siang cantik yang sudah disediakan oleh Setsugekka.

Tampilannya mengingatkan akan osechi, hidangan khas tahun baru Jepang. Namun, isinya di luar dugaan!

雪月花

Setelah kotak dibuka, yang terlihat adalah masakan Prancis lengkap. Walaupun dimasak dengan gaya Prancis, sebagaian besar bahan-bahan dasarnya berasal dari Niigata.

Kotaknya terdiri dari 3 lapisan; 2 lapisan berisi 8 jenis hidangan cantik dan 1 lapisan berisi roti isi serta baguette. Menu aslinya dibuat oleh Ryuta Iizuka, chef dengan 2 bintang Michelin yang berasal dari kota Tookamachi di Niigata. Ia adalah chef sekaligus pemilik Restaurant Ryuzu di Roppongi, Tokyo. Di Niigata, menu ini ditangani oleh chef dari sebuah hotel tua yang terkenal.

雪月花

Makan siang ini penuh dengan kejutan. Pertama, Anda akan dimanjakan dengan tampilan yang meriah. Sayuran segar dari Niigata, bahan-bahan yang berasal dari laut dan gunung, semuanya tampak begitu cantik dalam warna-warni ceria.

Kejutan selanjutnya adalah tekstur. Dari sayur gulung warna-warni yang renyah, flan udang yang sangat lembut, dan roti isi daging babi tsumari (babi lokal) yang cukup padat, semuanya memiliki tekstur yang menyenangkan untuk dikunyah.

雪月花

Namun, yang paling mengejutkan adalah rasanya. Sulit untuk menjelaskan kelezatannya dalam satu kata, tetapi diijamin Anda tidak akan bosan hingga suapan terakhir.

Kesukaan tim MATCHA adalah roti isi dan omelet terung. Roti isinya menggunakan kanzuri sebagai bahan rahasia. Hidangan ini cocok dinikmati bersama minuman beralkohol. Kapan lagi Anda bisa menikmati makan siang mewah sambil dikelilingi pemandangan indah yang terus berganti?

*: Menunya berubah-ubah sesuai musim.

雪月花

Sebagai penutup, Setsugekka menyediakan 3 jenis pencuci mulut dengan rasa yang berbeda-beda. Serangkaian kelezatan ini dijamin akan meninggalkan senyuman lebar di wajah Anda.

Menu yang MATCHA kenalkan dalam artikel ini adalah menu yang disediakan untuk kereta keberangkatan pagi. Untuk siangnya, Setsugekka menyajikan hidangan tradisional dari restoran Jepang Tsurukiya yang terletak di Kota Itoigawa.

12.48: Menuju Laut Jepang

雪月花

Sumber foto: Echigo TOKImeki Railway Company (ETR)

Waktu berlalu begitu cepat. Tidak terasa kereta sudah melewati dataran tinggi bersalju dan tiba di sisi laut.

Yang menghampar luas di depan mata adalah Laut Jepang. Di sini, Anda bisa melihat pemandangan yang berbeda-beda di setiap musim, seperti cantiknya matahari terbenam di musim panas atau kerasnya ombak di musim dingin.

雪月花

Jika Anda perhatikan, rumah-rumah yang berada di pinggir laut memiliki genteng berwarna hitam. Salju memang jarang turun di daerah ini, tetapi sebagai gantinya, angin yang bertiup dari arah laut cukup kencang. Konon, genteng hitam ini kuat menahan angin sehingga banyak penduduk lokal yang menggunakannya. Seiring kereta berlalu, Anda bisa sekilas melihat kehidupan warga dari jendela.

雪月花

Sebagian besar lampu akan dimatikan saat kereta melewati Stasiun Tsutsuishi yang berada di dalam terowongan. Dengan pencahayaan lembut, gerbong kereta menciptakan suasana yang romantis seperti di kereta tidur.

13.10: Tiba di Stasiun Itoigawa dengan Oleh-Oleh di Tangan

雪月花

Tim MATCHA pun sampai di pemberhentian terakhir, Stasiun Itoigawa. Selesai sudah perjalanan 3 jam bersama Setsugekka. Sebelum tur dibubarkan, penumpang akan diberikan oleh-oleh berupa kue castella dan beras.

Menjelajahi Itoigawa

雪月花

Di Pantai Hisui, Anda bisa berburu batu giok, lho! Batu yang Anda temukan boleh dibawa pulang secara gratis.

Stasiun Itoigawa berdiri menghadap laut. Anda bisa menemukan banyak restoran sushi yang menggunakan aneka boga bahari segar di sini. Jika lapar, Anda bisa mampir sejenak untuk menikmati sushi sebelum melanjutkan perjalanan. Selain itu, ada juga spot wisata lainnya seperti Pantai Hisui di mana Anda bisa menemukan batu-batu giok atau Museum Seni Tanimura. Museum ini cukup unik karena hanya menampilkan 10 patung Buddha. Anda bisa menyewa sepeda dari dalam Stasiun Itoigawa untuk mengelilingi tempat-tempat ini. Praktis, bukan?

Selain itu, akses menuju Kanazawa dari Stasiun Itoigawa pun mudah. Dengan menggunakan kereta shinkansen "Hakutaka", Anda bisa mencapai Kanazawa dalam waktu sekitar 50 menit dan sekitar 2 jam untuk mencapai Tokyo.

Perjalanan 3 Jam Tak Terlupakan Bersama Setsugekka

雪月花

Selama tiga jam perjalanan, tidak ada yang bisa dilakukan selain menikmati makanan, berjalan-jalan di sekitar stasiun selama kereta berhenti, dan menikmati pemandangan.

雪月花

Terdengar membosankan? Tidak juga. Gunung yang cantik, sungai yang jernih, laut yang luas, dan penduduk lokal yang melambaikan tangan mereka dengan senyuman hangat, setiap pemandangan yang hadir di depan mata Anda sangat sulit untuk dilewatkan. Belum lagi makanan istimewa yang tidak mudah Anda temukan di luar sana. Setiap detik bersama Setsugekka akan membuat mata, hati, dan lidah Anda bahagia. Siapa yang menyangka bahwa duduk di kereta bisa menjadi akitivitas wisata yang luar biasa.

雪月花

Sumber foto: Echigo TOKImeki Railway Company (ETR)

3 jam perjalanan bersama Setsugekka adalah sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Kini giliran Anda merasakannya!

Reservasi & Biaya

Setsugekka hanya beroperasi di akhir pekan (kecuali di libur akhir dan awal tahun) dan harus melalui reservasi. Status reservasi untuk 4 bulan ke depan akan ditampilkan di situs resmi pada tanggal 1 setiap bulannya.

Biayanya 17.500 yen (termasuk makanan, harga sama untuk dewasa dan anak-anak) dan reservasi hanya dapat dilakukan melalui telepon. Untuk informasi lebih lengkap, silakan hubungi kontak di bawah ini.

Reservasi via Telepon:
025-543-8988 (dapat melayani dalam bahasa Inggris)

Pertanyaan
https://www.echigo-tokimeki.co.jp/setsugekka/contact/

In cooperation with Echigo TOKImeki Railway Company (ETR)

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait