Stay Safe in Japan Update: 21/09/2018, 19:14


More Information

Musim Gugur Datang! 10 Tempat Menikmati Momiji di Tokyo (Edisi 2018)
  • Musim Gugur Datang! 10 Tempat Menikmati Momiji di Tokyo (Edisi 2018)

Musim Gugur Datang! 10 Tempat Menikmati Momiji di Tokyo (Edisi 2018)

Tokyo 2018.08.15 Simpan

Berwisata ke Tokyo saat musim gugur? Kali ini MATCHA akan merangkum 10 tempat terbaik menikmati koyo beserta keunikan masing-masing tempat dan aksesnya. Yuk, disimak!

Diterjemahkan oleh Pijar

Ditulis oleh MATCHA

LINE

Musim Gugur di Tokyo

Perubahan 4 musim di Jepang tak lepas dari pemandangan alam yang menakjubkan. Salju di musim dingin, bunga sakura di musim semi, kembang api di musim panas, dan koyo (※1) di musim gugur, semuanya bisa dinikmati di sini. Setiap bulan November hingga pertengahan Desember, Tokyo menyambut musim gugur dengan dedaunan yang berubah kekuningan atau kemerahan di kanan kiri jalan, di taman, dan di setiap sudut kota. 

Artikel ini akan membahas 10 tempat untuk menikmati koyo di Tokyo. Jika datang ke Jepang di musim gugur, kegiatan momijigari atau menikmati keindahan momiji (※2) akan sayang jika dilewatkan.

Namun, periode perubahan warna daun ini akan berbeda setiap tahunnya. Kali ini MATCHA akan menyajikan perkiraan datangnya periode tersebut. Ayo disimak!

※1: Koyo ..... Perubahan warna daun menjadi kuning atau kemerahan di musim gugur.

※2: Momiji ..... Tumbuhan yang masuk dalam keluarga pohon maple.

1. Spot Terpopuler di Tokyo, "Meiji Jingu Gaien"

jingu_gaien_20150908

Meiji Jingu Gaien sering dijadikan lokasi pengambilan gambar untuk drama televisi karena keindahan koyo-nya. Di kanan kiri jalan sepanjang 300 meter dari Aoyama Doriguchi, pintu masuk Meiji Jingu Gaien yang terdekat dari Stasiun Aoyama-Itchome ini berjajar 146 pohon ginkgo. Pada puncak musim koyo, daun pohon ginkgo ini akan menguning indah.  Jalanan ini seakan berubah menjadi terowongan yang bercahaya dengan pancaran sinar matahari di atasnya.

Pada tanggal 15 November sampai minggu pertama bulan Desember diadakan Festival Jingu Gaien Icho Matsuri (10.00-17.30) yang dimeriahkan dengan stan produk lokal masing-masing daerah dan berbagai penampilan dari seniman jalanan. 

Perkiraan Periode Koyo

Akhir November sampai awal Desember

Meiji Jingu Gaien (Deretan Pohon Ginkgo)

Alamat: 2 Chome-1 Kitaaoyama, Minato-ku, Tokyo-to GoogleMap
Akses: 3 menit jalan kaki dari Stasiun Gaiemmae (subway Tokyo Metro Ginza Line). 5 menit jalan kaki dari Stasiun Aoyama-itchome (subway Tokyo Metro Hanzomon Line, Ginza Line, Toei Oedo Line)
Situs resmi: http://www.meijijingugaien.jp/english/ (bahasa Inggris)

2. Taman Bergaya Jepang dan Barat, "Shinjuku Gyoen"

See The Vivid Colors Of Autumn In Tokyo: 4 Best Spots

Taman Shinjuku Gyoen ini mulanya adalah area kediaman keluarga Naito, daimyo pada zaman Edo. Taman ini menjadi taman kekaisaran pada tahun 1906 dan dibuka untuk umum setelah Perang Dunia II berakhir. 

Di dalam area seluas 58,3 hektare ini terdapat taman bergaya Perancis, Inggris, maupun Jepang. Walau dengan musim gugur yang sama, taman ini akan terlihat berbeda di masing-masing sudutnya. Pada musim ini, bunga mawar pun bermekaran di taman bergaya Perancis. 

Taman tutup jam 16.30 (mulai jam 16.00 pengunjung tidak bisa masuk), tiket masuk 200 yen (siswa SMP ke bawah 50 yen).

Perkiraan Periode Koyo

Awal November sampai awal Desember (koyo untuk pohon Cornus Florida dari pertengahan hingga akhir Oktober)

Shinjuku Gyoen

Alamat: 11 Naitomachi, Shinjuku-ku, Tokyo-to GoogleMap
Akses: Masuk melalui Gerbang Shinjuku dengan 10 menit jalan kaki dari pintu selatan Stasiun JR Shinjuku. Masuk melalui Gerbang Okido dengan 5 menit jalan kaki dari pintu keluar No.2 Stasiun Shinjuku-gyoemmae (subway Toei). Masuk melalui Gerbang Sendagaya dengan 5 menit jalan kaki dari Stasiun JR Sendagaya.
Situs resmi: http://www.env.go.jp/garden/shinjukugyoen/english/index.html (bahasa Inggris)

Informasi lebih lanjut bisa dibaca di artikel "Yuk Cari Tahu Cara Masuk ke “Shinjuku Gyoen” Lewat 3 Gerbang Berbeda!".

3. Momijigari di "Taman Yoyogi"

yoyogikouen_20150903

Taman Yoyogi dijadikan sebagai Kampung Atlet untuk Olimpiade Tokyo tahun 1964 dan dibuka sebagai taman umum pada tahun 1967.

Di taman seluas kira-kira 54 hektare ini tumbuh 6 jenis pohon yang daunnya berubah warna di musim gugur, seperti 1.000 pohon zelkova serrata, 200 pohon ginkgo, 100 pohon maple, dan sebagainya. Pantas saja jika taman ini menjadi tujuan utama untuk momijigari.

yoyogikouen_20150903a

Taman ini mudah diakses dari stasiun sehingga banyak sekali warga yang mengunjunginya. Ada yang datang untuk piknik, ada yang bersepeda, ada yang berlatih alat musik, menggelar acara, ada pula yang membuka pasar loak. Jika ada waktu luang dalam jadwal wisata Anda, hamparkan karpet piknik dan cobalah nikmati keindahan warna-warni dedaunan di taman ini. 

Perkiraan Periode Koyo

Akhir November sampai awal Desember

Taman Yoyogi

Alamat: 2-1 Yoyogikamizonocho, Shibuya-ku, Tokyo-to Google Map
Akses: 3 menit jalan kaki dari Stasiun JR Harajuku, 3 menit jalan kaki dari Stasiun Yoyogi-koen (kereta Tokyo Metro Chiyoda Line), 3 menit jalan kaki dari Stasiun Meiji-jingumae (kereta Tokyo Metro Chiyoda Line dan Fukutoshin Line), 6 menit jalan kaki dari Stasiun Yoyogi-Hachiman (Odakyu Line)
Situs resmi: http://www.vvdcreative.com/sakuhin/17-3yoyogipark/ (bahasa Jepang)

4. Taman Jepang Favorit Shogun, "Rikugi-en"

rikugien20151002e

"Mumpung sudah di Jepang, ingin jalan-jalan ke taman Jepang, ah!" Apakah Anda berpikir demikian? Saat seperti ini, paling pas jika pergi ke taman Rikugi-en.

Taman ini adalah taman Kaiyu-shiki Tsukiyama Sensui Teien (※1) yang selesai dibangun pada tahun 1702 pada sebuah dataran seluas 8,9 hektare. Di dalamnya dibangun lembah buatan lengkap dengan air yang mengalir ke kolam.

Saat taman ini selesai dibangun, seorang penguasa militer tertinggi Jepang di zaman Edo, yaitu Shogun Tokugawa Tsunayoshi tercatat mengunjungi taman ini hingga 58 kali. Penyelesaian taman ini ditandai dengan tanda tangan resmi oleh shogun. 

Taman ini dihiasi oleh sekitar 600 pohon, seperti pohon acer palmatum (450 pohon), pohon maple, pohon ginkgo, dan lain-lain. Di malam hari Anda bisa menikmati suasana taman dengan dedaunan memerah yang diiluminasi indah. 

※1:Kaiyu-shiki Tsukiyama Sensui Teien……Taman yang dibuat sebagai tempat berjalan-jalan. Dengan kolam besar sebagai pusatnya, jalanan dibuat berputar mengitari area sekelilingnya. Area ini adalah perwujudan ulang dari berbagai pemandangan alam, seperti gunung buatan, pulau kecil di tengah kolam, jembatan, hingga bebatuan indah yang disusun sedemikian rupa.

Perkiraan Periode Koyo

Akhir November sampai awal Desember

5. Paduan Pepohonan dan Gedung Pencakar Langit di "Taman Hamarikyu"

浜離宮庭園

Sumber foto: Tokyo Metropolitan Foundation Park Association

Taman Hamarikyu ini dapat ditemui di antara gedung-gedung tinggi di dalam kota. Kolam di taman ini terhubung langsung dengan Teluk Tokyo sehingga pemandangan kolam akan berubah tiap air laut surut. Kolam ini adalah satu-satunya kolam dengan air laut di Tokyo. Di sekelilingnya tumbuh pohon maple dan pohon acer buergerianum yang daunnya berubah warna di musim gugur. 

Di tengah kolam, terapung satu bangunan untuk upacara minum teh yang dihubungkan dengan dua jembatan. Di sana juga dijual minuman matcha dan wagashi (jajanan tradisional Jepang), lho! Jadi, Anda dapat menikmati pepohonan yang memerah sambil menikmati camilan khas Jepang. Asyik, ya!

Tidak jauh dari taman ini terdapat Tsukishima yang terkenal dengan monjayaki-nya, dan Tsukiji dengan pasar ikannya. Info selengkapnya bisa dibaca di artikel "Visit Hama-rikyu Gardens and Tsukishima".

Perkiraan Periode Koyo

Pertengahan November sampai awal Desember

Taman Hamarikyu

Alamat: 1-1 Hamarikyuteien, Chuo-ku, Tokyo-to GoogleMap
Akses: 7 menit jalan kaki dari Stasiun Shiodome (Yurikamome Line) dan Stasiun Tsukijishijo (subway Toei Oedo Line)
Situs resmi: https://www.tokyo-park.or.jp/park/format/index028.html (bahasa Jepang, ada fitur mesin terjemahan)

6. Perpaduan Momiji dan Kolam di "Taman Koishikawa-Korakuen"

小石川後楽園

Taman Koishikawa-Korakuen dibangun untuk menciptakan kembali berbagai pemandangan indah dari berbagai tempat. Objek utamanya adalah danau buatan yang terinspirasi dari Danau Biwa di Prefektur Shiga.

Di dekat Sungai Oigawa, sungai buatan yang meniru sungai di Arashiyama Prefektur Kyoto ini, Anda dapat menikmati indahnya pemandangan jembatan bercat merah atau jembatan Tsutenkyo yang berpadu dengan warna-warni momiji. Tak cukup sampai di sini, warna-warni pepohonan pun terpantul di air kolam dan menambah keindahan taman ini.

Selain itu, di puncak musim gugur terbentuklah terowongan dari momiji yang disebut momiji bayashi. Di bulan November juga diadakan Festival Momiji. Seru, ya!

Di sekitar taman ini terdapat Tokyo Dome City yang di dalamnya dilengkapi oleh berbagai fasilitas, seperti restoran, supermarket, dan taman bermain. Setelah menikmati momiji, Anda juga bisa mampir ke sini.

Perkiraan Periode Koyo

Akhir November sampai awal Desember

7. Berbagai Cara Menikmati Koyo di "Taman Inokashira"

井の頭公園

Berpusat di kolam Inokashira, taman ini dilengkapi oleh berbagai fasilitas, seperti jalur pejalan kaki, Inokashira Shizen Bunka-en, Museum Ghibli, dan lain-lain.

Jika musim gugur tiba, sekitar 600 pohon di dalam area taman ini akan berubah warna dari kuning hingga kemerahan. Anda juga bisa menaiki perahu di kolam ini. Menikmati kemolekan pepohonan dari tengah kolam adalah salah satu aktivitas khas di taman ini.

Selain itu, Anda bisa berjalan-jalan mengelilingi kolam, duduk di kursi taman sambil memandang pepohonan, dan melakukan apapun untuk menikmati musim ini.

Perkiraan Periode Koyo

Pertengahan November sampai pertengahan Desember

8. Taman Terluas di Jepang, "Taman Memorial Showa"

昭和記念公園

Dalam setahun, taman terluas di Jepang dengan area mencapai 180 hektare ini dihiasi berbagai bunga yang mekar bergantian, seperti bunga tulip, bunga matahari, dan bunga kosmos. Selain itu, pepohonan ginkgo yang menguning juga sangat populer di musim gugur.

Spot yang paling indah adalah jalanan lurus yang bernama Canal. Sepanjang kanan kiri jalanan yang membentang 200 meter dari lapangan Deai no Hiroba ini ditumbuhi oleh pohon ginkgo. 

Pohon maple juga banyak tumbuh di sini. Pemandangan dari dalam taman Jepang-nya pun tak kalah indah. Di dalamnya juga terdapat bangunan untuk minum teh yang menjual minuman matcha dan wagashi.

Perkiraan Periode Koyo

Awal sampai akhir November

9. Hiking sambil Menikmati Momiji di "Gunung Takao"

高尾山

5 Lokasi Wisata Momiji di Alam Terbuka yang Dekat dari Tokyo

Gunung Takao dapat dicapai dengan kereta selama 1 jam dari Shinjuku. Di sini tersedia 8 paket pendakian yang dapat dipilih sesuai dengan lama waktu dan tingkat kesulitan. Tidak hanya di puncaknya, Anda pun dapat menikmati keindahan koyo sepanjang perjalanan menaiki kereta gantung saat menuju puncaknya.

Pada 1 hingga 30 November tahun 2017 lalu diadakan Festival Takaosan Momiji Matsuri. Mulai dari pagelaran musik, penjualan sake, hingga pertunjukan dan penjualan Tokyo Kokeshi (boneka tradisional Jepang dari kayu), banyak sekali event yang digelar saat itu. 

Perkiraan Periode Koyo

Awal sampai akhir November

Gunung Takao

Akses: Dekat Stasiun Takaosanguchi (Keio Line) GoogleMap
Situs resmi: http://www.takaosan.or.jp/english/ (bahasa Inggris)

10. Berjalan Dikelilingi Koyo di "Lembah Mitake"

御嶽渓谷

Sumber foto: Ome City Tourist Information

Lembah Mitake dapat dicapai dengan 1,5 jam naik kereta dari Shinjuku. Berlokasi di bagian hulu Sungai Tama, Anda dapat menikmati segarnya suasana hutan dan kemolekan pohon maple yang memerah. Di dekat Stasiun JR Mitake (Ome Line) terdapat jalur hiking sepanjang 4 km yang cocok untuk dijelajahi.

Di ujung jalur tersebut terdapat Ozawa Brewery yang menyediakan berbagai macam sake lokal dan masakan berbahan dasar tahu. Anda juga dapat melihat ke dalam pabrik sake-nya, lho! Setelah selesai hiking sambil menikmati koyo, jangan lupa mampir ke sini, ya!

Perkiraan Periode Koyo

Pertengahan hingga akhir November

Lembah Mitake

Alamat: 1 Mitake, Ome-shi, Tokyo-to GoogleMap
Akses: Dekat dari Stasiun JR Mitake
Situs resmi: http://www.omekanko.gr.jp/us/us.php?m=sd&k=20 (bahasa Inggris)

Penutup

Di Tokyo, Anda dapat menikmati koyo di taman bersejarah maupun di area yang alami. Pilih baik-baik mana yang Anda inginkan dan nikmati keindahan alam di musim gugur!

※Artikel ini dipublikasikan pada 8 September 2015 dan ditulis ulang untuk edisi 2018.

Informasi dalam artikel ini berdasarkan pada informasi saat liputan atau penulisan. Ada kemungkinan terjadi perubahan pada konten dan biaya layanan maupun produk setelah artikel ini diterbitkan. Silakan konfirmasi pada penyedia layanan atau produk yang bersangkutan.

Topik Terkait

LINE