Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

Meditasi dengan Permen? Yuk, Coba Meditasi Zen Agar Pikiran Lebih Fokus

Meditasi dengan Permen? Yuk, Coba Meditasi Zen Agar Pikiran Lebih Fokus

Diterjemahkan oleh Indrayani

Ditulis oleh Miho Moriya

Kyoto 2020.01.09 Simpan

Pernahkah Anda melakukan meditasi dengan permen? Jika belum, Anda harus mencoba meditasi Zen di Kuil Taizo-in. Meditasi ini bisa melatih daya fokus, lho! Selain itu, di sini Anda dapat melihat lukisan Hyonenzu, taman dengan keindahan 4 musimnya, dan masih banyak lagi.

Merasakan Pengalaman Meditasi Zen dengan Permen

退蔵院

Melakukan dua kegiatan atau lebih secara bersamaan adalah hal yang sudah menjadi kebiasaan dalam rutinitas sehari-hari. Seperti, makan sambil menonton TV, pergi bekerja sambil mendengarkan musik, ataupun berjalan sambil memainkan ponsel.

Dalam agama Buddha salah satu istilah yang mengacu pada rutinitas sehari-hari, seperti berjalan dan duduk disebut dengan gyojuzaga. Dunia Zen (※1) mengajarkan bahwa setiap tindakan yang dilakukan dianggap sebagai kedisiplinan dan sangat penting untuk fokus pada satu hal saja. Misalnya, berjalan saat berjalan, dan duduk saat duduk.

※1: Zen ... salah satu sekte yang ada dalam agama Buddha.

退蔵院

Kuil Taizo-in terletak di dalam Kuil Myoshin-ji, salah satu kuil Buddha beraliran Zen di Kyoto. Kuil Taizo-in ini menawarkan meditasi Zen untuk Anda. Meditasi ini berguna melatih Anda untuk fokus terhadap satu hal dengan cara menghisap sebutir permen. Anda harus menghisap permen tersebut sampai habis dalam waktu sekitar 7 menit. Selama 7 menit ini, cobalah untuk berada di ambang pintu dunia Zen.

Fokuslah pada Satu Aktivitas Sebelum Menyatu dengan Alam

退蔵院

Setelah memasuki pekarangan kuil, ikutilah jalur ke aula utama kuil. Pada bangunan kuil utama terdapat engawa (beranda tradisional Jepang) yang luas. Di bagian depan engawa, Anda akan dimanjakan dengan pemandangan deretan pot teratai yang subur. Daun-daun hijaunya begitu menyegarkan mata. Di sinilah Anda akan melakukan meditasi Zen dengan sebutir permen. Akan akan merasakan hitotsubu no Zen atau secara harfiah disebut dengan "percikan dunia Zen".

退蔵院

"Hitotsubu no Zen" mengajarkan Anda untuk fokus hanya pada menghisap permen. Hal ini sejalan dengan konsep gyojuzaga, yaitu melatih kedisiplinan Anda untuk fokus pada satu hal. Anda dapat langsung membeli paket meditasi ini di engawa dengan harga 300 yen untuk satu paket. Paket tersebut sudah termasuk, pamflet, intruksi meditasi dan sebutir permen. Untuk pamflet dan intruksi meditasi tersedia dalam bahasa Jepang dan bahasa Inggris. 

退蔵院

Nah, sekarang saatnya memulai meditasi Zen ini. Pertama-tama, duduklah dengan badan tegak dan posisikan kaki Anda dengan rileks. Boleh dengan bersila atau kaki menapak pada engawa. Setelah badan rileks, tataplah taman di depan Anda. Tarik napas secara perlahan, lakukan empat sampai lima kali dalam rentang waktu satu menit. Setelah pikiran Anda menjadi tenang, masukanlah permen ke dalam mulut, dan cobalah untuk fokus menghisap permen tersebut.

Permen ini mengandung minyak jeruk yuzu yang diproduksi di Kuil Taizo-in. Terdapat juga kandungan gotu kola, tanaman herbal yang lebih dikenal dengan nama pegagan di Indonesia. Gotu kola dianggap baik untuk memeroleh efek dari meditasi. Selain bahan-bahan tersebut, di bagian dalam permen ditambahkan cedar powder. Ketika mulai menghisap permen ini, Anda akan merasakan rasa asam manis khas citrus yang menyebar di dalam mulut. Setelah beberapa saat, tekstur kasar dari kandungan cedar powder akan Anda rasakan dan berangsur-angsur semua rasa itu akan larut di dalam mulut.

Jika pikiran Anda fokus menghisap permen seperti ilustrasi yang terlihat pada foto di bawah ini, pemandangan dan suara di sekitar perlahan-lahan akan memudar. Kemudian, Anda akan merasakan angin sepoi-sepoi membelai kulit dan suara gemerisik dari daun-daun pepohonan pun akan samar-samar terdengar.

退蔵院

Selain itu, dalam agama Buddha terdapat konsep furyumonji yang mengajarkan pengalaman lebih berharga dibandingkan dengan kata-kata.

Artikel ini adalah informasi yang didapatkan saat berkunjung ke Kuil Taizo-in pada bulan Juni. MATCHA sangat merekomendasikan Anda untuk berkunjung ke Kuil Taizo-in dan cobalah untuk merasakan dunia Zen melalui meditasi Zen secara langsung. 

Berjalan-jalan di Sekitar Kuil Taizo-in dengan Audio Pemandu Wisata Gratis

Saat berkunjung ke Kuil Taizo-in, MATCHA merekomendasikan Anda mengunduh aplikasi audio pemandu wisata ON THE TRIP secara gratis. Terdapat tiga bahasa dalam audio ini, yaitu bahasa Inggris, bahasa Mandarin, dan bahasa Jepang. Naratornya adalah Daiko Matsuyama yang merupakan asisten kepala pendeta. Mulai dari "hitotsube no Zen" hingga sejarah dari Kuil Taizo-in, semua ada dalam audio pemandu wisata tersebut.

Melihat Lukisan Hyonezu Sebelum ke Kuil Utama

Dalam pelatihan meditasi Zen, guru akan memberikan koan (pertanyaan) dan meminta Anda memikirkan kenge (jawaban) sambil melakukan pose zazen (※2). Hanya pendeta senior yang mengetahui jawabannya. Seorang pendeta yang melakukan pelatihan harus terus merenungkan pertanyaan yang sama berulang kali sampai menemukan jawabannya.

※2: Zazen ... suatu bentuk kedisiplinan diri dengan posisi duduk tegak dan fokus pada materi yang diberikan.

瓢鮎図

Pada abad ke-15, seorang gaso (※3) bernama Josetsu membuat lukisan Hyonenzu. Hyonenzu adalah sebuah lukisan tinta cair yang menggambarkan seorang pria mencoba menangkap lele dengan hyotan (※4).

Lukisan ini adalah penggambaran dari koan yang ditanyakan, yaitu "Bagaimana Anda menangkap lele yang berlendir dengan hyotan yang licin?". Di bagian atas lukisan ini, ditulis pendapat dari 31 biksu yang mewakili pendapat dari wilayah Kyoto saat itu.

Secara logika menangkap lele dengan hyotan adalah hal yang sulit dilakukan. Namun, 31 pendeta tersebut memikirkan jawaban di luar logika. Dengan berbagai pendapat dan pikiran dari para pendeta yang bijaksana, lukisan ini menjadi bagian dari harta nasional.

Sekitar abad ke-18, koan dan kenge menjadi tidak bisa diungkapkan secara umum lagi. Hal ini dikarenakan, hanya dengan mengetahui jawabannya tidak akan memberikan pemahaman yang sempurna. Anda harus memikirkannya dengan baik hingga menemukan jawabannya sendiri. Pada lukisan ini juga muncul ajaran mengenai furyumonji.

※3: Gaso ... seorang seniman yang juga merupakan seorang biksu

※4: Hyotan ... tanaman yang masih berasal dari keluarga labu. Hyotan memiliki bentuk bundar di bagian atas dan bagian bawah, sedangkan bagian tengahnya agak sedikit menyusut.

Taman dengan Keindahannya yang Abadi

退蔵院の桜

Picture courtesy of Kuil Taizo-in

退蔵院の秋

Picture courtesy of Kuil Taizo-in

Taman yang ada di Kuil Taizo-in memiliki beberapa daya tarik tersendiri yang sayang untuk dilewatkan. Saat musim semi tiba Anda dapat melihat shidarezakura yang merupakan pohon sakura raksasa. Kemudian, saat musim gugur, taman Kuil Taizo-in seolah-olah dilukis dengan warna-warnai daun maple yang menakjubkan.

Di Taman Yokoen terdapat Hyotan Ike, sebuah kolam yang berbentuk seperti buah hyotan. Di taman ini dipelihara dua ekor lele. Taman Yokoen melambangkan lukisan Hyonenzu, yaitu "menangkap lele dengan hyotan".

退蔵院

Di Taman Yokoen ditanami tanaman empat musim sehingga suasananya akan selalu berubah-ubah berdasarkan musim saat itu. Berbeda dengan Taman Motonobu sebuah Taman Karesansui yang hanya ditanami bunga sakura sehingga hanya dikunjungi saat waktu-waktu khusus ketika musim semi. Taman ini melambangkan filosofi Buddha tentang Keindahan Abadi.

Di Kuil Taizo-in, Anda dapat merasakan keindahan yang bertahan sementara ataupun keindahan yang abadi.

Nikmatnya Ocha dan Wagashi di Ruang Minum Teh

退蔵院

Anda dapat beristirahat sejenak di Daikyuan  di mana Anda dapat menikmati matcha (teh hijau) dan wagashi (camilan manis) yang dijual satu set dengan harga sekitar 500 yen. Wagashi di toko ini dihiasi dengan gambar hyotan dan lele, di dalamnya ditambahkan buah kering musiman yang akan memberikan rasa asam manis menyegarkan. Rasa khas dari Kuil Taizo-in.

退蔵院

Jika Anda duduk di dekat jendela, Anda akan menikmati indahnya Taman Yokoen. MATCHA melakukan wawancara pada bulan Juni, saat dedaunan berwana hijau dan suara aliran air memberikan ketenangan pikiran.

Oleh-Oleh Khas Kuil Taizo-in

Tidak lengkap rasanya apabila tidak membeli oleh-oleh khas Kuil Taizo-in yang hanya dijual di sini.

Omamori Berupa Gantungan Kunci Lele yang Menggemaskan

退蔵院

Omamori gantungan kunci ini merupakan oleh-oleh buatan tangan dari kayu yang diukir berbentuk lele, dijual dengan harga 800 yen per buah. Kumis lele pada gantungan kunci ini dibuat dengan tali. Meskipun sederhana, tapi ini adalah oleh-oleh yang terlihat sangat artistik. Setiap gantungan kunci ini dibuat dengan ekspresi lele yang berbeda-beda. Jadi, pilihlah ekspresi lele manapun yang Anda sukai!

Parfum Padat "Nerikosui" dengan Wewangian Ala Jepang

退蔵院

Nerikosui: 1 buah/ 800 yen

Nerikosui (parfum padat berbentuk bundar) dijual dengan 2 varian aroma, yaitu sakura dan matcha. Setiap parfum diberikan kito (※5) sebelumnya sehingga dapat dijadikan sebagai jimat keberuntungan. Anda dapat menambahkan parfum ini pada selembar kertas kecil untuk disimpan dalam surat yang disebut dengan fumiko.

※5: Kito ... upacara yang dilakukan untuk memohon berkat dan perlindungan kepada Buddha.

Sabun Organik

退蔵院

Sabun Yuzu 300 yen, sabun sakura 400 yen, sabun lotus 500 yen

Di sini juga menjual sabun organik yang berkolaborasi bersama dengan sebuah toko kosmetik organik dari Kyoto yaitu "Kyoto Shabonya". Tanaman jeruk yuzu dan bunga lotus (teratai) yang tumbuh di pekarangan kuil digunakan sebagai bahan-bahan dalam produk sabun ini. Sedangkan aroma sakura terinspirasi dari shidarezakura yang tumbuh di dalam Kuil Taizo-in.

Selain itu, Anda dapat menemukan oleh-oleh eksklusif lainnya, seperti kaos lele yang lucu dan potongan kaligrafi yang dibuat sendiri oleh kepala pendeta kuil.

Pengalaman Meditasi yang Tak Terlupakan

退蔵院

Terakhir, Pendeta Matsuyama mengatakan bahwa, "Dengan berfokus pada rasa dari permen yang dihisap atau makanan yang disantap, Anda mulai menghargai manisnya permen atau rasa pada setiap makanan. Jika Anda berkonsentrasi pada apa yang Anda lakukan sekarang, Anda akan melihat kebaikan dari hal-hal yang biasanya tidak Anda sadari".

Apabila mampu mengendalikan diri sendiri, Anda juga akan mulai lebih memahami diri sendiri. Jadi, mengapa tidak  mencoba merasakan filosofi Zen melalui meditasi dengan permen di Kuil Taizo-in?

Informasi

Biaya masuk: untuk orang dewasa 600 yen dan anak-anak 300 yen.

Taizō-in

Lihat informasi

In cooperation with Taizo-in Temple, ON THE TRIP

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait