Coronavirus (COVID-19) Advisory Information

(Ready For Japan! vol. 1) 10 Panorama Menakjubkan Jepang Tak Terlupakan Versi MATCHA

(Ready For Japan! vol. 1) 10 Panorama Menakjubkan Jepang Tak Terlupakan Versi MATCHA

Diterjemahkan oleh Eri Pramestiningtyas

Ditulis oleh Kousuke DEKI

2020.03.17 Simpan

Redaksi MATCHA telah menyiapkan 10 rekomendasi panorama menakjubkan tak terlupakan di Jepang dari tempat-tempat yang pernah redaksi kunjungi. Penasaran? Yuk simak artikel berikut!

Suatu Saat Nanti, Yuk Jalan-Jalan Lagi ke Jepang!

東京

Photo by Pixta

Mulai sekarang, MATCHA punya rubrik spesial, yaitu Ready For Japan!

Mungkin banyak wisatawan membatalkan kunjungan ke Jepang akibat merebaknya wabah virus korona. Melihat kondisi saat ini, tentu para wisatawan tidak ingin ambil resiko dengan berwisata ke luar negeri.

Melalui rubrik baru yang dipenuhi harapan semoga Anda akan kembali mengunjungi dan menikmati wisata di Jepang ketika situasi sudah lebih kondusif, MATCHA akan menyampaikan konten yang dapat menginspirasi Anda dalam mempersiapkan kunjungan selanjutnya ke Jepang!

Pemandangan Jepang yang Tak Terlupakan Versi Redaksi MATCHA!

Redaksi MATCHA punya banyak anggota yang berasal dari berbagai negara. Untuk rubrik “Ready For Japan!” yang pertama ini, MATCHA akan memperkenalkan tempat dengan pemandangan menakjubkan tak terlupakan di Jepang yang pernah dikunjungi anggota MATCHA!

1. Kuil Miyajidake, Fukuoka: “Hikari no Michi” yang Hanya Muncul 2 Kali Setahun!

宮地嶽神社

Photo by Pixta

Rekomendasi: Chen, editor artikel bahasa Mandarin

Pertama, MATCHA perkenalkan pemandangan yang membuat Anda merasa beruntung jika berhasil menyaksikannya. Pemandangan ini hanya dapat Anda saksikan 2 kali setiap tahun, lho!

Foto di atas adalah pemandangan menakjubkan di Kuil Miyajidake, Prefektur Fukuoka. Tiap tahun terjadi fenomena cahaya mentari senja akan jatuh tepat di jalan menuju kuil. Pemandangan yang disebut “Hikari no Michi (Jalan Cahaya)” itu hanya muncul 2 kali setahun, yaitu selama 1 pekan di akhir Februari dan akhir Oktober.

“Bukan hanya instagramable, ketika melihatnya, saya merasa seolah waktu terhenti dan jiwa saya dibersihkan,” tutur Chen, anggota MATCHA yang beruntung bisa menyaksikan langsung Hikari no Michi saat berada di Fukuoka.

宮地嶽神社

Photo by Pixta

Di luar periode Hikari no Michi, Kuil Miyajidake tetap menarik untuk dikunjungi, lho! Ada berbagai hal menarik di kuil ini misalnya oshimenawa, yaitu shimenawa (※1) raksasa terbesar di Jepang dengan diameter 2,6 meter, panjang 11 meter, dan berat 3 ton. Oshimenawa Kuil Miyajidake selalu diganti setiap tahun.

※1. Shimenawa: tali berbahan anyaman batang padi atau rami yang dipasang di kuil Shinto sebagai garis perbatasan antara kawasan suci dan kawasan duniawi.

Kuil ini juga punya goshuincho (※2) dengan desain orisinal, yaitu hikari no goshuincho yang cocok sekali dijadikan kenang-kenangan!

※2. Goshuincho: buku khusus untuk mengoleksi goshuin (stempel dari kuil).

Miyajidake Shrine

Lihat informasi

2. Kumano Kodo, Mie: Jalan Ziarah Tak Berujung

絶景

Photo by Pixta

Rekomendasi: Jasmine, editor artikel bahasa Inggris

“Kumano Kodo” atau Jalan Kuno Kumano merupakan jalan ziarah yang melewati beberapa prefektur di wilayah Kinki, yaitu Mie, Wakayama, Nara, dan Osaka. Jalan ini telah terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia. Kumano Kodo menghubungkan Kuil Ise dengan Kumano Sanzan, sebutan untuk 3 kuil agung Shinto, yaitu Kuil Kumano Hongu Taisha, Kuil Kumano Hayatama Taisha, dan Kuil Kumano Nachi Taisha.

“Ketika menyusuri jalanan Kumano Kodo di tengah rimbunnya hutan, saya merasa bagaikan berada di dunia lain dan saya sangat menikmati sensasi itu. Menurut saya, tak ada tempat lain di dunia ini yang memiliki sejarah maupun alam seperti Kumano Kodo,” komentar Jasmine yang pernah mengunjungi tempat tersebut.

Kumano Hongū Taisha

Lihat informasi

Tsuboyu, Yunomine Onsen: Situs Warisan Dunia yang Mungil

絶景

Photo by Pixta

Satu lagi pemandangan yang berkesan bagi Jasmine adalah kawasan pemandian air panas Yunomine Onsen. Foto di atas adalah foto “Tsuboyu”, yaitu pemandian umum berukuran mungil yang tercatat sebagai Situs Warisan Dunia.

Area berendam Tsuboyu di dalam gubuk kayu kecil ini hanya dapat menampung 2 hingga 3 orang. Meski Anda datang bersama rombongan, tak perlu khawatir karena waktu berendam pengunjung dibatasi maksimal 30 menit sehingga bisa bergantian dengan pengunjung lainnya.

Yunomine Onsen

Lihat informasi

3. Gunung Nokogiri, Chiba: Sensasi Menegangkan di Ujung Tebing!

鋸山

Rekomendasi: Tei, editor artikel bahasa Thailand

Selanjutnya, MATCHA akan memperkenalkan pemandangan menakjubkan dengan sensasi menegangkan. Melihat foto di atas saja sudah terbayang tegangnya berfoto di ujung tebing!

鋸山

Benar, Anda bisa pergi sampai ke ujung batu karang yang mencuat di sisi tebing Gunung Nokogiri, Chiba. Ujung tebing ini berada di dalam area Kuil Nihonji dan punya nama unik, yaitu “Jigoku Nozoki (Mengintip Neraka)”.

鋸山

Photo by Pixta

Seluruh Gunung Nokogiri merupakan area Kuil Nihonji yang dikenal memiliki patung Buddha terbesar se-Jepang. Tinggi patung Buddha tersebut 31 meter sehingga berukuran jauh lebih besar dibanding patung Buddha di Kamakura (tinggi 13 meter) dan Nara (18 meter).

Inilah salah satu spot yang tak ada duanya untuk menikmati keagungan sejarah Jepang sekaligus pemandangan menakjubkan di tengah alam yang asri.

Mount Nokogiri

Lihat informasi

4. Pegunungan Kamikochi, Nagano: Keindahan Alam yang Tak Terbayangkan

上高地

Rekomendasi: Tei, editor artikel bahasa Thailand

“Sebelum berkunjung, saya sudah beberapa kali melihat foto Pegunungan Kamikochi dan ketika menginjakkan kaki di sana, ternyata tempat itu jauh lebih indah dari yang saya bayangkan,” kata Tei.

Pegunungan Kamikochi merupakan salah satu spot pemandangan pegunungan terbaik di Prefektur Nagano yang keindahannya masih sangat alami. Meski merupakan kawasan pegunungan, sebagian besar areanya berupa tanah landai dan dilengkapi jalur pejalan kaki yang tertata dengan baik. Pegunungan Kamikochi cocok bagi Anda yang ingin mendaki gunung dengan santai, cukup berbekal sepatu yang nyaman untuk berjalan kaki.

Kamikochi

Lihat informasi

5. Gunung Shiudeyama, Kagawa: Cantiknya Panorama Laut Pedalaman Seto

紫雲出山

Photo by Pixta

Rekomendasi: Mizobata, editor artikel bahasa Jepang

Gunung Shiudeyama terletak di Kota Mitoyo, Prefektur Kagawa. Gunung ini adalah salah satu tempat wisata yang masuk dalam 52 Places to Go in 2019 versi The New York Times sebagai perwakilan spot pemandangan menakjubkan di area Laut Pedalaman Seto. Datanglah pada bulan Maret—April (musim semi) dan saksikan puncak keindahan panorama pulau-pulau Laut Pedalaman Seto berhiaskan cantiknya bunga sakura!

紫雲出山

Dokumentasi pribadi Mizobata. Pemandangan pulau-pulau kecil dan laut yang terlihat dari jalan gunung.

Menurut Mizobata yang tinggal di Prefektur Kagawa, “Yang menjadi favorit saya adalah panorama yang tampak dari sepanjang jalan menuju puncak.”

“Ketika mendaki jalan gunung yang ditimpa cahaya mentari dari sela pepohonan, saya melihat pemandangan pulau-pulau dan laut berselang-seling di balik pagar pembatas dan di antara pohon-pohon. Tiap mata saya menangkap pemandangan itu, rasanya seolah menemukan permata biru di dalam kerimbunan hutan,” cerita Mizobata mengenai apa yang membuat Gunung Shiudeyama terasa istimewa baginya.

Shiudeyama

Lihat informasi

Pantai Chichibugahama: Pemandangan Senja yang Spektakuler!

紫雲出山

Photo by Pixta

Selain Gunung Shiudeyama, Kota Mitoyo juga punya Pantai Chichibugahama yang terkenal akan pemandangan senjanya yang menakjubkan. Ketika laut surut, permukaan air yang tergenang di bibir pantai akan menjadi cermin alami dan memantulkan langit, menciptakan pemandangan spektakuler.

Chichibugahama Beach

Lihat informasi

6. Danau Akan, Hokkaido: Gemerlap Salju di Malam Musim Dingin

阿寒湖

Photo by Pixta

Rekomendasi: Ramona, editor artikel bahasa Inggris

Danau Akan adalah danau yang berada di tengah alam Kota Kushiro, Hokkaido Timur. Ramona yang mengatakan tak akan pernah melupakan tempat tersebut, mengikuti tur musim dingin yang dipandu oleh pemandu lokal.

“Setelah berjalan malam-malam melewati hutan, saya memandang bulan dan bintang dari Danau Akan yang permukaannya membeku. Pemandangan salju yang bergemerlapan ditimpa sinar bulan membuat saya bagai berada di dunia lain. Langit malam di waktu itu juga cerah sehingga bintang-bintang terlihat begitu dekat. Menurut saya, ini adalah pemandangan yang hanya dapat disaksikan di Danau Akan pada musim dingin.”

阿寒湖

Frost flower, photo by Pixta

Pada pagi di puncak musim dingin, Anda juga dapat menyaksikan fenomena munculnya bunga es di permukaan danau yang dijuluki Frost Flower. Danau Akan dikelilingi oleh hutan rimba, Gunung Meakan, dan Gunung Oakan. Berjalan-jalan di kawasan danau yang berada di tengah alam yang megah tentu akan membuat Anda rileks dan kembali bersemangat.

Di pinggir Danau Akan, terdapat beberapa obyek wisata yang tidak kalah menarik. Di antaranya adalah Akanko Ainu Kotan di mana Anda dapat mengenal budaya bangsa Ainu dan kawasan Onsen Akanko yang cocok untuk relaksasi usai menjelajah Danau Akan. Meski hanya mengunjungi Danau Akan, Anda dapat merasakan istimewanya perjalanan wisata di Jepang, lho!

Lake Akan

Lihat informasi

7. Rute Tateyama Kurobe Alpine, Toyama: Dinding Salju “Yuki no Otani”

黒部

Photo by Pixta

Rekomendasi: Inoue, pegawai paruh waktu MATCHA

“Inilah tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan salju sepuas hati!” komentar Inoue. Rute Tateyama Kurobe Alpine adalah salah satu rute wisata gunung dari Pegunungan Hida yang berada di ketinggian 3.000 meter dari permukaan laut.

Rute Tateyama Kurobe Alpine memiliki beberapa spot wisata menarik dan salah satu yang sayang dilewatkan adalah dinding salju Yuki no Otani. Anda hanya dapat menyaksikannya selama bulan April hingga Juni. Rute Tateyama Kurobe Alpine merupakan daerah bersalju tebal yang berada di ketinggian 2.450 meter dari permukaan laut. Saking tebalnya salju di daerah ini, ketika membersihkan jalan dari salju, muncullah dinding salju setinggi 20 meter yang dikenal sebagai Yuki no Otani!

Snow Corridor

Lihat informasi

8. Kumagaya Sakura Tsutsumi, Saitama: Indahnya Sakura dan Nanohana

熊谷

Photo by Pixta

Rekomendasi: Chen, editor artikel bahasa Mandarin

Kumagaya Sakura Tsutsumi di Saitama merupakan tempat untuk menyaksikan kontrasnya warna pink lembut bunga sakura berpadu dengan kuning cerah dari bunga nanohana. Terdapat 500 pohon sakura yang berjajar sepanjang 2 kilometer di pinggir Sungai Arakawa.

Keindahan pemandangan di Kumagaya Sakura Tsutsumi begitu menakjubkan sehingga sulit diungkapkan dengan kata-kata. Pada awal bulan April akan diselenggarakan Festival Sakura. Anda dapat menikmati jajanan yang dijajakan stan-stan makanan juga minuman ditemani pemandangan sakura yang fantastis.

Kumagaya Sakura Tsutsumi

Lihat informasi

9. Showa Memorial Park, Tokyo: Terowongan Emas Ginkgo yang Fantastis

昭和記念公園

Photo by Pixta

Rekomendasi: Chen, editor artikel bahasa Mandarin

Showa Memorial Park adalah salah satu tempat terbaik untuk menikmati pemandangan musim gugur di Tokyo. Chen menuturkan alasannya merekomendasikan tempat tersebut, “Dengan naik kereta sebentar dari pusat Tokyo saja, dapat menyaksikan terowongan gingko yang begitu fantastis. Saya rasa ini sebuah kemewahan tersendiri."

Taman ini merupakan tempat yang tepat untuk menikmati berbagai pemandangan khas empat musim. Selain terowongan ginkgo, ada juga padang kosmos di musim gugur dan sakura maupun nemophila pada musim semi.

Showa Kinen Park

Lihat informasi
park

10. Sungai Tama, Tokyo: Pemandangan Jepang Apa Adanya

多摩川

Rekomendasi: Tei, editor artikel bahasa Thailand

Tempat terakhir yang akan MATCHA perkenalkan adalah pemandangan pinggiran Sungai Tama di dekat Kamata, tempat tinggal Tei (editor asal Thailand) semasa menjadi pelajar asing.

“Tempat ini berjarak 3 menit jalan kaki dari asrama tempat tinggal saya dulu saat menjadi pelajar asing. Pemandangan yang lapang dan langit luas terasa menyenangkan. Saya merasa beruntung karena setiap hari dapat melihat perubahan pemandangan ini seiring berjalannya musim dan waktu.”

Lokasi ini pas untuk menyaksikan pemandangan sehari-hari, sisi lain Jepang yang bukan sebagai objek wisata. Di tempat yang apa adanya seperti ini pun tersembunyi keindahan yang mampu memikat Anda.

Inilah 10 pemandangan Jepang tak terlupakan rekomendasi anggota MATCHA. Semoga suatu saat nanti Anda akan kembali lagi mengunjungi Jepang, menikmati tiap langkah perjalanan, dan berjumpa dengan pemandangan menakjubkan yang membekas di memori Anda!

Main image by Pixta

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait