Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Apakah Cara Menggunakan Sumpit Anda Sudah Benar? Mari Membiasakan Diri dengan Tata Krama Makan Jepang!
  • Apakah Cara Menggunakan Sumpit Anda Sudah Benar? Mari Membiasakan Diri dengan Tata Krama Makan Jepang!

Apakah Cara Menggunakan Sumpit Anda Sudah Benar? Mari Membiasakan Diri dengan Tata Krama Makan Jepang!

2014.05.18 Simpan

Tiap negara pasti memiliki tata kramanya masing-masing. Ini adalah kumpulan tata krama makan di Jepang yang dikemas khusus untuk wisatawan asing.

Diterjemahkan oleh DILA

Ditulis oleh Haruka Kobayashi

LINE

Di dunia ini terdapat bermacam-macam budaya, begitu pula dengan budaya makan, masing-masing budaya pasti memiliki tata kramanya masing-masing. Nah, berikut ini adalah kumpulan tata krama makan di Jepang yang dikemas khusus untuk wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang.

Tata Krama Dasar

IMG_07971-1

Sebelum Makan

Setelah hidangan disajikan di depan mata, ucapkankanlah ‘Itadakimasu’ sebagai rasa terimakasih kepada orang-orang yang telah memproduksi bahan makanan, dan orang-orang yang telah memasaknya untuk kita.

Kepala sumpit (bagian yang terbesar dari batang sumpit) diletakan di sisi sebelah kanan, mangkok nasi (cawan) diletakan di sebelah kiri, dan mangkok sup(wan) diletakan di sisi sebelah kanan.

Ketika tidak menggunakan alas makan yang berat (seperti piring besar, atau hotplate), angkatlah "cawan" atau "wan" ketika menyantap hidangan. Perlu diperhatikan bahwa menempelkan siku di atas meja ketika makan adalah tidak sopan.

Sebisa mungkin jangan menimbulkan suara ketika makan. Hindari berbicara ketika mengunyah makanan.

Pengecualian untuk beberapa makanan (sepeti buah-buahan dan sushi), makan dengan menggunakan sumpit,sendok atau garpu. Ketika beberapa jenis hidangan disajikan bersamaan, makanlah dengan bergiliran dengan kuantitas yang seimbang.

Di Jepang, dipercaya bahwa beras dibuat dengan 88 tahap, karena itu tidak menyisakan nasi dan makanan juga tata krama di sini.

IMG_07991-1

Setelah Selesai Makan

Setelah selesai makan, ungkapkanlah rasa terimakasih dengan mengucapkan ‘gochisousamadeshita’.

‘Gochisousama’ dalam kanji ditulis dengan 「御馳走様」 .Kata ini mulai digunakan sebagai kata ucapan setelah makan dan sebagai salam di paruh akhir zaman Edo. Kanji 馳走 (baca: chisou) pada rangkaian kanji 「御馳走様」 , memiliki arti berlari kesana kemari. Dalam suku kata ‘chi’ pada ‘chisou’, ditunjukan dengan kanji 馳 di mana terdapat radikal ‘uma’ 馬 (lit. Kuda) sebagai unsur kanji tersebut. Pada zaman dahulu, orang-orang membuat kuda berlari kesana-kemari untuk membantu mereka mendapatkan bahan makanan untuk mempersiapkan hidangan bagi para tamu, itulah mengapa kata ‘Gochisousama’ mengandung perasaan terimakasih dan diucapkan setelah makan.

Cara Menggunakan Sumpit

Di Jepang, pada umumnya sumpit digunakan sebagai alat makan. Pada kedai yang menyajikan set makanan Jepang, pada umumnya hidangan disediakan dengan sumpit, namun pada kedai makan biasa atau restoran, pada umumnya digunakan "waribashi" atau sumpit sekali pakai yang terbuat dari kayu.

Ada bermacam-macam aturan dalam menggunakan sumpit namun pastinya, memberikan makanan dari sumpit ke sumpit dan menusuk makanan adalah tidak sopan dan menyalahi tata krama.

Cara Menggunakan Waribashi

Ini Bumbu Apa Ya?

IMG_6509-1

Pada gambar di atas berurutan dari kiri adalah tusuk gigi, cabe bubuk, lada, shoyu (kecap asin Jepang), minyak cabe, dan cuka.

Penambahan bumbu berbeda-beda tergantung jenis masakan, namun bumbu-bumbu yang disebutkan di atas adalah yang tersebia pada umumnya. Pada kedai gyudon (nasi dengan lauk masakan daging sapi), udon, dan ramen, pada umumnya juga tersedia Shichimi (campuran beberapa jenis bumbu rempah).

Demikian sekilas tata krama makan di Jepang. Mungkin ada beberapa aturan yang terasa tabu bila diterapkan dalam budaya makan di negara Anda. Apabila berkunjung ke Jepang, jangan lupa untuk menerapkan tata krama yang barusan telah Anda pelajari ya, selamat mencoba!

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE